Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Penulis: RADOT SIAHAAN
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

Deskripsi Kesulitan Siswa Dalam Menyelesaikan Soal ANBK Numerasi Di SDN 032 Tarakan

2026•

Kesulitan merupakan kondisi di mana individu mengalami hambatan atau kesukaran dalam memahami, mengaplikasikan, atau menyelesaikan tugas tertentu, yang dapat disebabkan oleh faktor internal seperti kurangnya pemahaman konsep atau eksternal seperti metode pembelajaran yang kurang efektif. Penyelesaian soal ANBK merupakan proses evaluasi kemampuan siswa dalam mengikuti Asesmen Nasional Berbasis Komputer, khususnya pada domain numerasi yang mencakup literasi matematika, di mana siswa harus menjawab soal-soal yang mengukur kompetensi minimum melalui platform digital. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan siswa kelas VI-A SDN 032 Tarakan dalam menyelesaikan soal ANBK numerasi pada domain aljabar. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini melibatkan 15 siswa sebagai subjek yang dipilih melalui purposive sampling berdasarkan kategori kesulitan (tinggi, sedang, rendah) menggunakan standar deviasi. Teknik pengumpulan data meliputi tes soal numerasi dan wawancara semi-terstruktur. Analisis data dilakukan dengan model Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta triangulasi untuk memastikan keabsahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan utama siswa meliputi: pemahaman konsep dasar matematika seperti operasi hitung; interpretasi maksud soal cerita panjang; penyusunan kalimat matematika; dan penyelesaian masalah aljabar. Berdasarkan kategorisasi, 2 siswa mengalami kesulitan tinggi, 5 sedang, dan 8 rendah. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa kesulitan tersebut disebabkan oleh kurangnya penguasaan konsep dasar dan kesulitan memproses soal cerita. Saran untuk guru adalah meningkatkan latihan konsep dasar dengan variasi soal; untuk siswa adalah berlatih lebih intensif pada soal cerita; dan untuk peneliti selanjutnya adalah mengeksplorasi faktor penyebab kesulitan secara lebih mendalam.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Deskripsi Kesulitan Siswa Dalam Menyelesaikan Soal ANBK Numerasi Di SDN 032 Tarakan

2025•

Kesulitan merupakan kondisi di mana individu mengalami hambatan atau kesukaran dalam memahami, mengaplikasikan, atau menyelesaikan tugas tertentu, yang dapat disebabkan oleh faktor internal seperti kurangnya pemahaman konsep atau eksternal seperti metode pembelajaran yang kurang efektif. Penyelesaian soal ANBK merupakan proses evaluasi kemampuan siswa dalam mengikuti Asesmen Nasional Berbasis Komputer, khususnya pada domain numerasi yang mencakup literasi matematika, di mana siswa harus menjawab soal-soal yang mengukur kompetensi minimum melalui platform digital. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan siswa kelas VI-A SDN 032 Tarakan dalam menyelesaikan soal ANBK numerasi pada domain aljabar. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini melibatkan 15 siswa sebagai subjek yang dipilih melalui purposive sampling berdasarkan kategori kesulitan (tinggi, sedang, rendah) menggunakan standar deviasi. Teknik pengumpulan data meliputi tes soal numerasi dan wawancara semi-terstruktur. Analisis data dilakukan dengan model Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta triangulasi untuk memastikan keabsahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesulitan utama siswa meliputi: pemahaman konsep dasar matematika seperti operasi hitung; interpretasi maksud soal cerita panjang; penyusunan kalimat matematika; dan penyelesaian masalah aljabar. Berdasarkan kategorisasi, 2 siswa mengalami kesulitan tinggi, 5 sedang, dan 8 rendah. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa kesulitan tersebut disebabkan oleh kurangnya penguasaan konsep dasar dan kesulitan memproses soal cerita. Saran untuk guru adalah meningkatkan latihan konsep dasar dengan variasi soal; untuk siswa adalah berlatih lebih intensif pada soal cerita; dan untuk peneliti selanjutnya adalah mengeksplorasi faktor penyebab kesulitan secara lebih mendalam.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail