Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

4 hasil
Subjek: Kata Kunci: Penelitian Tindakan Kelas
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

WORD CHAIN GAME AS A LEARNING MEDIA TO IMPROVE VOCABULARY MASTERY AT THE EIGHT GRADE STUDENTS OF SMP NEGERI 7 TARAKAN

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan penguasaan kosakata siswa melalui permainan Word Chain sebagai media pembelajaran dan juga untuk mengetahui tanggapan siswa terhadap penggunaan permainan word chain didalam kelas. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII-9 SMP Negeri 7 Tarakan, dengan jumlah 31 Siswa. Terdapat dua siklus dalam penelitian ini, dan setiap siklus terdiri dari tiga kali pertemuan yang meliputi perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Pada siklus pertama terdapat 15 siswa yang berhasil mencapai kriteria ketuntasan (KKTP) dengan nilai persentase 48%, sedangkan 16 siswa dengan persentase 52% belum mencapai kriteria ketuntasan (KKTP). Pada siklus kedua, terdapat 27 siswa yang mencapai kriteria kesuksesan (KKTP) dengan persentase 87% dan 4 siswa lainnya tidak mencapai kriteria kesuksesan (KKTP) dengan persentase 13%. Selain itu, observasi terhadap guru dan siswa juga mengalami peningkatan, yang menunjukkan tanggapan siswa terhadap permainan Word Chain. Siklus pertama, lembar observasi siswa mendapatkan score tinggi dipertemuan ketiga pada persentase 74% dengan kategori cukup dan siklus kedua dengan perkembangan yang sangat baik, mendapatkan nilai persentase 91% dengan kategori sangat baik. Disimpulkan bahwa penggunaan media pembelajaran permainan Word Chain dapat meningkatkan penguasaan kosakata siswa di kelas VIII-9 SMP Negeri 7 Tarakan. This study aimed to improve students' vocabulary mastery through the Word Chain game as a learning media and to know the students' responses to the use of the word chain game in the classroom. The research method used was Classroom Action Research (CAR), involving 31 eighth-grade students from VIII-9 at SMP Negeri 7 Tarakan. There were two cycles in this study, and each cycle consisted of three meetings that included stages of planning, action, observation, and reflection. In the first cycle, 15 students successfully achieved the mastery criteria of learning objective with a percentage of 48%, while 16 students with a percentage of 52% did not achieve the mastery criteria. In the second cycle, the number of students meeting the criteria increased significantly to 27 students (87%), with only 4 students (13%) still below the expected standard. Observational data also indicated improvement in classroom engagement. Student observation scores rose from 74% in the “fair” category during the final meeting of the first cycle to 91% in the “very good” category in the second cycle. It was concluded that the use of the Word Chain game as a learning medium could enhance students’ vocabulary mastery in Grade VIII-9 at SMP Negeri 7 Tarakan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

IMPROVING READING COMPREHENSION OF NARRATIVE TEXT BY USING L-B-A (LITERATURE-BASED APPROACH) AT THE NINTH GRADE STUDENTS OF SMP NEGERI 1 NUNUKAN

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi siswa dalam kemampuan membaca teks narasi dengan menggunkan L-B-A (Literature-Based Approach). Maka metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas IX C SMP Negeri 1 Nunukan tahun ajaran 2022/2023 yang terdiri dari 31 siswa. Ada dua siklus dalam penelitian ini. Setiap siklus terdiri dari dua pertemuan yang meliputi perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Instrumen yang digunakan untuk mengambil data adalah tes dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa L- B-A (Literature-Based Approach) dapat meningkatkan kemampuan membaca siswa. Pada siklus pertama, diperoleh 1 siswa yang mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang ditentukan sekolah dengan persentase (3%) dan 30 siswa yang tidak mencapai KKM dengan presentasi 97% hal ini dikarenakan selama prosess pembelajaran masih mengalami kesulitan memahami teks naratif dengan menggunakan pendekatan L-B-A (Literature-Based Approach). Pada siklus kedua, terdapat 28 siswa (91%) yang telah mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang di tentukan sekolah dan terdapat 3 siswa (9%) yang tidak mencapai KKM hal ini dikarenakan siswa tidak memperhatikan penjelasan guru dengan baik dan masih kesulitan memahami teks naratif sehingga tidak dapat bekerja sama dengan baik dalam tugas kelompok. Selain itu, hasil observasi guru dan siswa juga mengalami peningkatan dilihat dari penggunaan pendekatan L-B-A (Literature-Based Approach) berhasil dalam meningkatkan pemahaman membaca siswa pada teks naratif karena dari hasil observasi pada siklus pertama, yaitu 84% dari pengamat pertama dan 87,6% dari pengamat kedua. Kemudian pada siklus kedua yaitu 91,4% dari pengamat pertama dan 91,4% dari pengamat kedua dilihat dari para siswa terlihat lebih aktif dan antusias dalam proses belajar mengajar yang lebih baik dibandingkan sebelum penerapan L-B-A (Literature-Based Approach). Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa pengunaan pendekatan L-B-A (Literature-Based Approach) dapat meningkatkan kemampuan membaca siswa pada teks narasi di kelas IX C SMP Negeri 1 Nunukan tahun ajaran 2022/2023.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

IMPROVING STUDENTS’ ACHIEVEMENT IN READING COMPREHENSION OF RECOUNT TEXT THROUGH TEAMS ASSISTED INDIVIDUALIZATION (TAI) AT TENTH-GRADE STUDENTS OF SMK NEGERI 2 TARAKAN

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi siswa dalam kemampuan membaca teks recount dengan menggunakan model pembelajaran Teams Assisted Individualization (TAI). Sesuai dengan tujuan penelitian, maka metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian tindakan kelas. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X TAB 1 SMK Negeri 2 Tarakan tahun ajaran 2022/2023 yang terdiri dari 33 siswa. Penelitian ini dimulai dari bulan April sampai dengan bulan Mei 2023. Ada dua siklus dalam penelitian ini. Setiap siklus terdiri dari tiga pertemuan yang meliputi perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Instrumen yang digunakan untuk mengambil data adalah tes dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan model pembelajaran Teams Assisted Individualization (TAI) dapat meningkatkan kemampuan membaca siswa. Pada siklus pertama, hasil tes membaca siswa adalah sebanyak 36% atau 12 siswa yang mencapai KKM dan 64% atau 21 siswa tidak mencapai KKM. Pada siklus kedua, terjadi peningkatan hasil belajar siswa sebanyak 91% atau 30 siswa mencapai KKM dan hanya 9% atau 3 siswa yang tidak mencapai KKM. Selain itu, hasil observasi guru dan siswa juga mengalami peningkatan pada siklus kedua. Hasil observasi guru di siklus pertama memperoleh skor rata-rata 65.6 dan meningkat menjadi 87 pada siklus kedua. Skor rata-rata hasil observasi aktivitas siswa pada siklus pertama yaitu 56.3 dan meningkat menjadi 82.9 pada siklus kedua. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran Teams Assisted Individualization (TAI) dapat meningkatkan kemampuan membaca siswa pada teks recount di kelas X TAB 1 SMK Negeri 2 Tarakan tahun ajaran 2022-2023.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Improving Students' Vocabulary Mastery Through Learning Media at Tenth Grade of SMA Muhammadiyah Boarding School Tarakan

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK INDAH PURNAMA ASTUTI. 2020. Improving Students’ Vocabulary Mastery Through Learning Media at Tenth Grade of SMA Muhammadiyah Boarding School Tarakan. (dibimbing oleh Nofvia De Vega, M.Pd.) Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan penguasaan kosakata siswa menggunakan learning media. Penelitian ini dilaksanakan di SMA Muhammadiyah Boarding School Tarakan Tarakan sebagai subjek penelitian. Subjek dari penelitian ini berjumlah 28 siswa dari kelas X-B di SMA Muhammadiyah Boarding School Tarakan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Desain penelitian tindakan kelas yang digunakan dalam penelitian ini yaitu penelitian tindakan kelas kolaboratif yaitu bekerjasama dengan guru Bahasa Inggris sebagai kolaborator di dalam kelas. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dalam 2 siklus dimana setiap siklus terdiri dari tahap (Planning) perencanaan, (Acting) tindakan, (Observing) observasi, dan (Reflecting) refleksi. Instrumen penelitian yang digunakan adalah (observation checklist) daftar periksa observasi dan (vocabulary test) tes kosakata. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada perkembangan dalam penguasaan kosakata siswa. Hal ini dapat dilihat dari hasil tes kosakata siswa. Hasil dari tes kosakata siswa pada siklus pertama tidak mencapai kriteria kesuksesan karena hasil menunjukkan bahwa hanya 43% dari siswa yang mencapai KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) sedangkan hasil dari tes kosakata siswa pada siklus kedua menunjukkan 89% dari siswa mencapai KKM, dengan demikian kriteria kesuksesan telah tercapai. Hasil dari daftar periksa observasi untuk aktifitas guru dan siswa telah mencapai kriteria kesuksesan dalam setiap pertemuan. Setelah pengolahan data, dapat disimpulkan bahwa penerapan learning media berhasil dalam meningkatkan penguasaan kosakata siswa pada kelas sepuluh di SMA Muhammadiyah Boarding School Tarakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail