Abstrak
Penguasaan kosakata merupakan salah satu aspek fundamental dalam keterampilan berbahasa yang memengaruhi kemampuan siswa dalam memahami dan menggunakan bahasa secara efektif, baik secara lisan maupun tulisan. Berdasarkan observasi awal dan wawancara dengan wali kelas III-A di SDN 015 Tarakan, ditemukan bahwa masih terdapat siswa yang mengalami kesulitan dalam memahami makna kata, terutama ketika dihadapkan pada kosakata baru yang jarang mereka temui. Penelitian ini dengan metode kuantitatif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan tujuan untuk mendeskripsikan penguasaan kosakata peserta didik kelas III-A SDN 015 Tarakan. Sampel penelitian berjumlah 27 siswa yang diambil dengan teknik sampel jenuh, karena seluruh populasi dijadikan subjek. Teknik pengumpulan data menggunakan tes pilihan ganda sebanyak 30 butir soal, validator memberikan masukan dan koreksi terhadap beberapa soal, terutama dari segi penggunaan bahasa agar lebih mudah di pahami peserta didik. Setelah dilakukan revisi berdasarkan saran validator, seluruh soal dinyatakan layak dan valid untuk digunakan dalam penelitian ini. yang dikembangkan berdasarkan empat indikator utama: sinonim, antonim, istilah kata, dan melengkapi kalimat. Validitas isi instrumen tes soal pilihan ganda dilakukan melalui validator ahli, sedangkan reliabilitas diuji menggunakan Cronbach’s Alpha dengan dibandingkan dengan taraf signifikansi 0,05 sebagai batas pengambilan keputusan hasil Cronbach’s Alpha 0,866 yang menunjukkan bahwa instrumen sangat reliabel. Data dianalisis secara manual menggunakan statistik deskriptif dengan bantuan Microsoft Excel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 22% siswa memiliki penguasaan kosakata kategori tinggi, 48% berada dalam kategori sedang, dan 30% berada dalam kategori rendah. Secara umum, penguasaan kosakata siswa berada dalam kategori sedang. Hal ini mengindikasikan perlunya penggunaan strategi pembelajaran yang lebih kontekstual dan interaktif agar seluruh peserta didik dapat mengembangkan kemampuan kosakata mereka secara lebih optimal dan merata.