ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan resepsi mahasiswa Universitas Borneo Tarakan terhadap Fan-Fiction Alternate Universe sebagai alternatif penumbuh minat baca sastra. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan data berupa tanggapan 25 mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan yang diperoleh melalui kuesioner terbuka. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling, sedangkan analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa resepsi mahasiswa terhadap Fan-Fiction Alternate Universe secara umum cenderung positif. Mahasiswa menilai Alternate Universe menarik, menyenangkan, tidak membosankan, serta memiliki penyajian yang interaktif melalui percakapan, gambar, tweet, fake chat, dan bahasa yang dekat dengan keseharian. Mahasiswa juga menunjukkan ketertarikan untuk mengikuti cerita, memahami pesan, memberikan penilaian, dan merespons cerita secara emosional. Sebagian besar mahasiswa menyatakan bahwa Alternate Universe dapat memengaruhi minat terhadap bacaan sastra dan mendorong ketertarikan untuk mencari karya sastra lain. Dengan demikian, Fan-Fiction Alternate Universe dapat menjadi salah satu alternatif media yang berpotensi menumbuhkan minat baca sastra mahasiswa melalui penyajian yang ringan, interaktif, dan dekat dengan lingkungan digital.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media Big Book berbasis literasi budaya lokal serta mengetahui kelayakan dan keefektifannya dalam meningkatkan minat baca siswa kelas VII SMP Negeri 11 Tarakan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat baca siswa dan terbatasnya penggunaan media pembelajaran yang menarik serta berbasis budaya lokal dalam pembelajaran muatan lokal. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap Analyze, Design, Develop, Implement, dan Evaluate. Subjek penelitian terdiri atas ahli media, ahli materi, ahli bahasa, serta siswa kelas VII SMP Negeri 11 Tarakan. Teknik pengumpulan data menggunakan lembar validasi, angket respon siswa, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Big Book berbasis literasi budaya lokal memperoleh kategori sangat layak berdasarkan validasi ahli media sebesar 90%, ahli materi sebesar 90%, dan ahli bahasa sebesar 98%, dengan rata-rata persentase kelayakan sebesar 92,67%. Hasil uji coba terbatas memperoleh respon siswa sebesar 83,1% dan uji coba lapangan sebesar 81,61%, yang keduanya termasuk kategori sangat menarik. Selain itu, hasil analisis keefektifan menggunakan N-Gain memperoleh nilai rata-rata sebesar 0,70 yang termasuk kategori tinggi. Hasil tersebut menunjukkan bahwa media Big Book berbasis literasi budaya lokal efektif dalam meningkatkan minat baca siswa serta mampu menciptakan pembelajaran yang lebih menarik, aktif, dan bermakna melalui pengenalan budaya lokal Suku Tidung. Kata Kunci: Big Book, literasi budaya lokal, minat baca, media pembelajaran, budaya Tidung.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Gerakan Literasi Sekolah (GLS) terhadap minat baca siswa kelas IX-6 di SMPN 3 Kota Tarakan. Minat baca merupakan faktor penting dalam mendukung keberhasilan belajar, namun masih tergolong rendah di kalangan siswa. Oleh karena itu, program Gerakan Literasi Sekolah dikembangkan sebagai upaya menumbuhkan budaya membaca di lingkungan pendidikan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain ex-post facto. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas IX SMPN 3 Kota Tarakan, dengan sampel sebanyak 30 siswa kelas IX-6 yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket untuk mengukur pelaksanaan Gerakan Literasi Sekolah dan tingkat minat baca siswa, serta dokumentasi sebagai data pendukung. Analisis data meliputi uji prasyarat dan uji hipotesis menggunakan teknik statistik. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh positif dan signifikan antara pelaksanaan Gerakan Literasi Sekolah terhadap minat baca siswa kelas IX-6 di SMPN 3 Kota Tarakan. Semakin baik pelaksanaan GLS, semakin tinggi minat baca siswa. Dengan demikian, Gerakan Literasi Sekolah terbukti efektif dalam menumbuhkan budaya membaca dan dapat dijadikan sebagai strategi dalam meningkatkan minat baca siswa di sekolah. Kata kunci: Gerakan Literasi Sekolah, Minat Baca, Siswa SMP, Literasi. THE EFFECT OF THE SCHOOL LITERACY MOVEMENT ON THE READING INTEREST OF STUDENTS IN CLASS IX-6 AT SMPN 3 KOTA TARAKAN Abstract This study aims to detennine the effect of the School Literacy Movement (GLS) on students' reading interest in class JX-6 at SMPN 3 Tarakao City. Reading interest is an important factor in supporting learning success, yet it remains relatively low among students. Therefore, the School Literacy Movement program was developed as an effort to foster a culture of reading in the educational environment. This study used a quantitative (post facto design). The research population comprised all ninth-grade students at SMPN 3 Tarakan City, and a sample of 30 was selected through purposive sampling. Data collection was conducted using questionnaires to measure the implementation ofthe School Literacy Movement and students' reading interest levels, along with documentation as supporting data. Data analysis included prerequisite tests and hypothesis testing using statistical techniques. The results showed a positive and significant effect of implementing the School Literacy Movement on the reading interest ofninth-grade students at SMPN 3 Tarakan City. The better the implementation of the SLM, the higher the students' reading interest. Thus, the School Literacy Movement has been proven to be effective in fostering a reading culture and can be used as a strategy to increase students' reading interest in schools. Keywords: School Literacy Movement, Reading Interest, Junior High School, Students, Literacy
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dirancang untuk menguraikan hubungan antara minat baca dan kemampuan menulis kreatif pada siswa kelas VII saat mengikuti pelajaran Bahasa Indonesia di SMPN 2 Tarakan. Dengan metode kuantitatif yang mengandalkan pendekatan korelasi, penelitian ini berlangsung di SMPN 2 Tarakan pada bulan Agustus 2025, tepat di semester ganjil tahun pelajaran 2024/2025. Kelompok utama penelitian melibatkan seluruh siswa kelas VII di sekolah tersebut, yang mencapai 352 orang, tapi sampel akhir dipilih melalui teknik purposive sampling, yaitu 32 siswa dari kelas VII C. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner untuk mengukur minat membaca serta tes untuk menilai kemampuan menulis kreatif. Untuk memastikan kualitas instrumen, validitas diuji menggunakan korelasi Product Moment Pearson, sementara reliabilitas diperiksa melalui koefisien Alpha Cronbach, dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 30. Dalam analisis data, menerapkan teknik statistik deskriptif dan inferensial, di mana pengujian hipotesis dilakukan lewat uji korelasi Pearson pada tingkat signifikansi 5%. Hasil deskriptif mengungkapkan bahwa skor rata-rata minat membaca siswa mencapai 57,44, dan skor rata-rata kemampuan menulis kreatif adalah 69,31, keduanya termasuk dalam kategori sedang. Dari analisis inferensial, terlihat adanya korelasi sebesar 0,459 antara minat membaca dan kemampuan menulis kreatif dalam pelajaran Bahasa Indonesia, yang masuk ke tingkat korelasi sedang. Temuan ini menunjukkan hubungan yang signifikan, karena nilai \mathbit{r}_{\mathbit{hitung}} (0,459) lebih besar dibandingkan nilai \mathbit{r}_{\mathbit{tabel}} (0,349) untuk ukuran sampel 32 pada taraf signifikansi 5%. Dengan demikian, semakin kuat minat membaca siswa, maka semakin meningkat pula kemampuan mereka dalam menulis secara kreatif. Secara praktis, penelitian ini mengidentifikasi bahwa minat baca menyumbangkan pengaruh atau kontribusi yaitu sebesar 21,1%, terhadap peningkatan kemampuan menulis kreatif siswa.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Minat baca merupakan salah satu faktor penting dalam pengembangan literasi siswa karena berpengaruh pada kebiasaan belajar dan kemampuan belajar. Program Let’s Read dikembangkan untuk meningkatkan minat baca melalui media digital yang interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunan buku digital Let’s Read terhadap minat baca siswa kelas VIII di SMPN 5 Tarakan. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu dengan desain kelompok kontrol non-ekuivalen. Subjek penelitian terdiri atas kelas eksperimen yang menggunakan Let’s Read dan kelas kontrol dengan menggunakan buku cetak konvensional. Untuk mengumpulkan data, peneliti menggunakan instrumen kuesioner minat baca. Hasil penelitian ini menemukan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan terhadap kelompok eksperimen setelah diberikan treatment menggunakan buku digital let’s read. Hal ini ditunjukan dengan nilai taraf signifikan nilai t adalah 2,717 > 1,170 dari nilai t table. Output dari nilai sig 0,009 0,05 nilai sig lebih kecil dari 0,05 sehingga hipotesis nihil ditolak dan hipotesis alternatif diterima. Alternatif diterima sehingga N-gain score dari kelompok eksperimen lebih besar dari kelompok kontrol. Penelitian ini memberikan bukti empiris bahwa penggunaan buku digital Let’s Read berpengaruh positif terhadap peningkatan minat baca siswa dan berkontribusi dalam memperkaya strategi pembelajaran membaca di era digital, sekaligus menjadi rekomendasi bagi pendidik untuk memanfaatkan media inovatif dalam menumbuhkan minat baca siswa.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membahas terkait penerapan gerakan literasi sekolah dan upaya menumbuhkan minat baca pada siswa kelas IV. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif yang dilaksanakan di SDN Utama 1 Tarakan. Sumber data yang digunakan yaitu sumber data primer dan sumber data sekunder. Sumber data primer terdiri dari seluruh siswa kelas IV dan wali kelas IV sedangkan sumber sekunder mencakup kepala sekolah dan petugas perpustakaan sekolah. Instrumen penelitian berupa peneliti sendiri berperan sebagai alat pengumpulan data utama pada subjek penelitian disebabkan peneliti yang melihat, menilai, dan merasakan yang terjadi pada subjek penelitian dan terjun langsung ke lokasi penelitian Adapun instrumen pendukung dalam penelitian ini yaitu lembar wawancara, lembar observasi serta studi dokumen. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data yang digunakan yaitu menggunakan triangulasi teknik. Triangulasi teknik untuk menguji kredibilitas data dengan dilakukannya pengecekan data kepada sumber yang sama dengan teknik yang berbeda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan gerakan literasi sekolah pada tahapan-tahapannya di SDN Utama 1 Tarakan, terutama pada kelas IV telah diterapkan cukup baik oleh sekolah. Bahkan terdapat pula upaya sekolah dalam menumbuhkan minat baca siswa, tidak terkecuali pada kelas IV. Dalam tahap penerapan gerakan literasi sekolah terdapat tahap pembiasaan yang kegiatannya meliputi mengumpulkan buku cerita, 15 menit membaca sebelum KBM, pojok baca, serta pengelolaan pojok baca. Kemudian terdapat tahap pengembangan yang kegiatannya mencakup mengundang guru ahli, kolaborasi dengan perpustakaan sekolah, aktifitas literasi siswa, serta kolaborasi dengan perpustakaan daerah. Sementara pada tahap pembelajaran terdapat kegiatan membacakan buku cerita. Kemudian pada upaya dalam menumbuhkan minat baca siswa, terdapat beberapa kegiatan yang meliputi rak khusus buku cerita, kartu perpustakaan, kunjungan ke perpustakaan sekolah, akomodasi jenis buku, pendampingan literasi siswa, serta kunjungan ke perpustakaan daerah.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan minat baca siswa dengan kemampuan membaca pemahaman pada siswa kelas V di SD Negeri 002 Selumit Pantai. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian Kuantitatif Korelasional yang dilaksanakan pada tanggal 26 April s.d 10 Mei tahun ajaran 2023/2024. Populasi dan sampel penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri 002 Selumit Pantai yang berjumlah 46 siswa. Teknik dalam pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan metode Non Probability Sampling dengan teknik sampling jenuh. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket dan tes. Data hasil penelitian diolah dengan menggunakan bantuan Software SPSS versi 25.0 for windows. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan minat baca siswa dengan kemampuan membaca pemahaman pada siswa kelas V di SD Negeri 002 Selumit Pantai. Hal ini dapat dilihat dari hasil perhitungan korelasi Product Moment diperoleh nilai rhitung (0,319) ˃ rtabel (0.291) dengan taraf signifikansi 5% dengan jumlah N=46. Besar korelasi minat baca siswa dengan kemampuan membaca pemahaman pada siswa kelas V di SD Negeri 002 Selumit Pantai berada dikategori rendah. Berdasarkan hasil uji koefisien determinasi diperoleh hasil hubungan sebesar 10,2% sedangkan sisanya sebesar 89,8% ditentukan oleh faktor hubungan lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Hal ini memiliki arti bahwa setiap kenaikan variabel minat baca siswa akan mempengaruhi kenaikan variabel kemampuan membaca pemahaman.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gerakan literasi sekolah pada tahap pembiasaan dalam menumbuhkan minat baca siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif yang dilaksanakan di SDN 007 Mamburungan. Penelitian ini menggunakan sumber data primer dan sekunder, dan informan pada penelitian ini meliputi wali kelas III-A, kepala sekolah, pustakawan, dan bidang kurikulum. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara, observasi dan dokumentasi. Selanjutnya, teknik analisis data menggunakan model miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tahapan gerakan literasi sekolah pada tahap pembiasaan telah diterapkan di kelas III-A dengan cukup baik. Penerapan gerakan literasi sekolah pada tahap pembiasaan terlihat pada kegiatan membaca lima belas menit setiap hari sebelum pembelajaran dimulai. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan minat baca siswa serta meningkatkan keterampilan membaca agar pengetahuan siswa bertambah. Bahan bacaan yang disedikan juga telah di sesuaikan dengan tingkat pemahaman, kemampuan dan minat siswa, dalam kegiatan ini juga guru kelas berperan aktif dalam mendampingi siswa. kemudian, sarana dan prasana literasi tertata dengan baik. Lingkungan sekolah juga kaya akan literasi, dan adanya lingkungan yang kaya akan teks baik di dalam maupun di luar kelas. Hal ini memberikan motivasi kepada siswa untuk membaca. Selain itu adanya pelibatan publik, contohnya kerja sama antar orang tua siswa dalam penyumbangan buku bacaan untuk di pojok baca kelas.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penguasaan keterampilan membaca dianggap sebagai prasyarat yang esensial bagi pelajar guna mengeksplorasi hingga memahami wawasan baru dan informasi terkini. Studi ini bertujuan menjelajahi aspek minat baca pada populasi siswa kelas IV-A di SD Negeri 050 Tarakan, dengan menggunakan pendekatan penelitian berbasis kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui serangkaian metode, termasuk observasi, kuesioner, wawancara, dan analisis dokumen, dengan partisipasi 28 siswa yang dipilih 6 siswa terdiri dari 3 siswa laki-laki dan 3 siswi perempuan. Pengolahan data dilakukan menggunakan model analisis data yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman. Kajian ini menyelidiki korelasi antara minat membaca siswa dengan teori motivasi belajar Herzberg, mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi dan kepuasan belajar. Ditemukan bahwa faktor-faktor tersebut dapat digolongkan sebagai faktor higiene, yang melibatkan kondisi fisik dan lingkungan belajar, serta interaksi sosial dengan guru dan teman sekelas. Disamping itu, faktor motivator juga turut berperan, yang melibatkan aspek seperti prestasi, pengakuan, tantangan, pertumbuhan pribadi, dan tanggung jawab. Temuan atas riset ini menunjukkan adanya kecenderungan rendahnya minat membaca di kalangan siswa, yang dipengaruhi oleh sejumlah faktor seperti keterbatasan akses terhadap bahan bacaan yang menarik, kurangnya dukungan dari lingkungan rumah, dan dinamika internal dalam proses membaca. Dalam konteks ini, peran guru sebagai fasilitator pembelajaran yang menciptakan lingkungan yang mendukung dan memberikan sumber daya yang memadai menjadi sangat penting.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•
Penelitian ini secara khusus bertujuan untuk mengetahui hubungan penggunaan aplikasi wattpad terhadap minat baca siswa kelas VIII-1 SMP Negeri 3 Tarakan. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode korelasional, yaitu penelitian dengan penilaian hubungan antara dua atau lebih fenomena. Sampel dalam penelitian ini ialah siswa kelas VIII-1 SMP Negeri 3 Tarakan sebanyak 30 siswa dengan teknik Purposive Sampling. Instrumen dan teknik yang dilakukan untuk mengumpulkan data dalam penelitian ini ialah berupa angket. Sebelum menyebarkan angket, dilakukan tahap pembiasaan membaca cerita di aplikasi Wattpad selama 15 menit sebelum memulai pembelajaran. Tujuannya agar meningkatkan pemahaman bacaan pada siswa. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa skor untuk variabel X (penggunaan aplikasi Wattpad) secara keseluruhan mencapai 889 skor, sedangkan pada variabel Y (minat baca) mencapai 876 skor. Apabila rxy (nilai hitung) = 0,899 disignifikansikan dengan r tabel Product Moment dengan jumlah N = 30 pada taraf signifikan 5% = 0,361, ternyata nilai yang diperoleh melalui perhitungan lebih besar rhitung yaitu 0,899 > 0,361. Korelasi antara variabel X dengan variabel Y ialah 0,899 dengan interpretasi korelasi tinggi karena berada di antara 0,800 sampai dengan 1,00, sehingga apabila penggunaan aplikasi Wattpad semakin tinggi, maka semakin tinggi pula minat baca siswa. Sebaliknya, apabila penggunaan aplikasi Wattpad rendah maka semakin rendah pula minat baca siswa. Sehingga dapat dikatakan terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan aplikasi wattpad terhadap minat baca siswa kelas VIII-1 SMP Negeri 3 Tarakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara minat baca siswa terhadap hasil belajar di kelas V SDN 023 Tarakan. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian Kuantitatif Korelasional yang dilaksanakan pada bulan Desember semester ganjil tahun ajaran 2021-2022. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SDN 023 Tarakan yang berjumlah 79 siswa. Teknik dalam pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan Teknik Sampling Jenuh. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket, wawancara, dan dokumentasi. Data hasil penelitian diolah dengan menggunakan bantuan Software SPSS versi 24.0 for windows. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan antara minat baca siswa terhadap hasil belajar di kelas V SDN 023 Tarakan. Hal ini dapat dilihat dari hasil perhitungan korelasi Product Moment diperoleh nilai rhitung 0,595 ˃ rtabel 0,220 pada taraf signifikan 5%. Besar korelasi antara minat baca siswa terhadap hasil belajar di kelas V SDN 023 Tarakan berada pada kategori sedang. Berdasarkan hasil uji koefisien determinasi diperoleh hasil sebesar 35,40% sedangkan sisanya sebesar 64,60% ditentukan oleh variabel lain.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•
ANALISIS PEMBIASAAN GERAKAN LITERASI SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN MINAT BACA SISWA DI SDN 005 TARAKAN ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pembiasaan gerakan literasi sekolah dalam meningkatkan minat baca siswa. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif desktiptif yang dilaksanakan di SDN 005 Tarakan. Adapun sumber data pada penelitian ini berupa data primer dan data sekunder dengan informan yaitu kepala sekolah, guru kelas, komite sekolah, pengawas sekolah dan tata usaha. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data kualitatif melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa tahapan pembiasaan gerakan literasi sekolah di SDN 005 Tarakan telah diterapkan dengan baik oleh sekolah. Penerapan kegiatan pembiasaan gerakan literasi terlihat dari kegiatan lima belas menit membaca yang telah dilaksanakan. Kegiatan lima belas menit membaca dilakukan dengan cara membaca dalam hati dan membaca nyaring yang dilakukan setiap hari selama lima belas menit sebelum jam pelajaran pertama dimulai. Kegiatan ini dilakukan untuk menumbuhkan minat baca siswa serta meningkatkan keterampilan membaca agar pengetahuan dapat dikuasai secara lebih baik. Materi bacaan yang di berikan juga meiliki nilai-nilai pembelajaran yang dapat di ambil oleh siswa melalui bacaan non pembelajaran. Kegiatan gerakan literasi sekolah juga mengikut sertakan guru secara langsung dalam kegiatan lima belas menit membaca sebagai contoh untuk siswa agar lebih termotivasi dalam melakukan kegiatan literasi. Peran warga sekolah juga diperlukan dalam menciptakan lingkungan fisik sekolah yang kaya literasi. Dalam menciptakan lingkungan fisik yang kaya literasi dilakukan dengan cara memajang karya-karya siswa di lingkungan sekolah.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2019•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
HUBUNGAN ANTARA MINAT BACA SISWA DAN HASIL BELAJAR SISWA DI SMP NEGERI 7 TARAKAN ABSTRAK SINTA ULI MARBUN, 2019. “Hubungan antara Minat Baca Siswa dengan Hasil Belajar Siswa Kelas VIII SMP Negeri 7 Tarakan” Jurusan pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Borneo Tarakan. (Pembimbing Utama Dr. Dwi Cahyono Aji, S.S., M.A dan Pembimbing Anggota Rita Kumala Sari, M.Pd). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada hubungan yang signifikan antara minat baca siswa dengan hasil belajar siwa kelas VIII SMP Negeri 7 Tarakan. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 29 juni sampai 26 juli 2019 di SMP Negeri 7 Tarakan. 31 siswa dari kelas VIII di SMP Negeri 7 Tarakan diambil sebagai sampel dengan menggunakan teknik purposive sampling. Dengan menggunakan metode Korelasi. Untuk mendapatkan data dalam penelitian ini menggunakan angket dari minat baca dan dokumen analisis nilai rapot hasil belajar bahasa Indonesia siswa. Untuk menemukan hubungan korelasi antara minat baca siswa dengan hasil belajar bahasa Indonesia siswa, peneliti menggunakan bantuan software SPSS versi 24.0 for windows dalam menganalisa data. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dari hasil analisis data korelasi Pearson Product Moment, diperoleh rhitung (0,408) pada taraf signifikan α = 5% dan N = 31 diperoleh nilai rtabel = 0,355 berarti rhitung > rtabel (0,408 > 0,355) artinya Ho ditolak dan Ha diterima. Sehingga “ada hubungan positif dan signifikan antara minat baca siswa dengan hasil belajar Bahasa Indonesia siswa kelas VIII SMP Negeri 7 Tarakan”. Analisis Pearson Product Moment menyatakan bahwa ada hubungan yang singnifikan antara minat baca siswa dan hasil belajar bahasa Indonesia siswa dan tingkat dari korelasi koesfisien adalah hubungan yang cukup.