ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar hubungan Program Taman Baca Masyarakat terhadap Literasi Baca-Tulis Anak pada Rumah Baca Teras Perbatasan Desa Aji Kuning Pulau Sebatik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Populasi dari penelitian ini adalah seluruh anak didikan rumah baca teras perbatasan yang berjumlah 32 anak. Teknik pengambilan sampel menggunakan non probability dengan teknik purposive sampling yang sampelnya sebanyak 20 anak. Kemampuan Literasi Baca-Tulis diukur dengan menggunakan keterampilan membaca dan keterampilan menulis berupa tes membaca cerita pendek dan soal uraian. Hasil nilai perolehan kemampuan membaca untuk nilai kriteria rendah yaitu kriteria (Baik) terdapat 5 anak dengan presentase 25% dan untuk nilai kriteria tertinggi yaitu kriteria (Sangat Baik) terdapat 15 anak dengan presentase 75% sedangkan nilai perolehan kemampuan menulis untuk kriteria rendah yaitu kriteria (Cukup) terdapat 3 anak dengan presetase 15% dan untuk nilai kriteria tertinggi yaitu kriteria (Sangat Baik) 14 anak dengan presentase 70%. Hubungan Rumah Baca Teras Perbatasan dengan Literasi Baca-Tulis diukur dengan menggunakan kusioner sebanyak 30 pernyataan. Berdasarkan hasil analisis uji korelasi pearson product moment pada taraf signifikan 5% (N=20) sebesar 0,0881 dengan kriteria tingkat hubungan sangat kuat dengan nilai p value sebesar 0,000 nilai p value 0,05 yang artinya terdapat hubungan yang siginifikan antara program rumah baca teras perbatasan dengan literasi baca tulis. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa “Terdapat hubungan yang signifikan dan keeratan yang kuat antara Program Rumah Baca Teras Perbatasan dengan Literasi Baca Tulis Di Desa Aji Kuning Pulau Sebatik”.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Taman Baca Masyarakat (TBM) melibatkan anak-anak pesisir pantai Desa Tanjung Aru yang mayoritasnya anak Petani Rumput Laut, anak-anak tersebut kurang mendapatkan perhatian belajar dikarenakan orang tuanya sibuk bekerja, banyak di antara mereka yang masih mengalami kesulitan dalam membaca dan menulis atau kurangnya keterampilan dalam literasi baca-tulis. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Pada hasil penelitian menunjukkan adanya perubahan positif pada anak yang menjadi sampel penelitian. Perubahan positif yang ditunjukkan oleh anak pada proses kegiatan Literasi Baca-Tulis yaitu membaca dan menulis dengan menggunakan media Living Books yang didampingi oleh peneliti, anak yang menjadi sampel penelitian juga menunjukkan sikap antusias yaitu aktif ketika proses Literasi Baca-Tulis berlangsung. Adanya pemberian Treatmen Literasi Baca dari angka sebelum (pretest) dan sesudah (posttest) diberikan perlakuan berupa penerapan Literasi Baca dengan menggunakan media Living Books pada anak Petani Rumput Laut di Desa Tanjung Aru, mengalami perubahan sebesar (38) dengan skor rata-rata dari nilai Pretest (50) menjadi nilai Postest (88) dan adanya pemberian Treatmen Literasi Tulis dari angka sebelum (pretest) dan sesudah (posttest) diberikan perlakuan berupa penerapan Literasi Tulis dengan menggunakan media Living Books pada anak Petani Rumput Laut di Desa Tanjung Aru, mengalami perubahan sebesar (26,5) dengan skor rata-rata dari nilai Pretest (54) menjadi nilai Postest (80,5). Sehingga dapat dikatakan bahwa adanya perbedaan kemampuan membaca dan menulis dari sebelum dilakukan kegiatan literasi baca-tulis dengan menggunakan media Living Books dan sesudah kegiatan literasi baca-tulis dengan menggunakan media Living Books. Pada penelitian yang dilakukan diperoleh hasil bahwa penerapan literasi baca-tulis dengan menggunakan media Living Books efektif pada anak Petani Rumput Laut di desa Tanjung Aru, Sebatik Timur
ThesisOpen AccessMetadata saja
2020•
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan dan keeratan antara Program Gerakan Literasi Sekolah (GLS) terhadap Literasi Baca-Tulis Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Tarakan dan pelaksanaan Program GLS di SMP Negeri 1 Tarakan. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian adalah seluruh peserta didik kelas VIII SMP Negeri 1 Tarakan tahun pembelajaran 2019/2020 yang berjumlah 345 peserta didik. Sampel diambil berdasarkan teknik Simple Random Sampling. Sampel pada penelitian ini adalah perwakilan peserta didik dari kelas VIII-1 sampai VIII-11. Keseluruhan sampel berjumlah 86 peserta didik. Instrumen penelitian berupa angket. Sebelum angket didistribusikan, peneliti telah melakukan uji validitas dan reliabilitas. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis korelasi Kendall’s Tau-B dengan menggunakan SPSS versi 25.00 for windows. Berdasarkan hasil analisis data, 69 dari 86 peserta didik menunjukkan sikap mendukung pada Program GLS dan Literasi Baca-Tulis di sekolah dan berdasarkan hasil uji korelasi Kendall’s Tau-B pada taraf signifikan 5% (N = 86) diperoleh p-value kurang dari 0.05 (0.000 0.05) artinya ada hubungan antara Program GLS dengan Literasi Baca-Tulis. Kemudian, hasil Zhitung lebih besar dari Ztabel (4.972 > 1.65). Hal ini menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan dan keeratan yang kuat antara Program GLS dan Literasi Baca-Tulis peserta didik di sekolah. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa “Terdapat hubungan yang signifikan dan keeratan yang kuat antara Program Gerakan Literasi Sekolah (GLS) dengan Literasi Baca-Tulis Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Tarakan”.