ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
TINJAUAN KRIMINOLOGI TERHADAP TINDAK PIDANA PEMERASAN MELALUI VIDEO CALL SEX (VCS) MEDIA DIGITAL DI POLRES NUNUKAN Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya tindak pidana pemerasan melalui Video Call Sex (VCS) media digital dalam tinjauan kriminologi serta menganalisis upaya penanggulangannya oleh Polres Nunukan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum empiris dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara dengan Kasat Reskrim Polres Nunukan, dokumentasi, dan studi kepustakaan, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tindak pidana pemerasan melalui VCS dilakukan dengan memanfaatkan rekaman atau konten intim korban sebagai alat ancaman untuk memperoleh keuntungan secara melawan hukum. Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya tindak pidana tersebut meliputi motif memperoleh keuntungan, hubungan pacaran atau mantan pasangan, kerentanan korban yang sebagian masih berstatus pelajar, stigma sosial, rasa malu dan takut korban untuk melapor, serta kemudahan media digital dalam merekam, menyimpan, dan menyebarkan konten intim. Faktor-faktor tersebut menunjukkan bahwa pelaku memanfaatkan kondisi kerentanan korban dan perkembangan teknologi digital untuk melakukan pemerasan. Berdasarkan Teori Strain Robert K. Merton, tindakan pelaku merupakan bentuk innovation, yaitu upaya mencapai tujuan memperoleh keuntungan dengan menggunakan cara yang tidak sah atau melawan hukum. Upaya penanggulangan oleh Polres Nunukan dilakukan melalui upaya preventif, represif, dan non-penal. Upaya preventif dilakukan melalui sosialisasi bahaya VCS dan edukasi keamanan digital, terutama kepada pelajar dan remaja. Upaya represif dilakukan melalui penerimaan laporan, penyelidikan, penyitaan bukti elektronik, pemeriksaan saksi, dan forensik digital. Sementara itu, upaya non-penal dilakukan melalui edukasi kepada keluarga, sekolah, dan masyarakat serta pemberian perlindungan kepada korban agar berani melaporkan tindak pidana yang dialaminya.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini mengkaji pematuhan dan pelanggaran prinsip kerja sama dalam program Mata Najwa berjudul “Debat RKUHAP: Biar Proses Hukum Gak Sewenang-Wenang” dengan kajian pragmatik. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan bentuk pematuhan dan pelanggaran prinsip kerja sama berdasarkan empat maksim Grice, yaitu maksim kuantitas, kualitas, relevansi, cara. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah kualitatif deskritif dengan data berupa tuturan antara penutur dan mitra tutur dalam tayangan video debat RKUHAP. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik simak, transkrip, dan catat. Analisis data menggunakan teknik padan pragmatis. Padan pragmatis adalah metode analisis yang menjadikan respons mitra tutur sebagai alat penentu makna dan fungsi tuturan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat maksim prinsip kerja sama ditemukan dalam tuturan debat, baik dalam bentuk pematuhan maupun pelanggaran. Pematuhan ditunjukkan melalui tuturan yang memberikan informasi secara cukup, benar, relevan, serta jelas dan teratur. Sementara itu, pelanggaran ditunjukkan melalui informasi yang berlebihan atau kurang, kebenaran yang diragukan, tuturan yang tidak relevan dengan topik, serta penyampaian yang berbelit-belit dan ambigu. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penggunaan prinsip kerja sama dalam debat tidak hanya berkaitan dengan penyampaian informasi, tetapi juga dipengaruhi oleh tujuan penutur dalam menyampaikan, mempertahankan, dan menanggapi argumen dalam pembahasan RKUHAP.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Gizi lebih pada balita merupakan salah satu masalah gizi yang perlu diperhatikan karena dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan. Gizi lebih pada balita dapat disebabkan oleh pola makan yang tidak seimbang, seperti konsumsi makanan tinggi energi, gula, dan lemak secara berlebihan serta kurangnya aktivitas fisik. Pengetahuan ibu berperan penting dalam menentukan pemilihan jenis, jumlah, dan frekuensi makanan balita. Di wilayah kerja Puskesmas Karang Rejo masih ditemukan balita berisiko gizi lebih serta keterbatasan pengetahuan ibu mengenai gizi seimbang. Edukasi menggunakan media video dapat menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan pengetahuan ibu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan ibu sebelum dan sesudah edukasi serta menganalisis pengaruh edukasi gizi menggunakan media video terhadap pengetahuan ibu tentang gizi balita berisiko gizi lebih. Menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi experiment dengan rancangan one group pretest-posttest. Sampel penelitian sebanyak 51 ibu yang memiliki balita berusia 36–60 bulan berisiko gizi lebih di wilayah Puskesmas Karang Rejo, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Intervensi yang diberikan berupa edukasi berupa video berdurasi 5 menit. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner pengetahuan sebelum dan sesudah diberikan edukasi melalui media video. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Sebelum diberikan edukasi, sebagian besar responden memiliki pengetahuan kategori kurang sebanyak 26 responden (51,0%). Sesudah diberikan edukasi, sebagian besar responden berada pada kategori cukup sebanyak 37 responden (72,5%). Nilai mean meningkat dari 60,49 menjadi 70,76. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan p-value 0,001 (p0,05) sehingga terdapat pengaruh. Kesimpulannya terdapat pengaruh edukasi gizi menggunakan media video terhadap peningkatan pengetahuan ibu tentang gizi balita berisiko gizi lebih di Puskesmas Karang Rejo.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Peserta didik kelas IV masih mengalami kendala dalam memahami materi ketika pembelajaran hanya disampaikan secara lisan tanpa didukung media visual. Video pada materi gotong royong memuat materi gotong royong berbasis budaya lokal Kalimantan Utara. Karakteristik dan kebutuhan siswa merupakan dasar peneliti melakukan penelitian. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah research and development (R & D) dengan menggunakan model ADDIE pengembangan tersebut terdiri dari beberapa tahapan yaitu Analysis, Design, Development, implemetation dan Evaluation. Penelitian ini bertujuan menghasilkan video pembelajaran pada materi gotong royong bagi peserta didik kelas IV B SDN 043 Tarakan sekaligus mengkaji kelayakan media yang dikembang kan serta tingkat pemahaman siswa terhadap produk tersebut. Hasil penilaian dari para validator menunjukkan bahwa media yang dikembangkan memperoleh persentase kelayakan sebesar 80% berdasarkan penilaian ahli materi, 85% berdasarkan penilaian ahli media, serta 100% berdasarkan penilaian praktisi. Jika seluruh hasil validasi tersebut dirata-ratakan, diperoleh persentase kelayakan sebesar 88,33% yang berada dalam kategori sangat layak. Pada tahap uji coba terbatas, persentase pemahaman siswa mencapai 88%. Adapun pada uji coba lapangan, persentase yang diperoleh sebesar 82,86%. Berdasarkan kedua hasil tersebut, tingkat pemahaman siswa termasuk dalam kategori sangat memahami. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa video pembelajaran yang dikembangkan dapat digunakan sebagai media pembelajaran untuk mendukung pemahaman siswa terhadap materi gotong royong.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan asesmen pembelajaran IPA berbasis aplikasi Quizizz berbantuan video pembelajaran pada materi sifat dan perubahan wujud benda siswa kelas III-C SDN 004 Tarakan, serta mengetahui tingkat kelayakan media dan respon siswa terhadap penggunaan media tersebut. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya fokus dan pemahaman siswa terhadap materi pembelajaran, serta masih jarangnya penggunaan media pembelajaran interaktif di kelas.Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yang terdiri atas lima tahapan, yaitu analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Subjek penelitian adalah siswa kelas III-C SDN 004 Tarakan dengan jumlah 26 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, lembar validasi ahli media dan ahli materi, angket respon siswa, serta dokumentasi. Data dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif.Hasil penelitian memperlihatkan bahwa media pembelajaran berbasis aplikasi Quizizz berbantuan video pembelajaran dinyatakan sangat layak digunakan dalam proses pembelajaran. Hal ini berdasarkan hasil yang diperoleh validasi ahli media 88,6% dan ahli materi 91,4% dengan penilaian rata-rata 90% yang memperoleh kategori sangat layak. Selain itu, hasil yang diperoleh respon siswa pada uji coba terbatas 92% maupun uji coba lapangan 89% memperlihatkan kategori sangat baik. Penggunaan media Quizizz berbantuan video pembelajaran mampu meningkatkan minat, motivasi, serta keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran IPA pada materi sifat dan perubahan wujud benda.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Vocabulary mastery constitutes a fundamental component of English language learning, supporting students' ability to comprehend and use the language effectively. However, many junior secondary school students encounter persistent challenges in understanding meaning, recognizing word forms, and applying vocabulary appropriately in context. This study investigates the impact of Video-Based Experiential Learning (VBEL) on vocabulary mastery among Grade VIII students at SMPN 7 Tarakan. The research utilized a pre-experimental one-group pretest-posttest design with 22 students from a single class, selected based on specific research criteria. Data were collected using a validated vocabulary test that assessed three key dimensions: form, meaning, and usage. The results were analyzed through descriptive statistics, paired-samples t-tests, and effect size calculation (Cohen's d). The findings indicate that VBEL significantly enhanced overall vocabulary mastery, as evidenced by an increase in pretest and posttest scores from 23.08 to 28.59 (a gain of 5.50 points), with a Cohen's d of 0.51, representing a medium effect size (p = .026). Nevertheless, the three vocabulary dimensions exhibited uneven developmental patterns: the form dimension demonstrated the greatest improvement, the meaning dimension remained relatively unchanged, and the usage dimension declined. These results offer preliminary insight into VBEL's potential for English as a Foreign Language (EFL) vocabulary learning at the junior secondary level in Indonesia, while also emphasizing that vocabulary development may not progress uniformly across all dimensions during short-term interventions. Due to the limitations of the research design, these findings should be interpreted with caution and not broadly generalized. Future studies are encouraged to employ a quasi-experimental design with a control group, conduct pilot testing of instruments prior to data collection, and extend the intervention duration to enhance the validity of the findings and deepen understanding of VBEL implementation in more diverse learning contexts.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media video animasi berbasis etnopedagogi pada materi kearifan lokal Kota Tarakan sebagai media pembelajaran yang valid, praktis, dan layak digunakan dalam pembelajaran di sekolah dasar. Penelitian pengembangan ini menggunakan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek uji coba terdiri atas 1 orang guru kelas dan 28 peserta didik kelas V-B SDN 006 Tarakan. Instrumen yang digunakan meliputi lembar validasi ahli media, ahli materi, ahli bahasa, serta angket respon guru dan peserta didik. Hasil validasi menunjukkan persentase rata-rata 96% pada aspek materi, 96% pada aspek media, dan 100% pada aspek bahasa, yang ketiganya termasuk kategori sangat valid. Uji coba lapangan menunjukkan respon yang sangat positif dengan perolehan rata-rata tingkat kepraktisan mencapai 95,71%, yang terdiri dari respon guru kelas sebesar 95% dan respon kelompok peserta didik sebesar 96%, sehingga masuk dalam kategori sangat praktis. Respons tersebut mengindikasikan bahwa video animasi ini mudah dipahami, menarik, serta efektif dalam meningkatkan antusiasme belajar peserta didik terhadap identitas budaya lokalnya. Dengan demikian, video animasi berbasis etnopedagogi yang dikembangkan dinyatakan valid, praktis, dan layak digunakan sebagai media pembelajaran, khususnya pada materi kearifan lokal seperti Rumah Baloy Adat Tidung, Tari Jepen, Batik Tarakan, dan Festival Iraw Tengkayu, serta berpotensi mendukung pembelajaran yang lebih interaktif, aktif, dan bermakna.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
Video pembelajaran matematika merupakan salah satu media yang diperlukan untuk membantu visualisasi materi matematika yang bersifat abstrak terutama pada materi eksponen. Tujuan penelitian adalah mendeskrispiskan efektivitas media pembelajaran video berbasis animasi dalam meningkatkan pemahaman konsep dasar matematika kelas X di SMA Muhammadiyah Tarakan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kuasi eksperimen dan desain Non-equivalent Control Group Design. Data dianalisis menggunakan statistik deksripsi dan inferensial dengan bantuan SPSS 20 yang meliputi uji normalitas, uji homogenitas, uji N-Gain, dan uji Mann-Whitney U. Hasil peneltian menunjukkan bahwa rata-rata nilai kelas eksperimen meningkat dari 74,17 pada pre-test menjadi 91,25 pada post-test, sedangkan kelas kontrol meningkat dari 73,33 menjadi 88,75. Hasil analisis N-Gain menunjukkan bahwa kelas eksperimen memperoleh rata-rata N-Gain Score sebesar 0,733 (kategori tinggi) dengan N-Gain Persen sebesar 73,37% (cukup efektif), sedangkan kelas kontrol memperoleh rata-rata N-Gain Score sebesar 0,464 (kategori sedang) dengan N-Gain Persen sebesar 46,45% (kurang efektif). Hasil uji Mann-Whitney U menunjukkan nilai Asymp. Sig (2-tailed) sebesar 0,797 (>0,05), sehingga tidak terdapat perbedaan peningkatan yang signifikan antara kedua kelas. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan media pembelajaran video berbasis animasi cukup efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep dasar matematika kelas X di SMA Muhammadiyah Tarakan, namun belum menunjukkan keunggulan yang signifikan secara statistik dibandingkan pembelajaran konvensional. Meskipun demikian, media video berbasis animasi dapat menjadi alternatif media pembelajaran yang membantu memvisualisasikan konsep matematika yang abstrak serta mendukung proses pembelajaran yang lebih menarik bagi siswa.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK PELANGGARAN HAK PRIVASI DALAM KEGIATAN FOTOGRAFI DI RUANG PUBLIK DALAM RANGKA KOMERSIALISASI VIDEO JOGING Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan hukum di Indonesia terhadap pelanggaran hak privasi individu yang direkam tanpa izin di ruang publik serta untuk merumuskan bentuk perlindungan hukum yang seharusnya diberikan terhadap individu yang citra dirinya digunakan dalam praktik komersialisasi video joging Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan konspetual, dan pendekatan kasus bila diperlukan. Bahan hukum yang digunakan meliputi bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan non hukum yang diperoleh melalui studi kepustakaan dan studi dokumen, kemudian secara kualitatif-preskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan terhadap hak privasi dalam sistem hukum Indonesia pada dasarnya telah memiliki landasan normatif dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, Undang-Undang Pelindungan Data Pribadi, Undang-Undang Hak Cipta, dan Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Namun demikian, pengaturan tersebut masih tersebar dalam beberapa rezim hukum dan belum secara khusus mengatur komersialisasi video orang lain di ruang publik melalui platform digital. Oleh jarena itu, perlindungan hukum yang ideal harus diberikan secara berbasis melalui persetujuan yang sah. Pembatasan penggunaan komersial potret, mekanisme penghapusan konten, tanggung jawab platform digital, gugatan perdata, serta kemungkinan penerapan sanksi pidana secara proporsional.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kematian ibu terus menjadi tantangan kesehatan masyarakat, terutama terkait kehamilan dan persalinan berisiko tinggi. Deteksi dini faktor risiko merupakan upaya penting untuk mencegah komplikasi. Kader posyandu berperan dalam upaya promotif dan preventif kesehatan ibu, namun pengetahuan mereka tentang faktor risiko tinggi masih rendah sehingga diperlukan metode edukasi yang efektif. Media video cukup efektif untuk menyebarluaskan informasi sehingga dapat meningkatkan pemahaman kader. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh edukasi kesehatan berbasis video terhadap pengetahuan kader posyandu mengenai faktor risiko tinggi ibu hamil dan bersalin di Kecamatan Tarakan Tengah. Penelitian quasi experiment dengan one group pretest–posttest dilakukan pada Januari 2025 dengan sampel 60 kader yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Intervensi berupa video edukasi ±5 menit. Pengukuran pengetahuan menggunakan kuesioner 19 item yang telah valid dan reliabel. Analisis univariat dan bivariat dilakukan dengan uji Wilcoxon karena data tidak berdistribusi normal (Kolmogorov–Smirnov, p = 0,000). Hasil pretest menunjukkan kategori baik 56,7%, cukup 40,0%, dan kurang 3,3%. Posttest meningkat menjadi baik 95,0%, cukup 3,3%, dan kurang 1 1,7%. Uji Wilcoxon p = 0,000 menunjukkan peningkatan pengetahuan signifikan. Edukasi melalui media video efektif meningkatkan pengetahuan kader dan mendukung deteksi dini serta pencegahan komplikasi kehamilan dan persalinan
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Anemia pada ibu hamil masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang berdampak pada meningkatnya risiko komplikasi kehamilan serta gangguan pertumbuhan janin. Rendahnya pengetahuan ibu hamil tentang anemia dan pemanfaatan pangan lokal berkontribusi terhadap tingginya kejadian anemia. Salah satu pangan lokal yang berpotensi dimanfaatkan sebagai sumber gizi adalah Artocarpus odoratissimus. Penelitian ini bertujuan untuk menilai efektivitas video edukasi berbasis gizi lokal Artocarpus odoratissimus dalam meningkatkan pengetahuan tentang anemia pada ibu hamil di Puskesmas Juata. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kuasi-eksperimen (one-group pretest–posttest). Sampel sebanyak 22 ibu hamil dengan anemia dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan terdiri dari 18 butir pertanyaan dan media video edukasi berbasis gizi lokal Artocarpus odoratissimus. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan bermakna tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi (p 0,000). Disimpulkan bahwa video edukasi berbasis gizi lokal Artocarpus odoratissimus efektif meningkatkan pengetahuan tentang anemia pada ibu hamil dan berpotensi diterapkan sebagai media promosi kesehatan dalam pelayanan antenatal.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Nurqalbi. 2025 “Pengaruh Layanan Informasi Dengan Media Video Terhadap Stres Akademik Siswa Kelas XII SMAN 1 Nunukan Selatan” Program Studi Bimbingan dan Konseling Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Borneo Tarakan, pembimbing utama Ibu Nisa Ariantini, M.Pd dan Ibu Siti Rahmi, S.Sos.I.,M.Pd, selaku pembimbing anggota. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui layanan informasi dengan media video dalam mengurangi stres akademik siswa. Stres akademik merupakan stres yang dialami oleh siswa yang bersumber pada proses pembelajaran atau yang berhubungan dengan kegiatan belajar seperti tekanan untuk naik kelas, lama belajar, mencontek, banyak tugas, keputusan menentukan jurusan atau karir serta kecemasan pada saat akan ujian. Layanan informasi merupakan suatu layanan yang berupaya memenuhi kekurangan individu akan informasi yang mereka perlukan. Media video adalah bahan ajar non cetak yang kaya akan informasi untuk di informasikan dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif melalui metode eksperimen dengan desain one group pretest and postest design serta pengumpulan data melalui Angket. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Simple random sampling. Adapun jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 34 siswa dari 140 populasi yang terdiri dari siswa kelas XII. Hasil dari penelitian nilai t hi-tung 19.956 probabilitas 0,000 0,05 menunjukkan terdapat pengaruh layanan informasi dengan media video terhadap stres akademik siswa kelas XII SMAN 1 Nunukan Selatan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pernikahan dini merupakan pernikahan yang dilakukan oleh salah satu atau kedua pasangan sebelum mencapai usia 19 tahun, dan berdampak negatif secara psikologis, sosial, kesehatan, serta hukum. Upaya pencegahan dapat dilakukan melalui peningkatan akses informasi dan pemahaman mengenai konsekuensi pernikahan dini, salah satunya dengan media video sebagai sarana edukatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi menggunakan media video terhadap pengetahuan remaja putri di SMA Negeri 4 Tarakan. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain pra-eksperimental model one group pretest-posttest. Populasi penelitian berjumlah 291 siswi, dengan sampel sebanyak 83 responden yang dipilih melalui teknik proportional stratified random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner, dan analisis data menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan remaja putri mengenai dampak pernikahan dini, yaitu dari 73 orang (88,0%) dengan kategori baik pada saat pretest menjadi 81 orang (97,6%) pada posttest, dengan kenaikan sebesar 9,6%. Analisis menggunakan uji Wilcoxon menghasilkan nilai p-value 0,000 (p 0,05), yang mengindikasikan bahwa edukasi menggunakan media video berpengaruh signifikan terhadap pengetahuan remaja putri tentang dampak pernikahan dini. Media video direkomendasikan sebagai wahana edukasi yang efektif untuk mendukung upaya pencegahan pernikahan dini secara berkesinambungan melalui keterlibatan tenaga kesehatan, institusi, dan masyarakat. Kata Kunci: Media Video, Pengetahuan, Remaja Putri, Dampak Pernikahan Dini
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Infeksi postpartum merupakan salah satu penyebab utama tingginya angka kematian ibu, yang sering kali berawal dari luka perineum akibat kurangnya pengetahuan ibu mengenai perawatan luka tersebut. Ketidaktahuan ini berpotensi menimbulkan infeksi dan komplikasi pascapersalinan. Oleh karena itu, edukasi mengenai cara perawatan luka perineum yang benar sangat penting. Media Video sebagai media edukasi yang efektif diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan ibu tentang perawatan luka perineum pada ibu postpartum Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh media video sebagai sarana edukatif terhadap tingkat pengetahuan ibu postpartum mengenai perawatan luka perineum di Rumah Sakit Umum Carsa Kota Tarakan. Metode penelitian ini adalah pra-eksperimen dengan one group pretest-posttest. Jumlah populasi penelitian ini berjumlah 445 ibu yang memiliki luka perineum pada bulan Januari sampai Maret di Rumah Sakit Umum Carsa Kota Tarakan. Sampel penelitian ini sebanyak 82 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Ranks. Berdasarkan hasil uji statistik diperoleh nilai p = 0.000 (0.05), sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh media video terhadap pengetahuan ibu postpartum. Media video terbukti sebagai sarana yang efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu postpartum terkait perawatan luka perineum. Dengan demikian, media video dapat dimanfaatkan sebagai alternatif penyuluhan oleh tenaga kesehatan di fasilitas layanan kesehatan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•
Penelitian ini mengeksplorasi kemampuan berbicara mahasiswa selama implementasi Video Project-Based Learning (VPJBL) dalam mata kuliah English for Specific Purposes (ESP) pada program studi Teknik Sipil. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan bagaimana VPJBL diterapkan dalam pengajaran ESP, (2) menganalisis peningkatan yang dirasakan dalam kemampuan berbicara mahasiswa setelah penerapan VPJBL, dan (3) mengidentifikasi tantangan yang dihadapi selama implementasi. Dengan menggunakan desain studi kasus kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui catatan lapangan dan wawancara semi-terstruktur. Peserta penelitian adalah 40 mahasiswa dari Kelas B Teknik Sipil 2021 yang mengikuti pengajaran ESP menggunakan VPJBL. Sampling purposif digunakan untuk memilih 10 mahasiswa dan dosen mata kuliah untuk wawancara guna memperoleh perspektif mendalam. Analisis data menggunakan metode yang diuraikan oleh Miles et al. (2014), termasuk pengondensasian data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan serta verifikasi. Temuan menunjukkan bahwa VPJBL berkontribusi pada peningkatan kinerja berbicara, terutama dalam hal pengucapan, kelancaran, penggunaan kosakata teknis, dan penyusunan kalimat. Proses pembelajaran juga meningkatkan motivasi, kepercayaan diri, partisipasi, dan kolaborasi melalui latihan berulang, produksi video, presentasi, dan umpan balik formatif. Namun, beberapa siswa masih mengalami kesulitan terkait pengucapan, kecemasan yang memengaruhi kelancaran, dan kolaborasi kelompok yang tidak merata. Tantangan-tantangan ini diatasi melalui pengawasan terstruktur, pedoman proyek yang jelas, dan umpan balik berkelanjutan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pengunaan model pembelajaran yang tepat dapat membuat siswa lebih aktif dan hasil belajar meningkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran flipped classroom berbantuan video terhadap hasil belajar biologi siswa kelas X di SMA Negeri 1 Lumbis. Penelitian ini menggunakan quasi eksperimen dengan desain non-equivalent control group. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen yang menerapkan model flipped classroom berbantuan video pembelajaran dan kelas kontrol yang menggunakan pembelajaran Problem Based Learning (PBL). Instrumen yang digunakan berupa tes hasil belajar berbentuk pilihan ganda yang telah divalidasi. Analisis data menggunakan uji-t untuk mengetahui perbedaan hasil belajar antara kedua kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa yang diajar dengan model flipped classroom berbantuan video pembelajaran dan siswa yang diajar dengan metode diskusi. Hal ini dilihat dari hasil uji t sebesar 0,014. Siswa pada kelas eksperimen menunjukkan rata-rata hasil belajar yang lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran flipped classroom berbantuan video pembelajaran berpengaruh positif terhadap hasil belajar biologi siswa kelas X di SMA Negeri 1 Lumbis.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Menarche merupakan fase penting dalam perkembangan remaja putri yang sering kali menimbulkan kebingungan, tidak percaya diri dan kekhawatiran jika tidak disertai dengan kesiapan yang memadai. Edukasi sejak awal diperlukan untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapan remaja putri dalam menghadapi menarche. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas media video edukasi terhadap kesiapan remaja putri sekolah dasar dalam menghadapi menarche. Penelitian ini menggunakan desain kuasi eksperimen dengan pendekatan pretest-posttest control group. Penelitian ini menggunakan total sampling yang berjumlah 30 responden. Sampel terdiri dari dua kelompok, yaitu kelompok intervensi yang diberikan media video edukasi dan kelompok kontrol yang diberikan e-book. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner kesiapan menarche dengan total 30 butir pertanyaan. Data dianalisis menggunakan uji Paired T-Test untuk mengetahui perbedaan rata-rata kesiapan antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol setelah diberikan perlakuan. Hasil analisis menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok. Pada kelompok kontrol p value 0,0260,005 dan kelompok intervensi p value 0,0010,005 yang berarti media video edukasi efektif terhadap kesiapan remaja putri menghadapi menarche. Dengan demikian, media video dapat menjadi metode edukasi yang interaktif dan efektif dalam edukasi kesehatan reproduksi di kalangan remaja.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•
media pembelajaran merupakan sarana penyampaian isi pembelajaran kepada siswa. Penggunaan media dapat menarik minat siswa dalam pembelajaran. meningkatkan motivasi dan mempermudahkan pemahaman materi. penelitin ini bertujuan untuk mengembangkan media video pembelajaran dengan pendekatan kontekstual yang layak dan menarik. kelayakan ditinjau dari hasil validasi ahli materi, hasil ahli media dan hasil ahli bahasa. kemenarikan ditinjau dari hasil respon siswa. penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research and Development)dengan alur model ADDIE. Model addie terdiri 5 tahapan yakni analysis, design,development,implementation,dan evaluation. instrumen pengumpulan data yang digunakan berupa lembar validasi dan angket respon siswa. penelitian ini dilakukan dikelas IV SDN 006 Tarakan. hasil validasi ahli materi diperoleh sebesar 80%, termasuk kategori layak, ahli media diperoleh sebesar 88,33%, termasuk kategori sangat layak, ahli bahsa diperoleh sebesar 83,13% termasuk kategori sangat layak. hasil respon siswa uji coba terbatas diperoleh sebesar 82,54%, termasuk kategori sangat menarik, dn hasil uji coba lapangan diperoleh sebesar 89,72%, termasuk kategori sangat menarik. berdasarkan hasil validasi materi, media dan bahasa, serta angket respon siswa pada uji coba terbatas dan uji coba lapangan maka video pembelajaran dengan pendekatan kontekstual dinyatakan layak dan menarik digunakan dalam proses pembelajaran learning media server as a crucial tool for delivering educational content to students. the effective use of media can enhance student interest in learning, boost motivation, and facilitate comprehension of subject matter. this study aims to develop a learning video media using a contextual approach that is both feasible and engaging feasibility was assessed based on validation results from subject matter experts, media experts, and language experts. engagement was evaluated through student response data. this study employ'a research and development (R&D) methodology following the ADDIE model, which consists of five phases: analisis,design, development, implementation,and evaluation. data collection instruments included validation sheets and student response questionnaires. the study was conducted in class IV C at SDN 006 Tarakan. the validation results from subject matter experts yielded an 80% score, categorized as"feasible"media experts provided an 88,33%score, falling into the "very feasible"category, and language experts gave an 83.13% score, also deemed"very feasible"student responses from the limited trial showed an 82.54% score, categorized as very engaging while field trial student responses reached 89,72%, also considered very engaging based on the validation results for material, media,and language as well as student responses questionnaires from both limited and field trials, the learning video developed with a contextual approach is declared feasible and engaging for use in the learning process
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Permasalahan utama dalam pemberian ASI pada ibu primipara adalah rendahnya efikasi diri dan kurangnya pengetahuan tentang teknik menyusui yang tepat, yang dapat menyebabkan kegagalan dalam menyusui secara eksklusif. Banyak ibu mengalami kesulitan pada tahap awal menyusui karena tidak memiliki pengalaman sebelumnya. Penelitian ini untuk mengindentifikasi pengaruh penggunaan video terhadap tingkat pengetahuan ibu pada trimester III tentang teknik menyusui di Puskesmas Sebengkok. Penelitian ini menggunakan metode PreExperimental Dengan One Group Pretest-Posttest Design, metode sampling yang digunakan yaitu purposive sampling sebanyak 43 ibu hamil primipara. Intervensi yang dilakukan berupa pemberian media video teknik menyusui yang diberikan sebanyak 2 kali pemutaran video dengan jeda 15 menit. Instrument yang digunakan berupa kuesioner pengetahuan. Analisis data menggunakan Wilcoxon Signed Ranks Test. Hasil menujukkan peningkatan signifikan setelah diberikan intervensi video tentang teknik menyusui yang benar dengan p-value = 0.000. Penelitian ini menyimpukan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan setelah diberikan edukasi menggunakan video dari kategori pengetahuan cukup menjadi kategori pengetahuan baik.