Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

14 hasil
Penulis: ASRIANA
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

Struktur Komunitas Makrozoobentos Di Kawasan Wisata Mangrove Kampung Bahari Nusantara Kota Tarakan

2026•

Ekosistem mangrove merupakan habitat penting bagi makrozoobentos yang berperan sebagai bioindikator kondisi lingkungan perairan. Kawasan Wisata Mangrove Kampung Bahari Nusantara (KBN) di Kota Tarakan merupakan ekosistem mangrove yang masih terjaga kealamiannya, namun menghadapi tekanan lingkungan akibat keberadaan dermaga Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lantamal) XIII yang berdekatan dengan zona wisata, serta minimnya pemahaman masyarakat tentang fungsi ekologis mangrove. Data mengenai indeks ekologi makrozoobentos di kawasan ini belum tersedia, sehingga penelitian ini bertujuan menganalisis struktur komunitas makrozoobentos dan kondisi kualitas perairan di KBN sebagai dasar pengelolaan dan pelestarian kawasan secara berkelanjutan. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan teknik purposive sampling pada tiga stasiun pengamatan, dengan pengambilan sampel makrozoobentos pada 15 plot kuadrat berukuran 1 m². Data dianalisis menggunakan indeks keanekaragaman, keseragaman, dominansi, kekayaan spesies, dan Indeks Nilai Penting, serta parameter kualitas air meliputi suhu, salinitas, pH, dan oksigen terlarut. Hasil penelitian menunjukkan indeks keanekaragaman berkisar 0,412–0,566 dan kekayaan spesies 0,541–0,624 (keduanya rendah), indeks keseragaman 0,395–0,543 (rendah hingga sedang), dan indeks dominansi 0,423–0,618 (sedang hingga tinggi). Tarebia granifera merupakan spesies dengan peranan ekologis terbesar pada seluruh stasiun, dengan Indeks Nilai Penting tertinggi di Stasiun 2 (101,55%), diikuti Stasiun 1 (91,92%) dan Stasiun 3 (78,87%). Parameter kualitas air menunjukkan suhu 29,5–30,5 °C, salinitas 25–28 ppt, pH 6,9–7,9, dan oksigen terlarut 4,4–4,8 mg/L, yang belum memenuhi baku mutu air laut untuk biota laut sehingga menjadi faktor pembatas kehidupan makrozoobentos. Secara keseluruhan, komunitas makrozoobentos di KBN memiliki keanekaragaman dan kekayaan spesies rendah serta didominasi oleh spesies tertentu, mengindikasikan adanya tekanan lingkungan pada kawasan tersebut.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Struktur Komunitas Makrozoobentos Di Kawasan Wisata Mangrove Kampung Bahari Nusantara Kota Tarakan

2026•

Ekosistem mangrove merupakan habitat penting bagi makrozoobentos yang berperan sebagai bioindikator kondisi lingkungan perairan. Kawasan Wisata Mangrove Kampung Bahari Nusantara (KBN) di Kota Tarakan merupakan ekosistem mangrove yang masih terjaga kealamiannya, namun menghadapi tekanan lingkungan akibat keberadaan dermaga Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lantamal) XIII yang berdekatan dengan zona wisata, serta minimnya pemahaman masyarakat tentang fungsi ekologis mangrove. Data mengenai indeks ekologi makrozoobentos di kawasan ini belum tersedia, sehingga penelitian ini bertujuan menganalisis struktur komunitas makrozoobentos dan kondisi kualitas perairan di KBN sebagai dasar pengelolaan dan pelestarian kawasan secara berkelanjutan. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan teknik purposive sampling pada tiga stasiun pengamatan, dengan pengambilan sampel makrozoobentos pada 15 plot kuadrat berukuran 1 m². Data dianalisis menggunakan indeks keanekaragaman, keseragaman, dominansi, kekayaan spesies, dan Indeks Nilai Penting, serta parameter kualitas air meliputi suhu, salinitas, pH, dan oksigen terlarut. Hasil penelitian menunjukkan indeks keanekaragaman berkisar 0,412–0,566 dan kekayaan spesies 0,541–0,624 (keduanya rendah), indeks keseragaman 0,395–0,543 (rendah hingga sedang), dan indeks dominansi 0,423–0,618 (sedang hingga tinggi). Tarebia granifera merupakan spesies dengan peranan ekologis terbesar pada seluruh stasiun, dengan Indeks Nilai Penting tertinggi di Stasiun 2 (101,55%), diikuti Stasiun 1 (91,92%) dan Stasiun 3 (78,87%). Parameter kualitas air menunjukkan suhu 29,5–30,5 °C, salinitas 25–28 ppt, pH 6,9–7,9, dan oksigen terlarut 4,4–4,8 mg/L, yang belum memenuhi baku mutu air laut untuk biota laut sehingga menjadi faktor pembatas kehidupan makrozoobentos. Secara keseluruhan, komunitas makrozoobentos di KBN memiliki keanekaragaman dan kekayaan spesies rendah serta didominasi oleh spesies tertentu, mengindikasikan adanya tekanan lingkungan pada kawasan tersebut.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Pengembangan Media Video Animasi Tebtang Pernikahan Dini Bagi Siswa SMA

2025•

Asriana 2024. Pengembangan Media Video Animasi Tentang Pernikahan Dini Bagi Siswa SMA. Pembimbing Utama Ni Made Diah Padmi, M.Pd, Pembimbing Anggota Siti Rahmi, S.Sos.I.,M.Pd Penggunaan media video animasi dalam pembelajaran masih jarang dijumpai. Metode pembelajaran yang konvensional, seperti ceramah dan media leaflet cenderung monoton dan kurang menarik sehingga membuat siswa merasa bosan dan kehilangan minat terhadap proses pembelajaran. Kondisi ini menunjukkan perlunya pendekatan yang lebih inovatif dan menarik dalam pendidikan, khususnya dalam memberikan pemahaman tentang dampak pernikahan dini. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah media pembelajaran yaitu media video animasi tentang pernikahan dini bagi siswa SMA, serta untuk mengetahui tingkat kelayakan media video animasi pernikahan dini sebagai media pembelajaran. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan R & D (Research and Development) yang mengadopsi model Borg and Gall yang memiliki 10 tahapan penelitian, namun pada penelitian ini hanya menggunakan 5 tahapan saja yang terdiri dari potensi dan pengumpulan data, perencanaan, pengembangan bentuk awal produk, uji coba (skala terbatas) dan revisi produk. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media video animasi pernikahan dini bagi siswa SMA berhasil dikembangkan dengan hasil persentase validasi ahli media 92% dalam kategori “Sangat Layak” dan validasi ahli materi dengan hasil persentase 85% dalam kategori “Sangat Layak”. Sedangkan uji coba kelompok terbatas yang terdiri dari 8 siswa SMA diperoleh sebesar 78% dengan kategori “Baik”. Sehingga dapat disimpulkan bahwa media video animasi pernikahan dini bagi siswa SMA memenuhi kriteria kelayakan untuk digunakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengembangan Media Video Animasi Tebtang Pernikahan Dini Bagi Siswa SMA

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Asriana 2024. Pengembangan Media Video Animasi Tentang Pernikahan Dini Bagi Siswa SMA. Pembimbing Utama Ni Made Diah Padmi, M.Pd, Pembimbing Anggota Siti Rahmi, S.Sos.I.,M.Pd Penggunaan media video animasi dalam pembelajaran masih jarang dijumpai. Metode pembelajaran yang konvensional, seperti ceramah dan media leaflet cenderung monoton dan kurang menarik sehingga membuat siswa merasa bosan dan kehilangan minat terhadap proses pembelajaran. Kondisi ini menunjukkan perlunya pendekatan yang lebih inovatif dan menarik dalam pendidikan, khususnya dalam memberikan pemahaman tentang dampak pernikahan dini. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah media pembelajaran yaitu media video animasi tentang pernikahan dini bagi siswa SMA, serta untuk mengetahui tingkat kelayakan media video animasi pernikahan dini sebagai media pembelajaran. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan R & D (Research and Development) yang mengadopsi model Borg and Gall yang memiliki 10 tahapan penelitian, namun pada penelitian ini hanya menggunakan 5 tahapan saja yang terdiri dari potensi dan pengumpulan data, perencanaan, pengembangan bentuk awal produk, uji coba (skala terbatas) dan revisi produk. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media video animasi pernikahan dini bagi siswa SMA berhasil dikembangkan dengan hasil persentase validasi ahli media 92% dalam kategori “Sangat Layak” dan validasi ahli materi dengan hasil persentase 85% dalam kategori “Sangat Layak”. Sedangkan uji coba kelompok terbatas yang terdiri dari 8 siswa SMA diperoleh sebesar 78% dengan kategori “Baik”. Sehingga dapat disimpulkan bahwa media video animasi pernikahan dini bagi siswa SMA memenuhi kriteria kelayakan untuk digunakan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

AN ANALYSIS OF STUDENTS' DIFFICULTIES IN READING COMPREHENSION AT SECOND SEMESTER OF ENGLISH EDUCATION DEPARTMENT UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN

2024•

In this study, the researcher describes about "Reading Comprehension Difficulties in Second Semester Students of English Education Department of Borneo University Tarakan". This research focuses on students' comprehension difficulties in reading. In this study, the researcher identifies problem factors by looking at several indicators, namely reading words, fluency, vocabulary and knowledge. This research will use a qualitative method with a descriptive approach that seeks to describe a phenomenon and problem by drawing a conclusion orally or in writing. In this study, researchers took 7 second semester students of class A2 as informants. As for data collection, researchers used observation, interviews and questionnaires as research instruments. Researchers used three main phases in analyzing research data, namely data reduction, data presentation, and verification of conclusions. From the data analysis, the researcher found student problems and the causes of problems in student reading comprehension, namely the lack of vocabulary and word knowledge is the main obstacle in reading so that this affects other aspects such as word reading and fluency, this will be a little more difficult when a student feels embarrassed or hesitant when ordered by the lecturer to discuss the reading results. Based on the above problems, the researcher draws one conclusion, namely the lack of vocabulary owned by students and their curiosity about new vocabulary or not enriching vocabulary.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Analisis Penerapan Prinsip Ekologi Dalam Pertanian Berkelanjutan Pada Usahatani Sayuran Di Kecamatan Tarakan Timur

2024•Koleksi Perpustakaan

Pertanian merupakan salah satu sektor riil yang dapat berperan sangat nyata dalam meningkatkan pendapatan negara, dimana terdapat beberapa subsektor penunjang salah satunya subsektor tanaman hortikultura meliputi berbagai jenis tanaman hias, sayuran, buah-buahan dan tanaman obat. Seiring dengan meningkatnya pertumbuhan penduduk mengakibatkan permintaan akan sayuran terus bertambah, menjadi peluang besar bagi petani sayuran untuk lebih meningkatkan usahataninya. Namun disadari betul bahwa petani pada umumnya masih dalam kondisi serba kekurangan sehingga pemenuhan kebutuhan jangka pendek lebih diprioritaskan dibandingkan jangka panjang. Tujuan penelitian ini, (1) untuk mengetahui karakteristik petani sayuran yang ada di Kecamatan Tarakan Timur, (2) untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan penerapan prinsip ekologi dalam pertanian berkelanjutan pada usahatani sayuran di Kecamatan Tarakan Timur dan (3) untuk mengetahui apa saja faktor yang mempengaruhi tingkat penerapan prinsip ekologi dalam pertanian berkelanjutan pada usahatani sayuran di Kecamatan Tarakan Timur. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Tarakan Timur pada bulan November 2023 sampai dengan selesai. Metode responden dalam penelitian ini yaitu purposive sampling. Analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif, uji asumsi klasik, regresi linear berganda dan uji hipotesis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa karakteristik petani di Kecamatan Tarakan Timur berdasarkan umur yaitu petani yang berumur 34-39 tahun sebanyak 24 orang, pendidikan yaitu petani yang berpendidikan selama 5-9 tahun sebanyak 29 orang, lama berusahatani yaitu 1-15 tahun sebanyak 28 orang dan luas lahan yaitu 100 m2-3399 m2 sebanyak 45 orang. Tingkat pengetahuan petani yaitu pada kategori tinggi dengan persentase sebesar 87% sedangkan tingkat penerapan yaitu pada kategori tinggi dengan persentase sebesar 100%. Faktor yang mempengaruhi tingkat penerapan prinsip ekologi dalam pertanian berkelanjutan pada usahatani sayuran di Kecamatan Tarakan Timur secara nyata adalah pendidikan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Penerapan Prinsip Ekologi Dalam Pertanian Berkelanjutan Pada Usahatani Sayuran Di Kecamatan Tarakan Timur

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pertanian merupakan salah satu sektor riil yang dapat berperan sangat nyata dalam meningkatkan pendapatan negara, dimana terdapat beberapa subsektor penunjang salah satunya subsektor tanaman hortikultura meliputi berbagai jenis tanaman hias, sayuran, buah-buahan dan tanaman obat. Seiring dengan meningkatnya pertumbuhan penduduk mengakibatkan permintaan akan sayuran terus bertambah, menjadi peluang besar bagi petani sayuran untuk lebih meningkatkan usahataninya. Namun disadari betul bahwa petani pada umumnya masih dalam kondisi serba kekurangan sehingga pemenuhan kebutuhan jangka pendek lebih diprioritaskan dibandingkan jangka panjang. Tujuan penelitian ini, (1) untuk mengetahui karakteristik petani sayuran yang ada di Kecamatan Tarakan Timur, (2) untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan penerapan prinsip ekologi dalam pertanian berkelanjutan pada usahatani sayuran di Kecamatan Tarakan Timur dan (3) untuk mengetahui apa saja faktor yang mempengaruhi tingkat penerapan prinsip ekologi dalam pertanian berkelanjutan pada usahatani sayuran di Kecamatan Tarakan Timur. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Tarakan Timur pada bulan November 2023 sampai dengan selesai. Metode responden dalam penelitian ini yaitu purposive sampling. Analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif, uji asumsi klasik, regresi linear berganda dan uji hipotesis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa karakteristik petani di Kecamatan Tarakan Timur berdasarkan umur yaitu petani yang berumur 34-39 tahun sebanyak 24 orang, pendidikan yaitu petani yang berpendidikan selama 5-9 tahun sebanyak 29 orang, lama berusahatani yaitu 1-15 tahun sebanyak 28 orang dan luas lahan yaitu 100 m2-3399 m2 sebanyak 45 orang. Tingkat pengetahuan petani yaitu pada kategori tinggi dengan persentase sebesar 87% sedangkan tingkat penerapan yaitu pada kategori tinggi dengan persentase sebesar 100%. Faktor yang mempengaruhi tingkat penerapan prinsip ekologi dalam pertanian berkelanjutan pada usahatani sayuran di Kecamatan Tarakan Timur secara nyata adalah pendidikan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

AN ANALYSIS OF STUDENTS' DIFFICULTIES IN READING COMPREHENSION AT SECOND SEMESTER OF ENGLISH EDUCATION DEPARTMENT UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN

2024•

In this study, the researcher describes about "Reading Comprehension Difficulties in Second Semester Students of English Education Department of Borneo University Tarakan". This research focuses on students' comprehension difficulties in reading. In this study, the researcher identifies problem factors by looking at several indicators, namely reading words, fluency, vocabulary and knowledge. This research will use a qualitative method with a descriptive approach that seeks to describe a phenomenon and problem by drawing a conclusion orally or in writing. In this study, researchers took 7 second semester students of class A2 as informants. As for data collection, researchers used observation, interviews and questionnaires as research instruments. Researchers used three main phases in analyzing research data, namely data reduction, data presentation, and verification of conclusions. From the data analysis, the researcher found student problems and the causes of problems in student reading comprehension, namely the lack of vocabulary and word knowledge is the main obstacle in reading so that this affects other aspects such as word reading and fluency, this will be a little more difficult when a student feels embarrassed or hesitant when ordered by the lecturer to discuss the reading results. Based on the above problems, the researcher draws one conclusion, namely the lack of vocabulary owned by students and their curiosity about new vocabulary or not enriching vocabulary.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Komitmen Dan Kepercayaan Terhadap Kinerja Rantai Pasokan Toko Kelontong

2023•Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh Komitmen dan Kepercayaan terhadap Kinerja Rantai Pasokan Toko Kelontong di Pasar Tenguyun Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Pengambilan sampel dilakukan dengan Teknik probability sampling berjenis simple random sampling. Sampel yang diperoleh berjumlah 100 responden pemilik Toko Kelontong Pasar Tenguyun Tarakan. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan program SPSS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel komitmen berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja rantai pasokan. Kemudian bahwa variabel kepercayaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja rantai pasokan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Komitmen Dan Kepercayaan Terhadap Kinerja Rantai Pasokan Toko Kelontong

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh Komitmen dan Kepercayaan terhadap Kinerja Rantai Pasokan Toko Kelontong di Pasar Tenguyun Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Pengambilan sampel dilakukan dengan Teknik probability sampling berjenis simple random sampling. Sampel yang diperoleh berjumlah 100 responden pemilik Toko Kelontong Pasar Tenguyun Tarakan. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan program SPSS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel komitmen berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja rantai pasokan. Kemudian bahwa variabel kepercayaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja rantai pasokan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Persidangan Online Dalam Penyelesaian Perkara Pidana Dalam Sistem Pengadilan Pidana Pada Pengadilan Negeri Tarakan Pada Masa Covid-19.

2023•Koleksi Perpustakaan

PERSIDANGAN ONLINE DALAM PENYELESAIAN PERKARA PIDANA DALAM SISTEM PERADILAN PIDANA PADA PENGADILAN NEGERI TARAKAN PADA MASA COVID-19. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana dasar hukum dan hambatan pelaksanaan persidangan online dalam penyelesaian perkara pidana menurut sistem peradilan pada Pengadilan Negeri Tarakan pada masa Covid-19. Dalam penelitian ini bermaksud untuk menjawab dua pertanyaan. Pertama, dasar hukum pelaksanaan persidangan online dalam peyelesaian perkara pidana. Kedua, hambatan-hambatan persidangan online dalam penyelesaian perkara pidana pada pengadilan Negeri Tarakan pada masa covid-19. Dalam membantu dan menjawab permasalah ini, digunakan metode penelitian empiris dengan memandang hukum bukan saja sebagai perangkat kaidah yang bersifat normatif, tetapi melihat bagaimana hukum berinterkasi dengan masyarakat. Data yang digunakan dalam skripsi ini terdiri dari data primer dan sekunder. Data primer data yang diperoleh dari sumber penelitian berupa, wawancara dan observasi. Data sekunder data yang tidak diperolah dari subjek penilitian, data ini berupa dokumentasi, buku-buku, jurnal, karya ilmiah, literatur yang berkaitan dengan penelitian. Hasil penulisan ini, penulis menyimpulkan bahwa: pertama, peraturan hukum tentang Persidangan Online, secara tegas diatur dalam peraturan Makamah Agung Nomor 4 Tahun 2020 tentang Administrasi dan Persidangan Perkara Pidana Di pengadilan secara Elektronik. Namun persidangan online ini dinilai bertentangan dengan KUHAP, sehingga berpotensi mengganggu perinsip peradilan jujur dan adil. Kedua, Kendala-kendala yang dihadapi dalam penerapan persidangan perkara pidana secara online pada masa pandemi Covid-19 terkait pembuktian secara online dan kendala pemenuhan hak-hak tersangka. Kata kunci : persidangan Online perkara pidana, covid-19.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Persidangan Online Dalam Penyelesaian Perkara Pidana Dalam Sistem Pengadilan Pidana Pada Pengadilan Negeri Tarakan Pada Masa Covid-19.

2023•

PERSIDANGAN ONLINE DALAM PENYELESAIAN PERKARA PIDANA DALAM SISTEM PERADILAN PIDANA PADA PENGADILAN NEGERI TARAKAN PADA MASA COVID-19. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana dasar hukum dan hambatan pelaksanaan persidangan online dalam penyelesaian perkara pidana menurut sistem peradilan pada Pengadilan Negeri Tarakan pada masa Covid-19. Dalam penelitian ini bermaksud untuk menjawab dua pertanyaan. Pertama, dasar hukum pelaksanaan persidangan online dalam peyelesaian perkara pidana. Kedua, hambatan-hambatan persidangan online dalam penyelesaian perkara pidana pada pengadilan Negeri Tarakan pada masa covid-19. Dalam membantu dan menjawab permasalah ini, digunakan metode penelitian empiris dengan memandang hukum bukan saja sebagai perangkat kaidah yang bersifat normatif, tetapi melihat bagaimana hukum berinterkasi dengan masyarakat. Data yang digunakan dalam skripsi ini terdiri dari data primer dan sekunder. Data primer data yang diperoleh dari sumber penelitian berupa, wawancara dan observasi. Data sekunder data yang tidak diperolah dari subjek penilitian, data ini berupa dokumentasi, buku-buku, jurnal, karya ilmiah, literatur yang berkaitan dengan penelitian. Hasil penulisan ini, penulis menyimpulkan bahwa: pertama, peraturan hukum tentang Persidangan Online, secara tegas diatur dalam peraturan Makamah Agung Nomor 4 Tahun 2020 tentang Administrasi dan Persidangan Perkara Pidana Di pengadilan secara Elektronik. Namun persidangan online ini dinilai bertentangan dengan KUHAP, sehingga berpotensi mengganggu perinsip peradilan jujur dan adil. Kedua, Kendala-kendala yang dihadapi dalam penerapan persidangan perkara pidana secara online pada masa pandemi Covid-19 terkait pembuktian secara online dan kendala pemenuhan hak-hak tersangka. Kata kunci : persidangan Online perkara pidana, covid-19.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

Potensi Objek Wisata Bebatu Bais di Desa Setabu Sebatik Barat

2021•Koleksi Perpustakaan

ABSTRAK POTENSI OBJEK WISATA BEBATU BAIS DI DESA SETABU SEBATIK BARAT Asriana Dr. Witri Yuliawati, S.E., M.Si. Sebatik merupakan salah satu daerah yang berada di perbatasan antara Indonesia dengan Malaysia. Daerah ini memiliki objek wisata diantaranya wisata Bebatu Bais di Desa Setabu Sebatik Barat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi objek wisata Bebatu Bais di Desa Setabu Sebatik Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Sumber data yang digunakan adalah informan dan dokumen yang berhubungan dengan penelitian. Penelitian dilakukan di Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan. Analisis data dilakukan dengan metode deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa potensi objek wisata Bebatu Bais di Desa Setabu cukup potensial karena ekosistem mangrove yang kompleks serta adanya berbagai jenis satwa. Potensi daya tarik wisata alam di objek wisata Bebatu Bais di Desa Setabu meliputi: (a) potensi ekosistem mangrove, dimana terdapat beberapa jenis mangrove yaitu Rhizopora sp, Avicennia sp dan Sonneratia sp. Adapun jenis satwanya yaitu primate, burung raja-udang/alcedinidae, tempakul, kepiting, kerrang dan reptil. (b) potensi lingkungan, dimana objek wisata terdapat kegiatan wisata yaitu jungle tracking dan fishing, (c) potensi ekonomi, (d) potensi sosiall budaya, dimana objek wisata terdapat kegiatan sosial budaya yaitu ritual mandi safar, lomba foto/video, dan kegiatan menyambut tahun baru islam.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Potensi Objek Wisata Bebatu Bais di Desa Setabu Sebatik Barat

2021•

ABSTRAK POTENSI OBJEK WISATA BEBATU BAIS DI DESA SETABU SEBATIK BARAT Asriana Dr. Witri Yuliawati, S.E., M.Si. Sebatik merupakan salah satu daerah yang berada di perbatasan antara Indonesia dengan Malaysia. Daerah ini memiliki objek wisata diantaranya wisata Bebatu Bais di Desa Setabu Sebatik Barat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi objek wisata Bebatu Bais di Desa Setabu Sebatik Barat. Metode penelitian yang digunakan adalah menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Sumber data yang digunakan adalah informan dan dokumen yang berhubungan dengan penelitian. Penelitian dilakukan di Pulau Sebatik, Kabupaten Nunukan. Analisis data dilakukan dengan metode deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa potensi objek wisata Bebatu Bais di Desa Setabu cukup potensial karena ekosistem mangrove yang kompleks serta adanya berbagai jenis satwa. Potensi daya tarik wisata alam di objek wisata Bebatu Bais di Desa Setabu meliputi: (a) potensi ekosistem mangrove, dimana terdapat beberapa jenis mangrove yaitu Rhizopora sp, Avicennia sp dan Sonneratia sp. Adapun jenis satwanya yaitu primate, burung raja-udang/alcedinidae, tempakul, kepiting, kerrang dan reptil. (b) potensi lingkungan, dimana objek wisata terdapat kegiatan wisata yaitu jungle tracking dan fishing, (c) potensi ekonomi, (d) potensi sosiall budaya, dimana objek wisata terdapat kegiatan sosial budaya yaitu ritual mandi safar, lomba foto/video, dan kegiatan menyambut tahun baru islam.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail