ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media video animasi berbasis etnopedagogi pada materi kearifan lokal Kota Tarakan sebagai media pembelajaran yang valid, praktis, dan layak digunakan dalam pembelajaran di sekolah dasar. Penelitian pengembangan ini menggunakan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek uji coba terdiri atas 1 orang guru kelas dan 28 peserta didik kelas V-B SDN 006 Tarakan. Instrumen yang digunakan meliputi lembar validasi ahli media, ahli materi, ahli bahasa, serta angket respon guru dan peserta didik. Hasil validasi menunjukkan persentase rata-rata 96% pada aspek materi, 96% pada aspek media, dan 100% pada aspek bahasa, yang ketiganya termasuk kategori sangat valid. Uji coba lapangan menunjukkan respon yang sangat positif dengan perolehan rata-rata tingkat kepraktisan mencapai 95,71%, yang terdiri dari respon guru kelas sebesar 95% dan respon kelompok peserta didik sebesar 96%, sehingga masuk dalam kategori sangat praktis. Respons tersebut mengindikasikan bahwa video animasi ini mudah dipahami, menarik, serta efektif dalam meningkatkan antusiasme belajar peserta didik terhadap identitas budaya lokalnya. Dengan demikian, video animasi berbasis etnopedagogi yang dikembangkan dinyatakan valid, praktis, dan layak digunakan sebagai media pembelajaran, khususnya pada materi kearifan lokal seperti Rumah Baloy Adat Tidung, Tari Jepen, Batik Tarakan, dan Festival Iraw Tengkayu, serta berpotensi mendukung pembelajaran yang lebih interaktif, aktif, dan bermakna.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pengaruh Media Video Animasi Terhadap Pemahaman Perencanaan karir Siswa kelas XI di SMA Negeri 1 Tana Tidung.Rani Mardiana.Nisa Ariantini.2026. pemahaman perencanaan karir adalah kemampuan individu dalam mengenali dan memahami diri sendiri meliputi kelebihan,kekurangan,minat,sikap,dan potensi serta memahami dunia kerja, sehingga mampu menentukan tujuan karir dan merencanakan langkah -langkah yang tepat secara sadar dan terarah untuk mencapai karir yang diinginkan dimasa depan.tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh media video animasi terhadap pemahaman perencanaan karir siswa kelas XI di SMA Negeri 1 Tana Tidung. jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode ekperimen yaitu desain penelitian pre-eksperimental design dengan model one group pretest-posttest design. teknik pengumpulan data dalam penelitian ini berupa angket dan dokumentasi. populasi penelitian ini adalah 71 siswa kelas XI di SMA Negeri 1 Tana Tidung pada pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling dengan jumlah sampel 24 siswa hasil uji hipotesis menggunakan wilcoxon menunjukkan nilai Asymp.sig.(2 -tailed) sebesar 0,000. karna ini lebih kecil dari 0,05, maka Ha diterima dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media video animasi berpengaruh terhadap pemahaman perencanaan karir siswa kelas XI di SMA Negeri 1 Tana Tidung.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•
Penggunaan media dalam proses pembelajaran terus berkembang, akan tetapi data yang menunjukan bahwa media ini berpengaruh terhadap hasil belajar siswa masih belum banyak diteliti. Penelitian ini menyoroti media pembelajaran vidio animasi yang digunakan dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan video animasi terhadap hasil belajar siswa kelas X MA Hurrasul Aqidah Tarakan. Latar belakang penelitian ini didasari oleh rendahnya nilai lintas minat biologi kelas X MA Hurrasul Aqidah Taraka. Jenis penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi eskperimen. Desain penelitian yang digunakan adalah Time Series Design dengan pretest-posttest. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas X MA Hurrasul Aqidah Tarakan. Pengumpulan data literasi sains menggunakan instrumen RPP, LKS, dan tes uraian. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah uji prasyarat dan uji hipotesis. Uji prasyarat penelitian terdiri dari uji normalitas dan uji homogenitas, sedangkan untuk uji hipotesis menggunakan Paired-Sampel T Test. Hasil Paired-Sampel T Test menunjukkan video animasi berpengaruh terhadap hasil belajar siswa Madrasah Aliyah Hurrasul Aqidah Tarakan, dengan nilai Sig. (2-tailed) sebesar Pretest dan Posttest pertama hingga keempat yaitu sebesar 0,000. Dimana hasil uji dependent posttest lebih besar dibandingkan hasil pada pretest sehingga dapat disimpulkan bahwa hasil belajar siswa pun ikut meningkat.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan video animasi materi sistem pernapasan manusia berdasarkan penilaian validator dan respon peserta didik. Jenis penelitian ini adalah Research and Development yang diadaptasi dari model penelitian Borg and Gall (1983). Adapun langkah-langkah yang digunakan pada penelitian ini yaitu penelitian dan pengumpulan data awal, perencanaan, pengembangan produk awal, uji coba produk awal dan revisi produk. Hasil pengembangan video animasi dari ahli media menunjukkan bahwa video layak dan memperoleh persentase sebesar 90%, ahli materi menilai video sangat layak dengan nilai persentase 98% dan penilaian praktisi menunjukkan nilai 100% yang termasuk dalam kriteria sangat layak. Melalui uji coba produk pada 9 peserta didik kelas IX SMP Negeri 4 Tarakan, media video animasi yang dikembangkan mendapatkan respon positif dengan rata-rata tingkat ketertarikan peserta didik mencapai 98% yang menunjukkan bahwa media dinilai sangat menarik. Berdasarkan hasil validasi dan uji coba produk, media video animasi memenuhi kriteria kelayakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Asriana 2024. Pengembangan Media Video Animasi Tentang Pernikahan Dini Bagi Siswa SMA. Pembimbing Utama Ni Made Diah Padmi, M.Pd, Pembimbing Anggota Siti Rahmi, S.Sos.I.,M.Pd Penggunaan media video animasi dalam pembelajaran masih jarang dijumpai. Metode pembelajaran yang konvensional, seperti ceramah dan media leaflet cenderung monoton dan kurang menarik sehingga membuat siswa merasa bosan dan kehilangan minat terhadap proses pembelajaran. Kondisi ini menunjukkan perlunya pendekatan yang lebih inovatif dan menarik dalam pendidikan, khususnya dalam memberikan pemahaman tentang dampak pernikahan dini. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah media pembelajaran yaitu media video animasi tentang pernikahan dini bagi siswa SMA, serta untuk mengetahui tingkat kelayakan media video animasi pernikahan dini sebagai media pembelajaran. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan R & D (Research and Development) yang mengadopsi model Borg and Gall yang memiliki 10 tahapan penelitian, namun pada penelitian ini hanya menggunakan 5 tahapan saja yang terdiri dari potensi dan pengumpulan data, perencanaan, pengembangan bentuk awal produk, uji coba (skala terbatas) dan revisi produk. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa media video animasi pernikahan dini bagi siswa SMA berhasil dikembangkan dengan hasil persentase validasi ahli media 92% dalam kategori “Sangat Layak” dan validasi ahli materi dengan hasil persentase 85% dalam kategori “Sangat Layak”. Sedangkan uji coba kelompok terbatas yang terdiri dari 8 siswa SMA diperoleh sebesar 78% dengan kategori “Baik”. Sehingga dapat disimpulkan bahwa media video animasi pernikahan dini bagi siswa SMA memenuhi kriteria kelayakan untuk digunakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan dan respon peserta didik terhadap media pembelajaran video animasi. Penelitian ini menggunakan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Subjek uji coba dalam penelitian ini yaitu peserta didik kelas VIII-G SMP Negeri 5 Tarakan yang berjumlah 30 siswa. Kelayakan media dinilai berdasarkan hasil rata-rata penilaian ahli materi, ahli media, dan praktisi guru dengan presentase kelayakan sebesar 94% termasuk dalam kategori “Sangat Layak”. Respon peserta didik dalam uji skala besar dengan presentase sebesar 96,25% termasuk dalam kategori “Sangat Menarik”. Berdasarkan hasil tersebut media pembelajaran video animasi materi sistem pencernaan manusia layak untuk digunakan dalam pembelajaran
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•
Penelitian ini bertujuan untuk 1) Menghasilkan media pembelajaran berupa video animasi berbasis adobe animate yang layak dari validitas media, materi, bahasa, dan praktisi 2) Mengetahui respon siswa terhadap media pembelajaran video animasi berbasis adobe animate. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research and Development). Prosedur pengembangan menggunakan model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima tahapan yaitu, Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Penelitian ini dilakukan di kelas IV-C dengan jumlah 28 siswa di SD Negeri 013 Tarakan. Hasil validasi yang diperoleh dari ahli media sebesar 94%, ahli materi 86%, ahli bahasa 77% dan praktisi 82%. Hasil validasi ahli media, ahli materi, ahli bahasa, dan praktisi menunjukkan bahwa media pembelajaran video animasi berbasis adobe animate sangat layak digunakan dalam proses pembelajaran. Hasil respon siswa pada uji coba terbatas sebesar 86% dan uji coba lapangan sebesar 88%. Hasil angket dari respon siswa pada uji coba terbatas dan lapangan menunjukkan bahwa siswa sangat tertarik terhadap media pembelajaran video animasi berbasis adobe animate. Dengan demikian media pembelajaran video animasi berbasis adobe animate layak untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi metamorfosis dan respon menarik dari peserta didik. Saran dari penelitian ini adalah agar guru memanfaatkan media pembelajaran video animasi yang dikembangkan dalam proses pembelajaran di kelas.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini merupakan Penelitian Tindak Kelas (PTK) yaitu penelitian tindakan yang dilakukan di dalam kelas pada saat pembelajaran berlangsung guna memperbaiki dan meningkatkan kualitas pembelajaran siswa yang berfokus pada proses pembelajaran yang terjadi didalam kelas. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 5 Tarakan pada semester ganjil tahun pembelajaran 2022/2023. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa dengan menggunakan metode reorganisasi Barret Taxonomy dan media pembelajaran video animasi di kelas VIII-F SMP Negeri 5 Tarakan. Subjek dari penelitian ini yaitu siswa kelas VIII-F SMP Negeri 5 Tarakan yang berjumlah 30 orang yang terdiri dari 18 siswa laki-laki dan 12 siswa perempuan. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus yang pada setiap siklusnya terdiri dari 4 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Teknik Pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, tes, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu lembar pengamatan aktivitas siswa dan lembar pengamatan penilaian kognitif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan metode reorganisasi Barret Taxonomy dan media pembelajaran video animasi mampu meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa di kelas VIII-F SMP Negeri 5 Tarakan. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil belajar siswa yang diperoleh pada setiap siklus. Pada siklus I, hasil penilaian aktivitas siswa diperoleh ketuntasan 89%, sedangkan pada hasil penilaian aspek kognitif diperoleh ketuntasan 57%. Kemudian, pada siklus II hasil penilaian aktivitas siswa meningkat menjadi 97% dan aspek kognitif meningkat menjadi 90%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan metode reorganisasi Barret Taxonomy dan media pembelajaran video animasi ini mampu meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa di kelas VIII-F SMP Negeri 5 Tarakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PENGEMBANGAN MEDIA AUDIO VISUAL BERBASIS VIDEO ANIMASI PADA PEMBELAJARAN TEMATIK TEMA 4 SUBTEMA 2 KELAS IV DI SDN 008 TARAKAN ABSTRAK Penelitian ini untuk menghasilkan media audio visual berbasis video animasi yang ditinjau dari validitas media, bahasa dan materi serta mengetahui ketertarikan siswa terhadap media pembelajaran video animasi. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R&D). Model pengembangan yang digunakan mengacu pada model pengembangan ADDIE yang terdiri dari lima fase yaitu, Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Hasil validasi yang diperoleh dari ahli media sebesar 88%, ahli bahasa 80%, dan ahli materi 98% menunjukan bahwa media pembelajaran video animasi sangat layak digunakan dalam proses pembelajaran. Uji coba terbatas 99,2% dan uji coba lapangan 97,4% menunjukan bahwa media audio visual berbasis video animasi berada pada kategori menarik. Kata Kunci : Penelitian dan Pengembangan, Audio Visual, Video Animasi
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengenghasilkan media pembelajaran berupa video animasi pada pembelajaran tematik tema pahlawanku yang ditinjau dari validasi ahli materi, ahli media dan ahli praktisi, serta mengetahui respon siswa terhadap media video animasi pada pembelajaran tematik tema pahlawanku. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan atau Research and Develoment (R&D). Prosedur penelitian dan pengembangan menggunakan model Borg and Gall yang terdiri dari 10 tahap yaitu, Potensi Masalah, Pengumpulan Data, Desain Produk, Validasi Desain, Revisi Desain, Uji Coba Produk, Revisi Produk, Uji Coba Pemakaian, Revisi Produk, dan Produksi Masal. Hasil validasi yang diperoleh dari ahli materi sebesar 78% dengan kategori layak, validasi ahli media sebesar 84% dan validasi ahli praktisi sebesar 88% dengan kategori sangat layak. Hasil yang diperoleh dari angket respon siswa uji coba terbatas sebesar 91,6%, dan pada angket respon siswa uji coba lapangan sebesar 91,7% dengan kategori sangat baik. Berdasarkan hasil validasi ahli materi, ahli media, ahli praktisi, angket respon siswa pada uji coba terbatas dan angket uji coba lapangan maka, pengembangan media video animasi pada pembelajaran tematik tema pahlawanku dinyatakan layak dan sangat baik untuk digunakan dalam proses pembelajaran.