Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

7 hasil
Subjek: Postpartum
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Ny.S di Puskesmas Gunung Lingkas Kota Tarakan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

COMPREHENSIVE MIDWIFERY CARE FOR NY.S AT GUNUNG LINGKAS HEALTH CENTER, TARAKAN CITY Abstract Comprehensive midwifery care (Continuity of Care/CoC) is midwifery service that is provided continuously from pregnancy, birth, postpartum, to the newborn. This service aims to monitor the health of mothers and babies, detect risks early, and prevent complications. In this case study, care was carried out at the Gunung Lingkas Community Health Center in the period 09 January-18 February 2026. The visits included two pregnancy visits, one delivery visit, one postpartum visit, and one neonate visit. Care began on 09 February 2026 when the gestational age was 38 weeks 4 days. The examination results showed that the condition of the mother and fetus was normal without complications. The birth took place on February 17 2026 at 39 weeks 5 days of gestation and was assisted according to Normal Childbirth Care (APN) standards. The first stage lasts 1 hour 55 minutes, the second stage lasts 10 minutes, the third stage lasts 10 minutes, the fourth stage is monitored for 2 hours. The baby was born spontaneously, full term, cried immediately, with reddish skin colour and good muscle tone. The placenta was delivered complete, the bleeding was around 100 cc, and no tears were found in the birth canal. Postpartum and newborn visits were carried out on February 18 2026. The results of the examination showed that the mother was in good condition, vital signs were within normal limits, TFU 2 fingers below the center, lochea rubra was normal, and there were no signs of infection. Newborn examination showed a male baby weighing 3,500 grams, body length 49 cm, head circumference 32cm and chest circumference 30 cm. Overall, comprehensive midwifery care for Mrs. S has been implemented well. Pregnancy, childbirth, postpartum and the neonatal period proceed physiologically without complications. Sustainable care is expected to maintain the health of mothers and babies and support early detection if health problems occur. Keywords: Comprehensive Midwifery Care, Continuity Of Care (COC), Pregnancy, Childbirth, Postpartum, Newborn.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH MEDIA VIDEO TERHADAP PENGETAHUAN IBU POSTPARTUM TENTANG PERAWATAN LUKA PERINEUM DI RSU CARSA KOTA TARAKAN

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Infeksi postpartum merupakan salah satu penyebab utama tingginya angka kematian ibu, yang sering kali berawal dari luka perineum akibat kurangnya pengetahuan ibu mengenai perawatan luka tersebut. Ketidaktahuan ini berpotensi menimbulkan infeksi dan komplikasi pascapersalinan. Oleh karena itu, edukasi mengenai cara perawatan luka perineum yang benar sangat penting. Media Video sebagai media edukasi yang efektif diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan ibu tentang perawatan luka perineum pada ibu postpartum Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh media video sebagai sarana edukatif terhadap tingkat pengetahuan ibu postpartum mengenai perawatan luka perineum di Rumah Sakit Umum Carsa Kota Tarakan. Metode penelitian ini adalah pra-eksperimen dengan one group pretest-posttest. Jumlah populasi penelitian ini berjumlah 445 ibu yang memiliki luka perineum pada bulan Januari sampai Maret di Rumah Sakit Umum Carsa Kota Tarakan. Sampel penelitian ini sebanyak 82 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Ranks. Berdasarkan hasil uji statistik diperoleh nilai p = 0.000 (0.05), sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh media video terhadap pengetahuan ibu postpartum. Media video terbukti sebagai sarana yang efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu postpartum terkait perawatan luka perineum. Dengan demikian, media video dapat dimanfaatkan sebagai alternatif penyuluhan oleh tenaga kesehatan di fasilitas layanan kesehatan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Asuhan Kebidanan Komplementer dengan intervensi penerapan Deep Breathing Relaxation Techniques untik menurunkan skala nyeri post partum dengan laserasi perineum

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Nyeri postpartum akibat laserasi perineum merupakan salah satu keluhan utama yang dapat mengganggu kenyamanan fisik dan emosional ibu, serta berdampak pada proses pemulihan dan perawatan bayi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan teknik relaksasi nafas dalam untuk menurunkan skala nyeri post partum dengan laserasi perineum. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan rancangan studi kasus pada dua ibu postpartum dengan laserasi perineum di RSUD Malinau, Kalimantan Utara. Teknik relaksasi nafas dalam dilakukan sesuai prosedur selama masa perawatan. Pengukuran intensitas nyeri dilakukan dengan skala Numerik Rating Scale (NRS) sebelum dan sesudah intervensi. Hasil menunjukkan adanya penurunan skala nyeri dari angka 7 (nyeri berat) menjadi angka 4 (nyeri sedang), menunjukkan efektivitas intervensi tersebut. Teknik relaksasi napas dalam terbukti aman, mudah dilakukan, dan mampu meningkatkan kenyamanan ibu postpartum secara fisik dan psikologis. Intervensi ini direkomendasikan sebagai bagian dari asuhan kebidanan komplementer dalam pelayanan nifas.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Hubungan paritas ibu dan jarak kehamilan dengan kejadian perdarahan postpartum di Rumah Sakit Umum Kota Tarakan

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kematian ibu masih dinilai cukup tinggi, salah satu penyebab utama adalah perdarahan postpartum. Faktor yang mempengaruhi kejadian perdarahan postpartum salah satunya adalah paritas dan jarak kehamilan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan paritas dan jarak kehamilan dengan kejadian perdarahan postpartum di Rumah Sakit Umum Kota Tarakan. Jenis penelitian adalah kuantitatif dengan metode penelitian cross sectional. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah retrospektif. Populasi penelitian ini sejumlah 92 Ibu Bersalin di Rumah Sakit Umum Kota Tarakan dengan sampel 92 responden. Metode pengumpulan data menggunakan data sekunder dari rekam medis dan cheklist. Analisis data menggunakan chi square. Dari hasil chi square menunjukkan adanya hubungan antara paritas dan jarak kelahiran dengan kejadian perdarahan postpartum. Hasil analisis chi square, nilai P.value 0,00 dan 0,03 ( 0,05), maka Ho ditolak, Ha diterima. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada pengaruh yang signifikan antara paritas dan jarak kehamilan dengan kejadian perdarahan postpartum. Kata kunci : Paritas, Jarak Kehamilan, Perdarahan Postpartum

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. K DI PUSKESMAS JUATA

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA Ny. K DI PUSKESMAS JUATA Abstrak Pelayanan kesehatan maternal dan neonatal yang berkualitas dibutuhkan tenaga kesehatan terampil yang didukung tersedianya sarana dan prasarana yang memadai. Sebagai seorang bidan diharapkan dapat memberikan Asuhan Kebidanan Komprehensif dan berkesinambungan dimulai dari kehamilan, persalinan, nifas dan perawatan bayi baru lahir. Kesehatan dan kelangsungan hidup ibu dan bayi sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor pelayanan kebidanan, antara lain asuhan kebidanan yang diberikan oleh tenaga bidan. Pengkajian dilakukan terhadap Ny. K G3P2A0 yaitu melakukan kunjungan Antenatal Care sebanyak 2 kali pada usia kehamilan 36 minggu dan pada usia kehamilam 37 minggu. Asuhan yang dilakukan pada persalinan yaitu tepat pada tanggal 26 April 2021, ada usia kehamilan 38 minggu 5 hari. Asuhan nifas dilakukan 1 kali kunjungan pada tanggal 26 April 2021 dan tidak teridentifikasi adanya masalah. Asuhan bayi baru lahir dilakukan 1 kali kunjungan dan tanpa ada identifikasi masalah apapun pada tanggal 26 April 2021. Pada pelaksanaan asuhan kebidanan komprehensif tidak didapatkan masalah pada kehamilan dan persalinan. Pada kunjungan nifas dan kunjungan bayi tidak ditemukan adanya masalah, ibu dan bayi dalam keadaan baik, asuhan yang diberikan sesuai standar yang telah ditetapkan. Asuhan kebidanan telah diokumentasikan kedalam bentuk SOAP. A COMPREHENSIVE MIDWIFERY CARE FOR MRS. K AT JUATA PUBLIC HEALTH CENTER Abstract A good quality of maternal and neonatal health service requires competent health workers who are supported by the availability of adequate facilities and infrastructure. A midwife is expected to be able to provide comprehensive and continuous midwifery care starting from pregnancy, childbirth, postpartum and newborn care. The health and viability of mothers and babies are strongly influenced by various factors in midwifery services, including midwifery care provided by midwives. The study was conducted on Mrs. K G3P2A0, that was to conduct Antenatal Care visits 2 times at 36 weeks of pregnancy and at 37 weeks of pregnancy. The care carried out in childbirth was on April 26, 2021, which was in the pregnancy age of 38 weeks 5 days. The postpartum care was carried out 1 time on April 26 2021 and no problems were identified. The newborn care was carried out 1 time visit and without any identification of problems on April 26, 2021. In the implementation of comprehensive midwifery care, there were no problems in pregnancy and childbirth. At the postpartum and the baby's visit there were no problems, the mother and baby were in good condition, the care provided was in accordance with the established standard. The midwifery care has been documented in the form of SOAP.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ASUHAN KEBUDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. M DI PUSKESMAS GUNUNG LINGKAS

2021•

Quality maternal and neonatal health services require skilled health workers who are supported by the availability of adequate facilities and infrastructure. As a midwife, she is expected to be able to provide comprehensive and continuous midwifery care starting from pregnancy, childbirth, postpartum, and newborn care. The health and survival of mothers and babies are strongly influenced by various factors in midwifery services, including midwifery care provided by midwives. The study was conducted on Mrs. M G2P1A0 is to do Antenatal Care visits 2 times at 34-35 weeks gestation and 35-36 gestational age. The care provided in pregnancy is precisely on 21 04 2021, at 09.30 WITA. 37-38 weeks gestation. Stage 1 lasts for 5 minutes, Stage II lasts 20 minutes, Stage III lasts for 10 minutes, and Stage IV lasts for 2 hours. Mrs. M takes place normally starting from a 6 hour visit starting on April 22, 2021 until 6 weeks. Vital signs, process of involution, height of uterine fundus, uterine contractions, lactation process, and discharge of lochia, during the puerperium are physiological. Observations on newborns were carried out for 4 times. Newborn visits are carried out from 3 hours after birth up to 6 weeks. A newborn with a weight of 2800 grams was born normal, spontaneous, no complications were found, there were no congenital abnormalities, the baby also had an IMD. Comprehensive care can take place well if there is collaboration between the midwife and the client, the midwife with other health workers and the midwife with the Health Office/Government. It is hoped that with comprehensive midwifery care, problems from pregnancy, childbirth, postpartum and newborn can be identified, diagnosed and treated so that problems that occur are immediately addressed. The care provided goes well, it is hoped that midwives with health workers will improve service facilities to increase patient knowledge of the importance of pregnancy, childbirth, postpartum and newborn examinations and institutions to improve the quality of education so that they can produce quality midwives.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. H DI PUSKESMAS SEBENGKOK KOTA TARAKAN

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ASUHAN KEBIDANAN KOMPREHENSIF PADA NY. H DI PUSKESMAS SEBENGKOK KOTA TARAKAN Abstrak Asuhan kebidanan komprehensif merupakan salah satu upaya dalam menurunkan angka kematian ibu serta bayi di dalam suatu wilayah dengan pemberian asuhan secara berkelanjutan dari masa kehamilan, persalinan, bayi baru lahir, dan masa nifas. Tujuan dari laporan ini ialah melakukan asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. H dari masa kehamilan, bersalin, bayi baru lahir, serta nifas sesuai standar yang ditetapkan dengan pendokumentasian menggunakan metode SOAP. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah wawancara dan pengkajian langsung kepada pasien, serta metode ceramah dalam memberikan komunikasi, informasi, dan edukasi. Pengkajian dilakukan terhadap Ny. H G5P4A0 yaitu melakukan kunjungan Antenatal Care sebanyak 2 kali pada usia kehamilan 36 minggu dan pada usia kehamilam 38 minggu 1 hari. Asuhan yang dilakukan pada persalinan yaitu tepat pada tanggal 11 April 2021, pukul 20.00 WITA. Umur kehamilan 40 minggu 4 hari. Kala 1 berlangsung selama 7 jam 30 menit, kala II berlangsung 10 menit, Kala III berlangsung selama 14 menit, dan kala IV berlangsung selama 2 jam. Masa nifas Ny. H berjalan dengan normal pada kunjungan 1 hari pada tanggal 12 April 2021. Tanda-tanda vital, proses involusi, tinggi fundus uteri, kontraksi uterus, proses laktasi, dan pengeluaran lochea, pada masa nifas berjalan secara fisiologis. Observasi pada bayi baru lahir yang dilakukan adalah 2 jam setelah bayi lahir. Bayi lahir dengan panjang badan 50 cm, berat badan 3.100 gram normal, spontan, tidak ditemukan komplikasi, tidak ada kelainan kongenital, bayi juga melakukan IMD. Dari uraian diatas, didapatkan hasil ibu dan bayi dalam keadaan normal dan tidak terjadi kesenjangan antara teori dan praktik. Asuhan kebidanan secara komprehensif yang diberikan oleh bidan menjadi salah satu cara untuk mendeteksi dini resiko serta komplikasi yang mungkin terjadi sehingga dapat dihindari. COMPREHENSIVE MIDWIFE CARE IN Mrs. H IN SEBENGKOK PUBLIC HEALTH CENTER IN TARAKAN CITY Abstract Comprehensive midwifery care is one of the efforts to reduce maternal and infant mortality in an area by providing continuous care from pregnancy, childbirth, new-borns, and the puerperium. The purpose of this report is to provide comprehensive midwifery care for Mrs H from the period of pregnancy, childbirth, new-born, and postpartum according to the standards set by documentation using the SOAP method. The methods used in data collection are interviews and direct assessment of patients, as well as the lecture method in providing communication, information, and education. The study was conducted on Mrs H G5P4A0 which is to conduct Antenatal Care visits 2 times at 36 weeks of gestation and at 38 weeks of 1 day of gestation. The care carried out in childbirth is on April 11, 2021, at 20.00 WITA. 40 weeks 4 days of gestation. Stage 1 lasts 7 hours 30 minutes, Stage II lasts 10 minutes, Stage III lasts 14 minutes, and Stage IV lasts 2 hours. Mrs H walked normally on a 1-day visit on April 12, 2021. Vital signs, involution process, uterine fundal height, uterine contractions, lactation process, and discharge of lochia, during the puerperium were physiological. Observations on new-borns were carried out 2 hours after the baby was born. The baby was born with a body length of 50 cm, normal weight 3.100 grams, spontaneous, no complications were found, no congenital abnormalities, the baby also had an IMD. From the description above, the results of the mother and baby are normal and there is no gap between theory and practice. Comprehensive midwifery care provided by midwives is one way to detect early risks and complications that may occur so that they can be avoided.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail