Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

4 hasil
Penulis: HASTIANI
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

Asuhan Kebidanan Komplementer dengan intervensi penerapan Deep Breathing Relaxation Techniques untik menurunkan skala nyeri post partum dengan laserasi perineum

2025•

ABSTRAK Nyeri postpartum akibat laserasi perineum merupakan salah satu keluhan utama yang dapat mengganggu kenyamanan fisik dan emosional ibu, serta berdampak pada proses pemulihan dan perawatan bayi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan teknik relaksasi nafas dalam untuk menurunkan skala nyeri post partum dengan laserasi perineum. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan rancangan studi kasus pada dua ibu postpartum dengan laserasi perineum di RSUD Malinau, Kalimantan Utara. Teknik relaksasi nafas dalam dilakukan sesuai prosedur selama masa perawatan. Pengukuran intensitas nyeri dilakukan dengan skala Numerik Rating Scale (NRS) sebelum dan sesudah intervensi. Hasil menunjukkan adanya penurunan skala nyeri dari angka 7 (nyeri berat) menjadi angka 4 (nyeri sedang), menunjukkan efektivitas intervensi tersebut. Teknik relaksasi napas dalam terbukti aman, mudah dilakukan, dan mampu meningkatkan kenyamanan ibu postpartum secara fisik dan psikologis. Intervensi ini direkomendasikan sebagai bagian dari asuhan kebidanan komplementer dalam pelayanan nifas.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Asuhan Kebidanan Komplementer dengan intervensi penerapan Deep Breathing Relaxation Techniques untik menurunkan skala nyeri post partum dengan laserasi perineum

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Nyeri postpartum akibat laserasi perineum merupakan salah satu keluhan utama yang dapat mengganggu kenyamanan fisik dan emosional ibu, serta berdampak pada proses pemulihan dan perawatan bayi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan teknik relaksasi nafas dalam untuk menurunkan skala nyeri post partum dengan laserasi perineum. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan rancangan studi kasus pada dua ibu postpartum dengan laserasi perineum di RSUD Malinau, Kalimantan Utara. Teknik relaksasi nafas dalam dilakukan sesuai prosedur selama masa perawatan. Pengukuran intensitas nyeri dilakukan dengan skala Numerik Rating Scale (NRS) sebelum dan sesudah intervensi. Hasil menunjukkan adanya penurunan skala nyeri dari angka 7 (nyeri berat) menjadi angka 4 (nyeri sedang), menunjukkan efektivitas intervensi tersebut. Teknik relaksasi napas dalam terbukti aman, mudah dilakukan, dan mampu meningkatkan kenyamanan ibu postpartum secara fisik dan psikologis. Intervensi ini direkomendasikan sebagai bagian dari asuhan kebidanan komplementer dalam pelayanan nifas.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
BookOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN EDUKASI DENGAN TINDAKAN MOBILISASI DINI PADA PASIEN POST SECTION CEASARIA DI RSUD KABUPATEN MALINAU

2024•Koleksi Perpustakaan

Mobilisasi dini adalalah upaya untuk mempertahankan kemandirian sedini mungkin dengan membimbing pasien untuk mempertahankan fungsi fisiologis. Mobilisasi dini pada pasien paska operasi sesar sangat penting dilakukan untuk mempercepat proses pemulihan ibu setelah operasi sesar. Salah satu cara untuk meningkatkan tindakan mobilisasi dini adalah dengan pemberian informasi edukasi sesuai dengan SOP mobilisasi dini yang ada di RSUD Kabupaten Malinau. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan edukasi dengan tindakan mobilisasi dini pada pasien paska operasi sesar di RSUD Kabupaten Malinau. Jenis penelitian deskriptif korelasi dengan pendekatan quasy eksperimental one group pre-post intervention without control. Pengumpulan data dengan lembar observasi untuk menilai tindakan mobilisasi dini sebelum dan sesudah diberi edukasi mobilisasi dini post section ceasaria. Populasi dalam penelitian adalah seluruh ibu paska operasi sesar dalam tiga bulan terakhir yaitu Januari-Maret 2024 yang berjumlah 125 orang. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 61 orang. Analisa Bivariat dalam penelitian ini menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukan data berdistribusi tidak normal dengan p value 0,0000,05. Rata-rata tindakan mobilisasi sebelum diberikan edukasi 4,62 dan setelah diberikan edukasi 9.61. Ada hubungan pemberian edukasi dengan peningkatan mobilisasi dini pada pasien paska opersi sesar. Bagi Rumah sakit diharapkan bisa mengembangkan media edukasi yang inovatif seperti membuat video mobilisasi dini atau booklet yang mudah dipahami oleh pasien.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN EDUKASI DENGAN TINDAKAN MOBILISASI DINI PADA PASIEN POST SECTION CEASARIA DI RSUD KABUPATEN MALINAU

2024•

Mobilisasi dini adalalah upaya untuk mempertahankan kemandirian sedini mungkin dengan membimbing pasien untuk mempertahankan fungsi fisiologis. Mobilisasi dini pada pasien paska operasi sesar sangat penting dilakukan untuk mempercepat proses pemulihan ibu setelah operasi sesar. Salah satu cara untuk meningkatkan tindakan mobilisasi dini adalah dengan pemberian informasi edukasi sesuai dengan SOP mobilisasi dini yang ada di RSUD Kabupaten Malinau. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan edukasi dengan tindakan mobilisasi dini pada pasien paska operasi sesar di RSUD Kabupaten Malinau. Jenis penelitian deskriptif korelasi dengan pendekatan quasy eksperimental one group pre-post intervention without control. Pengumpulan data dengan lembar observasi untuk menilai tindakan mobilisasi dini sebelum dan sesudah diberi edukasi mobilisasi dini post section ceasaria. Populasi dalam penelitian adalah seluruh ibu paska operasi sesar dalam tiga bulan terakhir yaitu Januari-Maret 2024 yang berjumlah 125 orang. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 61 orang. Analisa Bivariat dalam penelitian ini menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukan data berdistribusi tidak normal dengan p value 0,0000,05. Rata-rata tindakan mobilisasi sebelum diberikan edukasi 4,62 dan setelah diberikan edukasi 9.61. Ada hubungan pemberian edukasi dengan peningkatan mobilisasi dini pada pasien paska opersi sesar. Bagi Rumah sakit diharapkan bisa mengembangkan media edukasi yang inovatif seperti membuat video mobilisasi dini atau booklet yang mudah dipahami oleh pasien.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail