Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Ny. R Di Puskesmas Gunung Lingkas
Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Ny. R Di Puskesmas Gunung Lingkas
Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.
Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Ny. R Di Puskesmas Gunung Lingkas
Pelayanan kebidanan komprehensif atau Continuity of Care (CoC) memberikan asuhan berkesinambungan mulai dari kehamilan, persalinan, nifas, hingga perawatan bayi baru lahir untuk memantau kesehatan serta mendeteksi dini komplikasi. Asuhan pada Ny. R ini dilaksanakan sejak 5 Mei hingga 26 Mei 2026 di Wilayah Kerja Puskesmas Pantai Amal, Tarakan, melalui serangkaian kunjungan rumah dan layanan faskes. Pada 5 Mei 2026, asuhan ANC Trimester III (UK 38 minggu 2 hari) menunjukkan kondisi ibu normal. Proses persalinan berlangsung di rumah Ny. R sesuai standar 60 langkah Asuhan Persalinan Normal (APN). Kala I berlangsung 5 jam 30 menit dan Kala II selama 20 menit. Bayi lahir bugar, berjenis kelamin perempuan (BB 2.700 gram, PB 48 cm, LK 31 cm, LD 32 cm, LP 30 cm). Kala III berlangsung 5 menit hingga plasenta lahir lengkap, diikuti Kala IV selama 2 jam tanpa laserasi perineum dan perdarahan ±100 cc. Telah dilakukan asuhan komprehensif pada Ny. R selama masa kehamilan, persalinan, nifas, dan bayi baru lahir dengan didapatkan bahwa ketidak sesuaian teori dan praktek yaitu Ny. R tidak melahirkan di layanan kesehatan namun hal itu Asuhan kebidanan yang berkelanjutan jika diberikan secara aktif dapat meningkatkan kesehatan ibu dan anak.
Tingginya Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Neonatal (AKN) di Indonesia, khususnya Kalimantan Utara dan Kota Tarakan, menunjukkan urgensi peningkatan upaya kesehatan yang tidak hanya kuratif tetapi juga promotif dan preventif. Berlatar belakang tantangan ini, dilakukan asuhan kebidanan komprehensif kepada Ny. D di Puskesmas Karang Rejo Kota Tarakan. Bertujuan mengidentifikasi, mencegah risiko, serta memberikan edukasi kesehatan yang berkelanjutan dari masa kehamilan, persalinan, nifas, hingga bayi baru lahir, sejalan dengan landasan teori dan standar asuhan kebidanan yang berlaku. Pengkajian pada Ny. D G4P3A0, dimulai pada usia kehamilan 35 minggu 4 hari, dilakukannya pemeriksaan kehamilan dengan total lima kali, satu kali pada trimester I, dua kali pada trimester II, dan tiga kai pada trimester III. menunjukkan kondisi kehamilan fisiologis, namun teridentifikasi adanya keluhan nyeri pinggang atas dan bawah yang memerlukan asuhan kebidanan yang berkesinambungan. Seluruh tahapan asuhan antenatal telah dilakukan sesuai standar 10T. Proses persalinan Ny. D berlangsung fisiologis pada 29 Maret 2026. Kemajuan persalinan kala I berjalan optimal dengan durasi singkat sekitar 45 menit, diikuti kelahiran bayi perempuan spontan dalam 10 menit di kala II dengan kondisi baik. Kala III dan IV juga berlangsung lancar tanpa komplikasi serius. Asuhan masa nifas 6 jam postpartum serta asuhan pada bayi baru lahir 6 jam menunjukkan kondisi ibu dan bayi dalam batas normal, dengan adaptasi yang baik tanpa keluhan. Pembahasan dalam laporan ini mengidentifikasi kesenjangan antara asuhan dilapangan dengan standar teori yang berlaku. Asuhan persalinan, nifas, dan bayi baru lahir secara keseluruhan telah terlaksana sesuai standar asuhan kebidanan, tanpa ditemukan masalah atau komplikasi yang mengindikasikan faktor risiko. Asuhan kebidanan komprehensif yang diberikan telah efektif dalam mendukung proses fisiologis Ny. D dan bayinya. Saran yang diberikan mencakup pentingnya Komunikasi, Informasi dan edukasi berkelanjutan bagi klien demi tercapainya kesehatan ibu dan anak yang optimal.
Asuhan kebidanan komprehensif atau Continuity of Care yang dilakukan penulis dimulai pada kehamilan trimester III, persalinan, nifas, dan bayi baru lahir secara berkelanjutan dengan menggunakan standar asuhan kebidanan. Asuhan yang diberikan mulai dari tanggal 25 April 2026 – 12 Mei 2026. Kunjungan asuhan kebidanan dilakukan di puskesmas Pantai Amal Kota Tarakan. Kunjungan hamil dilakukan sebanyak satu kali, kunjungan bersalin satu kali, kunjungan nifas dan bayi baru lahir satu kali. Sehengga penulis melakukan kunjungan komprehensif sebanyak empat kali. Asuhan kebidanan menyeluruh pertama kali dilaksanakan pada kunjungan kehamilan trimester III tanggal 25 April 2026, dengan usia kehamilan 38 minggu 3 hari, setelah dilakukan pengkajian pada kehamilan yang berada dalam kondisi normal tanpa ditemukan komplikasi. Persalinan ditangani pada 5 Mei 2026 dengan usia kehamilan 39 minggu 6 hari di Praktik Mandiri Bidan (PMB). Penanganan mengikuti standar 60 langkah Asuhan Persalinan Normal (APN), kala I memakan waktu 7 jam 40 menit, kala II 15 menit, dengan penilaian singkat menunjukkan bayi lahir cukup bulan, segera menangis, kulit kemerahan, serta tonus otot baik. kala III berlangsung 5 menit setelah bayi lahir setelah dipastikan tidak ada bayi kedua, lalu pemberian oksitosin secara intramuskular bagian paha lateral kanan, plasenta lahir lengkap. Pada kala IV, asuhan kebidanan berlangsung selama 2 jam dengan pemantauan tandatanda vital (TTV) ibu, yang berada dalam batas normal, perdarahan sekitar 100 cc, tanpa laserasi. Kunjungan nifas dan pemeriksaan bayi baru lahir dilakukan pada 12 Mei 2026 hasil pemeriksaan fisik dan TTV ibu serta perdarahan nifas berada dalam batas normal, tinggi fundus uteri (TFU) ½ simpisis, terdapat keluarnya lochea serosa tanpa tanda infeksi. Asuhan terhadap bayi meliputi pengukuran antropometri, menghasilkan data pada bayi jenis kelamin lakilaki dengan berat 2.460 gram, panjang 48 cm, lingkar kepala 31 cm, dan lingkar dada 32 cm, tidak terdapat kelainan kongenital. Telah dilakukan asuhan komprehensif pada Ny. K selama masa kehamilan, persalinan, nifas, dan bayi baru lahir dengan didapatkan bahwa tidak terdapat penyulit dan berlangsung fisiologis. Asuhan kebidanan yang berkelanjutan jika diberikan secara aktif dapat meningkatkan kesehatan ibu dan anak.
ABSTRAK Pelayanan kebidanan komprehensif (Continuity of Care) bertujuan memberikan asuhan menyeluruh sejak kehamilan trimester III, persalinan, hingga masa nifas dan bayi baru lahir untuk memastikan deteksi dini serta penanganan yang tepat sesuai standar. Selama periode 8–30 Maret 2026, penulis melaksanakan empat kunjungan asuhan berkelanjutan pada Ny. K di Puskesmas Karang Rejo, Kota Tarakan, yang meliputi satu kali kunjungan kehamilan, satu kali kunjungan bersalin, serta satu kali kunjungan nifas dan bayi baru lahir Asuhan kebidanan komprehensif pertama kali dilakukan pada saat kunjungan kehamilan di trimester III pada tanggal 08 Maret 2026 dengan usia kehamilan 37 minggu 4 hari, didapatkan setelah pengkajian dilakukan dari kunjungan masa kehamilan dalam kondisi normal dan tidak ditemukan adanya komplikasi apapun. Asuhan persalinan diberikan pada tanggal 30 Maret 2026 pada dengan usia kehmilan 39 minggu 5 hari. Asuhan yang diberikan sesuai dengan standar 60 langkah Asuhan Persalinan Normal (APN), didapatkan kala I berlangsung 2 jam 45 menit, dan kala II berlangsung 17 menit, dilakukan penilaian sepintas, bayi lahir cukup bulan, segera menangis, warna kulit kemerahan, dan tonus otot baik. Kala III berlangsung 5 menit setelah oksitosin disuntikan, plasenta lahir lengkap dan tidak ada kelainan dan robekan. Asuhan kebidanan pada kala IV dilakukan selama 2 jam dengan memantau Tanda-Tanda Vital (TTV) ibu, dan didapatkan hasil dalam batas normal, perdarahan kurang lebih 150 cc, terdapat leserasi derajat 1. Kunjungan nifas dan bayi baru lahir dilakukan pada tanggal 30 Maret 2026, dengan hasil pemeriksaan fisik dan TTV ibu dan perdarahan masa nifas dalam batas normal, Tinggi Fundus Uteri (TFU) 2 jari dibawah pusat, terdapat pengeluaran lochea serosa dan tidak ada tanda-tanda infeksi. Asuhan yang dilakukan pada bayi baru lahir berupa pengukuran antropometri. Didapatkan hasil bayi berjenis kelamin perempuan, berat badan 3.000 gram, panjang badan 49 cm, lingkar kepala 34 cm, dan lingkar dada 32 cm. Telah dilakukan asuhan komprehensif pada Ny. K selama masa kehamilan, persalinan, nifas, dan bayi baru lahir dengan didapatkan bahwa tidak terdapat penyulit dan berlangsung fisiologis. Asuhan kebidanan yang berkelanjutan jika diberikan secara aktif dapat meningkatkan kesehatan ibu dan anak.
Asuhan Kebidanan Komprehensif merupakan pelayanan kebidanan yang diberikan secara berkesinambungan mulai dari masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir hingga keluarga berencana guna untuk meningkatkan derajat kesehatan ibu dan bayi serta mendeteksi dini adanya faktor risiko maupun komplikasi yang dapat menyebabkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). Tingginya kasus perdarahan, hipertensi dalam kehamilan, infeksi, prematuritas dan Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) menunjukkan pentingnya pelayanan Continuity Of Care untuk diterapkan dalam praktik kebidanan. Berlatar belakang tantangan ini, dilakukan Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Ny. C di Puskesmas Karang Rejo sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan ibu dan anak. Asuhan kebidanan komprehensif dimulai pada tanggal 07 Maret 2026 di Puskesmas Karang Rejo melalui dua kali kunjungan antenatal sesuai standar 10 T. Kehamilan berjalan fisiologis dengan keluhan nyeri punggung bawah dan memerlukan asuhan kebidanan berkesinambungan. Persalinan berlangsung pada tanggal 1 April 2026 dengan usia kehamilan 38 minggu 6 hari. Asuhan dilakukan sesuai prosedur 60 langkah Asuhan Persalinan Normal (APN). Kala I berlangsung selama 2 jam 13 menit diikuti kelahiran bayi spontan selama 10 menit. Total durasi persalinan kurang dari 3 jam ini mengindikasikan partus presipitatus. Kala III berlangsung selama 5 menit setelah penyuntikan oksitosin, dengan plasenta lahir lengkap tanpa kelainan atau robekan. Kala IV dilakukan selama 2 jam, tanda vital ibu berada dalam batas normal. Asuhan masa nifas dan neonatus dilakukan pada 12 jam dan 7 hari postpartum yang menunjukkan kondisi ibu normal tanpa komplikasi perdarahan. Bayi berjenis kelamin laki-laki dengan berat badan lahir 2.700 gram dan panjang badan 49 cm serta mampu beradaptasi dengan baik. Keseluruhan asuhan pada Ny. C mulai dari kehamilan hingga masa nifas dan perawatan bayi baru lahir secara keseluruhan telah terlaksana sesuai standar asuhan kebidanan. Pelaksanaan asuhan kebidanan komprehensif secara berkesinambungan dapat membantu meningkatkan derajat kesehatan ibu dan bayi, mendeteksi masalah secara dini, serta memberikan pelayanan yang optimal sesuai kebutuhan klien.
Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Ny.M di Puskesmas Mamburungan Kota Tarakan yang dilaksanakan secara berkesinambungan mulai dari masa kehamilan, persalinan, nifas, hingga bayi baru lahir dengen pendekatan Continuity of Care. Tujuan pelaksanaan asuhan in adalah memberikan pelayanan kebidanan yang menyeluruh, memantau kondisi ibu dan bayi secara berkelanjutan, serta mendeteksi dini adanya komplikasi untuk meningkatkan derajat kesehatan ibu dan bayi. Asuhan kehamilan dilakukan pada tanggal 12 Februari 2026 saat usia kehamilan 35 minggu 6 hari. Hasil pemeriksaan menunjukan kondisi ibu dan janin dalam keadaaan baik tanpa adanya komplikasi. Pelayanan antenatal diberikan sesuai standar pelayanan 10 T, meliputi pemeriksaan fisik, pemantau pertumbuhan janin, penberian edukasi, serta konseling kesehatan dan seluruh asuhan kehamilan di dokumentasikan menggunakan SOAP. Asuhan persalinan berlangsung pada tanggal 8 Maret 2026 pada usia kehamilan 39 minggu 2 hari. Persalinan berlangsung normal dan mengikuti 60 langkah Asuhan Persalinan Normal (APN). Selama kala I, kala II, kala III, dan kala IV tidak ditemukan penuyulit maupun komplikasi. Ibu mampu menjalani proses persalinan dengan baik dan bayi lahir dalam keadaan sehat, Seluruh tindakan dan hasil observasi telah didokumetasikan dengan metode SOAP. Asuhan nifas dilakukan pada tanggal 9 Maret 2026 dengan kunjungan 6 jam postpartum. Hasil pemantauan menunjukan kondisi ibu baik, tanda-tanda vital dalam batas normal, kontraksi uterus baik, serta tidak ditemukan keluhan maupun komplikasi selama masa nifas, edukasi mengenai perawatan diri, nutrisi, istirahat, dan pemberian ASI pada ibu. Asuhan bayi baru lahir dilakukan pada usia 6 jam setelah kelahiran. Bayi lahir spontan, menangis kuat, bergerak aktif, berjenis kelamin laki-laki dengan berat badan 2800 gram, panjang badan 48 cm, lingkar kepala 31 cm, dan lingkar dada 30 cm. Bayi mampu menyusu dengan baik dan tidak ditemukan kelainan maupun masalah kesehatan selama pemantauan. Seluruh asuhan bayi baru lahir juga di dokumentasikan menggunakan metode SOAP. Berdasarkan hasil asuhan kebidanan komprehensif yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa seluruh proses pelayanan mulai dari kehamilan, persalinan, nifas hingga bayi baru lahir berlangsung normal tanpa komplikasi. Pelaksanaan asuhan yang berkesinambungan memberikan manfaat dan pemantauan kesehatan ibu dan bayi serta mendukung tercapai nya pelayanan kebidanan yang optimal
Pelayanan Kebidanan Komprehensif merupakan pelayanan asuhan kebidanan yang dilaksanakan secara menyeluruh mulai dari kehamilan, persalinan, nifas hingga bayi baru lahir. Tujuan dari pelayanan kebidanan ini adalah untuk dapat mendeteksi apa yang terjadi pada seorang wanita mulai dari masa kehamilan, persalinan, lahirnya bayi hingga masa nifas serta melatih cara melakukan pengkajian, memberikan diagnosis yang akurat, mengantisipasi masalah yang mungkin timbul, menentukan tindakan segera, merencanakan dan bertindak sesuai kebutuhan ibu serta mampu mengevaluasi tindakan yang dilakukan. Asuhan kebidanan komprehensif atau Continuity of Care yang dilakukan penulis dimulai pada kehamilan trimester III, persalinan, nifas, dan bayi baru lahir secara berkelanjutan dengan menggunakan standar asuhan kebidanan. Asuhan diberikan mulai tanggal 06 April 2026. Kunjungan asuhan kebidanan dilakukan di Puskesmas Sebengkok. Kunjungan hamil dilakukan sebanyak satu kali, kunjungan bersalin satu kali, kunjungan nifas dan bayi baru lahir satu kali. Sehingga penulis melakukan kunjungan komprehensif sebanyak empat kali. Asuhan kebidanan komprehensif pertama kali dilakukan pada saat kunjungan kehamilan di trimester III pada tanggal 09 April 2026 dengan usia kehamilan ibu 33 minggu 5 hari, didapatkan setelah pengkajian dilakukan dari kunjungan masa kehamilan dalam kondisi normal dan tidak ditemukan adanya komplikasi apapun. Asuhan persalinan diberikan pada tanggal 6 Mei 2026 pada usia kehamilan ibu 37 minggu 4 hari. Asuhan yang diberikan sesuai dengan standar 60 langkah Asuhan Persalinan Normal (APN), didapatkan kala I berlangsung selama 8 jam 40 menit, dan kala II berlangsung selama 20 menit, dilakukan penilaian sepintas, bayi lahir cukup bulan, segera menangis, warna kulit kemerahan, dan tonus otot baik. Kala III berlangsung selama 7 menit setelah oksitosin disuntikan, plasenta lahir lengkap dan tidak ada kelainan dan robekan. Asuhan kebidanan pada kala IV dilakukan selama 2 jam dengan memantau Tanda-Tanda Vital (TTV) ibu, dan didapatkan hasil dalam batas normal, perdarahan kurang lebih 150 cc, terdapat laserasi perineum derajat 2 dan telah dilakukan penjahitan sebanyak 2 jahitan dengan anastesi. Kunjungan nifas dan bayi baru lahir dilakukan pada tanggal 07 Mei 2026, dengan hasil pemeriksaan fisik dan TTV ibu dan perdarahan masa nifas dalam batas normal, Tinggi Fundus Uteri (TFU) 2 jari dibawah pusat, terdapat pengeluaran lochea rubra dan bekas jahitan perineum masih basah dan tidak ada tanda-tanda infeksi. Asuhan yang dilakukan pada bayi baru lahir berupa pengukuran antropometri. Didapatkan hasil bayi berjenis kelamin perempuan, berat badan 3,6400 gr, panjang badan 52 cm, lingkar kepala 35 cm, dan lingkar dada 34 cm. Telah dilakukan asuhan komprehensif pada Ny. R selama masa kehamilan, persalinan, nifas, dan bayi baru lahir dengan didapatkan bahwa tifak terdapat penyulit dan berlangsung fisiologis. Asuhan kebidanan yaang berkelanjutan jika diberikan secara aktif dapat meningkatkan kesehatan ibu dan anak.
Asuhan Kebidanan Komprehensif atau Continuity of Care (CoC) merupakan pelayanan kebidanan yang diberikan secara berkesinambungan mulai dari masa kehamilan, persalinan, nifas, hingga bayi baru lahir. Tujuan pemberian asuhan komprehensif pada Ny. R adalah memberikan pelayanan yang menyeluruh dan berkelanjutan selama masa kehamilan sampai perawatan bayi baru lahir. Kegiatan ini dilaksanakan di Puskesmas Pantai Amal pada tanggal 27 Januari-01 Maret 2026 yang meliputi dua kali kunjungan kehamilan, satu kali asuhan persalinan, satu kali kunjungan nifas, dan satu kali kunjungan bayi baru lahir. Metode yang digunakan adalah wawancara, pemeriksaan langsung, dan konseling. Hasil asuhan menunjukkan bahwa pada kunjungan kehamilan trimester III, Ny. R usia kehamilan 33 minggu 4 hari mengalami anemia ringan dengan kadar Hb 10,4 g/dL dan Kekurangan Energi Kronis (KEK) dengan LILA 21 cm. Asuhan diberikan sesuai kondisi dan kebutuhan ibu. Pada kunjungan ulang, ibu mengeluh nyeri perut bawah menjalar ke punggung dan telah diberikan penatalaksanaan sesuai keluhan. Persalinan berlangsung normal pada usia kehamilan 38 minggu 3 hari sesuai standar 60 langkah Asuhan Persalinan Normal (APN). Bayi lahir spontan, cukup bulan, jenis kelamin perempuan, dengan berat badan 3000 gram, panjang badan 46 cm, dan APGAR Score 9/10. Kunjungan nifas dan bayi baru lahir dilakukan 6 jam postpartum dengan hasil ibu dan bayi dalam kondisi baik, tanpa perdarahan maupun tanda infeksi.Dapat disimpulkan bahwa asuhan kebidanan komprehensif pada Ny. R telah dilaksanakan sesuai standar pelayanan kebidanan. Masalah yang ditemukan selama kehamilan dapat ditangani dengan baik, sedangkan pada masa persalinan, nifas, dan bayi baru lahir tidak ditemukan komplikasi. Seluruh asuhan telah didokumentasikan menggunakan metode SOAP.
Tingginya Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Neonatal (AKN) di Indonesia, khususnya Kalimantan Utara dan Kota Tarakan, menunjukkan urgensi peningkatan upaya kesehatan yang tidak hanya kuratif tetapi juga promotif dan preventif. Berlatar belakang tantangan ini, dilakukan asuhan kebidanan komprehensif kepada Ny. M di Puskesmas Karang Rejo Kota Tarakan. Bertujuan mengidentifikasi, mencegah risiko, serta memberikan edukasi kesehatan yang berkelanjutan dari masa kehamilan, persalinan, nifas, hingga bayi baru lahir, sejalan dengan landasan teori dan standar asuhan kebidanan yang berlaku. Pengkajian pada Ny. M G4P2A1, dimulai pada usia kehamilan 34 minggu 0 hari, menunjukkan kondisi kehamilan fisiologis, namun teridentifikasi adanya keluhan peningkatan frekuensi berkemih dan nyeri punggung atas dan bawah yang memerlukan asuhan kebidanan yang berkesinambungan. Seluruh tahapan asuhan antenatal telah dilakukan sesuai standar 10T. Proses persalinan Ny. M berlangsung fisiologis pada 28 Maret 2026. Kemajuan persalinan kala I berjalan optimal dengan durasi singkat sekitar 21 menit, diikuti kelahiran bayi perempuan spontan dalam 15 menit di kala II dengan kondisi baik. Total durasi persalinan yang kurang dari 3 jam ini menunjukkan karakteristik partus presipitatus. Kala III dan IV juga berlangsung lancar tanpa komplikasi serius. Asuhan masa nifas hari ke-6 postpartum serta asuhan bayi baru lahir menunjukkan kondisi ibu dan bayi dalam batas normal, dengan adaptasi yang baik tanpa keluhan. Pembahasan dalam laporan ini mengidentifikasi kesenjangan antara asuhan dilapangan dengan standar teori yang berlaku. Asuhan persalinan, nifas, dan bayi baru lahir secara keseluruhan telah terlaksana sesuai standar asuhan kebidanan, tanpa ditemukan masalah atau komplikasi yang mengindikasikan faktor risiko. Asuhan kebidanan komprehensif yang diberikan telah efektif dalam mendukung proses fisiologis Ny. M dan bayinya. Saran yang diberikan mencakup pentingnya Komunikasi, Informasi dan edukasi berkelanjutan bagi klien demi tercapainya kesehatan ibu dan anak yang optimal.
COMPREHENSIVE MIDWIFERY CARE FOR NY.S AT GUNUNG LINGKAS HEALTH CENTER, TARAKAN CITY Abstract Comprehensive midwifery care (Continuity of Care/CoC) is midwifery service that is provided continuously from pregnancy, birth, postpartum, to the newborn. This service aims to monitor the health of mothers and babies, detect risks early, and prevent complications. In this case study, care was carried out at the Gunung Lingkas Community Health Center in the period 09 January-18 February 2026. The visits included two pregnancy visits, one delivery visit, one postpartum visit, and one neonate visit. Care began on 09 February 2026 when the gestational age was 38 weeks 4 days. The examination results showed that the condition of the mother and fetus was normal without complications. The birth took place on February 17 2026 at 39 weeks 5 days of gestation and was assisted according to Normal Childbirth Care (APN) standards. The first stage lasts 1 hour 55 minutes, the second stage lasts 10 minutes, the third stage lasts 10 minutes, the fourth stage is monitored for 2 hours. The baby was born spontaneously, full term, cried immediately, with reddish skin colour and good muscle tone. The placenta was delivered complete, the bleeding was around 100 cc, and no tears were found in the birth canal. Postpartum and newborn visits were carried out on February 18 2026. The results of the examination showed that the mother was in good condition, vital signs were within normal limits, TFU 2 fingers below the center, lochea rubra was normal, and there were no signs of infection. Newborn examination showed a male baby weighing 3,500 grams, body length 49 cm, head circumference 32cm and chest circumference 30 cm. Overall, comprehensive midwifery care for Mrs. S has been implemented well. Pregnancy, childbirth, postpartum and the neonatal period proceed physiologically without complications. Sustainable care is expected to maintain the health of mothers and babies and support early detection if health problems occur. Keywords: Comprehensive Midwifery Care, Continuity Of Care (COC), Pregnancy, Childbirth, Postpartum, Newborn.
Asuhan Kebidanan Komprehensif adalah pelayanan kebidanan yang diberikan secara menyeluruh, terpadu, dan berkesinambungan kepada perempuan sepanjang siklus kehidupannya, khususnya pada masa kehamilan, persalinan, nifas, bayi baru lahir. tujuannya dilakukan Asuhan Kebidanan Komprehensif diberikan untuk menjaga dan meningkatkan kesehatan ibu serta bayi, mendeteksi dini serta menangani komplikasi dan memberikan dukungan dan edukasi secara berkelanjutan. Asuhan Kebidanan yang dilakukan di Puskesmas Sebengkok pada Ny. S G1P0A0 yaitu dengan melakukan kunjungan antenatal care (ANC) hanya 3 kali selama kehamilan, padahal anjuran pemerintah ANC dilakukan 6x sampai dengan usia kehamilan 38 minggu. Pada saat pemeriksaan kunjungan ANC Ny. S ada beberapa standar asuhan 10 T yang dilakukan di Puskesmas Sebengkok pada tanggal 17 Maret 2026 pukul 08.00 WITA. Asuhan persalinan dilakukan pada tanggal 20 Maret 2026 pukul 05.25 WITA ibu datang dengan keluhan rasa mules pada perut serta keluarnya lendir yang bercampur dengan darah dari jalan lahir. Pada proses persalinan kala 1 Ny. S terjadi partus presipitatus atau partus yang berlangsung dengan sangat cepat sekitar 5 jam 25 menit, tetapi tidak terjadi resiko atau komplikasi seperti perdarahan dan retensio plasenta. Pada kala II persalinan yang berlangsung selama 37 menit, dengan lahirnya bayi perempuan yang memiliki berat badan 3000 gram, panjang badan 47 cm, lingkar kepala 31 cm dan lingkar dada 30 cm, kala III berlangsung 5 menit dengan plasenta lahir lengkap dan terdapat robekan perineum grade 2, kala IV berlangsung 2 jam. Asuhan nifas dilakukan pada 26 jam (KF 1), dan 6 hari (KF2) postpartum didapatkan hasil pemeriksaan tidak ditemukan masalah pada Ny. S. Asuhan bayi baru lahir dilakukan pada 26 jam (KN1) dan 6 hari (KN2) tidak didapatkan masalah pada bayi Ny. S. Asuhan Kebidanan Komprehensif pada Ny. S di mulai dari kehamilan, persalinan, nifas dan bayi baru lahir efektif memantau dan menjaga Kesehatan ibu dan bayi sesuai dengan kebutuhan dan wewenang bidan. Diharapkan kedepannya bagi calon bidan yang akan memberikan asuhan kebidanan komprehensif dapat lebih meningkatkan pengetahuan dan keterampilan sehingga saat menghadapi pasien dapat memberikan asuhan kebidanan secara optimal sesuai dengan standar asuhan kebidanan.