ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Nurqalbi. 2025 “Pengaruh Layanan Informasi Dengan Media Video Terhadap Stres Akademik Siswa Kelas XII SMAN 1 Nunukan Selatan” Program Studi Bimbingan dan Konseling Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Borneo Tarakan, pembimbing utama Ibu Nisa Ariantini, M.Pd dan Ibu Siti Rahmi, S.Sos.I.,M.Pd, selaku pembimbing anggota. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui layanan informasi dengan media video dalam mengurangi stres akademik siswa. Stres akademik merupakan stres yang dialami oleh siswa yang bersumber pada proses pembelajaran atau yang berhubungan dengan kegiatan belajar seperti tekanan untuk naik kelas, lama belajar, mencontek, banyak tugas, keputusan menentukan jurusan atau karir serta kecemasan pada saat akan ujian. Layanan informasi merupakan suatu layanan yang berupaya memenuhi kekurangan individu akan informasi yang mereka perlukan. Media video adalah bahan ajar non cetak yang kaya akan informasi untuk di informasikan dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif melalui metode eksperimen dengan desain one group pretest and postest design serta pengumpulan data melalui Angket. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik Simple random sampling. Adapun jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 34 siswa dari 140 populasi yang terdiri dari siswa kelas XII. Hasil dari penelitian nilai t hi-tung 19.956 probabilitas 0,000 0,05 menunjukkan terdapat pengaruh layanan informasi dengan media video terhadap stres akademik siswa kelas XII SMAN 1 Nunukan Selatan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kiki Marselia Anggraini, 2023, “Pengembangan Game Teka-teki Silang Untuk Memperkenalkan Stres Akademik Siswa Di MTs Negeri Tarakan”, dibimbing oleh Riski Sovayunanto, S. Psi, M, Si, dan Tri Cahyono, M. Pd . Stres Akademik merupakan sebuah bentuk dari tekanan-tekanan yang terjadi pada siswa yang di akibatkan oleh persaingan dan tuntutan akademik sehingga diperlukan layanan bimbingan klasikal yang inovatif terkait stress akademik. Layanan inovatif terdiri dari media yang digunakan disesuaikan dengan pola pikir dan kebutuhan siswa agar layanan klasikal yang diberikan tidak monoton atau membosankan. Tujuan penelitian untuk mengetahui bagaimana kelayakan media permainan teka-teki silang dalam mengenalkan stress akademik siswa MTS Negeri Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan pengembangan atau Research and Development (R&D). Permainan teka-teki silang ini diuji oleh ahli media, ahli materi dan menggunakan kelompok kecil sebanyak 41 siswa. Hasil penilaian ahli media sebesar 9,3 atau 75%, ahli meteri memberikan nilai 7,6 atau 70,1%, dengan total keseluruhan skor dari kelas delapan yaitu 1451 atau 85% artinya media permainan teka teki silang dikatakan layak. Hal ini di perkuat oleh hasil uji skala kecil pada kelas 7 yaitu 84,6 atau 85% sehingga secara keseluruhan permainan teka-teki silang dengan media power poin layak digunakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Conny Oktavia Espriani Tasi, 2023. Pengaruh Teknik Self-Instruction Terhadap Tingkat Stres Akademik Mahasiswa Bimbingan Konseling Angkatan 2020. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Pengaruh Teknik Self-Instruction terhadap tingkat stres akademik mahasiswa bimbingan konseling angkatan 2020. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif metode pre-experimental, single-group pre and post-test, dengan variable X nya adalah Self-Instruction dengan variabelnya adalah tingkat stress akademik mahasiswa. Populasi penelitian ini adalah seluruh mahasiswa aktif program studi Bimbingan Konseling dengan sampel akhir adalah 9 mahasiswa yang diambil dengan metode purposive sampling. Dalam penelitian ini, peneliti melaksanakan konseling kelompok menggunakan teknik self instruction. Hasil penelitian diperoleh bahwa data berdistribusi normal dan bersifat homogen. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai sig.(2 tailed) 0,000 0,05, maka dapat disimpulkan ada pengaruh Teknik Self- Instruction terhadaptingkatstres akademikmahasiswaBimbingandanKonselingangkatan 2020. Hasil analisis menunjukkan penurunan terjadi setelah diberikannya tindakan menggunakan teknik self instruction dari hasil pre-test yang menunjukkan 9 mahasiswa berada pada pada kategori sangat tinggi hingga akhirnya menurun yang ditunjukkan dengan hasil postest dari 9 mahasiswa yang menunjukkan subjek berada pada kategori rendah.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•
HUBUNGAN EFIKASI DIRI DENGAN STRES AKADEMIK SISWA KELAS XI SMA MUHAMMADIYAH TARAKAN Abstrak Siswa mengalami keyakinan diri yang rendah dalam menghadapi berbagai tuntutan pembelajaran sehingga berpotensi mengalami stres akademik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Hubungan Efikasi Diri dengan Stres Akademik siswa kelas XI SMA Muhammadiyah Tarakan. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional dengan populasi sasaran yaitu seluruh siswa kelas XI di SMA Muhammadiyah Tarakan yang berjumlah 128 siswa. Teknik sampling menggunakan stratified random sampling dengan ukuran jumlah sampel 70% dari populasi, sehingga jumlah sampel pada penelitian ini adalah 96 siswa. Pengolahan data menggunakan teknik analisis deskriptif, teknik analisis inferensial, dan uji korelasi product moment dengan SPSS versi. 22.0. Berdasarkan analisis data, disimpulkan bahwa : (1) berdasarkan hasil uji hipotesis, nilai signifikansi sebesar (0,0000,05) maka Ho yang berbunyi “tidak ada hubungan antara efikasi diri dengan stres akademik” ditolak, dan Ha yang berbunyi “ada hubungan antara efikasi diri dengan stres akademik” diterima. Dengan demikian terdapat hubungan antara efikasi diri dengan stres akademik pada siswa kelas XI SMA Muhammadiyah Tarakan. (2) Dari 96 siswa yang menjadi sampel dalam penelitian, terdapat 7(7,3%) siswa memiliki efikasi diri sangat tinggi, 60(62,5%) siswa memiliki efikasi diri tinggi, 13(13,5%) siswa memiliki efikasi diri rendah, 16(16,7) siswa memiliki efikasi diri rendah. (3) Pada Stres Akademik terdapat 3(3,1%) siswa mengalami stres akademik sangat tinggi, 29(30,2%) siswa mengalami stres akademik sangat tinggi, 53(55,2%) siswa mengalami stres akademik rendah, 11(11,5%) siswa mengalami stres akademik sangat rendah. Kata Kunci : Efikasi Diri dan Stres Akademik.