Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

28 hasil
Subjek: Konseling Kelompok
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Konseling Kelompok Terhadap Tanggung Jawab Belajar Siswa Di SMP Negeri 14 Tarakan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PENGARUH KONSELING KELOMPOK TERHADAP TANGGUNG JAWAB BELAJAR SISWA DI SMP NEGERI 14 TARAKAN ABSTRAK Selviana Timba. 2025. “Pengaruh Konseling Kelompok Terhadap Tanggung Jawab Belajar Siswa Di SMP Negeri 14 Tarakan”. Program Studi Bimbingan dan Konseling. Pembimbing Utama: Emmy Ardiwinata, M.Pd. Pembimbing Anggota: Tri Cahyono, M.Pd. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konseling kelompok terhadap tanggung jawab belajar siswa di SMP Negeri 14 Tarakan. Konseling kelompok adalah bentuk layanan kelompok untuk mengentaskan masalah pribadi anggota kelompok dengan memanfaatkan dinamika kelompok. Tanggung jawab belajar adalah usaha siswa dalam menyelesaikan tugasnya secara maksimal dengan penuh kesukarelaan, kesadaran, dan komitmen dan berani menanggung resiko sendiri. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one group pre-test and post-test. Subjek penelitian sebanyak 6 siswa. Adapun teknik pengumpulan data menggunakan skala tanggung jawab belajar, sedangkan analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis inferensial. Analisis inferensial menggunakan bantuan IBM SPSS Statistics versi 26 untuk menguji selisih antara pre-test dan post-test kelompok menggunakan uji Paired Sample t-Test dengan taraf signifikansi 0.05. Hasil output uji Paired Sample t-Test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0.047 0.05. Kesimpulan penelitian ini adalah, H0 ditolak dan Ha diterima artinya, ada pengaruh konseling kelompok terhadap tanggung jawab belajar siswa di SMP Negeri 14 Tarakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH TEKNIK ASSERTIVE TRAINING DALAM MENURUNKAN TINGKAT PERILAKU PEOPLE PLEASER PESERTA DIDIK DI MA YIIPS SEBATIK TIMUR

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena perilaku people pleaser pada peserta didik yang cenderung sulit menolak permintaan orang lain, takut tidak disukai, dan sering mengorbankan diri. Kondisi ini berdampak negatif pada perkembangan pribadi maupun sosial siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik assertive training dalam menurunkan tingkat perilaku people pleaser pada peserta didik MA YIIPS Sebatik Timur yang cenderung sulit mengatakan "tidak", takut tidak disukai, dan sering mengorbankan diri demi orang lain. Kondisi tersebut menunjukkan adanya kecenderungan perilaku people pleaser yang dapat berdampak negatif terhadap perkembangan pribadi dan sosial. Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan desain pretest-posttest control group design, yang dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Kelompok kontrol tidak diberikan perlakuan dan kelompok eksperimen diberikan perlakuan. Instrumen penelitian ini berupa skala people pleaser yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data dianalisis menggunakan uji Mann-Whitney U melalui program SPSS 22.0. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan skor perilaku people pleaser yang signifikan pada kelompok eksperimen. Nilai rata-rata pretest sebesar 71,1 (kategori tinggi) turun menjadi 62,4 (kategori Tinggi), dengan selisih 8,7 poin. Uji Mann-Whitney U memperoleh nilai signifikansi 0,009 0,05, sehingga Ho ditolak dan Ha diterima. Hal ini berarti terdapat pengaruh teknik assertive training dalam menurunkan tingkat perilaku people pleaser pada peserta didik.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Layanan Konseling Kelompok Dengan Teknik Self Regulated Learning Terhadap Kesulitan Belajar Siswa Kelas IX Di SMP Negeri 2 Tarakan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

The background of the study showed the fact that many Grade IX students at SMP Negeri 2 Tarakan experienced learning difficulties, such as low academic achievement, slowness in completing assignments, and an inability to manage their studies independently. The purpose of this study was to determine the effect of group counseling services utilizing self-regulated learning techniques on the learning difficulties of Grade IX students at SMP Negeri 2 Tarakan. A quantitative approach was employed using an experimental method with a pre-experimental one-group pre-test-post-test design. The sample consisted of five students selected through purposive sampling based on homeroom teacher recommendations and specific criteria regarding learning difficulties. Data were collected using a 30-item Likert scale measuring learning difficulties. Data analysis involved both descriptive and inferential statistics specifically tests for normality and homogeneity, as well as a paired sample t-test was analysed using SPSS 21.0. The results showed that the mean learning difficulty score was in the high category (92.20) prior to the intervention (pre-test) and decreased to the moderate category (63.00) following the intervention (post-test). The paired sample t-test showed a t-value of 25.225 with a significance level of 0.000 (0.05); consequently, the null hypothesis (H0) was rejected, and the alternative hypothesis (Ha) was accepted. Thus, group counseling services utilizing self-regulated learning techniques were proven to have a significant effect in reducing learning difficulties among Grade IX students at SMP Negeri 2 Tarakan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

pengaruh konseling kelompok terhadap kecemasan korban bullying di smp negeri 12 tarakan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PENGARUH KONSELING KELOMPOK TERHADAP KECEMASAN KORBAN BULLYING DI SMP NEGERI 12 TARAKAN ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konseling kelompok terhadap kecemasan korban bullying di SMP Negeri 12 Tarakan. kecemasan tersebut ditunjukkan melalui rasa takut dan khawatir, kurang percaya diri, menarik diri dari lingkungan sosial, dan gangguan konsentrasi belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen dan desain one group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 6 siswa kelas VIII yang mengalami kecemasan sebagai korban bullying. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala kecemasan, sedangkan analisis data menggunakan statistik deskriptif dan Paired Samples T-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor kecemasan siswa sebelum diberikan layanan konseling kelompok sebesar 78,33%, sedangkan setelah diberikan layanan konseling kelompok menurun menjadi 57,33%, dengan selisih sebesar 21,00%. Hasil uji Paired Samples T-Test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,013 0,05, sehingga terdapat perbedaan tingkat kecemasan sebelum dan sesudah diberikan layanan konseling kelompok. Temuan penelitian menunjukkan bahwa layanan konseling kelompok dapat membantu menurunkan tingkat kecemasan korban bullying. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi guru bimbingan dan konseling dalam memberikan layanan yang sesuai untuk membantu siswa korban bullying mengurangi kecemasan dan meningkatkan kemampuan berinteraksi di lingkungan sekolah.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH KONSELING KELOMPOK DENGAN TEKNIK RATIONAL EMOTIVE BEHAVIOR TERHADAP SISWA FIXED MINDSET DI SMP MUHAMMADIYAH 1 TARAKAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

This study aims to determine the effect of group counseling using Rational Emotive Behavior Therapy (REB) techniques on students with a fixed mindset at SMP of fixed mindset tendencies among students, such as a fear of facing challenges, a tendency to give up easily, and a negative attitude toward criticism. The study employed a quantitative experimental method using a pre-experimental one-group pretest-posttest design. The sample consisted of 5 students selected through purposive sampling based on fixed mindset criteria and recommendations from the guidance counselor. Data were collected using a fixed mindset Likert scale (26 valid items) and analyzed using a paired-sample t-test. The results showed a significant decrease after five counseling sessions. On the pretest, all students (100%) were in the high category; on the posttest, 4 students (80%) were in the low category, and 1 student (20%) was in the moderate category, with the mean score decreasing from 86.00 to 46.60 (t 16.561; p=0.000 0.05). It was concluded that group counseling using the REB technique is effective in reducing students' fixed mindsets and can be used as one of the techniques in guidance and counseling services.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH LAYANAN KONSELING KELOMPOK TERHADAP DISIPLIN PESERTA DIDIK KELAS IX DI SMP NEGERI 13 TARAKAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

THE IMPACT OF GROUP COUNSELING SERVICES ON THE BEHAVIOR OF NINTH-GRADE STUDENTS AT SMPN 13 TARAKAN Abstract This research was prompted by the inadequate discipline exhibited by ninth-grade students at SMP Negeri 13 Tarakan, as indicated by absenteeism, lateness, non-adherence to the dress code, incomplete assignments, and disrespect toward teachers. This research utilized a quantitative methodology using a one-group pretest-posttest design. The sample comprised 9 students chosen by purposive sampling. Data were gathered utilizing a Likert-scale survey that has undergone validation and reliability testing. Data examination was performed utilizing both descriptive and inferential techniques to evaluate the hypothesis. The findings of the research revealed an enhancement in discipline scores after the implementation of group counseling services, demonstrating a notable impact with an Asymp. Sig. (2-tailed) of 0.001. Since this value is less than 0.05, H_a is accepted. Group counseling services regarding, student discipline. Thus, group counseling services are effective in improving the discipline of ninth-grade students. Keywords: group counseling, student discipline.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Teknik Mindfulness Untuk Meningkatkan Pengelolaan Emosi Siswa Kelas XII di MAN Tarakan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Seseorang dengan pengelolaan emosi yang rendah biasanya kesulitan mengidentifikasi dan memahami emosi mereka sendiri, tidak menyadari penyebab dan dampak emosi pada pikiran dan perilaku mereka, kesulitan mengendalikan emosi yang kuat seperti marah atau sedih, mengalami emosi yang tidak stabil dan mudah berubah -ubah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh teknik mindfulness untuk meningkatkan pengelolaan emosi siswa kelas XII di MAN Tarakan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain Pre-Eksperimen model one group pretest and posttest. Hasil pretest menunjukkan bahwa tingkat pengelolaan emosi siswa berada pada kategori sedang (57,1%) dan rendah (42,9%). Setelah diberikan treatment (perlakuan) menggunakan teknik mindfulness, hasil posttest menunjukkan peningkatan signifikan, dengan empat siswa (57,1%) berada pada kategori tinggi, dan tiga siswa (42,9%) pada kategori sedang. Analisis paired sample t-test menunjukkan nilai signifikansi 0,004 (p 0,05) yang berarti terdapat pengaruh positif dari teknik mindfulness terhadap pengelolaan emosi siswa. Teknik ini membantu siswa mengenali, memahami, dan mengelola emosi mereka dengan lebih baik, serta merespons situasi dengan lebih tenang dan terkontrol.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Teknik Goal Setting Untuk Mengurangi Perilaku Prokrastinasi Akademik Siswa di SMA Negeri 2 Tarakan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Prokrastinasi akademik adalah perilaku menunda penyelesaian tugas-tugas akademik yang ditandai dengan keterlambatan dalam memulai atau menyelesaikan pekerjaan, adanya jarak waktu antara rencana dan pelaksanaan, serta kecenderungan memilih aktivitas lain yang dianggap lebih menyenangkan, yang pada akhirnya dapat menghambat pencapaian belajar dan berdampak buruk terhadap kondisi fisik maupun psikologis peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh layanan konseling kelompok dengan teknik goal setting terhadap prokrastinasi akademik siswa di SMA Negeri 2 Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pre-experimental desaign dengan bentuk one group pretest-posttest desaign. Subjek penelitian berjumlah 5 sampel yang dipilih menggunakan purposive sampling. Intrumen penelitian berupa skala prokrastinasi akademik, sedangkan analisis data dilakukan dengan menggunakan uji Wilcoxon Signed Ranks. Hasil output uji Wilcoxon Signed Ranks menunjukkan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,043 (> 0,05), sehingga terdapat perbedaan yang signifikan antara skor pretest dan posttest. dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh teknik goal setting untuk mengurangi perilaku prokrastinasi akademik siswa di SMA Negeri 2 Tarakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh konseling kelompok Terhadap Kecemasan Sosial Siswa Korban Catcalling di SMPN 11 Tarakan

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Catcalling merupakan perilaku pelecehan nonverbal yang bersifat seksual berupa siulan, panggilan kiw-kiw, komentar bagian tubuh korban dari atas sampai bawah, komentar terkait gesture perilaku korban, komentar tentang fisik korban yang tidak diinginkan yang terjadi di pada siswa di SMPN 11 Tarakan. Dampak yang dirasakan yaitu kecemasan sosial diantaranya ketakutan akan evaluasi negatif, penghindaran sosial dan rasa tertekan dengan orang yang dikenal, penghindaran sosial serta rasa tertekan dengan orang yang tidak dikenal. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui Pengaruh Konseling Kelompok terhadap kecemasan sosial siswa korban catcalling di SMPN 11 Tarakan. Konseling kelompok ialah layanan konseling yang diberikan kepada sejumlah peserta didik/konseli dalam suasana kelompok dengan memanfaatkan dinamika kelompok untuk saling belajar dari pengalaman para anggotanya sehingga peserta didik dapat mengatasi masalah. Penelitian ini menggunakan desain one grup pre-test post-test design. Desain penelitian kuantitatif dengan jenis penelitian Pre Experimental dengan desain penelitian One Group Pre-test – Post-Test. Sampel utama penelitian ini menggunakan lima orang siswa yang memiliki tingkat kecemasan sosial yang mencangkup tiga indikator utama yaitu ketakutan akan evaluasi negatif, Penghindaran sosial dan rasa tertekan dengan orang yang dikenal, penghindaran sosial dan rasa tertekan dengan orang yang tidak dikenal. Hasil penelitian dianalisis menggunakan metode eksperimen statistik deskriptif dan Uji-wilcoxon untuk mengetahui perbedaan hasil sebelum dan sesudah diberikan perlakuan Berdasarkan hasil yang diperoleh terdapat perubahan yang signifikan dari kategori sedang dan tinggi berubah menjadi rendah, dapat disimpulkan bahwa Pengaruh konseling kelompok terhadap kecemasan sosial siswa korban cattcalling di SMPN 11 Tarakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH TEKNIK ROLE PLAYING TERHADAP REGULASI EMOSI SISWA SMP NEGERI 1 SEBUKU

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Dwi Agustina. 2025. Pengaruh Teknik Role Playing Terhadap Regulasi Emosi Siswa SMP Negeri 1 Sebuku. Program Studi Bimbingan dan Konseling. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Borneo Tarakan. Pembimbing utama oleh Emmy Ardiwinata, M.Pd dan Dr. Urotul Aliyah, M.Pd selaku dosen pembimbing anggota. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah teknik role playing berpengaruh terhadap regulasi emosi siswa SMP Negeri 1 Sebuku. Regulasi emosi adalah bentuk kontrol yang dilakukan seseorang terhadap emosi yang dimilikinya. Teknik role playing adalah untuk membantu individu dengan memainkan peran yang disesuaikan dengan kehidupan nyata, sehingga individu dapat memahami perasaan orang lain. Subjek penelitian adalah siswa kelas IX-B sebanyak 8 orang, dipilih menggunakan purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah skala regulasi emosi yang dikembangkan oleh Gross, (2014). Analisis yang digunakan adalah Paired Sample T-Test. Hasil analisis menemukan adanya perbedaan yang signifikan antara (pretest) dan (posttest). Hasil tersebut dapat dilihat pada nilai signifikansi (Sig. 2- tailed) yang diperoleh adalah 0,000 (p 0.05), dan terdapat nilai t-hitung sebesar 20,058 > dari t-tabel sebesar 0,497 yang berarti ada pengaruh teknik role playing terhadap regulasi emosi siswa kelas IX-B SMP Negeri 1 Sebuku.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH BEHAVIOUR CONTRACT TERHADAP PROKRASTINASI AKADEMIK SISWA KELAS VII SMP NEGERI 14 TARAKAN

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Prokrastinasi akademik kerap kali muncul sebagai hambatan utama bagi siswa SMP, khususnya di lingkungan SMPN 14 Tarakan. Fenomena ini berdampak negatif terhadap penurunan prestasi belajar siswa. Untuk mengatasi masalah tersebut, layanan konseling kelompok dengan teknik behaviour contract dapat dijadikan salah satu alternatif intervensi konseling yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh teknik behaviour contract terhadap prokrastinasi akademik pada siswa kelas VII SMPN 14 Tarakan. Secara metodologis, penelitian ini menerapkan desain eksperimen dengan pola one group pretest-posttest. Subjek penelitian meliputi lima siswa yang menunjukkan tingkat prokrastinasi akademik tinggi, dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan skala prokrastinasi akademik. Instrumen tersebut telah melalui proses validasi serta uji reliabilitas. Selain itu, uji reliabilitas melalui metode Cronbach’s Alpha menghasilkan sebesar 0,935, yang mengindikasikan tingkat reliabilitas yang sangat baik. Intervensi berbasis behaviour contract diberikan kepada subjek selama enam sesi. Hasil analisis hipotesis menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara skor pre-test dan post-test. Nilai thitung mencapai 16,830, yang lebih besar daripada nilai ttabel sebesar 1,680. Selain itu, nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 lebih rendah dari 0,05, dengan demikian, hipotesis alternatif diterima, sedangkan hipotesis nol ditolak. Temuan empiris ini secara kuat mendukung bahwa layanan konseling kelompok dengan teknik behaviour contract berpengaruh terhadap prokrastinasi akademik pada siswa.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH TEKNIK SELF MANAGEMENT TERHADAP PROKRASTINASI AKADEMIK PADA SISWA DI SMA NEGERI 3 TARAKAN

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik self management terhadap prokrastinasi akademik merupakan perilaku menunda menyelesaikan tugas-tugas akademik. Teknik self management digunakan sebagai pendekatan intervensi dalam layanan konseling kelompok untuk membantu siswa mengelola diri dan mengurangi perilaku prokrastinasi akademik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan desain pre-eksperimental one group pretest-posttest. Sampel dalam penelitian ini adalah lima siswa kelas X yang dipilih secara purposive berdasarkan hasil skala prokrastinasi akademik dengan ketegori tinggi. Teknik analisis data menggunakan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara skor pretest dan posttest setelah diberikan layanan konseling kelompok menggunakan teknik self management. Dengan demikian, terdapat pengaruh teknik self management terhadap prokrastinasi akademik siswa di SMA Negeri 3 Tarakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENERAPAN KONSELING KELOMPOK DALAM MENGURANGI PERILAKU PACARAN DI SMA NEGERI 2 NUNUKAN SELATAN

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Saat ini banyak sekali ditemukan fenomena perilaku pacaran pada siswa yang cenderung tinggi, walaupun ada juga pacaran cenderung rendah tetapi kenyataanya ditemukan banyak siswa yang pacaran mengarah kepada perilaku pacaran sedang. Perilaku pacaran ini tentu membawa dampak bagi siswa itu sendiri mulai dari performa belajar dan kerugian lainnya seperti resiko seksual. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengurangi perilaku pacaran melalui konseling kelompok. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimen desain penelitian ini adalah one group pretest-posttest dengan menggunakan teknik purposive sampling yang di bantu oleh guru BK sebanyak 6 orang siswa. Instrumen yang digunakan dalam melihat kecenderungan siswa melakukan perilaku pacaran tinggi menggunakan skala likert dengan teori menurut Suriyani (2023) tentang perilaku touching, kissing, necking, petting. Untuk menganalisis pretest-posttest menggunakan statistic nonparametrik menggunakan wilcoxon. Adapun hasilnya penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan dalam perilaku pacaran siswa sebelum dan sesudah diberikan layanan konseling kelompok. Para siswa mulai menyadari dampak negatif dari perilaku menyimpang dalam pacaran, sebuah pemahaman yang membuka mata mereka akan pentingnya batasan diri dan kesehatan mental. Mereka perlahan mengerti bahwa tindakan yang melampaui norma dan nilai-nilai yang dianut tidak hanya merusak hubungan saat ini, tetapi juga berpotensi mengisolasi dari lingkungan sosial yang positif, meruntuhkan kepercayaan diri, dan meninggalkan luka emosional yang mendalam. Kesadaran ini menumbuhkan pemahaman yang lebih baik tentang risiko kekerasan dan pelecehan dalam dinamika pacaran yang tidak sehat, serta bagaimana perilaku tersebut dapat mengaburkan fokus pada masa depan dan merusak citra diri. Maka, dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh layanan konseling kelompok dalam mengurangi perilaku pacaran siswa.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Pendekatan Solutions Focused Brief Counseling (Sfbc) Pada Perilaku Self Injury Siswa Smp Negeri 11 Tarakan

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Solution Focused Brief Counseling (SFBC) adalah pendekatan yang beraliran post-modern, dimana dalam prosesnya berfokus pada pencarian solusi yang cepat dan tepat terhadap permasalahan yang dialami, pengambilan solusi berada dibawah kendali siswa yang berfokus pada penyelesaian masalah. Perilaku Self Injury yang dilakukan oleh sejumlah siswa SMP Negeri 11 Tarakan semakin meningkat dan memerlukan perhatian serius. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pendekatan Solutions Focused Brief Counseling(SFBC) pada perilaku Self Injury siswa SMP Negeri 11 Tarakan. Self Injury merupakan perilaku menyakiti diri sendiri tanpa bermaksud untuk bunuh diri ditandai dengan tindakan seperti menyayat pergelangan tangan dengan benda tajam, membentukarkan kepala, menarik rambut, memukul wajah atau badan. Jenis Penelitian ini adalah kuantitatif dengan jenis eksperimen yang menggunakan metode pre-experimental design dengan model one group pre-test post-test design. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 16 siswa dengan menggunakan teknik pengambilan sampel purposive sampling sebanyak 5 siswa. Instrumen penelitian ini menggunakan skala likert dengan mengukur kecenderungan perilaku Self Injury. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji wilcoxon dengan hasil yang di peroleh Ha diterima dan Ho ditolak melalui taraf signifikansi (α) sebesar 5% (0,05) dan di peroleh asym sig 0,041 0,05 sehingga menujukkan bahwa terdapat pengaruh pendekatan Solution Focused Brief Counseling (SFBC) dengan setting konseling kelompok terhadap perilaku Self Injury siswa di SMP Negeri 11 Tarakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Terapi Menulis Ekspresif Terhadap Kecemasan Korban Bullying di SMK Kesehatan Kaltara Tarakan

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Masa remaja adalah proses terjadinya pencarian jati diri seseorang, pada masa itu interaksi sering dilakukan di lingkungan rumah maupun sekolah. Namun, di sekolah sering terjadi perbuatan bullying yang berupa tindakan kekerasan fisik mapun verbal. Akibatnya korban merasakan kecemasan yang akan berlanjut hingga masa dewasa sehingga menyebabkan penurunan terhadap kualitas hidup. Maka dari itu penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah ada pengaruh dari metode Terapi Menulis Ekspresif Terhadap Kecemasan Korban Bullying di SMK Kesehatan Kaltara Kota Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode Pre-Experiment Design dengan jenis One-Group Pretest-Postest Design. Populasi dalam penelitian ini berasal dari jurusal farmasi sebanyak 22 siswa dan jurusan keperawatan sebanyak 35 siswa total keseluruhan berjumlah 57 siswa. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling sebanyak 5 siswa. Instrumen penelitian ini menggunakan skala likert untuk mengukur kecemasan korban bullying. Teknik analisis data dalam hasil penelitian ini adalah teknik analisis deskriptif dan inferensial dengan uji wilcoxon, diperoleh asym sig sebesar 0.043 dengan taraf signifikansi (a) sebesar 5% (0,05). Sehingga dapat diartikan asym sig a atau 0.043 0,5 sehingga menunjukkan bahwa Ha diterima dengan hipotesis terdapat adanya pengaruh terapi menulis ekspresif untuk mengurangi kecemasan korban bullying di SMK Kesehatan Kaltara Tarakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Teknik Rational Emotive Behavior Theraphy (REBT) Terhadap Perilaku Self-Harm Pada Peserta Didik di SMP Negeri 14 Tarakan

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Self- harm merupakan setiap perilaku sengaja yang bukan termasuk bunuh diri yang menyebabkan luka pada tubuh dengan tujuan melepaskan penderitaan emosional. Perilaku self-harm juga ditemukan di SMP Negeri 14 Tarakan, terdapat kurang lebih 24 kasus self-harm jenis self-cutting di sekolah tersebut. Self-cutting termasuk bentuk dari cara melukai diri sendiri dengan mengoreskan atau menyayat benda tajam pada salah satu bagian tubuh. Upaya yang dapat dilakukan dalam menurunkan perilaku self-harm adalah menerapkan layanan konseling kelompok dengan teknik rational emotive behavior therapy (REBT). Teknik rational emotive behavior therapy (REBT) membantu seseorang menyadari bahwa mereka dapat hidup lebih rasional dan produktif, mengubah kebiasaan berpikir serta perilaku yang merusak diri sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik rational emotive behavior therapy (REBT) terhadap perilaku self-harm pada peserta didik di SMP Negeri 14 Tarakan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan pre-experiment one-group pretest-postest design. Jenis pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling, dengan populasi sebanyak 160 peserta didik dan sampel berjumlah 5 peserta didik kelas VII. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan instrumen berupa skala likert tentang perilaku self-harm. Analisis data dengan statistik deskriptif dan inferensial menggunakan uji paired sample t-test. Berdasarkan hasil penelitian ini, perhitungan uji paired sample t-test dengan nilai sig (2-tailed) sebesar 0,000 0,05, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh konseling kelompok dengan teknik rational emotive behavior therapy (REBT) terhadap perilaku self-harm peserta didik kelas VII di SMP Negeri 14 Tarakan tahun pelajaran 2023/2024.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PENDEKATAN RATIONAL-EMOTIVE BEHAVIOR THERAPY (REBT) TERHADAP KEPERCAYAAN DIRI SISWA SMP NEGERI 13 TARAKAN

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Pengaruh Pendekatan Rational-Emotive Behavior Therapy (REBT) Terhadap Kepercayaan Diri Siswa SMP Negeri 13 Tarakan. Percaya diri adalah sikap positif seorang individu yang mampu untuk mengembangkan penilaian positif baik terhadap diri sendiri maupun terhadap lingkungan/situasi yang dihadapinya Wenny (2016). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan konseling kelompok dengan Pendekatan Rational-Emotive Behavior Therapy (REBT) Terhadap Kepercayaan Diri Siswa SMP Negeri 13 Tarakan. Penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimen menggunakan one group pretest-posstest design. Dengan populasi dalam penelitian ini berjumlah 95 siswa dengan sampel penelitian sebanyak 10 orang siswa yang dipilih menggunakan teknik random sampling. Alat ukur yang digunakan yaitu skala kepercayaan diri jenis skala likert. Teknik analisis data menggunakan uji paired sample t-test dengan SPSS 22.0. Berdasarkan uji analisis diketahui bahwa nilai signifikan 0.000 0,05 dan nilai t hitung 5,883 > t tabel 1.833, artinya ada pengaruh konseling kelompok dengan Pendekatan Rational-Emotive Behavior Therapy (Rebt) terhadap Kepercayaan diri Siswa Kelas VII Di SMP Negeri 13 Tarakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENERAPAN KONSELING KELOMPOK TERHADAP PROKRASTINASI PESERTA DIDIK KELAS XII SMA NEGERI 1 NUNUKAN

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan konseling kelompok terhadap prokrastinasi peserta didik kelas XII SMA Negeri 1 Nunukan. Prokrastinasi merupakan kecenderungan perilaku seseorang dalam menunda-nunda mengerjakan atau menyelesaikan tugas yang sedang dihadapi, yang pada akhirnya tidak dapat menyelesaikan tugas dengan tepat waktu dan maksimal atau bahkan gagal menyelesaikannya. ciri-ciri seorang pelaku prokrastinasi, antara lain: prokrastinator lebih suka untuk menunda pekerjaan atau tugas-tugasnya, berpendapat lebih baik mengerjakan nanti dari pada sekarang dan menunda pekerjaan adalah bukan suatu masalah, terus mengulang perilaku prokrastinasi, pelaku prokrastinasi akan kesulitan dalam mengambil keputusan, dan Konseling kelompok merupakan sistem pendukung yang sangat baik yang membantu mengembangkan keterampilan pribadi, mencegah dan menyelesaikan konflik interpersonal atau menyelesaikan masalah. Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimen dengan desain one group pretest-postest design, dengan populasi sebanyak 277 peserta didik dan menggunakan teknik pengambilan sampel purposive sampling sebanyak 6 peserta didik. Teknik analisis data dari hasil uji hipotesis Paired Sample T Test yang diperoleh Ha diterima dan H0 ditolak dikarenakan nilai signifikan sebesar 0,001 0,05 dan nilai t hitung 6.460 > 2.228. Sehingga ada pengaruh konseling kelompok terhadap prokrastinasi peserta didik kelas XII SMA Negeri 1 Nunukan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH TEKNIK KONSELING KELOMPOK TERHADAP MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS XII MAN TARAKAN

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini memiliki maksud untuk mengetahui teknik konseling kelompok terhadap motivasi belajar siswa. Apakah ada pengaruh teknik konseling kelompok terhadap motivasi belajar siswa kelas XII MAN Tarakan?. Jenis penelitian yang digunakan adalah Pre-Experimental Design dalam bentuk One Group Pretest Posttest Design. Populasi berjumlah 91 siswa kelas XII MAN Tarakan. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Sampel penelitian adalah siswa yang memiliki motivasi belajar yang rendah dan rekomendasi dari guru bk, wali kelas, teman sekelas dan kesiswaan. Pengumpulan data menggunakan skala motivasi belajar. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji hipotesis menggunakan analisis statistik nonparametris yaitu uji Wilcoxon menggunakan SPSS versi 23.00 for windows diperoleh nilai sig.2 tailed sebesar 0,002 dengan taraf signifikan α sebesar 0,05 maka 𝐻0 ditolak. Hal ini menunjukkan ada pengaruh teknik konseling kelompok terhadap motivasi belajar siswa kelas XII MAN Tarakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PELAKSANAAN KONSELING KELOMPOK DALAM MENANGANI LEARNING LOSS SISWA DI SMA NEGERI 4 TARAKAN

2023•

Konseling kelompok merupakan suatu proses konseling yang dilakukan dalam situasi kelompok, dengan para anggota kelompok yang telah diseleksi memiliki permasalahan yang sama. Tujuannya untuk menawarkan bantuan dan menyadarkan para peserta didik atau anggota kelompok bahwa ada orang lain yang mengalami tantangan serupa, agar harapannya para peserta didik mampu saling support dalam memecahkan solusi terbaik mereka untuk merubah perilakunya menjadi lebih baik. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Informan dalam penelitian ini terdiri dari 1 guru BK sebagai informan utama, sedangkan informan pendukung terdiri dari 1 orang peserta didik. Teknik pengumpulan datanya dengan melakukan wawancara dan dokumentasi, adapun teknik analisis data yang digunakan adalah teknik deskriptif kualitatif. Berikut langkah-langkah analisis data, yaitu Reduksi Data, Display data, Verifikasi. Berdasarkan hasil penelitian tentang pelaksanaan layanan konseling kelompok dalam menangani Learning Loss siswa di SMA Negeri 4 Tarakan, maka dapat disimpulkan bahwa pelaksanaannya melalui  tahapan-tahapan dimulai dari  pra konseling, tahap pemulaan, tahap transisi, tahap kerja, tahap akhir dan pasca konseling. Pelaksanaan layanan konseling kelompok yang dilakukan guru BK mencakup pemberian informasi, motivasi dan arahan dalam hal menangani Learning Loss.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail