Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

3 hasil
Subjek: Rational Emotive Behavior
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH KONSELING KELOMPOK DENGAN TEKNIK RATIONAL EMOTIVE BEHAVIOR TERHADAP SISWA FIXED MINDSET DI SMP MUHAMMADIYAH 1 TARAKAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

This study aims to determine the effect of group counseling using Rational Emotive Behavior Therapy (REB) techniques on students with a fixed mindset at SMP of fixed mindset tendencies among students, such as a fear of facing challenges, a tendency to give up easily, and a negative attitude toward criticism. The study employed a quantitative experimental method using a pre-experimental one-group pretest-posttest design. The sample consisted of 5 students selected through purposive sampling based on fixed mindset criteria and recommendations from the guidance counselor. Data were collected using a fixed mindset Likert scale (26 valid items) and analyzed using a paired-sample t-test. The results showed a significant decrease after five counseling sessions. On the pretest, all students (100%) were in the high category; on the posttest, 4 students (80%) were in the low category, and 1 student (20%) was in the moderate category, with the mean score decreasing from 86.00 to 46.60 (t 16.561; p=0.000 0.05). It was concluded that group counseling using the REB technique is effective in reducing students' fixed mindsets and can be used as one of the techniques in guidance and counseling services.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENERAPAN TEKNIK RATIONAL EMOTIVE BEHAVIOR TERHADAP PERILAKU AGRESIF PESERTA DIDIK DI SMA NEGERI 1 TARAKAN

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Perilaku agresif merupakan kecenderungan perilaku yang niatnya untuk menyakiti orang lain, baik secara fisik maupun psikologis. Perilaku agresif juga ditemukan di SMA Negeri 1 Tarakan, peserta didik yang melakukan tindakan perilaku agresif mempunyai pandangan yang salah terhadap lingkungan atau situasinya. Perilaku agresif termasuk bentuk perilaku negatif yang timbul karena adanya rangsangan, terutama rangsangan dari lingkungan yang sering kali mengakibatkan dampak yang lebih besar. Upaya yang dapat dilakukan dalam menurunkan perilaku agresif adalah menerapkan layanan konseling kelompok dengan teknik rational emotive behavior. Teknik rational emotive behavior membantu seseorang menyadari bahwa mereka dapat hidup lebih rasional dan produktif, mengubah kebiasaan berpikir, perilaku yang merusak diri sendiri, serta mengurangi perasaan yang tidak diharapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik rational emotive behavior terhadap perilaku agresif peserta didik di SMA Negeri 1 Tarakan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, dengan pendekatan pre-experiment dan desain one-group pretest-posttest design. Jenis pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling, dengan populasi sebanyak 405 peserta didik dan sampel berjumlah 5 peserta didik kelas X. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan instrument berupa skala likert tentang perilaku agresif. Analisis data dengan statistik deskriptif dan inferensial menggunakan uji paired sample t-test. Berdasarkan hasil penelitian ini, perhitungan uji paired sample t-test dengan nilai sig (2-tailed) sebesar 0,001 0,05 maka Ho ditolak dan Ha diterima, yang berarti terdapat pengaruh teknik rational emotive behavior terhadap perilaku agresif peserta didik di SMA Negeri 1 Tarakan.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Teknik Rational Emotive Behavior Theraphy (REBT) Terhadap Perilaku Self-Harm Pada Peserta Didik di SMP Negeri 14 Tarakan

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Self- harm merupakan setiap perilaku sengaja yang bukan termasuk bunuh diri yang menyebabkan luka pada tubuh dengan tujuan melepaskan penderitaan emosional. Perilaku self-harm juga ditemukan di SMP Negeri 14 Tarakan, terdapat kurang lebih 24 kasus self-harm jenis self-cutting di sekolah tersebut. Self-cutting termasuk bentuk dari cara melukai diri sendiri dengan mengoreskan atau menyayat benda tajam pada salah satu bagian tubuh. Upaya yang dapat dilakukan dalam menurunkan perilaku self-harm adalah menerapkan layanan konseling kelompok dengan teknik rational emotive behavior therapy (REBT). Teknik rational emotive behavior therapy (REBT) membantu seseorang menyadari bahwa mereka dapat hidup lebih rasional dan produktif, mengubah kebiasaan berpikir serta perilaku yang merusak diri sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik rational emotive behavior therapy (REBT) terhadap perilaku self-harm pada peserta didik di SMP Negeri 14 Tarakan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan pre-experiment one-group pretest-postest design. Jenis pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling, dengan populasi sebanyak 160 peserta didik dan sampel berjumlah 5 peserta didik kelas VII. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan instrumen berupa skala likert tentang perilaku self-harm. Analisis data dengan statistik deskriptif dan inferensial menggunakan uji paired sample t-test. Berdasarkan hasil penelitian ini, perhitungan uji paired sample t-test dengan nilai sig (2-tailed) sebesar 0,000 0,05, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh konseling kelompok dengan teknik rational emotive behavior therapy (REBT) terhadap perilaku self-harm peserta didik kelas VII di SMP Negeri 14 Tarakan tahun pelajaran 2023/2024.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail