BookOpen AccessMetadata saja
2025•
Kemampuan representasi matematis merupakan kemampuan yang penting sebagai dasar pembelajaran. Dengan adanya representasi akan mempermudah siswa untuk memahami konsep dan menyelesaikan soal-soal cerita, khususnya pada soal AKM numerasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan representasi matematis siswa dalam menyelesaikan soal AKM numerasi pada materi bilangan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif, di mana subjek penelitiannya adalah 3 siswa yang diambil dari 1 kategori tinggi, 1 kategori sedang dan 1 kategori rendah siswa kelas V SDN 031 Tarakan. Data dikumpulkan melalui lembar tes soal AKM numersi dan wawancara subjek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa memiliki kecenderungan memunculkan indikator visual, verbal, dan simbolik. Namun, khusus pada siswa yang berkemampuan rendah hanya muncul pada soal nomor satu saja. Sehingga, dapat dikatakan bahwa semua subjek mampu memunculkan indikator pada soal nomor satu saja yaitu garis bilangan. Selain itu, pada soal nomor dua terdapat semua subjek yaitu siswa yang berkemampuan tinggi, sedang dan rendah tidak ada sama sekali memunculkan indikator visual.
BookOpen AccessMetadata saja
2025•Koleksi Perpustakaan
This study investigated the impact of the shadowing technique on the pronunciation skills of year 10 students at SMK Kesehatan Kaltara Tarakan. The research was motivated by students’ limited proficiency in English pronunciation, influenced by insufficient intensive practice, mother tongue interference, and low confidence. Shadowing, which involves the immediate and repeated imitation of native speaker pronunciation, was implemented to improve segmental accuracy, suprasegmental features and connected speech. A pre-experimental one-group pretest-posttest design was employed. The sample comprised 17 pharmacy students selected for their low average pronunciation scores. Research instruments included oral tests, field notes, and video recordings. Results showed a substantial increase in average pronunciation scores from 7.53 to 14.00. The Wilcoxon test produced a significance value of 0.000 (p 0.50), confirming the effectiveness of the technique. Qualitative data supported these findings, showing greater student participation, improved confidence, and gradual enhancement in pronunciation accuracy. The shadowing technique is thus shown to be a practical, interactive, and effective method for improving pronunciation in vocational English learning. Penelitian ini mengkaji dampak teknik shadowing terhadap kemampuan pengucapan siswa kelas 10 di SMK Kesehatan Kaltara Tarakan. Penelitian ini didorong oleh keterbatasan kemampuan pengucapan bahasa Inggris siswa, yang dipengaruhi oleh kurangnya latihan intensif, gangguan bahasa ibu, dan rendahnya kepercayaan diri. Teknik shadowing, yang melibatkan peniruan langsung dan berulang terhadap pengucapan penutur asli, diterapkan untuk meningkatkan akurasi segmen, fitur suprasegmental, dan pengucapan yang terhubung. Desain pra-eksperimental satu kelompok dengan tes pra dan pasca diterapkan. Sampel terdiri dari 17 siswa farmasi yang dipilih berdasarkan skor rata-rata pengucapan yang rendah. Alat penelitian meliputi tes lisan, catatan lapangan, dan rekaman video. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam skor rata-rata pengucapan dari 7,53 menjadi 14,00. Uji Wilcoxon menghasilkan nilai signifikansi 0,000 (p 0,50), mengonfirmasi keefektifan teknik ini. Data kualitatif mendukung temuan ini, menunjukkan partisipasi siswa yang lebih besar, peningkatan kepercayaan diri, dan peningkatan bertahap dalam akurasi pengucapan. Teknik shadowing terbukti sebagai metode praktis, interaktif, dan efektif untuk meningkatkan pengucapan dalam pembelajaran bahasa Inggris vokasi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kemampuan representasi matematis merupakan kemampuan yang penting sebagai dasar pembelajaran. Dengan adanya representasi akan mempermudah siswa untuk memahami konsep dan menyelesaikan soal-soal cerita, khususnya pada soal AKM numerasi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan representasi matematis siswa dalam menyelesaikan soal AKM numerasi pada materi bilangan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif, di mana subjek penelitiannya adalah 3 siswa yang diambil dari 1 kategori tinggi, 1 kategori sedang dan 1 kategori rendah siswa kelas V SDN 031 Tarakan. Data dikumpulkan melalui lembar tes soal AKM numersi dan wawancara subjek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa memiliki kecenderungan memunculkan indikator visual, verbal, dan simbolik. Namun, khusus pada siswa yang berkemampuan rendah hanya muncul pada soal nomor satu saja. Sehingga, dapat dikatakan bahwa semua subjek mampu memunculkan indikator pada soal nomor satu saja yaitu garis bilangan. Selain itu, pada soal nomor dua terdapat semua subjek yaitu siswa yang berkemampuan tinggi, sedang dan rendah tidak ada sama sekali memunculkan indikator visual.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
This study investigated the impact of the shadowing technique on the pronunciation skills of year 10 students at SMK Kesehatan Kaltara Tarakan. The research was motivated by students’ limited proficiency in English pronunciation, influenced by insufficient intensive practice, mother tongue interference, and low confidence. Shadowing, which involves the immediate and repeated imitation of native speaker pronunciation, was implemented to improve segmental accuracy, suprasegmental features and connected speech. A pre-experimental one-group pretest-posttest design was employed. The sample comprised 17 pharmacy students selected for their low average pronunciation scores. Research instruments included oral tests, field notes, and video recordings. Results showed a substantial increase in average pronunciation scores from 7.53 to 14.00. The Wilcoxon test produced a significance value of 0.000 (p 0.50), confirming the effectiveness of the technique. Qualitative data supported these findings, showing greater student participation, improved confidence, and gradual enhancement in pronunciation accuracy. The shadowing technique is thus shown to be a practical, interactive, and effective method for improving pronunciation in vocational English learning. Penelitian ini mengkaji dampak teknik shadowing terhadap kemampuan pengucapan siswa kelas 10 di SMK Kesehatan Kaltara Tarakan. Penelitian ini didorong oleh keterbatasan kemampuan pengucapan bahasa Inggris siswa, yang dipengaruhi oleh kurangnya latihan intensif, gangguan bahasa ibu, dan rendahnya kepercayaan diri. Teknik shadowing, yang melibatkan peniruan langsung dan berulang terhadap pengucapan penutur asli, diterapkan untuk meningkatkan akurasi segmen, fitur suprasegmental, dan pengucapan yang terhubung. Desain pra-eksperimental satu kelompok dengan tes pra dan pasca diterapkan. Sampel terdiri dari 17 siswa farmasi yang dipilih berdasarkan skor rata-rata pengucapan yang rendah. Alat penelitian meliputi tes lisan, catatan lapangan, dan rekaman video. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam skor rata-rata pengucapan dari 7,53 menjadi 14,00. Uji Wilcoxon menghasilkan nilai signifikansi 0,000 (p 0,50), mengonfirmasi keefektifan teknik ini. Data kualitatif mendukung temuan ini, menunjukkan partisipasi siswa yang lebih besar, peningkatan kepercayaan diri, dan peningkatan bertahap dalam akurasi pengucapan. Teknik shadowing terbukti sebagai metode praktis, interaktif, dan efektif untuk meningkatkan pengucapan dalam pembelajaran bahasa Inggris vokasi.
BookOpen AccessMetadata saja
2023•Koleksi Perpustakaan
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan pendapatan asli daerah Kota Tarakan. Penelitian ini dilakukan di kantor BPKAD (Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah) Kota Tarakan. Jenis penelitian ini yaitu penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Adapun metode yang digunakan adalah metode wawancara yang menggunakan data primer. sedangkan informan dalam penelitian ini dengan informan Utama yaitu Kepala Sub Kooordinator Sunnid Penilai Pemerintah Ahli Muda. Hasil penelitian adalah ini untuk mengatahui upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan PAD di Kota Tarakan yaitu dengan cara meningkatkan komitmen stakeholder internal, melakukan monitoring rutin dan evakuasi, Menyelenggarakan sistem komputerisasi penerimaan dareah, Melakukan Sosialiasai dan Penyuluhan, Berkerjasama dengan antar Instansi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan pendapatan asli daerah Kota Tarakan. Penelitian ini dilakukan di kantor BPKAD (Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah) Kota Tarakan. Jenis penelitian ini yaitu penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Adapun metode yang digunakan adalah metode wawancara yang menggunakan data primer. sedangkan informan dalam penelitian ini dengan informan Utama yaitu Kepala Sub Kooordinator Sunnid Penilai Pemerintah Ahli Muda. Hasil penelitian adalah ini untuk mengatahui upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan PAD di Kota Tarakan yaitu dengan cara meningkatkan komitmen stakeholder internal, melakukan monitoring rutin dan evakuasi, Menyelenggarakan sistem komputerisasi penerimaan dareah, Melakukan Sosialiasai dan Penyuluhan, Berkerjasama dengan antar Instansi.
BookOpen AccessMetadata saja
2022•Koleksi Perpustakaan
Prokrastinasi akademik merupakan penundaan yang sering muncul pada siswa yang memiliki efek negatif terhadap proses belajar dan prestasi siswa, dimana siswa sering terlambat mengumpulkan tugas, kadang meminta tambahan waktu, juga tidak bersegera mengerjakan tugas yang diberikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada efektivitas konseling kelompok dengan teknik REBT terhadap perilaku prokrastinasi akademik siswa kelas IX SMP Muhammadiyah 1 Tarakan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan populasi sasaran yaitu seluruh siswa kelas IX di SMP Muhammadiyah 1 Tarakan yang berjumlah 18 siswa. Teknik sampling menggunakan probality sampling dengan ukuran jumlah sampel 61% dari populasi sehingga jumlah sampel pada penelitian ini adalah 11 siswa. Pengolahan data menggunakan teknik analisis deskriptif, teknik analisis inferensial dan uji Wilcoxon signed rank test dengan SPSS versi 24.0. Berdasarkan analisis data disimpulkan bahwa berdasarkan hasil uji hipotesis, nilai signifikansi sebesar (0,003 ˂ 0.05) yang artinya konseling kelompok dengan teknik REBT efektif terhadap perilaku prokrastinasi akademik siswa kelas IX SMP Muhammadiyah 1 Tarakan. Pada pemberian pretest dari 11 siswa yang menjadi sampel dalam penelitian, terdapat 10 (91%) siswa memiliki perilaku prokrastinasi yang sangat tinggi, 1 (9%) siswa memiliki perilaku prokrastinasi akademik yang tinggi. Pada pemberian posttest terdapat 2 (18%) siswa yang memiliki perilaku prokrastinasi kurang, 9 (82%) siswa yang memiliki perilaku prokrastinasi akademik sangat kurang Academic procrastination is a delay that often occurs in student which has a negative effect on the learning process and student achievement, where students are often late in submitting assignments, sometimes asking for additional time, and also not rushing to do the assignments given. The purpose of this study was to determine whether there is effectiveness of group counseling with REBT techniques on academic procrastination behavior in class IX students of SMP Muhammadiyah 1 Tarakan. This research is an experimental study with a target population of all students of class IX at SMP Muhammadiyah 1 Tarakan consisting of 18 students. The sampling technique used probability sampling with a sample size of 61% of the population so that the number of samples in this study was 11 students. Data processing used descriptive analysis techniques, inferential analysis techniques and the Wilcoxon signed rank test with SPSS version 24.0. Based on data analysis, it was concluded that based on the results of hypothesis testing, the significance value was (0.003 0.05), which means group counseling with REBT technique is effective in academic procrastination behavior of class IX students of SMP Muhammadiyah 1 Tarakan. In giving the pretest of the 11 students who were sampled in the study, there were 10 (91%) students who had very high procrastination behavior, 1 (9%) students had high academic procrastination behavior. In the post-test, there were 2 (18%) students who had less procrastination behavior, 9 (82%) students who had very less academic procrastination behavior
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Prokrastinasi akademik merupakan penundaan yang sering muncul pada siswa yang memiliki efek negatif terhadap proses belajar dan prestasi siswa, dimana siswa sering terlambat mengumpulkan tugas, kadang meminta tambahan waktu, juga tidak bersegera mengerjakan tugas yang diberikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada efektivitas konseling kelompok dengan teknik REBT terhadap perilaku prokrastinasi akademik siswa kelas IX SMP Muhammadiyah 1 Tarakan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan populasi sasaran yaitu seluruh siswa kelas IX di SMP Muhammadiyah 1 Tarakan yang berjumlah 18 siswa. Teknik sampling menggunakan probality sampling dengan ukuran jumlah sampel 61% dari populasi sehingga jumlah sampel pada penelitian ini adalah 11 siswa. Pengolahan data menggunakan teknik analisis deskriptif, teknik analisis inferensial dan uji Wilcoxon signed rank test dengan SPSS versi 24.0. Berdasarkan analisis data disimpulkan bahwa berdasarkan hasil uji hipotesis, nilai signifikansi sebesar (0,003 ˂ 0.05) yang artinya konseling kelompok dengan teknik REBT efektif terhadap perilaku prokrastinasi akademik siswa kelas IX SMP Muhammadiyah 1 Tarakan. Pada pemberian pretest dari 11 siswa yang menjadi sampel dalam penelitian, terdapat 10 (91%) siswa memiliki perilaku prokrastinasi yang sangat tinggi, 1 (9%) siswa memiliki perilaku prokrastinasi akademik yang tinggi. Pada pemberian posttest terdapat 2 (18%) siswa yang memiliki perilaku prokrastinasi kurang, 9 (82%) siswa yang memiliki perilaku prokrastinasi akademik sangat kurang Academic procrastination is a delay that often occurs in student which has a negative effect on the learning process and student achievement, where students are often late in submitting assignments, sometimes asking for additional time, and also not rushing to do the assignments given. The purpose of this study was to determine whether there is effectiveness of group counseling with REBT techniques on academic procrastination behavior in class IX students of SMP Muhammadiyah 1 Tarakan. This research is an experimental study with a target population of all students of class IX at SMP Muhammadiyah 1 Tarakan consisting of 18 students. The sampling technique used probability sampling with a sample size of 61% of the population so that the number of samples in this study was 11 students. Data processing used descriptive analysis techniques, inferential analysis techniques and the Wilcoxon signed rank test with SPSS version 24.0. Based on data analysis, it was concluded that based on the results of hypothesis testing, the significance value was (0.003 0.05), which means group counseling with REBT technique is effective in academic procrastination behavior of class IX students of SMP Muhammadiyah 1 Tarakan. In giving the pretest of the 11 students who were sampled in the study, there were 10 (91%) students who had very high procrastination behavior, 1 (9%) students had high academic procrastination behavior. In the post-test, there were 2 (18%) students who had less procrastination behavior, 9 (82%) students who had very less academic procrastination behavior