pengaruh konseling kelompok terhadap kecemasan korban bullying di smp negeri 12 tarakan
PENGARUH KONSELING KELOMPOK TERHADAP KECEMASAN KORBAN BULLYING DI SMP NEGERI 12 TARAKAN ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konseling kelompok terhadap kecemasan korban bullying di SMP Negeri 12 Tarakan. kecemasan tersebut ditunjukkan melalui rasa takut dan khawatir, kurang percaya diri, menarik diri dari lingkungan sosial, dan gangguan konsentrasi belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen dan desain one group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah 6 siswa kelas VIII yang mengalami kecemasan sebagai korban bullying. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala kecemasan, sedangkan analisis data menggunakan statistik deskriptif dan Paired Samples T-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor kecemasan siswa sebelum diberikan layanan konseling kelompok sebesar 78,33%, sedangkan setelah diberikan layanan konseling kelompok menurun menjadi 57,33%, dengan selisih sebesar 21,00%. Hasil uji Paired Samples T-Test menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,013 0,05, sehingga terdapat perbedaan tingkat kecemasan sebelum dan sesudah diberikan layanan konseling kelompok. Temuan penelitian menunjukkan bahwa layanan konseling kelompok dapat membantu menurunkan tingkat kecemasan korban bullying. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi guru bimbingan dan konseling dalam memberikan layanan yang sesuai untuk membantu siswa korban bullying mengurangi kecemasan dan meningkatkan kemampuan berinteraksi di lingkungan sekolah.