ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kedisiplinan siswa ialah suatu sikap siswa terhadap tata tertib di sekolah dan berkaitan juga dengan kegiatan pembinaan untuk mewujudkan kesadaran diri siswa dalam mematuhi norma peraturan dan tata tertib. Teknik self-management adalah cara untuk memandu, mengatur, dan mengubah perilaku siswa ke arah perilaku yang lebih baik. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI mesin di SMK Negeri 2 Tarakan yang memiliki kedisiplinan rendah, dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil analisis data menggunakan paired sample t-test menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara hasil (pretest) dan (posttest). Hal tersebut terdapat pada nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) yang diperoleh adalah 0.000 (p 0.05), dan terdapat nilai t-hitung sebesar 41.558 > dari t-tabel sebesar 0,432 yang berarti hipotesis nol ditolak dan hipotesis alternatif diterima. Ini menunjukkan bahwa ada pengaruh teknik self-management terhadap kedisiplinan siswa kelas XI mesin di SMK Negeri 2 Tarakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Disiplin merupakan kunci keberhasilan dan juga kesuksesan, sehingga jika seseorang memiliki perilaku tidak disiplin akan berdampak buruk bagi diri sendiri maupun orang lain karena dapat menjauhkan diri dari kesuksesan. Salah satu upaya untuk menyelesaikan masalah tersebut adalah dengan memberikan layanan bimbingan kelompok. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bimbingan kelompok Terhadap kedisplinan siswa di SMA Negeri 2 Tarakan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif, menggunakan desain pre-eksperimental design dengan jenis one group pretest and possttest design. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini berupa angket, menggunakan indikator kedisiplinan dari sobri (2020) kedisiplinan siswa ditinjau dari 3 aspek yaitu: 1) ketertiban; 2) kemampuan mengendalikan diri; dan 3) kemampuan berkonsentrasi. Populasi penelitian ini adalah 451 siswa kelas XI di SMA Negeri 2 Tarakan, dengan menggunakan teknik simple random sampling, yang menjadi sampel dalam penelitian ini berjumlah 12 siswa. Teknik Analisis data menggunakan statistik deskriptif dan inferensial dengan bantuan software SPSS 25. Hasil penelitian pada saat pemberian pretest pada siswa berada pada kategori sangat tinggi dan tinggi dapat dilihat dari hasil analisis data dengan nilai rata-rata 156,7 dan setelah pemberian posttest berada pada kategori sangat tinggi dengan nilai rata-rata 175,3. Berdasarkan analisis data uji hipotesis yaitu analisis paired sample t-test (parametrik) mendapatkan hasil yaitu sig sebesar 0,000 0,05, maka ha diterima dan ho ditolak artinya ada pengaruh bimbingan kelompok terhadap kedisiplinan siswa di SMA Negeri 2 Tarakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari bimbingan kelompok dengan teknik modelling untuk meningkatkan kedisplinan siswa di SMP Negeri 8 Tarakan. Jenis Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif, dengan menggunakan pendekatan experiment dan desain penelitian one group pretest-posttest. Pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling, dengan populasi sebanyak 30 siswa dan sampel berjumlah 8 orang siswa kelas VIII 6. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan instrumen berupa skala likert tentang kedisiplinan siswa. Berdasarkan dari hasil penelitian ini diperoleh nilai sebesar 0.000 ˂ 0.05, maka Ho ditolak dan Ha diterima, yang berarti terdapat pengaruh penggunaan bimbingan kelompok dengan teknik modelling untuk meningkatkan kedisiplinan siswa di SMP Negeri 8 Tarakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Di kabupaten Nunukan tepatnya di SMP Negeri 2 terdapat fenomena siswa yang mengalami kesulitan dalam mematuhi peraturan yang benar . Tujuan penelitian adalah melihat bagaimana pengaruh media film untuk meningkatkan kedisplinan peserta didik kelas VIII di SMP Negeri 2 Nunukan tahun ajaran 2022/2023. Populasi yang digunakan siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Nunukan berjumlah 240 siswa dan penarikan sampel yang digunakan Simple Random Sampling yang berjumlah 30 siswa. Penelitian ini memakai metode penelitian Pra-Eksperimen desain menggunakan one group pre-test post-test dengan pendekatan kuantitatif. Teknik analisis data menggunakan analisis statistik deskriptif dan analisis statistik inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji hipotesis menggunakan analisis statistik nonparametic yaitu uji Wilcoxon Signed Ranks yang dimana terdapat perubahan nilai yaitu Negative Ranks adanya penurunan nilai pretest ke postest sebesar 6,25 dan Positive Ranks mengalami peningkatan nilai pretest ke postest sebesar 15,65. Berdasarkan hasil statistik Uji Wilcoxon Signed Ranks Test diperoleh Zhitung -4,436 , kemudian nilai Asymp.Sig,(2-tailed) untuk uji dua arah sebesar 0,000 0,005, ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh teknik media film terhadap kedisiplinan siswa kelas VIII di SMP Negeri 2 Nunukan
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru dalam membina kedisiplinan siswa kelas VI-A SDN 032 Tarakan. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskriptif. Fokus dalam penelitian ini adalah peran guru dalam membina kedisplinan siswa kelas VI-A SDN 032 Tarakan. Sumber data yang digunakan adalah data primer yaitu Kepala sekolah, wali kelas, dan siswa dan data sekunder yaitu visi dan misi SDN 032 Tarakan, tata tertib SDN 032 Tarakan, daftar kehadiran guru dan siswa kelas VI-A, peraturan kelas, buku pelanggaran siswa kelas VI-A. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data kualitatif yaitu melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru kelas VI-A SDN 032 Tarakan telah melaksanakan perannya yaitu : (1) Peran guru sebagai pengarah dalam membina kedisiplinan siswa dalam mengerjakan tugas, guru melakukan dengan menggunakan metode mengarahkan siswa dengan cara menjelaskan pembelajaran yang akan diberikan tugas untuk diberikan tugas kepada siswa agar dapat disiplin yaitu mengumpulkan tugas dengan tepat waktu. (2) Peran guru sebagai teladan yaitu masuk sekolah dan berpakaian dengan rapi, maka guru dapat memberikan contoh kepada siswa.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui layanan konseling kelompok dengan teknik Client Centered berpengaruh terhadap kedisiplinan siswa di SMP N 10 Tarakan. Kedisiplinan siswa merupakan suatau tingkah laku yang dapat ditunjukan dengan menaati aturan-aturan yang berlaku yang dapat ditunjukan dengan menaati aturan-aturan yang berlaku yang telah disepakati bersama. Penelitian ini di lakukan di SMP N 10 Tarakan, penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan pendekatan kuantitatif dengan siswa kelas VII yang populasinya berjumlah 60 siswa dan penarikan sampel yang digunakan simple raandom sampling yang sampelnya berjumlah 12 siswa. Pengolahan data menggunakan analisis deskriptif,analisis inferensial, dan skala kedisiplinan siswa dengan uji hipotesis uji Wilcoxon. Adapun uji Wilcoxon signed rank test versi 24.0, hasil analisis berdasarkan tes statistik dari uji Wilcoxon Signed Ranks Test diperoleh Zhitung -3.063, kemudian nilai Asymptotic sig (2-tailed) untuk uji dua arah sebesar 0.002 ˂ 0.05, Terdapat pengaruh teknik Client Centered terhadap kedisiplinan siswa di SMP N 10 Tarakan. Hal tersebut terlihat pada skor Pretest yang di peroleh Pada pemberian pretest dari 12 siswa yang menjadi sampel dalam penelitian, terdapat 6 (50%) siswa memiliki tinggkat kedisiplinan sangat kurang, 6 (50%) siswa memiliki tingkat kedisiplinan kurang. Pada pemberian posttest terdapat 6 (50%) siswa yang memiliki tingkat kedisiplinan sangat tinggi, 6 (50%) siswa yang memiliki tingkat kedisiplinan tinggi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran kedisiplinan siswa MAN Tarakan. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa siswi Man Tarakan yang berjumlah 414 siswa. Dari populasi tersebut 15% dari populasi sehingga jumlah sampel yang digunakan 15% X 414 siswa = 62 siswa. Adapun teknik pengambilan sample yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan cara random sampling. Instrumen yang digunakan adalah skala likert. Penelitian ini menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dengan menggunakan rumus standar deviasi dengan tujuan untuk mengetahui tinggi, sedang atau rendahnya nilai suatu objek dalam penelitian. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan IBM SPSS Statistic. Berdasarkan hasil analisis yang didapatkan dari skala yang telah diisi oleh siswa, maka dapat diketahui bahwa kedisiplinan siswa kategori sedang 32 siswa dengan presentase (50%), dan pada kategori tinggi 31 siswa dengan presentase (50%). Kategori tinggi ini menunjukkan bahwa siswa di MAN Tarakan telah melakukan atau memenuhi aturan-aturan yang berada disekolah.