ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kematian ibu terus menjadi tantangan kesehatan masyarakat, terutama terkait kehamilan dan persalinan berisiko tinggi. Deteksi dini faktor risiko merupakan upaya penting untuk mencegah komplikasi. Kader posyandu berperan dalam upaya promotif dan preventif kesehatan ibu, namun pengetahuan mereka tentang faktor risiko tinggi masih rendah sehingga diperlukan metode edukasi yang efektif. Media video cukup efektif untuk menyebarluaskan informasi sehingga dapat meningkatkan pemahaman kader. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh edukasi kesehatan berbasis video terhadap pengetahuan kader posyandu mengenai faktor risiko tinggi ibu hamil dan bersalin di Kecamatan Tarakan Tengah. Penelitian quasi experiment dengan one group pretest–posttest dilakukan pada Januari 2025 dengan sampel 60 kader yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Intervensi berupa video edukasi ±5 menit. Pengukuran pengetahuan menggunakan kuesioner 19 item yang telah valid dan reliabel. Analisis univariat dan bivariat dilakukan dengan uji Wilcoxon karena data tidak berdistribusi normal (Kolmogorov–Smirnov, p = 0,000). Hasil pretest menunjukkan kategori baik 56,7%, cukup 40,0%, dan kurang 3,3%. Posttest meningkat menjadi baik 95,0%, cukup 3,3%, dan kurang 1 1,7%. Uji Wilcoxon p = 0,000 menunjukkan peningkatan pengetahuan signifikan. Edukasi melalui media video efektif meningkatkan pengetahuan kader dan mendukung deteksi dini serta pencegahan komplikasi kehamilan dan persalinan
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Anemia pada ibu hamil masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang berdampak pada meningkatnya risiko komplikasi kehamilan serta gangguan pertumbuhan janin. Rendahnya pengetahuan ibu hamil tentang anemia dan pemanfaatan pangan lokal berkontribusi terhadap tingginya kejadian anemia. Salah satu pangan lokal yang berpotensi dimanfaatkan sebagai sumber gizi adalah Artocarpus odoratissimus. Penelitian ini bertujuan untuk menilai efektivitas video edukasi berbasis gizi lokal Artocarpus odoratissimus dalam meningkatkan pengetahuan tentang anemia pada ibu hamil di Puskesmas Juata. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kuasi-eksperimen (one-group pretest–posttest). Sampel sebanyak 22 ibu hamil dengan anemia dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner pengetahuan terdiri dari 18 butir pertanyaan dan media video edukasi berbasis gizi lokal Artocarpus odoratissimus. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan bermakna tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi (p 0,000). Disimpulkan bahwa video edukasi berbasis gizi lokal Artocarpus odoratissimus efektif meningkatkan pengetahuan tentang anemia pada ibu hamil dan berpotensi diterapkan sebagai media promosi kesehatan dalam pelayanan antenatal.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Menarche merupakan fase penting dalam perkembangan remaja putri yang sering kali menimbulkan kebingungan, tidak percaya diri dan kekhawatiran jika tidak disertai dengan kesiapan yang memadai. Edukasi sejak awal diperlukan untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapan remaja putri dalam menghadapi menarche. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas media video edukasi terhadap kesiapan remaja putri sekolah dasar dalam menghadapi menarche. Penelitian ini menggunakan desain kuasi eksperimen dengan pendekatan pretest-posttest control group. Penelitian ini menggunakan total sampling yang berjumlah 30 responden. Sampel terdiri dari dua kelompok, yaitu kelompok intervensi yang diberikan media video edukasi dan kelompok kontrol yang diberikan e-book. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner kesiapan menarche dengan total 30 butir pertanyaan. Data dianalisis menggunakan uji Paired T-Test untuk mengetahui perbedaan rata-rata kesiapan antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol setelah diberikan perlakuan. Hasil analisis menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok. Pada kelompok kontrol p value 0,0260,005 dan kelompok intervensi p value 0,0010,005 yang berarti media video edukasi efektif terhadap kesiapan remaja putri menghadapi menarche. Dengan demikian, media video dapat menjadi metode edukasi yang interaktif dan efektif dalam edukasi kesehatan reproduksi di kalangan remaja.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
This research aimed to determine the effect of group guidance using educational video media in reducing student bullying behavior. Bullying behavior is any form of oppression and violence carried out by a person or group to cause harm and is carried out continuously. The type of this research is quantitatively used an experimental method with a pre-test and post-test one-group design and data collection using a scale. The sampling technique was carried out using a purposive sampling technique. The number of samples in this research was fifteen (15) subjects from 45 populations consisting of class XI students at SMK Negeri 3 Tarakan. The results showed a t value of -11.213 with a probability of 0.000 0.05, which showed that there was an influence of group guidance using educational video media in reducing bullying behavior in class XI students at SMK Negeri 3 Tarakan.