ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Bullying merupakan salah satu tindakan perilaku agresif yang disengaja dilakukan oleh seseorang atau sekelompok orang secara berulang-ulang dan dari waktu ke waktu terhadap seseorang. Perilaku bullying dapat berupa ancaman fisik atau non fisik (verbal). Tindakan ini dilakukan dengan sengaja dan intens, baik oleh individu maupun kelompok, dengan tingkat keparahan yang lebih tinggi, tanpa rasa tanggung jawab, dan dilakukan berulang kali serta memberikan kepuasan bagi pelaku. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik self-management terhadap perilaku bullying. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen one group pretest-posttest design. Sampel penelitian berjumlah 5 siswa di kelas X yang diambil dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan skala likert dan analisis data dilakukan melalui analisis deskriptif serta inferensial dengan uji paired sample T-test menggunakan SPSS statistic 26. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai signifikan (sig 2-Tailed) sebesar 0,001
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Perilaku bullying melibatkan tindakan kekerasan yang dilakukan oleh seorang individu atau kelompok terhadap individu lain yang lebih lemah. Tindakan ini dilakukan secara berulang kali atau terus-menerus dalam bentuk fisik maupun non-fisik dengan tujuan untuk menyakiti, merendahkan, mengintimidasi, dan mendapatkan kepuasan pribadi. Pada hasil observasi ditemukan perilaku bullying secara fisik, verbal, dan sosial yang masih sering terjadi di lingkungan sekolah. Hal ini mengakibatkan siswa merasa perilaku bullying adalah hal yang biasa atau wajar tanpa memikirkan dampak negatif dari perilaku bullying tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan R&D (Research and Development) dengan menggunakan model ADDIE dengan melalui tahap analysis, design, development, implementation, evaluation. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dari segi kelayakan pada pengembangan media board game sebagai media bimbingan kelompok untuk mengurangi perilaku bullying siswa di SMPN 12 Tarakan. Penelitian ini menggunakan uji kelompok kecil dengan jumlah 7 orang siswa responden dan 1 orang Guru BK yang berperan sebagai penilai sejauh mana kelayakan media board game. Berdasarkan hasil validasi media diperoleh presentase sebesar 94% dengan kategori sangat tinggi atau sangat layak, hasil validasi materi diperoleh presentase sebesar 88,8% dengan kategori sangat tinggi atau sangat layak. Kemudian hasil uji coba kelompok kecil dengan 7 responden diperoleh presentase sebesar 97,1% dengan kategori sangat tinggi atau sangat layak dan hasil respon guru BK diperoleh presentase sebesar 100% dengan kategori sangat tinggi atau sangat layak. Sehingga, dapat disimpulkan bahwa media board game sebagai media bimbingan kelompok untuk mengurangi perilaku bullying siswa di SMPN 12 Tarakan memenuhi kriteria kelayakan untuk digunakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tujuan bimbingan kelompok dengan teknik sosiodrama dalam mengurangi perilaku bullying siswa. Perilaku bullying merupakan segala bentuk penindasan dan kekerasan yang dilakukan seseorang atau kelompok terhadap orang lain dengan tujuan menyakiti dan dilakukan secara terus menerus kepada seseorang. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif melalui metode eksperimen dengan desain pretest-postest one group design serta pengumpulan data melalui skala.Teknik Pengumpulan Data dalam penelitian ini menggunakan skala Likert tentang perilaku bullying analisis data dengan statistik deskriptif dan inferensial menggunakan uji Paired Samples Test dengan nilai Sig (2-tailed) yaitu 0,001 0,05 Sehingga dapat ditarik kesimpulan H1 diterima dan H0 ditolak yang berarti ada perbedaan signifikan antara rata-rata sebelum dan sesudah sosiodrama. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh teknik sosiodrama terhadap perilaku bullying di SMP Negeri Terpadu Unggulan 2 Tana Tidung. Adapun jumlah sampel dalam penelitian yaitu berjumlah sebanyak 8 sampel dari 73 populasi yteang terdiri dari kelas 8 A,8 B,8 C peneliti mengambil sampel di kelas 8C dan melakukan uji angket di kelas 8 A dan 8 B.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Bullying merupakan perilaku negatif dalam bentuk penekanan secara fisik maupun mental dari individu yang lebih kuat pada pihak individu yang lemah dan perilaku ini dilakukan secara berulang. Penerapan pola asuh yang tepat oleh orang tua dengan pemahaman akan konsep dari jenis pola asuh yang ada seperti, demokratis, otoriter, permitif sangat berpengaruh terhadap perkembangan karakter anak. Beberapa penelitian konsisten mendukung temuan bahwa pola asuh orang tua memiliki pengaruh yang signifikan terhadap perilaku bullying anak usia sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan pola asuh orang tua terhadap perilaku bullying anak usia sekolah di wilayah perbatasan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel pada penelitian ini sebanyak 113 siswa kelas 4,5, dan 6 SDN 001 Sebatik Tengah yang di tentukan menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Parental Authority Questionnaire Revised (PAQ-R) dan Olwes Bullying/Victim Questionnaire Revised (OBVQ-R). Analisis data menggunakan uji spearman rank. Hasil Penelitian menunjukkan terdapat hubungan pola asuh orang tua terhadap perilaku bullying anak usia sekolah di wilayah perbatasan dengan tingkat keeratan yang kuat sebanyak – 0.633 dan p-value <0,05. Kesimpulan pada penelitian ini adalah bahwa pola asuh orang tua memiliki hubungan yang signifikan terhadap perilaku bullying pada anak usia sekolah di wilayah perbatasan. Rekomendasi untuk penelitian selanjutnya adalah dilakukan penelitian lebih lanjut terkait faktor-faktor yang lain dalam perilaku bullying.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
This research aimed to determine the effect of group guidance using educational video media in reducing student bullying behavior. Bullying behavior is any form of oppression and violence carried out by a person or group to cause harm and is carried out continuously. The type of this research is quantitatively used an experimental method with a pre-test and post-test one-group design and data collection using a scale. The sampling technique was carried out using a purposive sampling technique. The number of samples in this research was fifteen (15) subjects from 45 populations consisting of class XI students at SMK Negeri 3 Tarakan. The results showed a t value of -11.213 with a probability of 0.000 0.05, which showed that there was an influence of group guidance using educational video media in reducing bullying behavior in class XI students at SMK Negeri 3 Tarakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2020•
Desi Juraidah. 2020. Penelitian mengenai Pelaksanaan Konseling Individual Terhadap Perilaku Bullying Siswa Kelas VIII SMP Negeri 1 Sekatak. Skripsi program studi Bimbingan dan Konseling, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Borneo Tarakan. Dosen pembimbing utama : Siti Rahmi, S.Sos.I.,M.Pd. Bullying merupakan suatu perilaku agresif yang bersifat negatif yang mengakibatkan seseorang dalam keadaan tidak nyaman merupakan perilaku yang dapat merugikan dan membahayakan orang lain yang mengalami bullying, penanganan yang harus dilakukan yaitu menggunakan konseling individual yang merupakan salah satu layanan konseling secara tatap muka oleh konselor dan konseli. Dalam lingkup sekolah konseling individual adalah salah satu layanan dalam bimbingan dan konseling yang digunakan oleh guru BK dalam pegentasan masalah yang dihadapi oleh siswa di sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan konseling individual terhadap perilaku bullying siswa di SMP Negeri 1 Sekatak. Jenis penelitian ini adalah penelitian Kualitatif dengan desain studi kasus. Subjek dalam penelitian ini adalah satu siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Sekatak. Adapun proses pengambilan subjek penelitian menggunakan snowball sampling. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tahapan konseling yang dilaksanakan oleh guru BK di SMP Negeri 1 Sekatak terhadap perilaku bullying, belum sesuai dengan SOP yang berlaku, berdasarkan hasil penelitian faktor penyebab subjek melakukan bullying adalah faktor teman sebaya, lingkungan dan kurangnya perhatian dari keluarga. subjek mudah terpengaruh dan juga pernah menjadi bahan bulian pada saat subjek masih di sekolah dasar sehingga itu salah satu pemicu subjek untuk melakukan tindakan bully. Tindakan bully yang subjek lakukan adalah tindakan bully dalam kategori bullying verbal yaitu hanya melalui kata-kata. Kata Kunci : Konseling individual, perilaku bullying