Abstrak
Bullying merupakan perilaku negatif dalam bentuk penekanan secara fisik maupun mental dari individu yang lebih kuat pada pihak individu yang lemah dan perilaku ini dilakukan secara berulang. Penerapan pola asuh yang tepat oleh orang tua dengan pemahaman akan konsep dari jenis pola asuh yang ada seperti, demokratis, otoriter, permitif sangat berpengaruh terhadap perkembangan karakter anak. Beberapa penelitian konsisten mendukung temuan bahwa pola asuh orang tua memiliki pengaruh yang signifikan terhadap perilaku bullying anak usia sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan pola asuh orang tua terhadap perilaku bullying anak usia sekolah di wilayah perbatasan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel pada penelitian ini sebanyak 113 siswa kelas 4,5, dan 6 SDN 001 Sebatik Tengah yang di tentukan menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner Parental Authority Questionnaire Revised (PAQ-R) dan Olwes Bullying/Victim Questionnaire Revised (OBVQ-R). Analisis data menggunakan uji spearman rank. Hasil Penelitian menunjukkan terdapat hubungan pola asuh orang tua terhadap perilaku bullying anak usia sekolah di wilayah perbatasan dengan tingkat keeratan yang kuat sebanyak – 0.633 dan p-value <0,05. Kesimpulan pada penelitian ini adalah bahwa pola asuh orang tua memiliki hubungan yang signifikan terhadap perilaku bullying pada anak usia sekolah di wilayah perbatasan. Rekomendasi untuk penelitian selanjutnya adalah dilakukan penelitian lebih lanjut terkait faktor-faktor yang lain dalam perilaku bullying.