ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Uly Rochmawati. 2025. Pengaruh Teknik Self Management Terhadap Displin Belajar Peserta Didik Kelas XI SMK Negeri 4 Tarakan. Disiplin merupakan situasi yang tercipta dan dibentuk dari serangkaian perilaku yang menampilkan nilai-nilai ketaatan. Beberapa keterkaitan terhadap suatu aturan tata tertib, beberapa dari perilaku ketidaksiplinan belajar diantaranya, keluar masuk saat guru ada di dalam kelas, mendengarkan musik, bermain game, tidur dikelas, mengobrol dengan teman, terlambat datang kesekolahan. Penelitian ini bertujuan membantu konseli agar dapat mengubah perilaku negatif dan mengembangkan perilaku positifnya sejak dini. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode One Group Pretest-Posttest Design. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket. Populasi penelitian ini berjumlah 130 orang peserta didik kelas XI di SMK Negeri 4 Tarakan dengan menggunakan Sample Random Sampling untuk metode pengambilan sampel. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 12 peserta didik. Terdapat 12 peserta didik yang nilainya berada pada kategori sedang dan rendah. Sedangkan hasil post-test menunjukkan nilai 12 peserta didik tersebut meningkat menjadi kategori tinggi. Uji hipotesis menggunakan uji Paired sample Test dengan hasil Ha diterima dan Ho ditolak dikarenakan nilai signifikan 0,00 0,05 dan nilai hitung 7,035 > 0,374. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Teknik Self Management memiliki pengaruh Terhadap Disiplin Belajar Peserta Didik Kelas XI SMK Negeri 4 Tarakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•
Kemandirian Belajar ialah tindakan individu yang dapat berinisiatif, dapat menyelesaikan permasalahan, memiliki rasa percaya diri untuk melaksanakan aktivitas pembelajaran. Namun saat ini masih terdapat murid yang mempunyai rendahnya kemandirian belajar, yang ditandai dengan kurangnya inisiatif, kurangnya rasa bertanggung jawab dan selalu bergantung terhadap orang lain. Analisis ini memiliki tujuan untuk memahami pengaruh teknik self management terhadap kemandirian belajar siswa. Analisis ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan design eksperimen one grup pretest-posttest design. Sampel penelitian berjumlah 10 murid di kelas XI yang di ambil dengan teknik random sampling. Pengumpulan data dilaksanakan dengan menggunakan skala likert dan analisis data dilakukan melalui analisis deskriptif serta inferensial dengan uji paired sample T-test menggunakan SPSS statistic 26. Hasil analisis menyatakan bahwasannya nilai signifikan (sig 2-Tailed) sebesar 0,002
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•
Pengaruh Bimbingan Kelompok Dengan Teknik Self Management Terhadap Kemandirian Belajar Siswa Kelas XII Di Madrasah Aliyah Negeri Tarakan. Pembimbing Utama Siti Maliha, M.Psi., Ph.D., Psikolog dan Pembimbing Anggota Tri Cahyono, M.Pd. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bimbingan kelompok dengan teknik self management terhadap kemandirian belajar siswa kelas XII di Madrasah Aliyah Negeri Tarakan. Kemandirian belajar adalah suatu proses dimana peserta didik mengontrol sendiri proses pembelajarannya. Teknik self management adalah strategi perubahan tingkah laku yang dimana mereka mengendalikan perilaku mereka sendiri. Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XII di Madrasah Aliyah Negeri Tarakan yang memiliki kemandirian belajar rendah, dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil analisis data menggunakan paired sample t-test menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara hasil (pretest) dan (posttest). Hal tersebut terdapat pada nilai signifikansi Sig. (2.tailed) yang diperoleh adalah sebesar 0,001 (p0,05), dan terdapat nilai thitung sebesar 10,931 > dari ttabel sebesar 2,131 yang berarti hipotesis nol ditolak dan hipotesis alternatif diterima. Hal ini menunjukkan bahwa ada pengaruh bimbingan kelompok dengan teknik self management terhadap kemandirian belajar siswa kelas XII di Madrasah Aliyah Negeri Tarakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Hipertensi menjadi penyebab utama kematian 9,4 juta jiwa setiap tahunnya. Tingginya angka hipertensi di Tarakan membutuhkan cara yang tepat untuk mengelola tekanan darah, seperti self efficacy dan self management. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara self efficacy dan self management pada pasien hipertensi. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional cross sectional. Penelitian ini melibatkan 180 orang responden, data dikumpulkan melalui kuesioner self efficacy dan self management HSMBQ hipertensi. Sebanyak 95 responden (52,8%) memiliki self efficacy dengan kategori tinggi, sedangkan 102 responden (56,7%) memiliki self management dengan kategori cukup. Analisa data melalui uji statistik chi square, diperoleh nilai p value sebesar 0,001 yang menunjukkan adanya hubungan antara self efficacy dan self management pada pasien hipertensi. Semakin tinggi tingkat self efficacy, semakin baik pula self management yang ditujukkan responden dan diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan pola hidup untuk mencegah terjadinya komplikasi. Saran bagi peneliti selanjutnya dapat melakukan penelitian dengan penekanan pada aspek dukungan keluarga dalam meningkatkan self efficacy.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Bullying merupakan salah satu tindakan perilaku agresif yang disengaja dilakukan oleh seseorang atau sekelompok orang secara berulang-ulang dan dari waktu ke waktu terhadap seseorang. Perilaku bullying dapat berupa ancaman fisik atau non fisik (verbal). Tindakan ini dilakukan dengan sengaja dan intens, baik oleh individu maupun kelompok, dengan tingkat keparahan yang lebih tinggi, tanpa rasa tanggung jawab, dan dilakukan berulang kali serta memberikan kepuasan bagi pelaku. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik self-management terhadap perilaku bullying. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen one group pretest-posttest design. Sampel penelitian berjumlah 5 siswa di kelas X yang diambil dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan skala likert dan analisis data dilakukan melalui analisis deskriptif serta inferensial dengan uji paired sample T-test menggunakan SPSS statistic 26. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai signifikan (sig 2-Tailed) sebesar 0,001
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teknik self management terhadap prokrastinasi akademik merupakan perilaku menunda menyelesaikan tugas-tugas akademik. Teknik self management digunakan sebagai pendekatan intervensi dalam layanan konseling kelompok untuk membantu siswa mengelola diri dan mengurangi perilaku prokrastinasi akademik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan desain pre-eksperimental one group pretest-posttest. Sampel dalam penelitian ini adalah lima siswa kelas X yang dipilih secara purposive berdasarkan hasil skala prokrastinasi akademik dengan ketegori tinggi. Teknik analisis data menggunakan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara skor pretest dan posttest setelah diberikan layanan konseling kelompok menggunakan teknik self management. Dengan demikian, terdapat pengaruh teknik self management terhadap prokrastinasi akademik siswa di SMA Negeri 3 Tarakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Shavera Nur Hikmah. 2025. Pengaruh Konseling Kelompok Dengan Teknik Self Management Terhadap Motivasi Belajar Siswa Yang Mengalami Broken home. Program studi Bimbingan dan Konseling. Pembimbing Utama Ni Made Diah Padmi dan A. Ahmad Ridha. Motivasi belajar merupakan dorongan atau kekuatan motivasi yang bersumber dari diri individu itu sendiri atau lingkungan yang akan menimbulkan keinginan untuk melakukan kegiatan belajar serta menimbulkan perubahan tingkah laku kearah yang lebih baik. Kurangnya motivasi belajar siswa ditemukan di SMA Negeri 4 Tarakan, akibat dari kurangnya motivasi belajar siswa terjadilah siswa jarang mengerjakan tugas sekolah, jarang masuk sekolah, mudah menyerah pada saat menghadapi kesulitan, tidak memiliki target belajar yang jelas, mengalami penurunan prestasi belajar, kurang berkonsentrasi pada saat belajar, sering terlambat datang kesekolah, tidak memperhatikan guru yang mengajar dikelas, sering keluar kelas pada saat jam pembelajaran, sering melanggar tata tertib sekolah dan sering ribut pada saat pembelajaran. Dalam mengatasi masalah tersebut, maka dilakukan upaya berupa diberikannya layanan dengan teknik self management. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari teknik self management terhadap motivasi belajar siswa yang mengalami broken home. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan pre-experiment one-group pretest-posttest. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling, dengan populasi sebanyak 290 siswa dan sampel berjumlah 5 siswa. Analisis data yang digunakan yaitu statistik deskriptif dan inferensial menggunakan uji wilcoxon. Berdasarkan hasil penelitian ini, perhitungan uji wilcoxon diperoleh asymp sig a atau 0.043 0,05. Maka Ha diterima dan H0 ditolak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh konseling kelompok dengan teknik self management terhadap motivasi belajar siswa yang mengalami broken home.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
PENGARUH TEKNIK SELF MANAGEMENT TERHADAP PERILAKU PROKRASTINASI AKADEMIK SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 14 TARAKAN ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan konseling kelompok dengan teknik Self Management terhadap perilaku Prokrastinasi Akademik Siswa kelas VIII SMP Negeri 14 Tarakan. Prokrastinasi akademik adalah perilaku negatif yang memiliki kebiasaan untuk menunda mengerjakan tugas akademik. Ciri-cirinya yaitu Penundaan untuk memulai dan menyelesaikan tugas, keterlambatan dalam mengerjakan tugas, kesenjangan waktu antara rencana dan kinerja aktual dan melakukan aktivitas yang lebih menyenangkan, dan self management merupakan teknik konseling behavior yang membantu konseli untuk mendorong diri sendiri dalam mencapai perubahan kebiasaan tingkah laku yang lebih baik lagi. Penelitian ini termasuk penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimen dengan desain one group pretest-posttest design. Dengan populasi sebanyak 32 siswa dan menggunakan teknik pengambilan sampel Purposive sampling sebanyak 10 orang siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah skala Prokrastinasi Akademik. Teknik analisis data dari hasil hipotesis paired sample t-test yang diperoleh Ha diterima dikarenakan nilai signifikan 0.000 0,05 dan nilai t hitung 16,585 > t tabel 1.833. Sehingga ada pengaruh konseling kelompok dengan teknik Self Management terhadap Perilaku Prokrastinasi Akademik Siswa Kelas VIII SMP Negeri 14 Tarakan.