ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan media film dalam layanan informasi terhadap peningkatan kemandirian belajar siswa kelas VIII SMP Negeri 11 Tarakan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen menggunakan desain one group pretest–posttest design. Subjek penelitian berjumlah 28 siswa kelas VIII. Teknik pengumpulan data dilakukan menggunakan skala kemandirian belajar, sedangkan analisis data menggunakan statistik deskriptif dan inferensial yang meliputi uji normalitas, uji homogenitas, dan uji Paired Sample T-Test dengan bantuan program SPSS versi 25.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kemandirian belajar siswa sebelum diberikan layanan informasi dengan media film berada pada kategori rendah dengan nilai rata-rata pretest sebesar 68,46, sedangkan setelah diberikan perlakuan mengalami peningkatan pada kategori tinggi dan sangat tinggi dengan nilai rata-rata posttest sebesar 83,43. Peningkatan rata-rata skor kemandirian belajar sebesar 14,96. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi 0,000 0,05, sehingga Ha diterima dan Ho ditolak, yang berarti terdapat pengaruh signifikan penggunaan media film dalam layanan informasi terhadap kemandirian belajar siswa. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa layanan informasi berbantuan media film efektif digunakan untuk meningkatkan kemandirian belajar siswa, khususnya pada indikator percaya diri, inisiatif, motivasi, tanggung jawab, dan disiplin.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•
Kemandirian Belajar ialah tindakan individu yang dapat berinisiatif, dapat menyelesaikan permasalahan, memiliki rasa percaya diri untuk melaksanakan aktivitas pembelajaran. Namun saat ini masih terdapat murid yang mempunyai rendahnya kemandirian belajar, yang ditandai dengan kurangnya inisiatif, kurangnya rasa bertanggung jawab dan selalu bergantung terhadap orang lain. Analisis ini memiliki tujuan untuk memahami pengaruh teknik self management terhadap kemandirian belajar siswa. Analisis ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan design eksperimen one grup pretest-posttest design. Sampel penelitian berjumlah 10 murid di kelas XI yang di ambil dengan teknik random sampling. Pengumpulan data dilaksanakan dengan menggunakan skala likert dan analisis data dilakukan melalui analisis deskriptif serta inferensial dengan uji paired sample T-test menggunakan SPSS statistic 26. Hasil analisis menyatakan bahwasannya nilai signifikan (sig 2-Tailed) sebesar 0,002
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antara kemandirian belajar, motivasi dan gender terhadap prestasi belajar siswa kelas VIII MTs DDI Tarakan. Penelitian yang digunakan adalah penelitian kolerasi dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dan sampel berjumlah 58 siswa kelas VIII MTs DDI Tarakan, menggunakan teknik sampling jenuh dimana seluruh populasi dijadikan sampel. Data diperoleh berdasarkan skor dari angket kemandirian dan angket motivasi serta nilai tugas, ulangan harian dan nilai UAS, kemudian dianalisa dengan Uji Kolerasi Sederhana, Uji Regresi Berganda dan Uji Independent Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara kemandirian belajar terhadap prestasi belajar siswa dengan nilai signifikansi sebesar 0,045, terdapat hubungan antara motivasi terhadap prestasi belajar siswa dengan nilai signifikansi sebesar 0,036 dan terdapat pengaruh antara kemandirian belajar, motivasi terhadap prestasi belajar siswa kelas VIII MTs DDI Tarakan dengan nilai signifikansi sebesar 0,010 serta terdapat perbedaan antara gender terhadap prestasi belajar siswa kelas VIII MTs DDI Tarakan dengan nilai signifikansi sebesar 0,034. This research aims at uncovering the relationship of independent learnig, motivation, and gender with learning achievement of Grade VIII studenst of MTs DDI Tarakan. This study used correlational research with a quantitave approach. The research population and sample were 58 Grade VIII student at MTs DDI Tarakan, using a saturated sampling teachnique in which all populatioon was taken as the research samples. The data were obtained based n scores from questionnaire on independence and questionnaire on motivation assignment score , daily quiz score, and final examination score which were then analyzed using simple correlation test, multiple regression test, and independent sample T-Test. The research results show that (1) there was a relationship of independent learning with learning achievement and score at the significance level of 0,045; (2) there was a relationship of motivation with learning achievement at the significance level of 0,036; (3) there was a relationship of independent learning and motivation with learning achievement at the significant level of 0,010; and (4) there was a relationship of gender with learning achievement with the significant level of 0,034.