Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Penulis: DINDA WULANDARI
DaftarKartu
BookOpen AccessMetadata saja

Pengembangan Media Komik Anti Bullying Pada Siswa Sekolah Dasar

2026•Koleksi Perpustakaan

Fenomena bullying masih sering terjadi di lingkungan sekolah dasar, termasuk di SD Muhammadiyah 3 Al-Hilal Tarakan. Beberapa siswa belum memahami bahwa tindakan menyakiti teman atau mengejek nama orang tua termasuk bentuk bullying. Selain itu, belum tersedia media yang dapat digunakan sebagai sarana pencegahan perilaku tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan dan kepraktisan media komik anti bullying bagi siswa sekolah dasar. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model ADDIE yang meliputi tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Produk yang dihasilkan berupa media komik anti bullying berjudul “Jangan Diam Saja!”. Kelayakan media dinilai oleh ahli media, ahli materi, dan ahli bahasa, sedangkan kepraktisan diperoleh melalui uji respons guru dan siswa kelas VI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media komik memperoleh nilai 87,5% dari ahli media, 90% dari ahli materi, dan 87,5% dari ahli bahasa dengan kategori “sangat layak”. Respons guru memperoleh persentase 97,9% dan respons siswa sebesar 86,5% dengan kategori “sangat praktis”. Media komik ini membantu siswa memahami bentuk-bentuk bullying serta mendorong mereka untuk tidak diam ketika mengalami atau melihat tindakan bullying. Dengan demikian, media komik anti bullying layak dan praktis digunakan sebagai media pendukung layanan bimbingan dan konseling di sekolah dasar.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengembangan Media Komik Anti Bullying Pada Siswa Sekolah Dasar

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Fenomena bullying masih sering terjadi di lingkungan sekolah dasar, termasuk di SD Muhammadiyah 3 Al-Hilal Tarakan. Beberapa siswa belum memahami bahwa tindakan menyakiti teman atau mengejek nama orang tua termasuk bentuk bullying. Selain itu, belum tersedia media yang dapat digunakan sebagai sarana pencegahan perilaku tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan dan kepraktisan media komik anti bullying bagi siswa sekolah dasar. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan dengan model ADDIE yang meliputi tahap Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Produk yang dihasilkan berupa media komik anti bullying berjudul “Jangan Diam Saja!”. Kelayakan media dinilai oleh ahli media, ahli materi, dan ahli bahasa, sedangkan kepraktisan diperoleh melalui uji respons guru dan siswa kelas VI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media komik memperoleh nilai 87,5% dari ahli media, 90% dari ahli materi, dan 87,5% dari ahli bahasa dengan kategori “sangat layak”. Respons guru memperoleh persentase 97,9% dan respons siswa sebesar 86,5% dengan kategori “sangat praktis”. Media komik ini membantu siswa memahami bentuk-bentuk bullying serta mendorong mereka untuk tidak diam ketika mengalami atau melihat tindakan bullying. Dengan demikian, media komik anti bullying layak dan praktis digunakan sebagai media pendukung layanan bimbingan dan konseling di sekolah dasar.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail