Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

15 hasil
Subjek: Membaca Pemahaman
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENERAPAN METODE MEMBACA TERBIMBING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN SISWA KELAS V A SDN UTAMA 2 TARAKAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kemampuan membaca pemahaman adalah kompetensi dasar yang berhubungan dengan kefasihan dalam kemampuan siswa memahami isi bacaan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa melalui penerapan metode membaca terbimbing. Penelitian ini mengaplikasikan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri atas empat tahap, yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas V A SDN Utama 2 Tarakan. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, tes membaca, tes membaca pemahaman, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas mengajar guru mengalami peningkatan dari 82,5% pada siklus I menjadi 95% pada siklus II dengan kategori tinggi. Aktivitas belajar siswa pada siklus I mencapai 87,2% dan pada siklus II sebesar 83,5%, yang keduanya berada pada kategori tinggi. Hasil tes membaca pemahaman pada siklus I menunjukkan kategori baik sekali sebesar 16,67%, baik 25%, dan kurang 58,33%. Pada siklus II, kategori baik sekali meningkat menjadi 25%, baik 25%%, sedang 33,33% dan kategori kurang menurun menjadi 16,67%. Dengan demikian, metode membaca terbimbing terbukti dapat meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa. Reading comprehension skills are basic competencies related to students' fluency in understanding reading content This study aims to improve students' reading comprehension through guided reading. This study applies a Classroom Action Research (CAR) type conducted in two cycles. Each cycle consists of four stages, namely planning, implementation, observation, and reflection. The research subjects were fifth-grade students of SDN Utama 2 Tarakan. Data collection techniques. included observation, reading tests, reading comprehension tests, and documentation. The results showed that the teacher's teaching activities improved from 82.5% in cycle I to 95% in cycle II, which was categorized as high. Student learning activities in cycle I reached 87.2% and in cycle II reached 83.5%, both of which were in the high category. The results of the reading comprehension test in cycle I showed that 16.67% were in the very good category, 25% were in the good category, and 58.33% were in the poor category. In cycle II, the very good category increased to 25%, good 25%, fair 33.33%, and poor decreased to 16.67%. Thus, the guided reading method has been proven to improve students' reading comprehension skills.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

DESKRIPSI KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN MAHASISWA PGSD ANGKATAN 2023 UNIVERSITAS BORNEO TARAKAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Membaca pemahaman diartikan dalam memahami isi bacaan yang mewakili dari ide, gagasan, pikiran dan pendapat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan membaca pemahaman mahasiswa PGSD Angkatan 2023 Universitas Borneo Tarakan dalam menyelesaikan soal cerita. Jenis penelitian yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data berupa tes soal, wawancara dan dokumentasi. Subjek terdiri dari sepuluh mahasiswa diambil dari lima lokal yang dipilih secara acak berdasarkan hasil nilai tes. Hasil penelitian menunjukkan deskripsi dari kemampuan membaca pemahaman mahasiswa PGSD Angkatan 2023 Universitas Borneo Tarakan pada 4 indikator (literal, interpretatif, kritis, dan kreatif) dengan kategori sangat baik pada skror 58% mahasiswa mampu: 1) memahami informasi tersurat dan tersirat dalam teks secara tepat; 2) mengevaluasi isi bacaan secara kritis dengan alasan yang jelas; 3) menghasilkan gagasan baru secara kreatif berdasarkan isi bacaan. Sedangkan kategori cukup baik pada skor 40% mahasiswa mampu: 1) memahami informasi yang jelas dan mengartikan makna tersirat secara umum; 2) dapat menunjukkan sikap kritis dan merespons bacaan; 3) argumen dan pengembangan ide mereka masih dasar karena penjelasan yang diberikan belum memadai. Sedangkan kategori kurang baik pada skor 2% mahasiswa: 1) belum memahami isi teks secara utuh; 2) penafsiran makna tersirat kurang tepat; 3) kemampuan evaluasi kritis rendah; 4) pengembangan ide masih sangat terbatas. Reading comprehension is defined as grasping the substance of a text that expresses ideas, thoughts, or opinions. The purpose of this study is to describe the reading comprehension abilities of PGSD students from the 2023 class at the University of Borneo Tarakan when completing story problems. The method testing, interviews, and documentation. The subjects were 10 students chosen at random from five different sites based on their test scores. The study’s findings describe the reading comprehension ability of PGSD students from the 2023 class at the University of Borneo Tarakan on four indicators (literal, interpretative, critical, and creative), with a very good category of 58% of students being able to: 1) Correctly comprehend the explicit and implicit information in the text. 2) critically assess the reading’s content with explicit explanations; and 3) produce new creative ideas based on the reading’s content. Meanwhile, in the relatively good category, with a score of 40% students can: 1) comprehend clear material and interpret general implicit meanings; 2) adopt a critical mindset and respond to the reading; and 3) their arguments and concept development remain basic due to insufficient explanations. Meanwhile, in the poor category, 2% of students: 1) did not fully understand the text’s content, 2) misread the implicit meaning, 3) lacked critical assessment abilities, and 4) had very few ideas.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGEMBANGAN MEDIA BIG BOOK UNTUK KETERAMPILAN MEMBACA PEMAHAMAN SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran Big Book yang berbasis kontekstual sesuai kurikulum serta mengetahui kelayakan, respon siswa, dan hasil belajar keterampilan membaca pemahaman siswa kelas IV Sekolah Dasar pada materi Perkembangan Alat Transportasi. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Hasil validasi menunjukkan bahwa media Big Book dinyatakan ”Sangat Layak” dengan persentase kelayakan ahli media sebesar 94%, ahli materi 83%, dan ahli bahasa 70%. Penelitian dilaksanakan di kelas IV SD Negeri 016 Tarakan dengan uji coba terbatas pada 8 siswa dan uji coba lapangan pada 16 siswa. Respon siswa menunjukkan kategori ”Sangat Menarik” dengan persentase 93,75% pada uji coba terbatas dan 95,37% pada uji coba lapangan. Hasil tes keterampilan membaca pemahaman pada uji coba terbatas memperoleh persentase 62,5% dengan kategori ”Cukup Baik”, sedangkan pada uji coba lapangan meningkat menjadi 72,1% dengan kategori ”Cukup Baik”. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Big Book yang dikembangkan layak dan mampu meningkatkan keterampilan membaca pemahaman siswa kelas IV Sekolah Dasar.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS FAKTOR INTERNAL PENYEBAB KESULITAN MEMBACA PEMAHAMAN SISWA DI KELAS III B SDN 032 TARAKAN

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Membaca pemahaman merupakan kemampuan esensial dalam proses pembelajaran karena berperan penting dalam menyerap informasi, memahami makna teks, dan mengembangkan kompetensi siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor internal penyebab kesulitan membaca pemahaman pada siswa di kelas III-B SDN 032 Tarakan. Kesulitan ini diguga dipengaruhi oleh faktor internal, seperti minat membaca yang rendah, kurangnya motivasi belajar, rendahnya kepercayaan diri, serta terbatasnya penguasaan kosakata. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa tes, observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini berdasarkan kategori kemampuan membaca pemahaman, yang terdiri dari siswa kategori tinggi, sedang dan rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keempat faktor internal tersebut secara signifikan berkontribusi terhadap kesulitan membaca pemahaman siswa. Minat membaca yang rendah menghambat keterlibatan aktif siswa dalam kegiatan membaca. Kurangnya motivasi menyebabkan siswa tidak memiliki dorongan untuk memahami isi bacaan secara mendalam, kepercayaan diri yang rendah mempengaruhi keberanian siswa untuk mengungkapkan pemahamannya terhadap teks, sedangkan penguasaan kosakata yang terbatas membuat siswa kesulitan menafsirkan makna kata-kata dalam bacaan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Kemampuan Membaca Pemahaman Pada Peserta Didik Kelas IV-A

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kemampuan membaca pemahaman sangat penting sebagai dasar bagi peserta didik dalam memperoleh informasi dan meningkatkan kualitas dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan membaca pemahaman pada peserta didik kelas IV-A di SD Negeri 015 Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui tes kemampuan membaca pemahaman, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian ini dipilih berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan, terdapat empat subjek yang mewakili empat kategori kemampuan membaca pemahaman, yaitu sangat baik (S1), baik (S2), cukup (S3), dan kurang (S4). Indikator yang digunakan dalam menilai kemampuan membaca pemahaman peserta didik meliputi, 1) Kemampuan menangkap arti kata atau ungkapan dalam teks, 2) Kemampuan menangkap makna tersurat maupun tersirat, 3) Kemampuan dalam membuat kesimpulan, 4) Kemampuan dalam menentukan amanat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan tingkat kemampuan membaca pemahaman tiap peserta didik. Peserta didik dengan kategori sangat baik mampu memenuhi seluruh indikator sehingga mendapatkan nilai tes 90. Kemudian peserta didik kategori baik mampu menjawab sebagian besar indikator dengan benar, namun masih kesulitan dalam menangkap makna tersirat sehingga mendapatkan nilai 86,2. Pada kategori cukup, peserta didik hanya memenuhi beberapa indikator dan menunjukkan kesulitan dalam membuat kesimpulan dan menentukan amanat sehingga mendapatkan nilai 76,2. Sementara peserta didik kategori kurang menunjukkan kesulitan dalam memahami isi bacaan, termasuk dalam menangkap makna kata, menyimpulkan isi, dan menentukan amanat sehingga mendapatkan nilai 31,4.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Meningkatkan Kemampuan Membaca Pemahaman Menggunakan Metode Pembelajaran Directed Reading Thinking Activity (DRTA) Pada Siswa Kelas V-B SDN 002 Selumit Pantai

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan penelitian ini yaitu untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman dengan menerapkan metode pembelajaran Directed Reading Thinking Activity (DRTA) pada siswa kelas V-B SDN 002 Selumit Pantai. Jenis peneltian ini menggunakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan sebanyak 2 siklus. Desain dalam penelitian ini secara umum terdiri dari 4 tahapan yaitu: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Subjek penelitian ini terdiri dari 26 siswa yaitu 9 siswa laki-laki dan 17 siswa perempuan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan metode pembelajaran DRTA dapat meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa pada siswa kelas V-B SDN 002 Selumit Pantai. Pada penilaian kemampuan membaca pemahaman siklus I diperoleh persentase 54% siswa yang tuntas dengan diperoleh hasil tes membaca pemahaman dengan rentang nilai 30-49 sebanyak 2 siswa dengan persentase 8%, siswa dengan tingkat akurasi nilai membaca pemahaman dengan rentang nilai 50-74 sebanyak 10 siswa dengan persentase 38%, siswa dengan tingkat akurasi nilai membaca pemahaman dengan rentang nilai 75-89 sebanyak 11 siswa dengan persentase 42% dan siswa dengan tingkat akurasi nilai membaca pemahaman dengan rentang nilai 90-100 sebanyak 3 siswa dengan persentase 12%. Pada siklus II mengalami peningkatan yaitu diperoleh persentase 85% siswa yang tuntas dan diperoleh data dengan tingkat akurasi nilai membaca pemahaman dengan rentang nilai 50-74 sebanyak 4 siswa dengan persentase 15%, siswa dengan tingkat akurasi nilai membaca pemahaman dengan rentang nilai 75-89 sebanyak 13 siswa dengan persentase 50% dan siswa dengan tingkat akurasi nilai membaca pemahaman dengan rentang nilai 90-100 sebanyak 9 siswa dengan persentase 35%. Aspek kemampuan membaca pemahaman telah mencapai 5 indikator keberhasilan dalam membaca pemahaman yaitu menemukan informasi, interpretasi, integrasi, evaluasi dan refleksi, sehingga penelitian ini dapat dikatakan berhasil dengan kategori baik.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

DESKRIPSI KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN MELALUI ASESMEN DIAGNOSTIK PADA SISWA KELAS IV-A SDN 035 TARAKAN

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Kemampuan membaca pemahaman adalah proses pembelajaran dalam memahami isi teks, melalui kegiatan membaca kita perlu memahami maksud pesan serta makna yang ada pada bacaan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil kemampuan membaca pemahaman melalui asesmen diagnostik pada siswa kelas IV-A SDN 035 Tarakan. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui tes kemampuan membaca pemahaman yang kemudian dilakukan proses wawancara untuk mengetahui minat membaca siswa. Sebanyak 25 siswa kelas IV-A menjadi partisipan dalam penelitian dan mengikuti tes yang diberikan, yang kemudian dikelompokkan berdasarkan kategori kemampuan literasi membaca tinggi, sedang dan rendah. Setelah itu peneliti memilih 3 siswa yang mewakili setiap kategori kemampuan membaca pemahaman untuk diwawancarai mengenai minat membaca. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek dengan kemampuan tinggi mampu menyelesaikan seluruh soal dan memenuhi ketiga kompetensi literasi membaca, meskipun mengalami kesulitan dalam menghubungkan informasi kompleks serta kedalaman evaluasi. Subjek dengan kemampuan sedang dapat menyelesaikan tujuh soal dan memenuhi dua kompetensi literasi membaca, namun mengalami kesulitan dalam menemukan informasi pada soal tertentu serta kurang mampu mengevaluasi dan merefleksi informasi. Sementara itu, subjek dengan kemampuan rendah hanya mampu menyelesaikan enam soal dengan dua kompetensi literasi membaca, tetapi mengalami kesulitan dalam mengidentifikasi informasi serta memahami dan menilai isi teks secara kritis. Hasil wawancara menunjukkan bahwa tingkat minat membaca berbanding lurus dengan kategori kemampuan membaca pemahaman masing-masing subjek

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

HUBUNGAN MINAT BACA SISWA DENGAN KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN PADA SISWA KELAS V DI SD NEGERI 002 SELUMIT PANTAI

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan minat baca siswa dengan kemampuan membaca pemahaman pada siswa kelas V di SD Negeri 002 Selumit Pantai. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian Kuantitatif Korelasional yang dilaksanakan pada tanggal 26 April s.d 10 Mei tahun ajaran 2023/2024. Populasi dan sampel penelitian ini adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri 002 Selumit Pantai yang berjumlah 46 siswa. Teknik dalam pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan metode Non Probability Sampling dengan teknik sampling jenuh. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket dan tes. Data hasil penelitian diolah dengan menggunakan bantuan Software SPSS versi 25.0 for windows. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan minat baca siswa dengan kemampuan membaca pemahaman pada siswa kelas V di SD Negeri 002 Selumit Pantai. Hal ini dapat dilihat dari hasil perhitungan korelasi Product Moment diperoleh nilai rhitung (0,319) ˃ rtabel (0.291) dengan taraf signifikansi 5% dengan jumlah N=46. Besar korelasi minat baca siswa dengan kemampuan membaca pemahaman pada siswa kelas V di SD Negeri 002 Selumit Pantai berada dikategori rendah. Berdasarkan hasil uji koefisien determinasi diperoleh hasil hubungan sebesar 10,2% sedangkan sisanya sebesar 89,8% ditentukan oleh faktor hubungan lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Hal ini memiliki arti bahwa setiap kenaikan variabel minat baca siswa akan mempengaruhi kenaikan variabel kemampuan membaca pemahaman.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN SISWA MELALUI METODE LITERASI TERBIMBING DI KELAS III-B SDN 005 TARAKAN

2024•

MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN SISWA MELALUI METODE LITERASI TERBIMBING DI KELAS III-B SDN 005 TARAKAN Abstrak Kemampuan membaca menjadi kunci utama keberhasilan siswa dalam proses pembelajaran. Ketidakmampuan dalam membaca dapat memberikan implikasi serius pada siswa dalam kemampuan membaca pemahaman. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) khususnya mengenai kemampuan membaca pemahaman siswa dalam membaca teks bacaan informatif dan teks bacaan fiksi. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa pada mata pelajaran Bahasa Indonesia pada Bab II Kawan Seiring. Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus, setiap siklus terdiri dari empat tahapan yaitu, perencanaan tindakan, tahap pelaksanaan tindakan, tahap observasi/evaluasi, dan tahap refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas III-B SDN 005 Tarakan dengan jumlah siswa sebanyak 27 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, tes, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan metode literasi terbimbing dalam mata pelajaran Bahasa Indonesia dapat meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa, dari hasil belajar siswa secara klasikal diketahui rata-rata nilai dasar yang hanya mencapai 25,9%, meningkat dalam siklus I menjadi 68,15%, dan pada siklus II meningkat menjadi 95,35%. Dari hasil belajar yang dicapai siswa pada siklus II penilaian secara individu telah mencapai ketuntasan terhadap penguasaan yang didapatkan. Kata Kunci : Kemampuan Membaca, Membaca Pemahaman, Hasil Belajar Siswa. Mengetahui, Suyadi, S.S., M.Ed., Ph.D

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

DESKRIPSI KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN SISWA KELAS V-A SDN 001 SELUMIT

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Membaca pemahaman diartikan sebagai membaca dalam memahami isi bacaan yang mewakili dari ide, gagasan, pikiran dan pendapat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan membaca pemahaman dengan 4 indikator oleh siswa kelas V-A SDN 001 Selumit dalam menyelesaikan soal cerita. Jenis penelitian yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data berupa tes soal, wawancara, dan dokumentasi. Subjek terdiri dari empat siswa yang dipilih secara acak berdasarkan 4 kriteria penilaian. Hasil penelitian menunjukkan deskripsi dari kemampuan membaca pemahaman siswa kelas V-A SDN 001 Selumit pada indikator literal pada subjek S1, S2, dan S3 terbilang baik karena subjek menyelesaikan soal mengenai arti kata dan ide pokok dengan benar sedangkan subjek S4 belum bisa menyelesaikan soal dengan benar. Kemampuan membaca pemahaman dengan indikator inferensial pada subjek S1 dan S2 terbilang cukup karena subjek menyelesaikan soal mengenai kesimpulan cerita dan menentukan sikap yang dapat memecah belah kerukunan dengan baik walaupun pada soal membuat kesimpulan jawaban yang diberikan subjek S2 masih kurang sesuai sedangkan subjek S3 dan S4 belum bisa menyelesaikan soal dengan benar. Kemampuan membaca pemahaman evaluasi pada subjek S1 dan S2 terbilang cukup karena subjek menyelesaikan soal berpendapat mengenai pentingnya kerukunan dan alasan mengapa kita harus rukun walaupun kurang lengkap tetapi masih dianggab benar sedangkan subjek S3 dan S3 belum bisa menyelesaikan soal dengan benar. Kemampuan membaca pemahaman dengan indikator apresiasi pada subjek S1, S2, dan S3 terbilang baik karena subjek menyelesaikan soal mengenai 3 sikap yang dapat dicontoh dari cerita dan 3 manfaat sikap toleransi dalam kehidupan sehari-hari walaupun terdapat jawaban yang kurang lengkap namun masih dapat dikatakan benar sedangkan subjek S4 belum bisa menyelesaikan soal dengan benar.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN SISWA MENGGUNAKAN METODE REORGANISASI BARRET TAXONOMY DAN MEDIA PEMBELAJARAN VIDEO ANIMASI DI KELAS VIII F SMP NEGERI 5 TARAKAN

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini merupakan Penelitian Tindak Kelas (PTK) yaitu penelitian tindakan yang dilakukan di dalam kelas pada saat pembelajaran berlangsung guna memperbaiki dan meningkatkan kualitas pembelajaran siswa yang berfokus pada proses pembelajaran yang terjadi didalam kelas. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 5 Tarakan pada semester ganjil tahun pembelajaran 2022/2023. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa dengan menggunakan metode reorganisasi Barret Taxonomy dan media pembelajaran video animasi di kelas VIII-F SMP Negeri 5 Tarakan. Subjek dari penelitian ini yaitu siswa kelas VIII-F SMP Negeri 5 Tarakan yang berjumlah 30 orang yang terdiri dari 18 siswa laki-laki dan 12 siswa perempuan. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus yang pada setiap siklusnya terdiri dari 4 tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Teknik Pengumpulan data yang digunakan meliputi observasi, tes, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu lembar pengamatan aktivitas siswa dan lembar pengamatan penilaian kognitif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan metode reorganisasi Barret Taxonomy dan media pembelajaran video animasi mampu meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa di kelas VIII-F SMP Negeri 5 Tarakan. Hal tersebut dapat dilihat dari hasil belajar siswa yang diperoleh pada setiap siklus. Pada siklus I, hasil penilaian aktivitas siswa diperoleh ketuntasan 89%, sedangkan pada hasil penilaian aspek kognitif diperoleh ketuntasan 57%. Kemudian, pada siklus II hasil penilaian aktivitas siswa meningkat menjadi 97% dan aspek kognitif meningkat menjadi 90%. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penerapan metode reorganisasi Barret Taxonomy dan media pembelajaran video animasi ini mampu meningkatkan kemampuan membaca pemahaman siswa di kelas VIII-F SMP Negeri 5 Tarakan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN PADA SISWA KELAS V-A SD NEGERI 005 TARAKAN

2023•

Membaca pemahaman ini suatu yang sangat penting dalam proses pembelajaran, dengan membaca pemahaman ini kita dapat memahami isi teks atau bacaan yang kita baca sehingga kita dapat mengetahui alur bacaan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan membaca pemahaman pasa siswa kelas V-A SD Negeri 005 Tarakan. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah siswa kelas V-A SD Negeri 005 Tarakan. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa tes kemampuan membaca pemahaman, wawancara dan dokumentasi. Sebanyak 24 siswa kelas V-A menjadi partisipan dalam penelitian dan mengikuti tes yang diberikan. Setelah itu peneliti memilih 6 siswa yang akan dikelompokkan menjadi 3 pengelompokkan yang berdasarkan hasil tertinggi, sedang dan rendah yang di pilih secara random. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa masih terdapat siswa yang belum mampu dalam membaca pemahaman dengan baik. berdasarkan hasil tes yang telah dilakukan kepada siswa, terdapat indikator soal yang dimana siswa masih kurang dalam memahaminya seperti pemahaman pada suatu teks bacaan yang telah dibaca, menentukan tokoh dan watak tokoh yang terdapat pada teks bacaan dan menentukan suatu amanat atau pesan yang terkadung dalam suatu teks bacaan. Kata kunci : kemampuan membaca pemahaman, Bahasa Indonesia, siswa

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGEMBANGAN MEDIA ANIMASI UNTUK KETERAMPILAN MEMBACA PEMAHAMAN DI SD MUHAMMADIYAH 1 TARAKAN

2023•

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran berupa media animasi pembelajaran yang ditinjau dari validasi media, materi, dan bahasa serta mengetahui respon siswa pada media animasi pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research and Development). Prosedur penelitian dan pengembangan menggunakan model Borg and Gall yang terdiri dari delapan tahap, yaitu potensi dan masalah, pengumpulan data, desain produk, validasi desain, revisi desain, uji coba produk, revisi sebagai produk akhir, dan, uji coba pemakaian. Penilaian kelayakan media animasi pembelajaran terdiri dari ahli media, ahli materi, dan ahli bahasa. Hasil validasi yang diperoleh dari ahli media sebesar 81,67%, ahli materi sebesar 80%, ahli bahasa sebesar 86%, dari uji coba produk 89%, dan uji coba pemakaian sebesar 85%. Hasil validasi media, materi, dan bahasa menunjukkan bahwa media animasi pembelajaran sangat layak digunakan dalam proses pembelajaran membaca pemahaman siswa. Hasil angket respon siswa pada uji coba produk dan uji coba pemakaian menunjukkan bahwa tingkat ketertarikan siswa pada media animasi pembelajaran mendapat respon sangat positif.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN MELALUI METODE SURVEY, QUESTION, READ, RECITE, REVIEW (SQ3R) PADA SISWA KELAS IV SDN 021 TARAKAN

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Mardiana Risnawati, 2020. Meningkatkan Kemampuan Membaaca Pemahaman Melalui Metode Survey, Question, Read, Recite, Review (SQ3R) Pada Siswa Kelas IV SDN 021 Tarakan. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Borneo Tarakan. (Dibimbing oleh Dr. Suyadi,S.S., M.Ed and Roby Zulkarnain Noer, M.Pd). Tujuan penelitian ini yaitu untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman dengan menerapkan metode SQ3R pada siswa kelas IV-B di SDN 021 Tarakan. Jenis Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan sebanyak 2 siklus, desain dalam penelitian ini secara umum terdiri dari 4 tahapan yang dilalui, yaitu: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Subjek penelitian siswa sebanyak 28 yang terdiri dari 16 siswa laki-laki dan 12 siswa perempuan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan metode SQ3R dapat meningkatkan kemampuan membaca pemahaman pada siswa kelas IV-B di SDN 021 Tarakan. Hal tersebut dapat dilihat dari permasalahan yang dapat teratasi seperti menetukan tokoh, ide pokok, isi cerita serta amanat yang terdapat di dalam teks cerita dan terjadi peningkatan pada setiap aspeknya. Pada penilaian kemampuan membaca pemahaman siklus I diperoleh persentase 64% siswa yang tuntas dengan diperoleh hasil tes kemampuan membaca pemahaman dengan rentan nilai (50 – 69) sebanyak 10 siswa atau sekitar 36%, siswa dengan tingkat akurasi nilai membaca pemahaman dengan rentan nilai (70 – 89) sebanyak 18 siswa atau sekitar 64%. Pada siklus II mengalami peningkatan yaitu diperoleh persentase 79% siswa yang tuntas dan diperoleh data dengan tingkat akurasi nilai membaca pemahaman dengan rentan nilai (50 – 69) sebanyak 6 siswa atau sekitar 21%, siswa dengan tingkat akurasi nilai membaca pemahaman dengan rentan nilai (70 – 89) sebanyak 20 siswa atau sekitar 72%, siswa dengan tingkat akurasi nilai membaca pemahaman dengan rentan nilai (90 - 100) sebanyak 2 siswa atau sekitar 7%. Aspek kemampuan membaca pemahaman telah mencapai indikator keberhasilan, sehingga penelitian ini dapat dikatakan berhasil dengan kategori baik.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH MODEL CIRC (COOPERATIVE INTEGRATED READING AND COMPOSITION) DALAM KEMAMPUAN MEMBACA PEMAHAMAN PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 10 TARAKAN

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh model CIRC (Cooperative Integrated Reading And Composition) dalam kemampuan membaca pemahaman pada siswa kelas VII SMP Negeri 10 Tarakan. Penelitian ini di laksanakan pada bulan juli 2019 di SMP Negeri 10 Tarakan. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan desain Pretest-Posttest control group design. Populasi dalam penelitian adalah seluruh siswa kelas VII SMP Negeri 10 Tarakan sejumlah 115 siswa. Sampel penelitian diambil dengan teknik simple random sampling yang terbagi dalam dua kelas yaitu kelas VII-1 sebagai kelas kontrol dan VII-2 sebagai kelas eksperimen dengan jumlah 46 siswa. Data analisis dengan menggunakan uji statistik independent sample t-test dengan bantuan sofware SPSS versi 16.0 for windows.Berdasarkan data yang diperoleh dari hasil analisis statistik inferensial menggunakan uji independent sample t-test diperoleh thitung 2,120 pada taraf signifikan a = 0,05 dan dk = 44 diperoleh nilai ttabel 1,680 berarti thitung > ttabel (2,120 > 1,680) artinya H0 ditolak dan Ha diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan model CIRC (Cooperative Integrated Reading and Compotision) berpengaruh terhadap pembelajaran kemampuan membacapemahaman pada siswa kelas VII SMP Negeri 10 Tarakan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail