ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya konflik sosial yang dialami oleh tokoh-tokoh dalam novel 24/7 Menjaga Cinta Sejati karya Sabrina Febrianti, yang mencerminkan berbagai persoalan dalam kehidupan bermasyarakat. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah bentuk-bentuk konflik sosial berupa kontravensi dan pertentangan yang terdapat dalam novel 24/7 Menjaga Cinta Sejati karya Sabrina Febrianti. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis bentuk-bentuk konflik sosial berupa kontravensi dan pertentangan dalam novel tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiologi sastra. Sumber data penelitian adalah novel 24/7 Menjaga Cinta Sejati karya Sabrina Febrianti yang diterbitkan oleh Rain Books cetakan ketiga tahun 2021. Data penelitian berupa kutipan narasi maupun dialog yang mengandung konflik sosial. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca, teknik catat, dan teknik klasifikasi, sedangkan teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk konflik sosial dalam novel ini terwujud melalui proses sosial disosiatif berupa kontravensi dan pertentangan pribadi. Bentuk kontravensi meliputi kontravensi umum, kontravensi sederhana, kontravensi intensif, kontravensi rahasia, dan kontravensi taktis yang diekspresikan melalui sikap tidak senang, kecurigaan, sindiran, keengganan berinteraksi, hingga taktik terselubung antartokoh. Sementara itu, bentuk pertentangan yang ditemukan berupa pertentangan pribadi yang diekspresikan melalui perdebatan emosional, gertakan, ancaman, hingga kekerasan fisik. Tokoh Kajen (Kazena Rosan) dan Albar Gibadesta menjadi tokoh yang paling dominan terlibat dalam dinamika konflik tersebut. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa konflik sosial dalam novel tidak hanya berfungsi sebagai penggerak alur cerita, tetapi juga merepresentasikan dinamika hubungan sosial yang dipengaruhi oleh perbedaan kepentingan, perasaan, dan tujuan di antartokoh.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai moral yang terdapat dalam novel Ily karya Tere Liye dengan menggunakan kajian sosiologi sastra. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya karya sastra sebagai salah satu media penyampaian pesan moral yang dapat menggambarkan kehidupan sosial, hubungan antarmanusia, serta sikap individu dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Sumber data penelitian berupa novel Ily karya Tere Liye yang diterbitkan oleh PT Sabak Grip Nusantara pada tahun 2025, sedangkan data penelitian berupa kutipan-kutipan teks yang mengandung nilai moral. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca, simak, dan catat. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi tiga tahapan, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 33 data nilai moral yang terbagi ke dalam tiga kategori. Pertama, nilai moral hubungan manusia dengan diri sendiri sebanyak 12 data, yang meliputi kesabaran, pantang menyerah, keberanian, percaya diri, keteguhan hati, pengendalian diri, kejujuran, ketekunan, dan tanggung jawab. Kedua, nilai moral hubungan manusia dengan sesama sebanyak 18 data, yang meliputi kepedulian, tolong-menolong, kasih sayang, kesetiaan, kerja sama, saling percaya, solidaritas, kebersamaan, saling melindungi, empati, keterbukaan, saling belajar, dan saling menyemangati. Ketiga, nilai moral hubungan manusia dengan Tuhan sebanyak 3 data, yang meliputi rasa bersyukur terhadap tuhan kesadaran akan keterbatasan manusia dan rasa syukur. Nilai-nilai tersebut ditampilkan melalui tindakan, sikap, dan interaksi para tokoh dalam menghadapi konflik serta berbagai peristiwa dalam cerita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel Ily karya Tere Liye tidak hanya menyajikan cerita petualangan dan fantasi, tetapi juga sarat dengan pesan moral yang relevan dengan kehidupan bermasyarakat. Nilai-nilai moral yang ditemukan dapat memberikan pemahaman kepada pembaca mengenai pentingnya membangun karakter yang baik, menjaga hubungan dengan sesama, serta menyadari keterbatasan diri dan mensyukuri kehidupan. Dengan demikian, novel Ily dapat dijadikan sebagai media pembelajaran karakter dan bahan referensi dalam kajian sosiologi sastra.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
ABSTRAK REKI, 2026. Analisis Nilai Moral Yang Terkandung dalam Novel di Suatu Sore Karya Muh. Ramli (Kajian Sosiologi Sastra). (dibimbing oleh Siti Fathonah, M.Pd dan Rita Kumala Sari, M.Pd). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai moral yang terkandung dalam novel “Di Suatu Sore” karya Muhammad Ramli dengan menggunakan kajian sosiologi sastra. Novel sebagai karya sastra tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga mengandung nilai-nilai kehidupan yang dapat dijadikan pedoman dalam bersikap dan berperilaku. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Data penelitian berupa kutipan kalimat, dialog, dan paragraf dalam novel yang mengandung nilai moral. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca, simak, dan catat, sedangkan teknik analisis data meliputi identifikasi, klasifikasi, interpretasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai moral dalam novel “Di Suatu Sore” terbagi ke dalam tiga kategori, yaitu nilai moral yang mencakup hubungan manusia dengan diri sendiri, hubungan manusia dengan manusia lain dalam lingkup sosial termasuk hubungannya dengan lingkungan alam, serta hubungan manusia dengan Tuhan. Nilai moral yang berkaitan dengan diri sendiri meliputi sikap tegas, bertanggung jawab, semangat, rendah hati, berani, ikhlas, dan sabar. Nilai moral dalam hubungan sosial meliputi sikap peduli, tolong-menolong, kerja sama, dan saling berbagi. Sementara itu, nilai moral dalam hubungan manusia dengan Tuhan tercermin melalui sikap bersyukur, taat beribadah, dan berprasangka baik kepada Tuhan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Nurwahida. 2026. Kritik Sosial Pada Film “Tenri Poppoji Ana Arung” (Kajian Sosiologi Sastra). Skripsi Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Borneo Tarakan. (dibimbing oleh Dr. Asih Riyanti, M.Pd. dan Dr. Erna Wahyuni, S.S.,M.A.) Tujuan dari penelitian adalah bertujuan untuk menggambarkan kritik sosial yang hadir dalam film “Tenri Pappoji Ana Arung” dari prespektif sosiologi sastra. Masalah utama yang dibahas adalah bagaimana kritik sosial diwakili dalam film 'Tenri Pappoji Ana Arung” melalui lensa sosiologi sastra . Film ini dianalisis sebagai cerminan realitas masyarakat, terutama berfokus pada konflik struktural dalam masyarakat Bugis. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini menggunakan dua data yaitu data primer dan skunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah, teknik simak dan teknik rekam catat. Teknik analisis data melibatkan pencarian, kompilasi, kategorisasi, dan sintesis data yang dikumpulkan secara sistematis untuk menarik kesimpulan . Secara khusus, ini melibatkan menafsirkan dialog dan adegan untuk memahami kritik sosial yang disampaikan. Berdasrkan hasil pembahasan dari penelitian ini menemukan bahwa kritik sosial dalam “Tenri Pappoji Ana Arung” sebagian besar dimanifestasikan melalui empat indikator yaitu, adat istiadat kritik paling dominan muncul dalam 10 poin data ini menyoroti norma bugis seperti siri (kehormatan),mappasiala ( pernikahan yang diatur), dan manggelli dara ( status pembelian), mengorbankan cinta individu untuk kehormatan keluarga tradisional. Strata sosial diidentifikasi dalam 9 poin data, mengkritik diskriminasi berdasarkan “darah biru” atau hierarki mulia versus orang awam yang menghambat pernikahan antar kasta. Kekuasaan hadir dalam 7 data, ini mencerminkan otoritas patriarki orang tua yang tidak perlu dipertanyakan lagi (petta dan puang mama), sering disertai dengan ancaman durhaka (pembangkangan) atausilariang (elopement). Standar kehidupan Ini adalah kritik yang paling jarang, dengan 2 poin data, menunjukkan pengabaian terhadap pencapaian modern seperti pendidikan dan stabilitas ekonomi demi warisan leluhur. Dengan demikian, dapat disimpulkan , film 'Tendri Pappoji Ana Arung' berfungsi sebagai cermin sosiologis, secara kritis memeriksa kekakuan adat istiadat Bugis yang mengarah pada pengorbanan emosional bagi generasi muda, sambil tetap mengakui nilai-nilai leluhur untuk mendorong refleksi sosial. Narasi secara konsisten menggambarkan konflik antara norma-norma tradisional dan kebebasan individu, di mana adat dan strata sosial saling memperkuat, menciptakan konflik antargenerasi dalam masyarakat Bugis modern .
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK Ranti mayangsari . 2026. Analisik nilai-nilai sosial yang terkandung pada novel yang telah lama pergi karya Tere Liye (Kajian Sosiologi Sastra) Skripsi program studi pendidikan bahasa indonesia FKIP Universitas Borneo Tarakan. (diBimbing oleh Ibu Rita Kumalasari M.Pd dan Ibu Siti Fathonah M.Pd} Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, mendeskripsikan, dan mengklasifikasikan bentuk-bentuk nilai sosial yang terdapat dalam novel Yang Telah Lama Pergi karya Tere Liye dengan menggunakan pendekatan kajian sosiologi sastra. Masalah utama yang dikaji dalam penelitian ini adalah bagaimana wujud nilai-nilai sosial yang tercermin melalui unsur-unsur pembangun cerita, seperti perilaku tokoh, interaksi antartokoh, alur cerita, serta latar tempat dan waktu dalam novel tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, yang bertujuan untuk memaparkan fakta dan data sebagaimana adanya sesuai dengan objek yang diteliti. Sumber data dalam penelitian ini adalah teks cerita yang terdapat dalam novel Yang Telah Lama Pergi, sedangkan data penelitian berupa kutipan-kutipan kalimat atau paragraf yang mengandung unsur nilai sosial. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui metode studi pustaka dan teknik simak-catat, yaitu membaca secara cermat, mengidentifikasi, mencatat, dan mengelompokkan data yang relevan dengan fokus penelitian. Selanjutnya, data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 126 data yang mengandung nilai sosial dalam novel Yang Telah Lama Pergi, yang terbagi ke dalam beberapa kategori, yaitu: 30 data nilai material, 27 data nilai vital, 19 data nilai kebenaran dan empiris, 17 data nilai keindahan (estetika), 15 data nilai moral, dan 18 data nilai religius. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa karya sastra berfungsi sebagai cerminan realitas sosial yang mampu memberikan pembelajaran dan pemahaman yang lebih mendalam mengenai nilai-nilai kehidupan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan karakter yang terdapat didalam kumpulan Puisi Curahan Cinta Kami Antologi Puisi Bersama. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah kata, bait serta lirik puisi yang mengandung nilai-nilai pendidikan karakter sedangkan sumber data dalam penelitian ini ialah buku kumpulan puisi Curahan Cinta Kami Antologi Puisi Bersama yang diterbitkan di surabaya, pada tahun 2020 oleh penerbit CV. Kanaka Media dengan jumlah 150 halaman. Pada kumpulan puisi Curahan Cinta kami Antologi Puisi Bersama sebanyak 120 puisi yang ditulis oleh Hasto Budi Santoso, Iskandar Muda, Wartono, Marwah, Mambo dan Nurbaya. Hasto menulis 20 puisi, Iskandar muda menulis 20 puisi ditulis oleh Iskandar Muda, 20 Puisi ditulis Wartono, 20 Puisi ditulis oleh Marwah dan 20 puisi ditulis oleh Mambo, 20 Puisi ditulis oleh Nurbaya. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik baca, teknik simak dan teknik catat. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan langkah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini banyak ditemukan nilai pendidikan karakter sebanyak 22 puisi yang masing masing 3 puisi ditulis oleh Hasto Budi Santoso, 12 puisi ditulis oleh Iskandar Muda, 2 puisi ditulis oleh Wartono, 1 Puisi ditulis oleh Marwah, 3 Puisi ditulis oleh Mambo dan 1 puisi ditulis oleh Nurbaya. Hasil analisis penelitian menunjukan bahwa nilai pendidikan karakter yang terdapat dalam kumpulan puisi Curahan Cinta kami Antologi Puisi Bersama terdapat 9 nilai pendidikan karakter diantaranya yakni; 10 nilai religius. 4 nilai kerja keras, 3 nilai mandiri, 2 nilai menghargai prestasi, 2 nilai semangat kebangsaan, 1 nilai tanggung jawab, 1 nilai cinta tanah air, 1 nilai peduli lingkungan, dan 1 nilai bersahabat. Dari 9 nilai pendidikan karakter tersebut yang paling dominan adalah nilai pendidikan karakter religius sebanyak 10 data.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•
Putri Rahayu Arinda.2024.Kumpulan Cerpen “Aku Sebuah Blangkon” Karya Peserta Festival Yogyakarta 2021 (Kajian Sosiologi Sastra). Skripsi Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia, FKIP, Univeritas Borneo Tarakan. Pembimbing Utama Rita Kumala Sari,M.Pd. Pembimbing Anggota: Dr. Dwi Cahyono Aji, S.S., M.A. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji dan menganalisis nilai-nilai sosial yang terkandung dalam buku kumpulan cerpen ‘Aku Sebuah Blangkon’ karya Peserta Festival Sastra Yogyakarta 2021. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif dengan menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik membaca, menyimak serta mencatat. Teknik analisis data yang digunakan berupa teknik membaca disertai meyimak, mengelompokkan, menginterprestasikan dan menyimpulkan. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini berupa buku kumpulan cerpen ‘Aku Sebuah Blangkon’ karya Peserta Festival Sastra Yogyakarta 2021 dari kumpulan data berupa kutipan-kutipan dalam lima cerpen dibuku kumpulan cerpen ‘Aku Sebuah Blangkon’ karya Peserta Festival Sastra Yogyakarta 2021. Hasil penelitian ini mempunyai 102 data, semua data-data tersebut memuat terkait data nilai material, vital, dan kerohanian (moral, keindahan, religius dan kebenaran). Nilai material merupakan segala sesuatu sebagai kebutuhan jasmani manusia, misal makanan, minuman obat-obatan,dll; nilai vital merupakan sebagai alat bantu manusia dalam melakukam aktivitasnya; nilai kerohanian berguna untuk kebutuhan batin manusia. Kelima cerpen yang digunakan dalam penelitian ini berjudul“Klimin dan Geblek” karya Kiuhana Illiyasa, “Angkringan, Nasi Kucing, Rindu” karya Muhammad Haikal PL, “Angkringan Bu Marni” karya Novita Riski Utami, “Kuliner Jogja” karya Helga Kinanti dan cerpen berjudul “Bersemayam Karna di Nurani Bapak” karya Emayama Tuntas Dana.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Nilai moral dapat menjadi alternatif bacaan yang dapat memberikan pemahaman, mengenai nilai-nilai kehidupan positif yang patut diteladani, baik terhadap Tuhan, diri sendiri, maupun orang lain. Peneliti menganalisis novel heartbreak motel karya Ika Natassa untuk sebagai objek penelitian yang menjadi rujukan sebagai alternative dan sebagai kajian nilai moral. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis nilai-nilai moral yang terdapat di novel heartbreak motel karya ika natassa. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode kualitatif yang bersifat deskriptif dengan metode analisis ini. Data yang digunakan adalah hasil Analisis dari Buku Novel Heartbreak Motel. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik baca, simak dan catat. Hasil dari penelitian ini peneliti menemukan beberapa jenis nilai moral yang terdapat dalam novel heartbreak motel karya Ika Natassa. Nilai moral yang mencakup hubungan manusia dengan diri sendiri yang terdapat dalam novel heartbreak motel yaitu masalah-masalah seperti harga diri, rasa percaya diri, takut, dendam, percaya diri, berani, gigih, bertanggung jawab dan lain-lain yang lebih bersifat ke dalam diri dan kewajiban seorang individu. Nilai moral yang mencakup hubungan manusia dengan manusia dalam lingkup sosial. yang terdapat dalam novel heartbreak motel karya Ika Natassa yaitu masalah-masalah yang berupa hubungan antar manusia itu antara lain dapat berwujud: cinta, persahabatan yang kokoh, kasih sayang orangtua, balas dendam, kekeluargaan yang melibatkan interaksi sesama manusia. Nilai Moral yang mencangkup dengan Tuhan yaitu berhubungan dengan Sang Pencipta.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK M. Irwan 2024. Analisis Nilai Pendidikan Karakter dalam Novel Dompet Ayah Sepatu Ibu Karya J.S. Khairen (Kajian Sosiologi Sastra). (dibimbing oleh Dr. Erna Wahyuni, S.S., M.A dan Siti Fathonah, M.Pd) Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan nilai pendidikan karakter dalam novel Dompet Ayah Sepatu Ibu karya J.S. Khairen. Penelitian ini bersifat kualitatif deskripstif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik baca, teknik simak, teknik catat, dan teknik analisis data. Adapun sumber data dalam penelitian ini adalah novel Dompet Ayah Sepatu Ibu karya J.S. Khairen. Berdasarkan penelitian ini peneliti mendapatkan temuan nilai pendidikan karakter yaitu: 1. Jujur, nilai pendidikan karakter jujur merupakan perilaku yang didasarkan pada upaya menjadikan diri sebagai orang yang selalu dapat dipercaya, baik terhadap diri sendiri maupun pihak lain. Hal ini diwujudkan dalam perkataan, tindakan, perilaku seseorang, dan pekerjaan. 2. Kreatif, yang mana erat kaitannya dengan manusia yang memiliki banyak ide atau akal, tidak mudah mengeluh dan berputus asa bahkan dangan sesuatu yang disampaikan dan diusulkan baik, dan berfikir dari segala sisi dan selalu percaya proses bahkan mampu berfikir cepat dan tepat, bisa menghargai pandangan orang lain serta mengambil inisiatif, mampu memberikan yang terbaik. 3. Peduli sosial, adalah bentuk nilai karakter karena manusia sebagai makhluk sosial bukan untuk berindividu. Peduli sosial juga merupakan perasaan bertanggung jawab atas kesulitan yang dihadapi oleh orang lain yang mana rasa peduli sosial itu terdorong untuk melakukan sesuatu untuk mengatasinya, rasa kepedulian tidak bisa tumbuh pada setiap diri manusia, melainkan membutuhkan proses latihan dan didikan. 4. Tanggung jawab, adalah sikap dan perilaku seseorang yang melaksanakan tugas dan kewajibannya, yang seharusnya dilakukan terhadap diri sendiri, masyarakat, lingkungan, negara dan Tuhan yang Maha Esa. 5. Kerja keras, adalah perilaku yang mewujudkan upaya yang sungguh-sungguh dalam menghadapi berbagai hambatan belajar dan tugas dengan sebaik-baiknya.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai moral yang terkandung dalam novel “Teruslah Bodoh Jangan Pintar” Karya Tere Liye. Menggunakan metode deskriptif kualitatif, penelitian ini mengeksplorasi nilai-nilai moral yang tercermin dalam narasi novel tersebut. Data dikumpulkan melalui teknik baca, simak, dan catat, kemudian dianalisis dengan cara menginterpretasikan data dan lalu membuat kesimpulan. Hasil penelitian mengungkapkan lima kategori nilai moral dalam novel, yaitu: (1) nilai moral yang berkaitan dengan individu dan introspeksi diri, seperti percaya diri, kejujuran, dan tanggung jawab; (2) nilai moral yang berhubungan dengan interaksi sosial antar manusia, meliputi kepedulian, empati, kasih sayang, dan keadilan; (3) nilai moral yang menyangkut hubungan individu dengan dimensi spiritual atau Tuhan, seperti ketaatan dan kepercayaan; (4) nilai moral tentang lingkungan dan alam, mencakup kelestarian lingkungan, keseimbangan tambang dan lingkungan, serta tanggung jawab terhadap alam; (5) nilai moral tentang hukum dan keadilan, termasuk penegakan hukum, kejujuran, dan kesetaraan akses dalam mencari keadilan. Secara keseluruhan, nilai-nilai moral yang paling dominan dalam novel ini adalah nilai-nilai yang berhubungan dengan interaksi sosial antar manusia. Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman tentang peran sastra dalam menanamkan nilai-nilai moral kepada pembaca, khususnya dalam konteks pengembangan karakter generasi muda.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pesan moral yang terdapat di dalam Novel karya Fajar Sulaiman. Penelitian ini mengunakan kajian sosiologi sastra. Metode dalam penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan teknik baca, simak, dan catat. Peneliti membaca teks secara keseluruhan dan menandai bagian tertentu sesuai permasalahan yang menjadi fokus pada penelitian ini yaitu aspek moral keimanan, ketaqwaan, keteguhan dan kesabaran. Kemudian, peneliti mengidentifikasi data berdasarkan indikator yang telah dibuat. Data yang telah dikelompokan kemudian dianalisis dengan cara menginterprestasikan data. Selanjutnya, peneliti membuat kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pesan moral yang mencakup keimanan, ketaqwaan, kesabaran dan keteguhan dalam Novel Sunyi paling riuh karya Fajar Sulaiman bahwa dalam Novel Sunyi paling riuh karya Fajar Sulaiman pesan moral keteguhan prinsip lebih dominan dari pesan moral keimanan, ketaqwaan dan kesabaran.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM NOVEL “SI ANAK BADAI” KARYA TERE LIYE (KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA) ABSTRAK Widiyantiah.2024. Nilai Pendidikan Karakter dalam Novel “Si Anak Badai” Karya Tere Liye (Kajian Sosiologi Sastra). Skripsi Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia, FKIP, Universitas Borneo Tarakan. Pembimbing Utama Achmad Dicky Romadhan, S.Pd., M.Hum. Anggota Pembimbing Muhammad Ilham, S.S., M.Pd. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan nilai pendidikan karakter yang terdapat didalam novel Si Anak Badai karya Tere Liye. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif deskriptif. Metode penelitian ini menggunakan kajian sosiologi sastra yang berbentuk kalimat yang berkaitan dengan nilai pendidikan karakter. Teknik penggumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik baca, teknik simak, dan teknik catat. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik membaca, mengidentifikasi, mengklasifikasi, mendeskripsikan dan menyimpulkan. Sumber data pada penelitian ini adalah hasil pencatatan dan kutipan-kutipan pada kalimat dan paragraf. Dalam hasil penelitian ini terdapat 38 data yang tergolong ke dalam nilai pendidikan karakter antara lain, disiplin, kreatif, peduli sosial, tanggungjawab, religius, kerja keras, demokratis, bersahabat, dan rasa ingin tahu. Kata Kunci : Nilai Pendidikan Karakter, Novel, Sosiologi Sastra
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai moral yang terdapat dalam novel Matahari Minor karya Tere Liye. Pada penelitian ini menggunakan kajian sosiologi sastra. Metode dalam penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian pengumpulan data dengan teknik baca, catat, dan simak. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini dengan teknik reduksi data, teknik penyajian data dan teknik kesimpulan. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel berjudul Matahari Minor Karya Tere Liye. Hasil dari penelitian novel Matahari Minor ini menunjukkan bahwa terdapat nilai moral yang mencakup hubungan manusia dengan diri sendiri berupa kepercayaan diri, eksistensi diri, dendam, pengendalian diri dan sifat berani. Nilai moral yang mencakup nilai moral hubungan manusia dengan manusia lainnya dalam lingkup sosial yaitu berupa rasa empati, saling membutuhkan, kepedulian, kasih sayang, pengorbanan, persahabatan, keberanian, kekeluargaan, rela berkorban, saling mengingatkan, kerendahan hati, sopan santun, tolong menolong, bertanggung jawab, balas budi dan kebersamaan. Nilai moral yang mencakup hubungan manusia dengan Tuhannya berupa bersyukur. Disimpulkan bahwa nilai moral yang mencakup hubungan manusia dengan manusia lainnya lebih banyak ditemukan dalam penelitian ini dibandingkan dengan nilai moral yang mencakup hubungan manusia dengan dirinya sendiri dan nilai moral yang mencakup hubungan manusia dengan Tuhannya.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan nilai sosial yang terdapat didalam buku kumpulan cerita rakyat Kabupaten Nunukan. Jenis penelitian ini adalah jenis peneltian kualitatif deskriptif. Metode peneltian ini menggunakan kajian sosiologi sastra yang berbentuk kalimat yang berkaitan dengan nilai sosial. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik baca, teknik simak, dan teknik catat. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik membaca, Mengidentifikasi, Mengklasifikasi, Mendeskripsikan, dan Menyimpulkan. Sumber data penelitian adalah hasil pencatatan kutipan-kutipan pada kalimat dan paragraf. Dalama Hasil penelitian ini didapatkan 34 data menujukan bahwa didalam buku kumpulan cerita rakyat Kabupaten Nunukan terdapat nilai material, nilai vital , nilai kerohanian terbagi menjadi 3 yaitu : nilai kebenaran, nilai keindahan , nilai moral dan nilai religius. Nilai material yang terkandung dalam cerita yaitu masyarakat telah mengenal bercocol tanam. Nilai vital yang terkandung dalam cerita yaitu pancing yang digunakan oleh masyarakat untuk mendapatkan ikan, nilai beneraran yang terdapat dalam cerita Yupai semaring ia terkenal sebagai manusia sakti, nilai keindahan yang terdapat dalam cerita yaitu orang-orang yang mengagumi kecantikan paras istri ibataol. Nilai moral yang terdapat dalam cerita yaitu ibataol yang melanggar janji. Nilai religius yang terkandung dalam cerita yaitu masyarakat yang secara serentak menerima agama kristen.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan nilai moral yang terdapat dalam Si Anak Cahaya karya Tere. Penelitian ini merupakan sebuah penelitian menggunakan kajian sosiologi sastra. Metode dalam penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Penelitian pengumpulan data dengan teknik baca, simak dan mencatat. Artinya, peneliti membaca teks secara keseluruhan dan menandai bagian-bagian tertentu sesuai dengan masalah yang dikaji, kemudian membuat klasifikasi data berdasarkan indikator yang dibuat. Data yang sudah dikumpul kemudian dianalisis dengan cara menginterpretasikan data kemudian dibuat kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat nilai moral yang mencakup hubungan manusia dengan diri sendiri berupa sifat berani, ikhlas, dan pemaaf. Nilai moral yang mencakup hubungan manusia dengan lingkup sosial yaitu berupa Persahabatan, kekeluargaan, tolong menolongdan moral yang mencakup hubungan manusia dengan Tuhannya yang berupa Kepercayan kepada Tuhan, Selalu bersyukur kepada Allah, menaati ajuran agama, dan berusaha mengajarkan ilmu agama kepada orang lain. Disimpulkan bahwa nilai moral yang mencakup hubungan manusia dengan manusia dalam lingkup sosial lebih dominan dari hubungan manusia dengan diri sendiri dan hubungan manusia dengan Tuhannya.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan karakter yang terdapat dalam kumpulan cerita karya Elymius Limbong. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini ialah kata, kalimat, ungkapan yang mengandung nilai-nilai pendidikan karakter, sedangkan sumber data dalam penelitian ini ialah buku kumpulan cerita karya Elymius Limbong yang diterbitkan di Ponorogo, pada tahun 2019 oleh penerbit Uwais Inspirasi Indonesia dengan jumlah halaman pada seri pertama 113 halaman, seri kedua 90 halaman. Data diperoleh melalui teknik baca, simak, dan catat. Artinya peneliti membaca teks kumpulan cerita karya Elymius Limbong secara keseluruhan dan mencari data yang menunjukkan nilai pendidikan karakter, kemudian membuat reduksi data. Data yang sudah diperoleh kemudian dianalisis dengan cara menyajikan data tersebut kemudian dibuat kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai pendidikan karakter yang terdapat dalam kumpulan cerita karya Elymius Limbong terdapat 10 nilai pendidikan karakter diantaranya yakni; nilai pendidikan karakter religius, kerja keras, kreatif, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, bersahabat/komunikatif, cinta damai, peduli lingkungan, peduli sosial. Dari 10 nilai pendidikan karakter tersebut, yang paling dominan yakni nilai pendidikan karakter rasa ingin tahu.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan mengungkap nilai budaya yang terkandung dalam buku Bunga Rampai Cerita Lisan Tidung Kalimantan Utara Karya, dengan menggunakan kajian sosiologi sastra. Sumber data dalam penelitian ini adalah buku Bunga Rampai Cerita Lisan Tidung Kalimantan Utara. Pengumpulan data menggunakan teknik baca, teknik simak, dan teknik catat. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif intuitif. Adapun cerita yang di teliti dalam penelitian ini, yaitu: Yaki Yamus, Bentawol, Benayuk, Aki Balak, Asal Mula Gunung Srilaki, Perahu Bersisik, Asal Usul Tidung Berbatu, Keris Tulang Bawang, Yadu Usuk, Si Gumban, Putri Kumalasari dan Bulu Perindu. Penelitian yang dilakukan oleh peneliti kali ini hanya mengambil nilai budaya hubungan manusia dengan Tuhan, Nilai budaya hubungan manusia dengan masyarakat dan nilai budaya hubungan manusia dengan manusia lain. Dari 12 cerita rakyat yang di kaji, data yang berhasil di kumpulkan oleh peneliti, diantaranya Nilai Budaya Hubungan Manusia Dengan Tuhan sebanyak 6 data, Nilai Budaya Hubungan Manusia Dengan Masyarakat sebanyak 19 data dan Nilai Budaya Hubungan Manusia Dengan Manusia Lain sebanyak 20 data. Nilai budaya yang dominan dalam buku Bunga Rampai Cerita Lisan Tidung Kalimantan Utara yaitu nilai budaya hubungan manusia dengan manusia lain. Artinya hubungan manusia dengan manusia lain lebih banyak ditemukan dilingkungan masyarakat Tidung pada saat itu seperti yang tertulis pada buku Bunga Rampai Cerita Lisan Tidung Kalimantan Utara Karya Inung Setyami, M.A., Eva Apriani, M.Pd., Siti Fathonah, M.Pd.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•
NILAI PENDIDIKAN KARAKTER CERITA RAKYAT SUKU BULUNGAN KALIMANTAN UTARA DALAM BUKU HIKAYAT DATOE LANCANG PUTRI KAYAN (KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA) Abstrak Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan nilai pendidikan karakter yang terkandung dalam cerita rakyat suku Bulungan Kalimantan Utara dalam buku Hikayat Datoe Lancang Putri Kayan. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini yaitu buku Hikayat Datoe Lancang Putri Kayan karya Dt. Iskandar Zulkarnaen yang diterbitkan pada tahun 2008 oleh penerbit Pustaka Spirit dengan jumlah 92 halaman. Data dalam penelitian ini berupa nilai pendidikan karakter cerita rakyat suku Bulungan Kalimantan Utara dalam Buku Hikayat Datoe Lancang Putri Kayan ditinjau secara sosiologi sastra. Data diperoleh dengan menggunakan teknik baca, simak, dan catat. Artinya, peneliti membaca teks cerita Hikayat Datoe Lancang Putri Kayan secara keseluruhan dan mencari data yang mengandung nilai pendidikan karakter, kemudian membuat klarifikasi data berdasarkan indikator yang dibuat. Selanjutnya data yang telah diperoleh dianalisis dengan menginterpretasikan data tersebut dan terakhir membuat kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian ini disimpulkan bahwa nilai pendidikan karakter yang terdapat dalam Cerita Rakyat Suku Bulungan Kalimantan Utara dalam Buku Hikayat Datoe Lancang-Putri Kayan ditemukan 40 data, Nilai Pendidikan Karakter berdasarkan klarifikasi diantaranya: Nilai Pendidikan Karakter Religius 10 data, Nilai Pendidikan Karakter Kerja Keras 9 data, Nilai Pendidikan Karakter Kreatif 5 data, Nilai Pendidikan Karakter Mandiri 2 data, Nilai Pendidikan Karakter Peduli Lingkungan 7 data, dan Nilai Pendidikan Karakter Tanggung Jawab 7 data. Nilai pendidikan karakter yang paling dominan adalah nilai pendidikan religius yaitu sikap dan prilaku yang menunjukan patuh terhadap ajaran agama yang dianut dan dapat bertoleransi dengan agama lain dan nilai pendidikan karakter yang tidak dominan adalah nilai pendidikan karakter mandiri yaitu merupakan sikap dan perilaku yang tidak ingin bergantung pada orang lain dalam menuntaskan tugas-tugas dan permasalahan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•
Skripsi ini bertujuan untuk mengetahui apa saja kritik sosial dan bagaimana nilai pendidikan karakter dalam kumpulan cerpen orang-orang pinggiran karya Lea Pamungkas. Penelitian ini merupakan jenis penelitian yang menggunakan teknik analisis dan kualitatif deskriptif. Data dalam penelitian ini diperoleh dengan menggunakan teknik baca, teknik simak, dan teknik catat. Data yang telah ditemukan kemudian diklasifikasi sesuai dengan struktur masing-masing. Data dalam penelitian ini berupa kata-kata, kalimat, dan paragraf yang terdapat dalam kumpulan cerpen orang-orang pinggiran. Pada analisis data peneliti mengaitkan kajian teori dengan data yang terkumpul mengenai arti atau maksud penggunaan data tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat kritik sosial dan nilai-nilai pendidikan karakter dalam kumpulan cerpen Orang-orang Pinggiran. Data yang diperoleh sebanyak 56 data yang terdapat dalam kumpulan cerpen Orang-orang Pinggiran. Hasil dari tiap data dari kritik sosial bidang politik terdapat 6 data, bidang hukum terdapat 7 data, bidang budaya terdapat 5 data, dan bidang ekonomi terdapat 5 data. Sedangkan hasil dari tiap data dari nilai-nilai pendidikan karakter kerja keras terdapat 7 data, tanggung jawab terdapat 5 data, agama atau religius terdapat 6 data, disiplin terdapat 4 data, peduli sosial 4 data, bersahabat/komunikatif 2, rasa ingin tahu 4 data, dan toleransi 1 data. Data kritik sosial yang diperoleh sebanyak 23 data. Data nilai pendidikan karakter yang diperoleh sebanyak 33 data.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Skripsi ini bertujuan untuk mendapat gambaran nilai moral yang terdapat pada novel Pesan Dalam Bisu karya Mae. Penelitian ini merupakan sebuah penelitian menggunakan kajian sosiologi sastra. Metode dalam penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Penelitian pengumpulan data dengan teknik baca, simak, dan mencatat. Artinya, peneliti membaca teks secara keseluruhan dan menandai bagian-bagian tertentu sesuai dengan masalah yang dikaji, kemudian membuat klasifikasi data berdasarkan indikator yang dibuat. Data yang sudah dikumpul kemudian dianalisis dengan cara menginterpretasikan data kemudian dibuat kesimpulan.Hasil penelitian novel Pesan Dalam Bisu karya Mae menunjukkan bahwa terdapat enam belas (16) nilai moral yang mencakup hubungan manusia dengan diri sendiri, dua puluh satu (21) nilai moral yang mencakup hubungan manusia dengan manusia dalam lingkup sosial, enam (6) nilai moral yang mencakup hubungan manusia dengan Tuhannya. Dari tiga moral yang terdapat pada novel tersebut, jika disimpulkan nilai moral yang mencakup hubungan manusia dengan manusia dalam lingkup sosial lebih dominan dari pada nilai moral yang mencakup hubungan manusia dengan diri sendiri dan moral yang mencakup hubungan manusia dengan Tuhan.