Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

36 hasil
Subjek: novel
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

KONFLIK SOSIAL DALAM NOVEL 24/7 MENJAGA CINTA SEJATI KARYA SABRINA FEBRIANTI (KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya konflik sosial yang dialami oleh tokoh-tokoh dalam novel 24/7 Menjaga Cinta Sejati karya Sabrina Febrianti, yang mencerminkan berbagai persoalan dalam kehidupan bermasyarakat. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimanakah bentuk-bentuk konflik sosial berupa kontravensi dan pertentangan yang terdapat dalam novel 24/7 Menjaga Cinta Sejati karya Sabrina Febrianti. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis bentuk-bentuk konflik sosial berupa kontravensi dan pertentangan dalam novel tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan sosiologi sastra. Sumber data penelitian adalah novel 24/7 Menjaga Cinta Sejati karya Sabrina Febrianti yang diterbitkan oleh Rain Books cetakan ketiga tahun 2021. Data penelitian berupa kutipan narasi maupun dialog yang mengandung konflik sosial. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca, teknik catat, dan teknik klasifikasi, sedangkan teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk konflik sosial dalam novel ini terwujud melalui proses sosial disosiatif berupa kontravensi dan pertentangan pribadi. Bentuk kontravensi meliputi kontravensi umum, kontravensi sederhana, kontravensi intensif, kontravensi rahasia, dan kontravensi taktis yang diekspresikan melalui sikap tidak senang, kecurigaan, sindiran, keengganan berinteraksi, hingga taktik terselubung antartokoh. Sementara itu, bentuk pertentangan yang ditemukan berupa pertentangan pribadi yang diekspresikan melalui perdebatan emosional, gertakan, ancaman, hingga kekerasan fisik. Tokoh Kajen (Kazena Rosan) dan Albar Gibadesta menjadi tokoh yang paling dominan terlibat dalam dinamika konflik tersebut. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa konflik sosial dalam novel tidak hanya berfungsi sebagai penggerak alur cerita, tetapi juga merepresentasikan dinamika hubungan sosial yang dipengaruhi oleh perbedaan kepentingan, perasaan, dan tujuan di antartokoh.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS NILAI MORAL DALAM NOVEL ILY KARYA TERE LIYE (KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai moral yang terdapat dalam novel Ily karya Tere Liye dengan menggunakan kajian sosiologi sastra. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya karya sastra sebagai salah satu media penyampaian pesan moral yang dapat menggambarkan kehidupan sosial, hubungan antarmanusia, serta sikap individu dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Sumber data penelitian berupa novel Ily karya Tere Liye yang diterbitkan oleh PT Sabak Grip Nusantara pada tahun 2025, sedangkan data penelitian berupa kutipan-kutipan teks yang mengandung nilai moral. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca, simak, dan catat. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi tiga tahapan, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 33 data nilai moral yang terbagi ke dalam tiga kategori. Pertama, nilai moral hubungan manusia dengan diri sendiri sebanyak 12 data, yang meliputi kesabaran, pantang menyerah, keberanian, percaya diri, keteguhan hati, pengendalian diri, kejujuran, ketekunan, dan tanggung jawab. Kedua, nilai moral hubungan manusia dengan sesama sebanyak 18 data, yang meliputi kepedulian, tolong-menolong, kasih sayang, kesetiaan, kerja sama, saling percaya, solidaritas, kebersamaan, saling melindungi, empati, keterbukaan, saling belajar, dan saling menyemangati. Ketiga, nilai moral hubungan manusia dengan Tuhan sebanyak 3 data, yang meliputi rasa bersyukur terhadap tuhan kesadaran akan keterbatasan manusia dan rasa syukur. Nilai-nilai tersebut ditampilkan melalui tindakan, sikap, dan interaksi para tokoh dalam menghadapi konflik serta berbagai peristiwa dalam cerita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel Ily karya Tere Liye tidak hanya menyajikan cerita petualangan dan fantasi, tetapi juga sarat dengan pesan moral yang relevan dengan kehidupan bermasyarakat. Nilai-nilai moral yang ditemukan dapat memberikan pemahaman kepada pembaca mengenai pentingnya membangun karakter yang baik, menjaga hubungan dengan sesama, serta menyadari keterbatasan diri dan mensyukuri kehidupan. Dengan demikian, novel Ily dapat dijadikan sebagai media pembelajaran karakter dan bahan referensi dalam kajian sosiologi sastra.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Fakta Sejarah dan Isu Kontemporer dalam Novel Yang Telah Lama Pergi Karya Tere Liye (Kajian New Historicism)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini mengkaji novel sejarah Yang Telah Lama Pergi karya Tere Liye dengan kajian new historicism. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan fakta sejarah dan isu kontemporer yang direpresentasikan dalam novel. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif-deskriptif, yaitu dengan menganalisis teks novel secara mendalam serta melakukan pembacaan paralel terhadap berbagai teks non-sastra yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel tidak hanya menghadirkan detail sejarah sebagai representasi masa lalu, tetapi juga merefleksikan berbagai persoalan masa kini, sehingga narasi yang dibangun tetap memiliki relevansi dengan realitas sosial kontemporer. Fakta sejarah yang direpresentasikan dalam novel, meliputi fakta sejarah dalam elemen historis yang mencakup peristiwa, tokoh, dan latar historis, diikuti dengan fakta sejarah yang berkaitan dengan aspek sosial, ekonomi, budaya, dan politik. Sementara, isu kontemporer yang direpresentasikan dalam novel didominasi oleh isu sosial-politik, seperti permasalahan negara, pelaksanaan birokrasi, peperangan, krisis ekonomi, dan ketimpangan pendidikan akibat kemiskinan. Dengan demikian, secara keseluruhan novel Yang Telah Lama Pergi karya Tere Liye menunjukkan, bahwa karya sastra yang berlatar sejarah tidak selalu berhenti pada pembahasan tentang masa lalu saja. Fakta sejarah yang direpresentasikan dalam novel ini berfungsi sebagai pijakan historis, suara bagi yang terpinggirkan, kebutuhan naratif dan dramatisasi, sekaligus sebagai cerminan bagi persoalan yang masih relevan di masa kini.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

NILAI PERJUANGAN TOKOH UTAMA PEREMPUAN DALAM NOVEL "PEREMPUAN YANG MENUNGGU DI LORONG MENUJU LAUT" KARYA DIAN PURNOMO (KAJIAN FEMINISME)

2026•

Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan bentuk-bentuk nilai perjuangan tokoh utama perempuan dalam novel “Perempuan yang Menunggu di Lorong Menuju Laut” karya Dian Purnomo. Novel tersebut mengangkat kisah perjuangan perempuan dalam mempertahankan tanah, lingkungan, dan hak hidup masyarakat Sangihe dari ancaman pertambangan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa kutipan dialog, narasi, dan monolog yang terdapat dalam novel. Sumber data penelitian adalah novel “Perempuan yang Menunggu di Lorong Menuju Laut” karya Dian Purnomo yang diterbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama pada tahun 2023 dengan tebal 288 halaman. Data yang ditemukan dalam penelitian ini berjumlah 30 data. Data tersebut terdiri atas 3 data nilai rela berkorban, 2 data nilai persatuan, 2 data nilai harga-menghargai, 2 data nilai sabar, 14 data nilai pantang menyerah, dan 7 data nilai kerja sama. Fokus penelitian ini terletak pada penggambaran nilai perjuangan tokoh utama perempuan dengan menggunakan kajian feminisme. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai perjuangan tokoh utama perempuan dalam novel tersebut meliputi nilai rela berkorban, persatuan, harga-menghargai, sabar, pantang menyerah, dan kerja sama. Berdasarkan kajian feminisme, tokoh Shalom digambarkan sebagai perempuan yang berani, kuat, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Perjuangan yang dilakukan Shalom menunjukkan bahwa perempuan memiliki peran penting dalam memperjuangkan keadilan sosial, menjaga lingkungan, dan melawan berbagai bentuk eksploitasi yang mengancam kehidupan masyarakat.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Nilai Moral Yang Terkandung dalam Novel di Suatu Sore Karya Muh. Ramli (Kajian Sosiologi Sastra).

2026•

ABSTRAK REKI, 2026. Analisis Nilai Moral Yang Terkandung dalam Novel di Suatu Sore Karya Muh. Ramli (Kajian Sosiologi Sastra). (dibimbing oleh Siti Fathonah, M.Pd dan Rita Kumala Sari, M.Pd). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai moral yang terkandung dalam novel “Di Suatu Sore” karya Muhammad Ramli dengan menggunakan kajian sosiologi sastra. Novel sebagai karya sastra tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga mengandung nilai-nilai kehidupan yang dapat dijadikan pedoman dalam bersikap dan berperilaku. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Data penelitian berupa kutipan kalimat, dialog, dan paragraf dalam novel yang mengandung nilai moral. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca, simak, dan catat, sedangkan teknik analisis data meliputi identifikasi, klasifikasi, interpretasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai moral dalam novel “Di Suatu Sore” terbagi ke dalam tiga kategori, yaitu nilai moral yang mencakup hubungan manusia dengan diri sendiri, hubungan manusia dengan manusia lain dalam lingkup sosial termasuk hubungannya dengan lingkungan alam, serta hubungan manusia dengan Tuhan. Nilai moral yang berkaitan dengan diri sendiri meliputi sikap tegas, bertanggung jawab, semangat, rendah hati, berani, ikhlas, dan sabar. Nilai moral dalam hubungan sosial meliputi sikap peduli, tolong-menolong, kerja sama, dan saling berbagi. Sementara itu, nilai moral dalam hubungan manusia dengan Tuhan tercermin melalui sikap bersyukur, taat beribadah, dan berprasangka baik kepada Tuhan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Konflik Batin Tokoh Utama dalam Novel "Meluruhkan Pilu: Aku Jatuh Cinta dengan Ketidakmungkinan Kita" karya Dyssa Chrysilla Cathlin (Kajian Psikologi Sastra)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Nurul Ain Syafika. 2026. Konflik batin Tokoh Utama dalam Novel “Meluruhkan Pilu: Aku Jatuh Cinta dengan Ketidakmungkinan Kita” karya Dyssa Chrysilla Cathlin (Kajian Psikologi Sastra). (Dibimbing oleh Erna Wahyuni dan Asih Riyanti). Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan konflik batin tokoh utama dalam novel ”Meluruhkan Pilu: Aku Jatuh Cinta dengan Ketidakmungkinan Kita” karya Dyssa Chrysilla Cathlin. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan kajian psikologi sastra dan menggunakan pendekatan psikoanalisis Sigmud Freud. Dalam teori Freud, id merupakan aspek kepribadian yang berkaitan dengan dorongan naluriah dan keinginan dasar manusia, ego berfungsi sebagai penengah yang menyesuaikan dorongan tersebut dengan realitas, sedangkan superego berkaitan dengan nilai moral, norma, dan hati nurani individu. Peneliti menggunakan sumber data berupa novel “Meluruhkan Pilu: Aku Jatuh Cinta dengan Ketidakmungkinan Kita” karya Dyssa Chrysilla Cathlin yang diterbitkan oleh Gradien Mediatama pada tahun 2024 di kota Yogyakarta. Buku ini memiliki 164 halaman. Data dalam penelitian ini adalah kutipan-kutipan yang berkaitan dengan aspek id, ego, dan superego. Teknik pengumpulan data meliputi teknik baca dan mencatat untuk menemukan dan mendeskripsikan konflik batin dalam novel tersebut. Dari analisis ditemukan sebanyak 84 data. Data yang berhasil ditemukan berupa aspek id sebanyak 27 data, aspek ego sebanyak 42 data, dan aspek superego sebanyak 15 data. Dengan demikian, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aspek ego merupakan aspek yang paling dominan dan novel “Meluruhkan Pilu: Aku Jatuh Cinta dengan Ketidakmungkinan Kita” karya Dyssa Chrysilla Cathlin, yang menunjukkan usaha tokoh dalam menyesuaikan diri dengan realitas yang dihadapi serta merefleksikan pengalaman yang dialaminya.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ASPEK KEPRIBADIAN TOKOH UTAMA DALAM NOVEL HELLO KARYA TERE LIYE (KAJIAN PSIKOLOGI SASTRA)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aspek kepribadian tokoh dalam novel Hello karya Tere Liye dengan menggunakan pendekatan psikologi sastra berdasarkan teori psikoanalisis Sigmund Freud yang meliputi id, ego, dan superego. Kajian ini difokuskan pada tokoh utama, yaitu Ana, Tigor, dan Hesty, yang dalam alur cerita mengalami berbagai konflik batin serta dinamika kejiwaan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa kutipan narasi dan dialog yang menunjukkan adanya unsur id, ego, dan superego dalam novel. Berdasarkan hasil analisis, diperoleh sebanyak 139 data yang terbagi menjadi 41 data id, 63 data ego dan 35 data superego. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teknik baca, simak dan teknik pencatatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga struktur kepribadian menurut Freud tampak jelas dalam perkembangan karakter tokoh. Maka dari itu dapat disimpulkan bahwa, ditemukan 139 data yang mengandung aspek kepribadian, yang terbagi menjadi 41 data id, 63 data ego, dan 35 data superego. Data tersebut menunjukkan bahwa aspek ego merupakan aspek kepribadian yang paling dominan dalam novel Hello, karena tokoh-tokohnya lebih sering mempertimbangkan realitas, situasi sosial, dan konsekuensi dari setiap tindakan yang dilakukan. Dengan demikian, hasil penelitian ini menegaskan bahwa novel Hello karya Tere Liye mengandung representasi aspek kepribadian id, ego, dan superego yang nyata melalui karakter Ana, Tigor, dan Hesty, dan ketiganya berperan penting dalam membangun konflik serta perkembangan alur cerita.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Nilai-Nilai Sosial dalam Penggambaran Hubungan Antarpersona pada Novel "3726 MDPL" Karya Nurwina Sari

2026•

ABSTRAK SUSILAWATI.2025. Nilai-Nilai Sosial dalam Penggambaran Hubungan Antarpersona pada Novel “3726 MDPL” Karya Nurwina Sari. Skripsi Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia, FKIP, Universitas Borneo Tarakan. Pembimbing Utama Muhammad Ilham, S.S., M.Pd. Pembimbing Anggota: Dr. Erna Wahyuni, S.S., M.A. Tujuan penelitian ini untuk mengkaji dan menganalisis nilai-nilai sosial dalam penggambaran hubungan antarpersona yang terkandung dalam novel “3726 MDPL” karya Nurwina Sari. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik baca, simak, catat. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini berupa teknik membaca atau menelaah, mengidentifikasi, mengklasifikasi, mendeskripsikan, menginterpretasi, dan menyimpulkan. Data dalam penelitian ini merupakan hasil pencatatan kutipan-kutipan pada kalimat dan paragraf dari kumpulan data dalam novel ‘3726 MDPL’ karya Nurwina Sari. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa semua data-data dalam novel terkandung nilai sosial habitus, nilai sosial modal, dan nilai sosial arena. Nilai sosial habitus merujuk pada pola pikir, persepsi, dan tindakan yang terbentuk secara sosial; nilai sosial modal yang merujuk pada sumber daya sosial yang dimiliki oleh tokoh untuk berinteraksi dalam hubungan sosial, seperti modal ekonomi, budaya, sosial, dan simbolik; nilai sosial arena merujuk pada ruang sosial tempat individu dan kelompok berinteraksi seperti arena pendidikan, seni, dan ekonomi. Secara keseluruhan, nilai-nilai sosial yang dominan dalam novel ini adalah nilai sosial habitus yang berhubungan dengan pola pikir, persepsi, dan tindakan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis nilai-nilai sosial yang terkandung pada novel yang telah lama pergi karya Tere Liye (Karya Sosiologi Sastra)

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Ranti mayangsari . 2026. Analisik nilai-nilai sosial yang terkandung pada novel yang telah lama pergi karya Tere Liye (Kajian Sosiologi Sastra) Skripsi program studi pendidikan bahasa indonesia FKIP Universitas Borneo Tarakan. (diBimbing oleh Ibu Rita Kumalasari M.Pd dan Ibu Siti Fathonah M.Pd} Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, mendeskripsikan, dan mengklasifikasikan bentuk-bentuk nilai sosial yang terdapat dalam novel Yang Telah Lama Pergi karya Tere Liye dengan menggunakan pendekatan kajian sosiologi sastra. Masalah utama yang dikaji dalam penelitian ini adalah bagaimana wujud nilai-nilai sosial yang tercermin melalui unsur-unsur pembangun cerita, seperti perilaku tokoh, interaksi antartokoh, alur cerita, serta latar tempat dan waktu dalam novel tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, yang bertujuan untuk memaparkan fakta dan data sebagaimana adanya sesuai dengan objek yang diteliti. Sumber data dalam penelitian ini adalah teks cerita yang terdapat dalam novel Yang Telah Lama Pergi, sedangkan data penelitian berupa kutipan-kutipan kalimat atau paragraf yang mengandung unsur nilai sosial. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui metode studi pustaka dan teknik simak-catat, yaitu membaca secara cermat, mengidentifikasi, mencatat, dan mengelompokkan data yang relevan dengan fokus penelitian. Selanjutnya, data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 126 data yang mengandung nilai sosial dalam novel Yang Telah Lama Pergi, yang terbagi ke dalam beberapa kategori, yaitu: 30 data nilai material, 27 data nilai vital, 19 data nilai kebenaran dan empiris, 17 data nilai keindahan (estetika), 15 data nilai moral, dan 18 data nilai religius. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa karya sastra berfungsi sebagai cerminan realitas sosial yang mampu memberikan pembelajaran dan pemahaman yang lebih mendalam mengenai nilai-nilai kehidupan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS KESANTUNAN IMPERATIF DALAM NOVEL AROMA KARSA KARYA DEE LESTARI (KAJIAN PRAGMATIK)

2024•

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis kesantunan berbahasa imperatif yang ditemukan dalam novel Aroma Karsa Karya Dee Lestari. Metode pada penelitian ini adalah metode kualitatif. Data dalam penelitian ini berupa data tertulis atau kalimat deklaratif imperatif yang menyatakan makna pragmatik imperatif yang terdapat dalam novel Aroma Karsa Karya Dee Lestari. Sumber data dalam penelitian ini adalah sumber data tertulis yang terdapat dalam novel Aroma Karsa Karya Dee Lestari. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah teknik mengamati, teknik baca diikuti dengan teknik simak, dan teknik catat. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis data model Miles dan Huberman. Dari hasil penelitian ini ditemukan sebanyak 115 data imperatif yang diwujudkan dalam bentuk tuturan deklaratif dan interogatif. Ditinjau dari wujud tuturan deklaratif yaitu terdapat 15 data tuturan deklaratif imperatif persilaan, 20 data tuturan deklaratif imperatif suruhan, 11 data tuturan deklaratif imperatif ajakan, 18 data tuturan deklaratif imperatif permohonan, dan 23 data tuturan deklaratif imperatif larangan. Sedangkan ditinjau dari wujud tuturan interogatif nya yaitu terdapat 5 data tuturan interogatif imperatif perintah, 8 data tuturan interogatif imperatif ajakan, 10 data tuturan interogatif imperatif permohonan, 5 data tuturan interogatif imperatif persilaan, dan 5 data tuturan interogatif imperatif larangan. Dapat disimpulkan, bahwa tuturan deklaratif yang mengandung makna pragmatik imperatif larangan lebih banyak ditemukan dalam novel Aroma Karsa Karya Dee Lestari.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS UNSUR INTRINSIK DALAM NOVEL MELANGKAH KARYA J.S KHAIREN

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Semakin berkembangnya zaman, semakin beragam pula perkembangan dalam dunia sastra, khususnya novel. Novel semakin mengalami berbagai perubahan mulai dari gengre, tema, dll. Novel juga memiliki Unsur pembangun di dalam nya yaitu Unsur intrinsik. Unsur Instrinsik merupakan unsur pembangun dalam sebuah karya sastra, merupakan unsur penting yang tidak boleh dilewatkan dalam karya sastra. Unsur intrinsik adalah unsur-unsur yang akan kita jumpai pada sebuah karya sastra, karena dengan unsur-unsur intrinsik inilah karya sastra dibangun atau disajikan. Unsur intrinsik sebuah novel adalah unsur-unsur yang secara langsung turut serta membangun cerita. Kepaduan antara berbagai unsur intrinsik inilah yang membuat sebuah novel berwujud. Unsur-unsur intrinsik antara lain: tema, penokohan, latar, alur, amanat, dan Majas. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui unsur-unsur intrinsik dalam novel Melangkah karya J.S. Khairen. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Objek penelitian ini adalah novel Melangkah karya J.S. Khairen dengan menggunakan teknik baca dan catat. Hasil penelitian menunjukkan dua data tema, empat belas data tokoh, dua data sudut pandang, dua data alur, sepuluh data latar, satu data amanat, dan delapan majas. As time progresses, the world of literature, particularly in the novel genre, has become increasingly diverse. Novels have undergone various changes, ranging from genre to theme, among other aspects. Novels also possess intrinsic elements, which are the fundamental building blocks of a literary work. Intrinsic elements are crucial components that cannot be overlooked in literature. These elements are the components we encounter within a scholarly work, as they are the foundations upon which the work is constructed and presented. The intrinsic elements of a novel are the elements that directly contribute to the story's development. The cohesion among these intrinsic elements gives a novel its form and substance. The inherent elements include theme, characterization, setting, plot, message, and figurative language. This study aims to identify the intrinsic elements in the novel Melangkah by J.S. Khairen. The research employs a qualitative descriptive method. The object of this study is the novel Melangkah by J.S. Khairen, and the data collection technique used is close reading and note-taking. The study results reveal two themes: fourteen character data, two point of view data, two plot data, ten setting data, one message data, and eight figurative language data.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Struktur Novel Parable Karya Brian Khrisna (Kajian Struktural)

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Peneitian ini bertujuan untuk mengetahui mengenai struktural novel parable menggunakan kajian struktural. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu menggunakan teknik baca, teknik simak, dan teknik catat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Tema merupakan suatu gagasan pokok atau ide pikiran tentang suatu hal, salah satunya dalam membuat suatu tulisan. Pada setiap tulisan pastilah mempunyai tema, karena dalam sebuah penulisan di anjurkan untuk harus memikirkan tema apa yang akan di buat. Penokohan merupakan cara pengarang menampilkan tokoh-tokoh dalam cerita sehingga dapat di ketahui karakter atau sifat para tokoh tersebut. Alur merupakan rangkaian peristiwa yang di reka dan di jalin sedemikian rupa sehingga menggerakan jalan cerita, banyak cara untuk menyusun alur cerita. Latar merupakan keterangan mengenai ruang, waktu, suasana terjadinya peristiwa di dalam suatu karya sastra yang meliputi ruang dan waktu serta suasana yang terjadi pada suatu peristiwa di dalam karya sastra. Sudut Pandang merupakan cara penulis menyampaikan sebuah cerita yang terekam pada pikiran penulis yg bersifat khusus

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Struktur Intrinsik Novel 23:59 Karya Brian Khrisna (Kajian Struktural)

2024•

Penelitian menganalisis Struktur intrinsik pada novel 23:59 karya Brian Khrisna, bertujuan untuk mendeskripsikan hasil analisis struktur intrinsik pada novel 23:59 karya Brian Khrisna. Hal yang dideskripsikan dalam penelitian ini meliputi tema, tokoh dan penokohan, latar/setting, sudut pandang, dan amanat. Adapun bentuk analisis pada penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini berupa kutipan kalimat yang ada dalam novel 23:59 Karya Brian Khrisna. Teknik pengumpulan data yang dilakukan pada penelitian ini menggunakan teknik baca dan catat, dengan membaca dengan cermat dan teliti dari keseluruhan novel 23:59 karya Brian Khrisna. Teknik analisis data dilakukan dengan beberapa langkah yaitu, membaca novel, mengumpulkan data, menandai kalimat yang berkaitan dengan struktur intrinsik, dan menganalisis data berdasarkan dengan kategori yang telah ditetapkan. Hasil penelitian struktur intrinsik novel 23:59 Karya Brian Khrisna diketahui bahwa tema: percintaan, tokoh dan penokohan: Ami (Vinci Amicella), Raga (Ghaibika Ragamas), Athif, Aransyah, Sarah, Gaby, Anggi, Fitria, Nabila, Ibu Ami, Ayah Ami. Latar Tempat: gedung, luar gedung, dalam gedung, parkiran,pepohan sekitar gedung, rumah Sarah, rumah Ami, kamar Ami, depan kasur, dipinggir jalan. Latar waktu yang pada novel ini adalah: pagi hari, hari jumat, sore hari, malam hari, siang hari. Latar suasana: senang, sedih, tegang, romantis. Sudut pandang: orang Orang ketiga “Dia” mahatahu. Amanat yang terkandung dalam novel 23:59 karya Brian Khrisna adalah yakin pada pilihan dan keputusan yang diambil.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Unsur Intrinsik Novel 172 Days Karya Nadzira Shafa (Kajian Struktural)

2024•

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil analisis unsur intrinsik novel yang terdiri atas tema, latar, tokoh/penokohan, sudut pandang, dan amanat. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik analisis data yang digunakan peneliti yaitu: membaca keseluruhan novel, pengidentifikasian data, pengklasifikasian data, pengolahan data, pemaparan data dan penyimpulan. Data dan sumber data dalam penelitian ini berupa kutipan dari kalimat, dialog yang berkaitan dengan unsur intrinsik dalam novel 172 Days karya Nadzira Shafa. Hasil penelitian berdasarkan analisis unsur intrinsik novel 172 Days karya Nadzira Shafa pertama, tema: Religius. Kedua, latar: Latar tempat, waktu, dan latar sosial. Ketiga, tokoh/penokohan: tokoh Zira, Amer, bang Benzo, KH. Arifin Ilham, Syakir, Umi, kak Bela, Dodi, mamah Yuni, bang Alvin, a Sihab, bang Markis, Bibi, kak Tata, kak Oki, Attaulkarim, Habib Abdullah, Habib Hassan, Intan.. Keempat, sudut pandang: persona pertama “aku” tokoh utama dan persona ketiga (dia). Kelima, amanat yang disampaikan penulis dalam novel 172 Days adalah pada dasarnya setiap pertemuan pasti akan ada perpisahan. Dan setiap ujian dan cobaan yang datang silih berganti, itu merupakan bentuk cinta Allah kepada kita. Kehilangan seseorang yang kita cintai dalam hidup menjadikan kita peribadi yang lebih kuat dan ikhlas dalam menerima garis takdir Allah SWT. Sesungguhnya tak ada yang benar-benar milik kita. Dapat disimpulkan bahwa dalam novel 172 Days karya Nadzira Shafa terstruktur unsur-unsur intrinsiknya.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Nilai Moral dalam Novel Heartbreak Motel Karya Ika Natassa (Sosiologi Sastra)

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Nilai moral dapat menjadi alternatif bacaan yang dapat memberikan pemahaman, mengenai nilai-nilai kehidupan positif yang patut diteladani, baik terhadap Tuhan, diri sendiri, maupun orang lain. Peneliti menganalisis novel heartbreak motel karya Ika Natassa untuk sebagai objek penelitian yang menjadi rujukan sebagai alternative dan sebagai kajian nilai moral. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis nilai-nilai moral yang terdapat di novel heartbreak motel karya ika natassa. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode kualitatif yang bersifat deskriptif dengan metode analisis ini. Data yang digunakan adalah hasil Analisis dari Buku Novel Heartbreak Motel. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik baca, simak dan catat. Hasil dari penelitian ini peneliti menemukan beberapa jenis nilai moral yang terdapat dalam novel heartbreak motel karya Ika Natassa. Nilai moral yang mencakup hubungan manusia dengan diri sendiri yang terdapat dalam novel heartbreak motel yaitu masalah-masalah seperti harga diri, rasa percaya diri, takut, dendam, percaya diri, berani, gigih, bertanggung jawab dan lain-lain yang lebih bersifat ke dalam diri dan kewajiban seorang individu. Nilai moral yang mencakup hubungan manusia dengan manusia dalam lingkup sosial. yang terdapat dalam novel heartbreak motel karya Ika Natassa yaitu masalah-masalah yang berupa hubungan antar manusia itu antara lain dapat berwujud: cinta, persahabatan yang kokoh, kasih sayang orangtua, balas dendam, kekeluargaan yang melibatkan interaksi sesama manusia. Nilai Moral yang mencangkup dengan Tuhan yaitu berhubungan dengan Sang Pencipta.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM NOVEL DOMPET AYAH SEPATU IBU KARYA J.S. KHAIREN (KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA)

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK M. Irwan 2024. Analisis Nilai Pendidikan Karakter dalam Novel Dompet Ayah Sepatu Ibu Karya J.S. Khairen (Kajian Sosiologi Sastra). (dibimbing oleh Dr. Erna Wahyuni, S.S., M.A dan Siti Fathonah, M.Pd) Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan nilai pendidikan karakter dalam novel Dompet Ayah Sepatu Ibu karya J.S. Khairen. Penelitian ini bersifat kualitatif deskripstif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik baca, teknik simak, teknik catat, dan teknik analisis data. Adapun sumber data dalam penelitian ini adalah novel Dompet Ayah Sepatu Ibu karya J.S. Khairen. Berdasarkan penelitian ini peneliti mendapatkan temuan nilai pendidikan karakter yaitu: 1. Jujur, nilai pendidikan karakter jujur merupakan perilaku yang didasarkan pada upaya menjadikan diri sebagai orang yang selalu dapat dipercaya, baik terhadap diri sendiri maupun pihak lain. Hal ini diwujudkan dalam perkataan, tindakan, perilaku seseorang, dan pekerjaan. 2. Kreatif, yang mana erat kaitannya dengan manusia yang memiliki banyak ide atau akal, tidak mudah mengeluh dan berputus asa bahkan dangan sesuatu yang disampaikan dan diusulkan baik, dan berfikir dari segala sisi dan selalu percaya proses bahkan mampu berfikir cepat dan tepat, bisa menghargai pandangan orang lain serta mengambil inisiatif, mampu memberikan yang terbaik. 3. Peduli sosial, adalah bentuk nilai karakter karena manusia sebagai makhluk sosial bukan untuk berindividu. Peduli sosial juga merupakan perasaan bertanggung jawab atas kesulitan yang dihadapi oleh orang lain yang mana rasa peduli sosial itu terdorong untuk melakukan sesuatu untuk mengatasinya, rasa kepedulian tidak bisa tumbuh pada setiap diri manusia, melainkan membutuhkan proses latihan dan didikan. 4. Tanggung jawab, adalah sikap dan perilaku seseorang yang melaksanakan tugas dan kewajibannya, yang seharusnya dilakukan terhadap diri sendiri, masyarakat, lingkungan, negara dan Tuhan yang Maha Esa. 5. Kerja keras, adalah perilaku yang mewujudkan upaya yang sungguh-sungguh dalam menghadapi berbagai hambatan belajar dan tugas dengan sebaik-baiknya.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Nilai Moral dalam Novel "Teruslah Bodoh Jangan Pintar" Karya Tere Liye (Kajian Sosiologi Sastra)

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai moral yang terkandung dalam novel “Teruslah Bodoh Jangan Pintar” Karya Tere Liye. Menggunakan metode deskriptif kualitatif, penelitian ini mengeksplorasi nilai-nilai moral yang tercermin dalam narasi novel tersebut. Data dikumpulkan melalui teknik baca, simak, dan catat, kemudian dianalisis dengan cara menginterpretasikan data dan lalu membuat kesimpulan. Hasil penelitian mengungkapkan lima kategori nilai moral dalam novel, yaitu: (1) nilai moral yang berkaitan dengan individu dan introspeksi diri, seperti percaya diri, kejujuran, dan tanggung jawab; (2) nilai moral yang berhubungan dengan interaksi sosial antar manusia, meliputi kepedulian, empati, kasih sayang, dan keadilan; (3) nilai moral yang menyangkut hubungan individu dengan dimensi spiritual atau Tuhan, seperti ketaatan dan kepercayaan; (4) nilai moral tentang lingkungan dan alam, mencakup kelestarian lingkungan, keseimbangan tambang dan lingkungan, serta tanggung jawab terhadap alam; (5) nilai moral tentang hukum dan keadilan, termasuk penegakan hukum, kejujuran, dan kesetaraan akses dalam mencari keadilan. Secara keseluruhan, nilai-nilai moral yang paling dominan dalam novel ini adalah nilai-nilai yang berhubungan dengan interaksi sosial antar manusia. Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman tentang peran sastra dalam menanamkan nilai-nilai moral kepada pembaca, khususnya dalam konteks pengembangan karakter generasi muda.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pesan Moral dalam Novel Sunyi Paling Riuh Karya Fajar Sulaiman (Kajian Sosiologi Sastra)

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pesan moral yang terdapat di dalam Novel karya Fajar Sulaiman. Penelitian ini mengunakan kajian sosiologi sastra. Metode dalam penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan teknik baca, simak, dan catat. Peneliti membaca teks secara keseluruhan dan menandai bagian tertentu sesuai permasalahan yang menjadi fokus pada penelitian ini yaitu aspek moral keimanan, ketaqwaan, keteguhan dan kesabaran. Kemudian, peneliti mengidentifikasi data berdasarkan indikator yang telah dibuat. Data yang telah dikelompokan kemudian dianalisis dengan cara menginterprestasikan data. Selanjutnya, peneliti membuat kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pesan moral yang mencakup keimanan, ketaqwaan, kesabaran dan keteguhan dalam Novel Sunyi paling riuh karya Fajar Sulaiman bahwa dalam Novel Sunyi paling riuh karya Fajar Sulaiman pesan moral keteguhan prinsip lebih dominan dari pesan moral keimanan, ketaqwaan dan kesabaran.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM NOVEL “SI ANAK BADAI” KARYA TERE LIYE (KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA)

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM NOVEL “SI ANAK BADAI” KARYA TERE LIYE (KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA) ABSTRAK Widiyantiah.2024. Nilai Pendidikan Karakter dalam Novel “Si Anak Badai” Karya Tere Liye (Kajian Sosiologi Sastra). Skripsi Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia, FKIP, Universitas Borneo Tarakan. Pembimbing Utama Achmad Dicky Romadhan, S.Pd., M.Hum. Anggota Pembimbing Muhammad Ilham, S.S., M.Pd. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan nilai pendidikan karakter yang terdapat didalam novel Si Anak Badai karya Tere Liye. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif deskriptif. Metode penelitian ini menggunakan kajian sosiologi sastra yang berbentuk kalimat yang berkaitan dengan nilai pendidikan karakter. Teknik penggumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik baca, teknik simak, dan teknik catat. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik membaca, mengidentifikasi, mengklasifikasi, mendeskripsikan dan menyimpulkan. Sumber data pada penelitian ini adalah hasil pencatatan dan kutipan-kutipan pada kalimat dan paragraf. Dalam hasil penelitian ini terdapat 38 data yang tergolong ke dalam nilai pendidikan karakter antara lain, disiplin, kreatif, peduli sosial, tanggungjawab, religius, kerja keras, demokratis, bersahabat, dan rasa ingin tahu. Kata Kunci : Nilai Pendidikan Karakter, Novel, Sosiologi Sastra

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Nilai Moral Dalam Novel Matahari Minor Karya Tere Liye( Kajian Sosiologi Sastra)

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai moral yang terdapat dalam novel Matahari Minor karya Tere Liye. Pada penelitian ini menggunakan kajian sosiologi sastra. Metode dalam penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian pengumpulan data dengan teknik baca, catat, dan simak. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini dengan teknik reduksi data, teknik penyajian data dan teknik kesimpulan. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel berjudul Matahari Minor Karya Tere Liye. Hasil dari penelitian novel Matahari Minor ini menunjukkan bahwa terdapat nilai moral yang mencakup hubungan manusia dengan diri sendiri berupa kepercayaan diri, eksistensi diri, dendam, pengendalian diri dan sifat berani. Nilai moral yang mencakup nilai moral hubungan manusia dengan manusia lainnya dalam lingkup sosial yaitu berupa rasa empati, saling membutuhkan, kepedulian, kasih sayang, pengorbanan, persahabatan, keberanian, kekeluargaan, rela berkorban, saling mengingatkan, kerendahan hati, sopan santun, tolong menolong, bertanggung jawab, balas budi dan kebersamaan. Nilai moral yang mencakup hubungan manusia dengan Tuhannya berupa bersyukur. Disimpulkan bahwa nilai moral yang mencakup hubungan manusia dengan manusia lainnya lebih banyak ditemukan dalam penelitian ini dibandingkan dengan nilai moral yang mencakup hubungan manusia dengan dirinya sendiri dan nilai moral yang mencakup hubungan manusia dengan Tuhannya.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail