Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

5 hasil
Subjek: tere liye
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS NILAI MORAL DALAM NOVEL ILY KARYA TERE LIYE (KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai moral yang terdapat dalam novel Ily karya Tere Liye dengan menggunakan kajian sosiologi sastra. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya karya sastra sebagai salah satu media penyampaian pesan moral yang dapat menggambarkan kehidupan sosial, hubungan antarmanusia, serta sikap individu dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Sumber data penelitian berupa novel Ily karya Tere Liye yang diterbitkan oleh PT Sabak Grip Nusantara pada tahun 2025, sedangkan data penelitian berupa kutipan-kutipan teks yang mengandung nilai moral. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca, simak, dan catat. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi tiga tahapan, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 33 data nilai moral yang terbagi ke dalam tiga kategori. Pertama, nilai moral hubungan manusia dengan diri sendiri sebanyak 12 data, yang meliputi kesabaran, pantang menyerah, keberanian, percaya diri, keteguhan hati, pengendalian diri, kejujuran, ketekunan, dan tanggung jawab. Kedua, nilai moral hubungan manusia dengan sesama sebanyak 18 data, yang meliputi kepedulian, tolong-menolong, kasih sayang, kesetiaan, kerja sama, saling percaya, solidaritas, kebersamaan, saling melindungi, empati, keterbukaan, saling belajar, dan saling menyemangati. Ketiga, nilai moral hubungan manusia dengan Tuhan sebanyak 3 data, yang meliputi rasa bersyukur terhadap tuhan kesadaran akan keterbatasan manusia dan rasa syukur. Nilai-nilai tersebut ditampilkan melalui tindakan, sikap, dan interaksi para tokoh dalam menghadapi konflik serta berbagai peristiwa dalam cerita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel Ily karya Tere Liye tidak hanya menyajikan cerita petualangan dan fantasi, tetapi juga sarat dengan pesan moral yang relevan dengan kehidupan bermasyarakat. Nilai-nilai moral yang ditemukan dapat memberikan pemahaman kepada pembaca mengenai pentingnya membangun karakter yang baik, menjaga hubungan dengan sesama, serta menyadari keterbatasan diri dan mensyukuri kehidupan. Dengan demikian, novel Ily dapat dijadikan sebagai media pembelajaran karakter dan bahan referensi dalam kajian sosiologi sastra.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Fakta Sejarah dan Isu Kontemporer dalam Novel Yang Telah Lama Pergi Karya Tere Liye (Kajian New Historicism)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini mengkaji novel sejarah Yang Telah Lama Pergi karya Tere Liye dengan kajian new historicism. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan fakta sejarah dan isu kontemporer yang direpresentasikan dalam novel. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif-deskriptif, yaitu dengan menganalisis teks novel secara mendalam serta melakukan pembacaan paralel terhadap berbagai teks non-sastra yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel tidak hanya menghadirkan detail sejarah sebagai representasi masa lalu, tetapi juga merefleksikan berbagai persoalan masa kini, sehingga narasi yang dibangun tetap memiliki relevansi dengan realitas sosial kontemporer. Fakta sejarah yang direpresentasikan dalam novel, meliputi fakta sejarah dalam elemen historis yang mencakup peristiwa, tokoh, dan latar historis, diikuti dengan fakta sejarah yang berkaitan dengan aspek sosial, ekonomi, budaya, dan politik. Sementara, isu kontemporer yang direpresentasikan dalam novel didominasi oleh isu sosial-politik, seperti permasalahan negara, pelaksanaan birokrasi, peperangan, krisis ekonomi, dan ketimpangan pendidikan akibat kemiskinan. Dengan demikian, secara keseluruhan novel Yang Telah Lama Pergi karya Tere Liye menunjukkan, bahwa karya sastra yang berlatar sejarah tidak selalu berhenti pada pembahasan tentang masa lalu saja. Fakta sejarah yang direpresentasikan dalam novel ini berfungsi sebagai pijakan historis, suara bagi yang terpinggirkan, kebutuhan naratif dan dramatisasi, sekaligus sebagai cerminan bagi persoalan yang masih relevan di masa kini.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis nilai-nilai sosial yang terkandung pada novel yang telah lama pergi karya Tere Liye (Karya Sosiologi Sastra)

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Ranti mayangsari . 2026. Analisik nilai-nilai sosial yang terkandung pada novel yang telah lama pergi karya Tere Liye (Kajian Sosiologi Sastra) Skripsi program studi pendidikan bahasa indonesia FKIP Universitas Borneo Tarakan. (diBimbing oleh Ibu Rita Kumalasari M.Pd dan Ibu Siti Fathonah M.Pd} Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, mendeskripsikan, dan mengklasifikasikan bentuk-bentuk nilai sosial yang terdapat dalam novel Yang Telah Lama Pergi karya Tere Liye dengan menggunakan pendekatan kajian sosiologi sastra. Masalah utama yang dikaji dalam penelitian ini adalah bagaimana wujud nilai-nilai sosial yang tercermin melalui unsur-unsur pembangun cerita, seperti perilaku tokoh, interaksi antartokoh, alur cerita, serta latar tempat dan waktu dalam novel tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, yang bertujuan untuk memaparkan fakta dan data sebagaimana adanya sesuai dengan objek yang diteliti. Sumber data dalam penelitian ini adalah teks cerita yang terdapat dalam novel Yang Telah Lama Pergi, sedangkan data penelitian berupa kutipan-kutipan kalimat atau paragraf yang mengandung unsur nilai sosial. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui metode studi pustaka dan teknik simak-catat, yaitu membaca secara cermat, mengidentifikasi, mencatat, dan mengelompokkan data yang relevan dengan fokus penelitian. Selanjutnya, data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 126 data yang mengandung nilai sosial dalam novel Yang Telah Lama Pergi, yang terbagi ke dalam beberapa kategori, yaitu: 30 data nilai material, 27 data nilai vital, 19 data nilai kebenaran dan empiris, 17 data nilai keindahan (estetika), 15 data nilai moral, dan 18 data nilai religius. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa karya sastra berfungsi sebagai cerminan realitas sosial yang mampu memberikan pembelajaran dan pemahaman yang lebih mendalam mengenai nilai-nilai kehidupan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Tindak tutur direktif dalam dialog novel hello karya Tere Liye (Kajian Pragmatik)

2024•

ABSTRAK NINI SURIANI 2024. Tindak Tutur Direktif dalam Dialog Novel Hello Karya Tere Liye (Kajian Pragmatik). (dibimbing oleh Erna Wahyuni dan Asih Riyanti) Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis tindak tutur direktif dalam novel Hello karya Tere Liye serta mendeskripsikan fungsi dan maksud tindak tutur direktif dalam novel tersebut. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif bersifat deskriptif. Data dalam penelitian ini berupa data tuturan yang diucapkan oleh tokoh dalam novel Hello karya Tere Liye. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel Hello karya Tere Liye. Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu baca, simak, dan catat. Teknik analisis data yang digunakan adalah menggunakan model interaktif teori Miles dan Hubermen yaitu pengumpulan data, mereduksi data, penyajian data yang telah ditemukan, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan tindak tutur direktif sebanyak 40 data. Tindak tutur direktif pada novel ini terdiri dari tindak tutur direktif permintaan sejumlah 3 data, tindak tutur direktif pertanyaan sejumlah 18 data, tindah tutur direktif perintah sejumlah 8 data, tindak tutur direktif larangan sejumlah 6 data, tindak tutur direktfi pemberian izin sejumlah 3 data, dan tindak tutur direktif nasihat sejumlah 2 data. Setiap tuturan yang diucapkan oleh tokoh dalam novel tersebut memiliki fungsi dan maksud yang berbeda-beda tergantung pada konteks tuturannya. Hasil penelitian pada novel hello karya Tere Liye tindak tutur direktif yang paling dominan yaitu tindak tutur direktif pertanyaan sebanyak 18 data.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

KONFLIK BATIN TOKOH UTAMA DALAM NOVEL SELAMAT TINGGAL KARYA TERE LIYE (KAJIAN PSIKOLOGI SASTRA)

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, Konflik batin yang dialami tokoh Sintong dalam novel Selamat Tinggal karya Tere Liye menggunakan kajian psikologi sastra menurut teori Kurt Lewin. Metode yang digunakan adalah metode deskripsi dengan menggunakan analisis kualitatif yaitu mendeskripsikan konflik batin yang terjadi pada tokoh utama. Pengumpulan data digunakan dengan membaca dan mencatat. Sumber penelitian ini adalah novel Selamat Tinggal karya Tere Liye dengan jumlah halaman 350 yang diterbitkan Gramedia Pustaka Utama 2020 cetakan pertama. Data konflik batin dalam novel Selamat Tinggal ditemukan 2 tipe; konflik batin secara tersirat dan konflik batin tidak tersirat. Adapun data yang ditemukan akan dianalisis sesuai dengan konflik tipe 1 menurut Teori Kurt Lewin. Pertama, konflik batin menjauh-menjauh didapatkan 8 data yakni, keterpaksaan, ancaman, keharusan/kewajiban dan ketakutan. Kedua, konflik batin mendekat-menjauh didapatkan 14 data yakni, bimbang dan ragu dalam melakukan sesuatu maupun tentang perasaannya. Ketiga, konflik batin mendekat-mendekat didapatkan 8 data yakni, kesenangan, ketenangan dan keinginan. Berdasarkan data-data tersebut maka dapat disimpulkan bahwa konflik yang paling berpengaruh di dalam novel Selamat Tinggal karya Tere Liye ialah konflik batin mendekat-menjauh yakni bimbang dan ragu, sesuai dengan pengertiannya menurut Kurt Lewin yang menyatakan konflik mendekat-menjauh terjadi jika dalam waktu yang sama terdapat dua motif yang berlawanan mengenai suatu objek motif yang satu positif dan motif yang lain negatif. This study aimed to determine the inner conflict experienced by the character Sintong the novel Selamat Tinggal by Tere Liye using the study of literary psychology from Kurt Lewin’s theory. The method used was descriptive qualitative analysis describing the inner conflict that occurred in the main character. Data collection was from reading and taking notes. The source of this research was Tere Liye’s novel Selamat Tinggal with a total of 350 pages published by Gramedia Pustaka Utama 2020 in its first edition. There were two types of inner conflict data in the novel Selamat Tinggal; implicit inner conflict and implicit inner conflict. The data were analyzed according to conflict type 1 based on Kurt Lewin’s Theory. First, the inner conflict Approach-approach obtained 8 data; compulsion, threat, necessity/obligation, and fear. Second, there were 14 data obtained from the inner conflict Approach-avoidance; indecision, and doubt in doing something or about their feelings. Third, the inner conflict Avoidance-avoidance obtained 8 data; pleasure, calm, and desire. Based on these data, it can be concluded that the most influential conflict in Tere Liye’s Selamat Tinggal novel was the inner conflict of Approach-avoidance; indecisiveness, and doubt. According to Kurt Lewin’s understanding that conflict of approaching-away occurs if there are two opposite motives regarding an object at the same time, one motive is positive and the other motive is negative.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail