ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
STRATEGI BERTANYA NAJWA SHIHAB DALAM PROGRAM MATA NAJWA EPISODE NARASI EKSKLUSIF “PRABOWO SUBIANTO BICARA” (KAJIAN PRAGMATIK) ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk strategi bertanya yang digunakan Najwa Shihab dalam wawancara Narasi Eksklusif: Prabowo Subianto Bicara pada program Mata Najwa. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan data berupa tuturan pertanyaan Najwa Shihab kepada Prabowo Subianto. Pengumpulan data dilakukan melalui metode simak bebas cakap dan teknik catat dengan sumber data berupa tayangan wawancara pada kanal YouTube Najwa Shihab. Data dianalisis dengan mengidentifikasi tuturan pertanyaan sebagai tindak tutur direktif, kemudian mengklasifikasikannya berdasarkan strategi bertanya serta memperhatikan konteks penggunaannya. Hasil penelitian terhadap 64 tuturan pertanyaan menunjukkan adanya lima strategi bertanya, yaitu Open Question sebanyak 17 data, Closed Question sebanyak 20 data, Probing Question sebanyak 6 data, Clarification Question sebanyak 11 data, dan Leading Question sebanyak 10 data. Open Question merupakan strategi yang paling banyak digunakan, sedangkan Probing Question paling sedikit ditemukan. Kelima strategi tersebut digunakan secara kontekstual untuk memperoleh, menggali, memperjelas, dan mengarahkan informasi selama proses wawancara. Dengan demikian, penggunaan strategi bertanya Najwa Shihab menunjukkan variasi tuturan pertanyaan sebagai tindak tutur direktif dalam mendukung proses penggalian dan pengembangan informasi dalam wawancara.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•
ABSTRAK NINI SURIANI 2024. Tindak Tutur Direktif dalam Dialog Novel Hello Karya Tere Liye (Kajian Pragmatik). (dibimbing oleh Erna Wahyuni dan Asih Riyanti) Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis-jenis tindak tutur direktif dalam novel Hello karya Tere Liye serta mendeskripsikan fungsi dan maksud tindak tutur direktif dalam novel tersebut. Jenis penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif bersifat deskriptif. Data dalam penelitian ini berupa data tuturan yang diucapkan oleh tokoh dalam novel Hello karya Tere Liye. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel Hello karya Tere Liye. Adapun teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu baca, simak, dan catat. Teknik analisis data yang digunakan adalah menggunakan model interaktif teori Miles dan Hubermen yaitu pengumpulan data, mereduksi data, penyajian data yang telah ditemukan, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan tindak tutur direktif sebanyak 40 data. Tindak tutur direktif pada novel ini terdiri dari tindak tutur direktif permintaan sejumlah 3 data, tindak tutur direktif pertanyaan sejumlah 18 data, tindah tutur direktif perintah sejumlah 8 data, tindak tutur direktif larangan sejumlah 6 data, tindak tutur direktfi pemberian izin sejumlah 3 data, dan tindak tutur direktif nasihat sejumlah 2 data. Setiap tuturan yang diucapkan oleh tokoh dalam novel tersebut memiliki fungsi dan maksud yang berbeda-beda tergantung pada konteks tuturannya. Hasil penelitian pada novel hello karya Tere Liye tindak tutur direktif yang paling dominan yaitu tindak tutur direktif pertanyaan sebanyak 18 data.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif menghasilkan data diskriptif berupa tuturan lisan. Metode penelitian kualitatif adalah metode yang dilakukan pada kondisi yang alamiah (natural setting). Penelitian ini difokuskan pada analisis tindak tutur pada Raudhatul Athfal As Syifa. Bentuk dan makna tuturan yang diteliti meliputi, (1) tuturan direkif permintaan (2) tuturan direktif pertanyaan (3) tuturan direktif perintah (4) tuturan direktif larangan (5) tuturan direktif pemberian izin (6) tuturan direktif menasehati. Pada penelitian ini jenis data berupa kata, kalimat, ungkapan berdasarkan tuturan anak- anak di Raudhatul Athfal As Syifa Tarakan. Data yang digunakan dalam penelitian ini merupakan tuturan lisan dari informan penelitian. Tahap awal pada penelitian ini yaitu melakukan observasi dalam mencari informasi terkait permasalahan yang ingin diteliti, selanjutnya peneliti kembali untuk melakukan penelitian. Dalam penelitian ini instrument yang digunakan adalah laptop dan handphone untuk memudahkan peneliti dalam tahap pencatatan data. Teknik pengumpulan data yang digunakan oleh peneliti adalah teknik simak bebas libat cakap, transkripsi data, dan teknik catat. Dari hasil penelitian, bentuk dan makna tindak tutur direktif pada percakapan di Raudhatul As-Syifa Tarakan yang ditemukan adalah tindak tutur direktif permintaan, pertanyaan, perintah, larangan, pemberian izin dan menasehati. (1) Pada tindak tutur direktif permintaan ditemukan 11 data yang mengandung tuturan permintaan (2) pada tindak tutur direktif pertanyaan ditemukan 22 data tyang mengandung tuturan pertanyaan (3)Pada tuturan perintah ditemukan 6 data yang mengandung tuturan perintah (4) Pada tuturan larangan ditemukan 2 data yang mengandung makna tuturan larangan (5) Pada tindak tutur direktif pemberian izin ditemukan 3 data yang mengandung tuturan pemberian izin (6) Pada tindak tutur direktif menasehati ditemukan 2 data yang mengandung makna tuturan menasehati. Total semua data tindak tutur direktif adalah 46 data tuturan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•
Bahasa merupakan salah satu aspek penting dalam pembelajaran di sekolah. Dalam pembelajaran digunakan beberapa tindak tutur khususnya tindak tutur direktif. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan penggunaan tindak tutur pada pembelajaran bahasa Indonesia di kelas XI SMK Negeri 2 Tarakan, khususnya tindak tutur direktif. Sumber data penelitian ini adalah semua percakapan yang terdapat pada interaksi belajar mengajar di kelas XI SMK Negeri 2 Tarakan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik observasi, teknik simak, rekam, dan teknik catat merupakan teknik yang digunakan dalam mengumpulkan data penelitian ini. Teknik padan pragmatis merupakan teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini untuk menganalisis reaksi tindakan dari mitra tutur. Langkah-langkah analisis data penelitian, yaitu pengumpulan data, klasifikasi data dan analisis data. Hasil analisis penelitian yang diperoleh sebanyak 102 data dari 6 jenis tindak tutur direktif. Sebanyak 58 data tindak tutur jenis pertanyaan, 20 data tindak tutur jenis perintah, 6 data tindak tutur jenis permintaan, 9 data tindak tutur jenis larangan, 7 data tindak tutur jenis pemberian izin, dan 2 data tindak tutur jenis nasihat. Tindak tutur direktif jenis pertanyaan lebih dominan diperoleh dalam proses pembelajaran karena sebagai bentuk rangsangan terhadap pengetahuan siswa dan interaksi antara siswa dengan siswa. Fungsi tindak tutur direktif lainnya yang ditemukan pada penelitian ini yakni memberikan perintah, berdoa, bertanya, memberikan izin, menasehati, melarang, dan meminta.