Abstrak
Bahasa merupakan salah satu aspek penting dalam pembelajaran di sekolah. Dalam pembelajaran digunakan beberapa tindak tutur khususnya tindak tutur direktif. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mendeskripsikan penggunaan tindak tutur pada pembelajaran bahasa Indonesia di kelas XI SMK Negeri 2 Tarakan, khususnya tindak tutur direktif. Sumber data penelitian ini adalah semua percakapan yang terdapat pada interaksi belajar mengajar di kelas XI SMK Negeri 2 Tarakan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Teknik observasi, teknik simak, rekam, dan teknik catat merupakan teknik yang digunakan dalam mengumpulkan data penelitian ini. Teknik padan pragmatis merupakan teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini untuk menganalisis reaksi tindakan dari mitra tutur. Langkah-langkah analisis data penelitian, yaitu pengumpulan data, klasifikasi data dan analisis data. Hasil analisis penelitian yang diperoleh sebanyak 102 data dari 6 jenis tindak tutur direktif. Sebanyak 58 data tindak tutur jenis pertanyaan, 20 data tindak tutur jenis perintah, 6 data tindak tutur jenis permintaan, 9 data tindak tutur jenis larangan, 7 data tindak tutur jenis pemberian izin, dan 2 data tindak tutur jenis nasihat. Tindak tutur direktif jenis pertanyaan lebih dominan diperoleh dalam proses pembelajaran karena sebagai bentuk rangsangan terhadap pengetahuan siswa dan interaksi antara siswa dengan siswa. Fungsi tindak tutur direktif lainnya yang ditemukan pada penelitian ini yakni memberikan perintah, berdoa, bertanya, memberikan izin, menasehati, melarang, dan meminta.