ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Moral character is students' ability to understand good and bad values, possess moral awareness and feelings, and express them in daily behavior, such as honesty, responsibility, empathy, love of goodness, and self-control. This study aims to determine the effect of group guidance services using role-playing techniques embedded with Taro Ada Taro Gau values in strengthening the moral character of MA Hurrasul Aqidah students. This study used a quantitative approach with a pre- experimental design using the one-group pretest-posttest model. The sample consisted of 13 female 1 1th-grade students at MA Hurasul Aqidah. Data were collected using a 45-item moral character scale. We analyzed the data using descriptive statistics, normality testing, and a paired-samples t-test. The results showed that students' mean moral character score increased from 134.38 on the pretest to 156.85 on the posttest, an increase of 22.46 points (16.71%). This increase indicated a change in students' moral character after receiving group guidance services using role-playing techniques embedded with Taro Ada Taro Gau values. The Paired Samples t-Test results yielded St = -11.906S, df = 12, and p 0.001, thereby rejecting Ho and accepting Ha. Consequently, group guidance services using role-playing techniques embedded with Taro Ada Taro Gau values significantly strengthen the moral character of MA Hurrasul Aqidah students.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh persepsi keadilan pajak, transparansi pemerintah, dan sikap moral terhadap niat menghindari pajak pada wajib pajak orang pribadi di Kota Tarakan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 100 responden yang dipilih secara purposif, dengan kriteria memiliki NPWP dan pernah menjalankan kewajiban perpajakan. Data dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, asumsi klasik, dan regresi linear berganda. Hasil menunjukkan seluruh item valid, seluruh variabel reliabel, serta model memenuhi asumsi klasik. Secara parsial, persepsi keadilan pajak, transparansi pemerintah, dan sikap moral berpengaruh negatif signifikan terhadap niat menghindari pajak, masing-masing dengan nilai signifikansi 0,001; 0,036; dan 0,006. Ketiganya juga berpengaruh signifikan secara simultan (nilai signifikansi 0,000). Koefisien determinasi sebesar 0,5405 menunjukkan bahwa ketiga variabel menjelaskan 54,05% variasi niat menghindari pajak, sedangkan 45,95% sisanya dijelaskan oleh faktor lain. Dengan demikian, semakin tinggi persepsi keadilan pajak, transparansi pemerintah, dan sikap moral, semakin rendah niat menghindari pajak.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai moral yang terdapat dalam novel Ily karya Tere Liye dengan menggunakan kajian sosiologi sastra. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya karya sastra sebagai salah satu media penyampaian pesan moral yang dapat menggambarkan kehidupan sosial, hubungan antarmanusia, serta sikap individu dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Sumber data penelitian berupa novel Ily karya Tere Liye yang diterbitkan oleh PT Sabak Grip Nusantara pada tahun 2025, sedangkan data penelitian berupa kutipan-kutipan teks yang mengandung nilai moral. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca, simak, dan catat. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi tiga tahapan, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 33 data nilai moral yang terbagi ke dalam tiga kategori. Pertama, nilai moral hubungan manusia dengan diri sendiri sebanyak 12 data, yang meliputi kesabaran, pantang menyerah, keberanian, percaya diri, keteguhan hati, pengendalian diri, kejujuran, ketekunan, dan tanggung jawab. Kedua, nilai moral hubungan manusia dengan sesama sebanyak 18 data, yang meliputi kepedulian, tolong-menolong, kasih sayang, kesetiaan, kerja sama, saling percaya, solidaritas, kebersamaan, saling melindungi, empati, keterbukaan, saling belajar, dan saling menyemangati. Ketiga, nilai moral hubungan manusia dengan Tuhan sebanyak 3 data, yang meliputi rasa bersyukur terhadap tuhan kesadaran akan keterbatasan manusia dan rasa syukur. Nilai-nilai tersebut ditampilkan melalui tindakan, sikap, dan interaksi para tokoh dalam menghadapi konflik serta berbagai peristiwa dalam cerita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa novel Ily karya Tere Liye tidak hanya menyajikan cerita petualangan dan fantasi, tetapi juga sarat dengan pesan moral yang relevan dengan kehidupan bermasyarakat. Nilai-nilai moral yang ditemukan dapat memberikan pemahaman kepada pembaca mengenai pentingnya membangun karakter yang baik, menjaga hubungan dengan sesama, serta menyadari keterbatasan diri dan mensyukuri kehidupan. Dengan demikian, novel Ily dapat dijadikan sebagai media pembelajaran karakter dan bahan referensi dalam kajian sosiologi sastra.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
NURUL HIDAYAH 2026. Nilai Moral dalam Novel “Freeter, Membeli Rumah” Karya Arikawa Hiro Berdasarkan Kondisi Psikologis Tokoh Utama (Kajian Psikologi Sastra). (dibimbing oleh Dr. Asih Riyanti, M.Pd. dan Muhammad Ilham, S.S., M.Pd.) Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai moral dalam novel Freeter Membeli Rumah karya Arikawa Hiro berdasarkan kondisi psikologis tokoh utama dengan kajian psikologi sastra. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perubahan kondisi psikologis tokoh utama Seiji yang mengalami berbagai konflik dalam kehidupan , keluarga, dan pekerjaan. Perubahan tersebut memengaruhi sikap dan perilaku Seiji sehingga memunculkan berbagai nilai moral yang dapat dijadikan pembelajaran dalam kehidupan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan psikologi sastra. Sumber data penelitian adalah novel Freeter Membeli Rumah karya Arikawa Hiro terjemahan Ribeka Ota yang diterbitkan oleh PT Haru Media Sejahtera tahun 2021 di kota Ponorogo, Jawa Timur. Data penelitian berupa kata, kalimat, dan paragraf yang terkandung nilai moral berdasarkan kondisi psikologis tokoh utama. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca, simak, dan catat, sedangkan teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 38 data yang menggambarkan nilai moral berdasarkan kondisi psikologis tokoh utama yang terdiri atas 4 data kebutuhan fisiologis, 8 data kebutuhan rasa aman, 16 data kebutuhan cinta dan memiliki, 9 data kebutuhan harga diri, dan 1 data kebutuhan aktualisasi diri berdasarkan teori hierarki kebutuhan Abraham Maslow. Nilai moral yang ditemukan meliputi hubungan manusia dengan diri sendiri, hubungan manusia dengan sesama dalam lingkungan sosial, dan hubungan manusia dengan Tuhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan kondisi psikologis Seiji memengaruhi munculnya nilai-nilai moral sehingga ia berkembang menjadi pribadi yang lebih bertanggung jawab, mandiri, peduli terhadap keluarga, mampu menghargai diri sendiri, serta berusaha mengembangkan potensi yang dimilikinya.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•
ABSTRAK REKI, 2026. Analisis Nilai Moral Yang Terkandung dalam Novel di Suatu Sore Karya Muh. Ramli (Kajian Sosiologi Sastra). (dibimbing oleh Siti Fathonah, M.Pd dan Rita Kumala Sari, M.Pd). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai moral yang terkandung dalam novel “Di Suatu Sore” karya Muhammad Ramli dengan menggunakan kajian sosiologi sastra. Novel sebagai karya sastra tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga mengandung nilai-nilai kehidupan yang dapat dijadikan pedoman dalam bersikap dan berperilaku. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Data penelitian berupa kutipan kalimat, dialog, dan paragraf dalam novel yang mengandung nilai moral. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca, simak, dan catat, sedangkan teknik analisis data meliputi identifikasi, klasifikasi, interpretasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai moral dalam novel “Di Suatu Sore” terbagi ke dalam tiga kategori, yaitu nilai moral yang mencakup hubungan manusia dengan diri sendiri, hubungan manusia dengan manusia lain dalam lingkup sosial termasuk hubungannya dengan lingkungan alam, serta hubungan manusia dengan Tuhan. Nilai moral yang berkaitan dengan diri sendiri meliputi sikap tegas, bertanggung jawab, semangat, rendah hati, berani, ikhlas, dan sabar. Nilai moral dalam hubungan sosial meliputi sikap peduli, tolong-menolong, kerja sama, dan saling berbagi. Sementara itu, nilai moral dalam hubungan manusia dengan Tuhan tercermin melalui sikap bersyukur, taat beribadah, dan berprasangka baik kepada Tuhan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini mempunyai tujuan guna mengidentifikasi pengaruh bimbingan kelompok dengan media pop-up book legenda Batu Menangis kepada nilai moral siswa di SDN 013 Tarakan. Penelitian ini menerapkan metode kuantitatif melalui jenis penelitian eksperimen serta desain one group pretest-posttest design. Populasi pada penelitian ini mencakup semua siswa kelas V SDN 013 Tarakan sebanyak 78 siswa, dan sampel penelitian sebanyak 10 siswa yang dipilih dengan menerapkan teknik purposive sampling merujuk dari kriteria tertentu, yakni siswa yang mempunyai permasalahan terkait nilai moral dan direkomendasikan oleh wali kelas. Instrumen pada penelitian ini menggunakan skala Guttman serta lembar observasi guna mengukur nilai moral siswa. Indikator nilai moral pada penelitian ini meliputi sopan santun, kepedulian, tanggung jawab, kejujuran, dan kepatuhan terhadap aturan. Teknik analisis data yang diterapkan yaitu analisis statistik deskriptif guna melihat gambaran nilai moral siswa dan analisis statistik inferensial mempergnakan uji paired sample t-test untuk menguji hipotesis penelitian. Temuan ini memperlihatkan bahwasanya ada peningkatan nilai moral siswa ketika sudah diberikan perlakuan berupa layanan bimbingan kelompok dengan media pop-up book legenda Batu Menangis. Hal ini ditunjukkan dari naiknya skor rata-rata nilai moral siswa dari 10,90 pada pretest menjadi 17,30 pada posttest. Hasil dari pengujian hipotesis memperlihatkan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) 0,000 di bawah 0,05 serta nilai thitung 6,458 > t-tabel 2,262, sehingga menolak H0 serta menerima Ha. Oleh karenanya, bisa ditarik kesimpulan bahwasanya bimbingan kelompok dengan media pop-up book legenda Batu Menangis berdampak signifikan kepada peningkatan nilai moral siswa kelas V SDN 013 Tarakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pendidikan karakter merupakan tanggung jawab bersama antara keluarga, masyarakat, dan sekolah, dengan sekolah sebagai basis utama dalam menanamkan nilai-nilai moral dan etika kepada siswa. Sekolah memiliki peran strategis tidak hanya sebagai tempat transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga sebagai lingkungan pembentuk sikap dan perilaku siswa. Pemanfaatan sumber belajar berbasis kearifan lokal, seperti cerita rakyat, menjadi salah satu alternatif yang relevan dalam menanamkan nilai moral secara kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas cerita rakyat Putri Tandampalik dalam meningkatkan pemahaman nilai moral siswa kelas V SD Negeri 029 Juata Sesanip Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen melalui desain one group pre-test dan post-test design. Subjek penelitian berjumlah delapan orang siswa kelas V. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan instrumen berupa skala likert mengenai nilai moral, sedangkan teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dan inferensial menggunakan uji paired sample t-test, dari hasil uji diperoleh nilai t-hitung sebesar −3,965 dengan derajat kebebasan (df) = 7 dan nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,005 0,05, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara nilai pre-test dan post-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan pemahaman nilai moral siswa setelah diberikan layanan bimbingan kelompok dengan cerita rakyat Putri Tandampalik, dapat disimpulkan bahwa layanan bimbingan kelompok dengan cerita rakyat Putri Tandampalik efektif dalam meningkatkan pemahaman nilai moral siswa kelas V SD Negeri 029 Juata Sesanip Tarakan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•
ANALISIS FAKTOR –FAKTOR DEGRADASI MORAL SISWA KELAS V SDN 003 LUMBIS KABUPATEN NUNUKAN ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan degradasi moral siswa Kelas V SDN 003 Lumbis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Lokasi penelitian di SDN 003 Lumbis pada tahun ajaran 2023/2024. Instrumen penelitian pedoman observasi, wawancara, dan dokumentasi sebagai pendukung dalam penelitian ini. Subjek penelitian berjumlah empat siswa kelas V SDN 003 Lumbis. Teknik analisis data yang digunakan adalah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik keabsahan data dalam penelitian ini triangulasi metode dan triangulasi Sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa yang menjadi faktor penyebab degradasi moral siswa kelas V SDN 003 Lumbis adanya faktor utama, baik faktor internal maupun faktor eksternal. Moral siswa disebabkan faktor internal, seperti kurangnya pemahaman moral, lemahnya kontrol diri, serta faktor eksternal, seperti lingkungan keluarga yang kurang mendukung pendidikan moral, faktor teman sebaya, dan penggunaan teknologi yang tidak terkontrol. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi bagi sekolah dan orang tua dalam membangun karakter siswa yang lebih baik.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tari pa’gellu’ merupakan tarian yang mengandung unsur sukacita yang biasanya dipentaskan pada saat upacara adat yang sifatnya riang atau dalam suasana kebahagiaan seperti pentahbisan rumah, acara pernikahan, panen padi, acara penyambutan tamu, upacara adat maupun acara adat lainnya yang mengandung unsur sukacita atau kebahagiaan. penelitian ini menguraikan bahwa dengan adanya tarian tradisional khususnya tari pa’gellu’ ini yang mengandung nilai moral dapat meningkatkan pemahaman moral masyarakat Toraja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai yang terkandung dalam tarian pa’gellu’ khas suku toraja sebagai penguatan moral siswa. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Adapun tempat penelitian ini yaitu di Jl. P. Aji Iskandar, Juata Laut, Kecamatan Tarakan Utara, Kota Tarakan. Waktu penelitian dilaksanakan pada bulan Mei s.d Juni. Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling dengan teknik pengumpulan data yang terdiri dari wawancara, observasi, dan triangulasi atau gabungan. Hasil penelitian ini berdasarkan hasil wawancara dan observasi yang telah dilakukan oleh pelatih dan penari tarian pa’gellu’ dan dilihat terdapat adanya nilai-niali moral yang terkandung dalam tarian tersebut dengan menggunakan pendekatan kualitaif untuk menjabarkan atau menjelaskan secara terperinci bahwa dalam gerakan tarian pa’gellu’ ini memiliki nilai-nilai moral dengan indikator yaitu sopan santun, kejujuran, tanggungjawab, mematuhi aturan dan kepedulian. Kesimpulan dari hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti di Kecamatan Tarakan Utara di Jl. P. Aji Iskandar, Juata Laut secara umum mengambarkan bahwa dalam tarian pa’gellu’ ini memiliki nilai moral yang dapat dijadikan sebagai acuan atau pedoman sebagai penguatan moral pada individu. Kata Kunci : Moral, Suku Toraja, dan Tari Pa’gellu’.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Nilai moral dapat menjadi alternatif bacaan yang dapat memberikan pemahaman, mengenai nilai-nilai kehidupan positif yang patut diteladani, baik terhadap Tuhan, diri sendiri, maupun orang lain. Peneliti menganalisis novel heartbreak motel karya Ika Natassa untuk sebagai objek penelitian yang menjadi rujukan sebagai alternative dan sebagai kajian nilai moral. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis nilai-nilai moral yang terdapat di novel heartbreak motel karya ika natassa. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode kualitatif yang bersifat deskriptif dengan metode analisis ini. Data yang digunakan adalah hasil Analisis dari Buku Novel Heartbreak Motel. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik baca, simak dan catat. Hasil dari penelitian ini peneliti menemukan beberapa jenis nilai moral yang terdapat dalam novel heartbreak motel karya Ika Natassa. Nilai moral yang mencakup hubungan manusia dengan diri sendiri yang terdapat dalam novel heartbreak motel yaitu masalah-masalah seperti harga diri, rasa percaya diri, takut, dendam, percaya diri, berani, gigih, bertanggung jawab dan lain-lain yang lebih bersifat ke dalam diri dan kewajiban seorang individu. Nilai moral yang mencakup hubungan manusia dengan manusia dalam lingkup sosial. yang terdapat dalam novel heartbreak motel karya Ika Natassa yaitu masalah-masalah yang berupa hubungan antar manusia itu antara lain dapat berwujud: cinta, persahabatan yang kokoh, kasih sayang orangtua, balas dendam, kekeluargaan yang melibatkan interaksi sesama manusia. Nilai Moral yang mencangkup dengan Tuhan yaitu berhubungan dengan Sang Pencipta.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai moral yang terkandung dalam novel “Teruslah Bodoh Jangan Pintar” Karya Tere Liye. Menggunakan metode deskriptif kualitatif, penelitian ini mengeksplorasi nilai-nilai moral yang tercermin dalam narasi novel tersebut. Data dikumpulkan melalui teknik baca, simak, dan catat, kemudian dianalisis dengan cara menginterpretasikan data dan lalu membuat kesimpulan. Hasil penelitian mengungkapkan lima kategori nilai moral dalam novel, yaitu: (1) nilai moral yang berkaitan dengan individu dan introspeksi diri, seperti percaya diri, kejujuran, dan tanggung jawab; (2) nilai moral yang berhubungan dengan interaksi sosial antar manusia, meliputi kepedulian, empati, kasih sayang, dan keadilan; (3) nilai moral yang menyangkut hubungan individu dengan dimensi spiritual atau Tuhan, seperti ketaatan dan kepercayaan; (4) nilai moral tentang lingkungan dan alam, mencakup kelestarian lingkungan, keseimbangan tambang dan lingkungan, serta tanggung jawab terhadap alam; (5) nilai moral tentang hukum dan keadilan, termasuk penegakan hukum, kejujuran, dan kesetaraan akses dalam mencari keadilan. Secara keseluruhan, nilai-nilai moral yang paling dominan dalam novel ini adalah nilai-nilai yang berhubungan dengan interaksi sosial antar manusia. Penelitian ini berkontribusi pada pemahaman tentang peran sastra dalam menanamkan nilai-nilai moral kepada pembaca, khususnya dalam konteks pengembangan karakter generasi muda.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pesan moral yang terdapat di dalam Novel karya Fajar Sulaiman. Penelitian ini mengunakan kajian sosiologi sastra. Metode dalam penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Pengumpulan data pada penelitian ini dilakukan dengan menggunakan teknik baca, simak, dan catat. Peneliti membaca teks secara keseluruhan dan menandai bagian tertentu sesuai permasalahan yang menjadi fokus pada penelitian ini yaitu aspek moral keimanan, ketaqwaan, keteguhan dan kesabaran. Kemudian, peneliti mengidentifikasi data berdasarkan indikator yang telah dibuat. Data yang telah dikelompokan kemudian dianalisis dengan cara menginterprestasikan data. Selanjutnya, peneliti membuat kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pesan moral yang mencakup keimanan, ketaqwaan, kesabaran dan keteguhan dalam Novel Sunyi paling riuh karya Fajar Sulaiman bahwa dalam Novel Sunyi paling riuh karya Fajar Sulaiman pesan moral keteguhan prinsip lebih dominan dari pesan moral keimanan, ketaqwaan dan kesabaran.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai moral yang terdapat dalam novel Matahari Minor karya Tere Liye. Pada penelitian ini menggunakan kajian sosiologi sastra. Metode dalam penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian pengumpulan data dengan teknik baca, catat, dan simak. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini dengan teknik reduksi data, teknik penyajian data dan teknik kesimpulan. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel berjudul Matahari Minor Karya Tere Liye. Hasil dari penelitian novel Matahari Minor ini menunjukkan bahwa terdapat nilai moral yang mencakup hubungan manusia dengan diri sendiri berupa kepercayaan diri, eksistensi diri, dendam, pengendalian diri dan sifat berani. Nilai moral yang mencakup nilai moral hubungan manusia dengan manusia lainnya dalam lingkup sosial yaitu berupa rasa empati, saling membutuhkan, kepedulian, kasih sayang, pengorbanan, persahabatan, keberanian, kekeluargaan, rela berkorban, saling mengingatkan, kerendahan hati, sopan santun, tolong menolong, bertanggung jawab, balas budi dan kebersamaan. Nilai moral yang mencakup hubungan manusia dengan Tuhannya berupa bersyukur. Disimpulkan bahwa nilai moral yang mencakup hubungan manusia dengan manusia lainnya lebih banyak ditemukan dalam penelitian ini dibandingkan dengan nilai moral yang mencakup hubungan manusia dengan dirinya sendiri dan nilai moral yang mencakup hubungan manusia dengan Tuhannya.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan mengenai Struktur dan Nilai Moral Cerita Rakyat Batu Singai Masyarakat Suku Dayak Lundayeh di Desa Long Bisai. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah tokoh masyarakat di Desa Long Bisai yang mengetahui cerita rakyat tentang Batu Singai. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini diantaranya, yaitu observasi, wawancara, teknik rekam, teknik catat, dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini dilakukan melalui beberapa tahap analisis, yaitu data collection/pengumpulan data, data reduction/reduksi data, data display/penyajian data, dan verification/penyimpulan data. Hasil penelitian ini membahas struktur cerita rakyat yang terdapat dalam cerita Batu Singai Masyarakat Suku Dayak Lundayeh di Desa Long Bisai, meliputi Orientasi, Komplikasi, Resolusi dan Koda. Orientasi merupakan pengenalan dari sebuah cerita atau peristiwa sejarah. Berisi perkenalan tentang tokoh-tokoh dalam cerita yang akan diceritakan Batu Singai Masyarakat Suku Dayak Lundayeh di desa Long Bisai. Komplikasi adalah saat terjadinya sebuah masalah yang dihadapi oleh sang tokoh utama dalam cerita. Batu Singai Masyarakat Suku Dayak Lundayeh di Desa Long Bisai. Resolusi adalah cerita di mana sang tokoh utama mendapatkan ide untuk memecahkan masalah yang berada dalam komplikasi cerita Batu Singai Masyarakat Suku Dayak Lundayeh di Desa Long Bisai. Koda adalah bagian akhir dari cerita yang mengandung makna dari cerita atau amanat yang dapat diambil dari cerita tersebut. Nilai moral adalah nilai-nilai yang terkait dengan adab, kesopanan, etika maupun moral yang berlaku di sebuah kelompok masyarakat pada waktu tertentu yang dapat dijadikan teladan oleh para pembaca yang diceritakan Batu Singai Masyarakat Suku Dayak Lundayeh di Desa Long Bisai.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan nilai moral yang terdapat dalam Si Anak Cahaya karya Tere. Penelitian ini merupakan sebuah penelitian menggunakan kajian sosiologi sastra. Metode dalam penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Penelitian pengumpulan data dengan teknik baca, simak dan mencatat. Artinya, peneliti membaca teks secara keseluruhan dan menandai bagian-bagian tertentu sesuai dengan masalah yang dikaji, kemudian membuat klasifikasi data berdasarkan indikator yang dibuat. Data yang sudah dikumpul kemudian dianalisis dengan cara menginterpretasikan data kemudian dibuat kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat nilai moral yang mencakup hubungan manusia dengan diri sendiri berupa sifat berani, ikhlas, dan pemaaf. Nilai moral yang mencakup hubungan manusia dengan lingkup sosial yaitu berupa Persahabatan, kekeluargaan, tolong menolongdan moral yang mencakup hubungan manusia dengan Tuhannya yang berupa Kepercayan kepada Tuhan, Selalu bersyukur kepada Allah, menaati ajuran agama, dan berusaha mengajarkan ilmu agama kepada orang lain. Disimpulkan bahwa nilai moral yang mencakup hubungan manusia dengan manusia dalam lingkup sosial lebih dominan dari hubungan manusia dengan diri sendiri dan hubungan manusia dengan Tuhannya.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pandemi covid-19 yang melanda dunia termasuk indonesia kurang lebih 2 tahun menyebabkan perubahan terkhusus perubahan dalam dunia pednidikan. Pendidikan yang selama ini berjalan seketika mengalami peralihan ke ranah digital (online). Pembelajaran online yang dilakukan tentunya memberikan berbagai dampak salah satunya dampak negatif yaitu menurunnya moral yang terjadi dikalangan siswa saat ini sangat memperihatinkan dikarnakan pengaruh media sosial yang biasa siswa lihat selama penggunaan handphone pada saat pembelajaran online, Di kelas VC SDN 029 Tarakan terdapat fenomena problematika moral dimana siswa melakukan tindakan-tindakan yang menyimpang seperti berbicara dengan bahasa yang tidak baik dan lain-lain. Penelitian ini berfokus pada mendeskripsikan problematika moralitas siswa pasca pandemi covid-19. Dengan tujuan untuk mengetahui problematika moralitas siswa yang terjadi di lingkungan sekolah. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara da dokumentasi dengan menggunakan teknik analisis data kualitatif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa siswa kelas VC di SDN 029 tarakan telah mengalami problematika moral, penurunan moral yang sering terjadi adalah penggunaan bahasa yang tidak baik, kekerasan atau perkelahian dan tindak kecurangan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru dalam meningkatkan pendidikan karakter moral pada siswa. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif deskriptif. Instrumen penelitian ini adalah peneliti itu sendiri dan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah obervasi, wawancara, dan dokumentasi. Data ini menggunakan teori Miles dan Huberman dengan urutan langkah-langkah pertama reduksi data mencatat fenomena yang ada di lapangan melalui observasi, wawancara, dan dokumen, kedua penyajian data penelitian dalam bentuk narasi, dan ketiga penarikan kesimpulan. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah adanya peran guru dalam meningkatkan Pendidikan karakter moral pada siswa kelas IV SDIT Al-Mustaqim Tarakan. Peran guru dilakukan dengan berbagai macam penanganan, peran guru tersebut ialah sebagai pengelola kelas dengan menciptakan suasana belajar yang menyenangkan di dalam kelas, sebagai fasilitator dengan menyediakan fasilitas belajar seperti sarana dan prasarana yang baik, sebagai motivator dengan memberikan motivasi belajar untuk meningkatkan semangat belajar siswa, sebagai demonstrator dengan memperagakan atau mencontohkan bentuk pendidikan karakter moral yang baik, sebagai pembimbing dengan memberikan nasihat yang baik kepada siswa, dan sebagai evaluator dengan memberikan penilaian sikap kepada siswa. Adapun beberapa upaya yang dilakukan oleh guru untuk meningkatkan Pendidikan karakter moral siswa pada nilai karakter disiplin dengan mencontohkan datang tepat waktu ke sekolah dan saat jam mengajar di dalam kelas, demokratis melalui pemilihan ketua kelas serta memecahkan masalah secara musyawarah, bersahabat/komunikatif dan cinta damai dapat diterapkan dengan belajar secara kelompok dan peduli sosial dengan memberikan nasihat untuk memiliki rasa peduli sosial ke teman dan orang lain agar siswa dapat memiliki moral yang dipandang baik.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitaif deskriptif yang dilaksanakan di salah satu SD Negeri di Kota Tarakan. Penelitian ini berfokus pada mendeskripsikan dekadensi moral siswa pasca pandemi covid-19. Sumber dalam penelitian ini merupakan siswa kelas VI salah satu SD Negeri di Kota Tarakan. Indikator dekadensi moral yang digunakan dalam penelitian ini meliputi kekerasan, pencurian, perkelahian, tindakan curang, pengabaian akan peraturan, tidak toleran, penggunaan bahasa yang tidak baik, kematangan seksual yang terlalu dini, sikap merusak diri, dan penyalahgunaan narkoba. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan menggunakan teknik analisis data kualitatif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Data didapatkan dari hasil observasi siswa yang sering memunculkan perilaku sesuai dengan indikator penelitian. Hasil penelitian menunjukan bahwa siswa kelas VI salah satu SD Negeri di Kota Tarakan telah mengalami dekadensi moral, perilaku dekadensi moral yang sering terjadi adalah penggunaan bahasa yang tidak baik, tindakan curang, pengabaian akan peraturan, perkelahian, tidak toleran, sikap merusak diri, dan pencurian. Tindakan kekerasan dan kematangan seksual tidak begitu sering muncul dan penyalahgunaan narkoba disekolah tidak ditemukan dalam penelitian ini.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•
Penelitian ini berfokus pada Peran Guru Kelas I Dalam Upaya Penanaman Nilai Moral Peserta Didik Kelas I SDN 017 Tanjung Palas Di Masa Pandemi Corona Virus Disease-19. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan memilih lokasi penelitian di SDN 017 Tanjung Palas Kabupaten Bulungan. Informan penelitian adalah guru kelas, siswa dan orang tua siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan metode dokumentasi. Proses analisis data melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru SDN 017 Tanjung Palas telah menjalankan perannya (1) sebagai pengelola kelas, yaitu Guru Kelas I di SDN 017 Tanjung Palas telah mampu dalam mengelola kelas dengan baik dalam menanamkan nilai moral kepada peserta didiknya. (2) sebagai fasilitator, guru mampu menjalankan perannya sebagai fasilitator dimana beliau dalam setiap mengajar selalu menggabungkan nilai-nilai moral dalam setiap materi yang diberikan kepada peserta didik. (3) sebagai motivator, ditemukan beberapa aspek yang mendukung peran guru sebagai motivator, seperti ; guru mampu menjelaskan tujuan pembelajaran dengan baik dan jelas, memberikan sedikit hadiah kepada siswa yang bertujuan untuk membangkitkan semangat peserta didik, dan memberikan dorongan moral bagi seluruh peserta didik agar memiliki rasa ingin tahu yang tinggi. (4) sebagai demonstrator, Guru Kelas I SDN 017 Tanjung Palas mampu menampilkan dan menyampaikan ilmu pengetahuan secara menarik dan mudah dicerna sehingga dapat diterima oleh peserta didik kelas I dengan baik. (5) sebagai mediator, Peran guru sebagai mediator dapat diartikan sebagai penengah dalam kegiatan belajar peserta didik, misalnya menengahi atau memberikan jalan keluar dalam kegiatan diskusi peserta didik. (6) sebagai evaluator, peran guru Kelas I SDN 017 Tanjung Palas sebagai evaluator telah melakukan perannya dengan sangat baik. Hal itu telah dicantumkan dalam pokok pembahasan yang peniliti peroleh melalui wawancara maupun observasi secara langsung.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bermaksud menjawab dua pertanyaan terkait Perlindungan Hak Moral Bagi Penulis Buku Elektronik E-Book. Pertama, Bentuk Perlindungan Hak Moral terhadap penulis E-Book. Kedua, Upaya hukum yang dilakukan oleh penulis E-Book jika hak moralnya dirugikan. Skripsi ini menggunakan Metode Penelitian Normatif. Penelitian ini dilakukan dengan menggunkan pendekatan peraturan perundang-undangan dan pendekatan konseptual. Bahan hukum yang digunakam dalam skripsi ini adalah Bahan Hukum Primer dan Bahan Hukum Sekunder. Bahan Hukum Primer berupa Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang Hak Cipta, dan peraturan perundang-undangan lainnya yang relevan sesuai dengan tema yang diangkat oleh peneliti. Bahan Hukum Sekunder diperoleh dari E-Book referensi di bidang hukum, Jurnal Hukum, serta referensi terkait, hasil penelitian dan karya tulis ilmiah yang berkaitan dengan permasalahan yang dibahas. Hasil penelitian ini, penulis menyimpulkan bahwa : pertama, Philipus Hadjon membagi bentuk perlindungan hukum menjadi dua, yaitu perlindungan preventif dan perlindungan represif. Kedua, Terkait upaya penyelesaian sudah diatur dalam Undang-undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta. Yang mana pemegang kekuasaannya ada pada aparat-aparat penegak hukum.