ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan numerasi siswa kelas V B SDN 016 Tarakan. Jenis penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yaitu tes, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen soal tes kemampuan numerasi berjumlah 3 soal dengan 3 indikator. Subjek penelitian 6 siswa dengan masing masing 2 kategori tinggi, sedang, dan rendah. Hasil penelitian menunjukkan subjek kategori tinggi mengungkap ketiga indikator kemampuan numerasi yaitu mampu menggunakan berbagai macam angka atau simbol matematika dari diagram gambar dengan melakukan perhitungan penjumlahan dengan tepat, mampu merancang strategi penyelesaian, dapat menyelesaikan soal dengan tepat dalam berbagai macam konteks terkait kehidupan sehari-hari, mampu menganalisis informasi yang ditampilkan dalam bentuk tabel dengan menuliskan tiga informasi, dan mampu menafsirkan hasil analisis tersebut dengan tepat, tetapi tidak menuliskan kesimpulan. Subjek kategori sedang mengungkap ketiga indikator kemampuan numerasi yaitu mampu menggunakan berbagai macam angka atau simbol matematika dari diagram gambar dengan melakukan perhitungan penjumlahan dengan tepat yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari, mampu menganalisis sebagian informasi yang ditampilkan dalam bentuk tabel, dan mampu menafsirkan hasil analisis tersebut untuk memprediksi dan mengambil kesimpulan. Selain itu, ada subjek yang lambat dalam membaca. Subjek kategori rendah mengungkap satu indikator kemampuan numerasi yaitu mampu menganalisis informasi yang ditampilkan dalam bentuk tabel dengan menuliskan tiga informasi yang didapatkan, subjek menggunakan berbagai macam angka atau simbol yang berkaitan dengan matematika dasar untuk memecahkan masalah dalam konteks kehidupan sehari-hari yang berbeda, tetapi tidak dapat melakukan perhitungan dengan tepat yang disajikan dalam bentuk diagram gambar, dan tidak dapat memperoleh hasil menafsirkan analisis untuk memprediksi dan membuat kesimpulan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pandemi covid-19 yang melanda dunia termasuk indonesia kurang lebih 2 tahun menyebabkan perubahan terkhusus perubahan dalam dunia pednidikan. Pendidikan yang selama ini berjalan seketika mengalami peralihan ke ranah digital (online). Pembelajaran online yang dilakukan tentunya memberikan berbagai dampak salah satunya dampak negatif yaitu menurunnya moral yang terjadi dikalangan siswa saat ini sangat memperihatinkan dikarnakan pengaruh media sosial yang biasa siswa lihat selama penggunaan handphone pada saat pembelajaran online, Di kelas VC SDN 029 Tarakan terdapat fenomena problematika moral dimana siswa melakukan tindakan-tindakan yang menyimpang seperti berbicara dengan bahasa yang tidak baik dan lain-lain. Penelitian ini berfokus pada mendeskripsikan problematika moralitas siswa pasca pandemi covid-19. Dengan tujuan untuk mengetahui problematika moralitas siswa yang terjadi di lingkungan sekolah. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara da dokumentasi dengan menggunakan teknik analisis data kualitatif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa siswa kelas VC di SDN 029 tarakan telah mengalami problematika moral, penurunan moral yang sering terjadi adalah penggunaan bahasa yang tidak baik, kekerasan atau perkelahian dan tindak kecurangan.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Jenis penelitian ini merupakan penelitian kualitaif deskriptif yang dilaksanakan di salah satu SD Negeri di Kota Tarakan. Penelitian ini berfokus pada mendeskripsikan dekadensi moral siswa pasca pandemi covid-19. Sumber dalam penelitian ini merupakan siswa kelas VI salah satu SD Negeri di Kota Tarakan. Indikator dekadensi moral yang digunakan dalam penelitian ini meliputi kekerasan, pencurian, perkelahian, tindakan curang, pengabaian akan peraturan, tidak toleran, penggunaan bahasa yang tidak baik, kematangan seksual yang terlalu dini, sikap merusak diri, dan penyalahgunaan narkoba. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan menggunakan teknik analisis data kualitatif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Data didapatkan dari hasil observasi siswa yang sering memunculkan perilaku sesuai dengan indikator penelitian. Hasil penelitian menunjukan bahwa siswa kelas VI salah satu SD Negeri di Kota Tarakan telah mengalami dekadensi moral, perilaku dekadensi moral yang sering terjadi adalah penggunaan bahasa yang tidak baik, tindakan curang, pengabaian akan peraturan, perkelahian, tidak toleran, sikap merusak diri, dan pencurian. Tindakan kekerasan dan kematangan seksual tidak begitu sering muncul dan penyalahgunaan narkoba disekolah tidak ditemukan dalam penelitian ini.