ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Moral character is students' ability to understand good and bad values, possess moral awareness and feelings, and express them in daily behavior, such as honesty, responsibility, empathy, love of goodness, and self-control. This study aims to determine the effect of group guidance services using role-playing techniques embedded with Taro Ada Taro Gau values in strengthening the moral character of MA Hurrasul Aqidah students. This study used a quantitative approach with a pre- experimental design using the one-group pretest-posttest model. The sample consisted of 13 female 1 1th-grade students at MA Hurasul Aqidah. Data were collected using a 45-item moral character scale. We analyzed the data using descriptive statistics, normality testing, and a paired-samples t-test. The results showed that students' mean moral character score increased from 134.38 on the pretest to 156.85 on the posttest, an increase of 22.46 points (16.71%). This increase indicated a change in students' moral character after receiving group guidance services using role-playing techniques embedded with Taro Ada Taro Gau values. The Paired Samples t-Test results yielded St = -11.906S, df = 12, and p 0.001, thereby rejecting Ho and accepting Ha. Consequently, group guidance services using role-playing techniques embedded with Taro Ada Taro Gau values significantly strengthen the moral character of MA Hurrasul Aqidah students.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bimbingan kelompok dengan teknik role playing terhadap kejenuhan belajar siswa di SMA Negeri 1 Tarakan. Kejenuhan belajar ialah kondisi yang dialami siswa saat mengalami rasa bosan dan lelah yang amat sangat sehingga menyebabkan rasa semangat dalam diri siswa hilang untuk melakukan aktivitas belajar dan dampak yang terjadi pada siswa yaitu tidak mendapatkan hasil yang maksimal dalam belajar. Pemberian teknik role playing menekankan pada pemahaman tentang emosi, motivasi, dan aksi kepada siswa. Penelitian ini menggunakan desain Pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest design. Subjek penelitian adalah siswa/i kelas X di SMA Negeri 1 Tarakan yang mengalami kejenuhan belajar, dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui skala kejenuhan belajar yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya dengan metode Cronbach's Alpha sebesar 0,868, menunjukkan instrumen yang sangat reliabel. Hasil analisis data menggunakan Paired Sample T-Test menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara hasil (pretest) dan (posttest). Hal tersebut terdapat pada nilai signifikansi (2-tailed) yang diperoleh adalah 0.000 (p 0.05), dan terdapat nilai thitung sebesar 15,606 > dari ttabel sebesar 0,355 yang berarti Ho ditolak dan Ha diterima. Ini menunjukkan bahwa ada pengaruh bimbingan kelompok dengan teknik role playing terhadap kejenuhan belajar siswa di SMA Negeri 1 Tarakan. Temuan penelitian ini mengindikasikan bahwa teknik role playing dapat menjadi strategi yang efektif untuk mengurangi kejenuhan belajar siswa disekolah. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi studi lanjutan dengan penerapan pada materi, jenjang pendidikan, dan subjek yang berbeda dalam konteks yang lebih luas.