Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

17 hasil
Subjek: Struktural
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Meningkatkan Kemampuan Membaca Huruf dan kata dalam membaca permulaan melalui metode struktural analitik dan sintetik (SAS) pada siswa kelas II A SDN 032 Tanjung Batu Tarakan

2025•

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan melalui metode Struktural Analitik dan Sintetik. Jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan di SDN 032 Tanjung Batu Tarakan. Adapun subjek penelitian ini yang terdiri dari 30 siswa dengan jumlah siswa laki-laki 15 siswa dan siswa perempuan sebanyak 15 siswa. Penelitian ini dilaksanakan sebanyak II siklus. Prosedur tiap siklus yaitu perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Struktural Analitik dan Sintetik (SAS) dapat meningkatkan kemampuan membaca huruf dan kata dalam membaca permulaan siswa kelas II A SDN 032 Tanjung Batu Tarakan. Pada siklus I hasil tes kemampuan membaca permulaan diperoleh data sebesar 70% siswa yang tuntas atau masuk dalam level pembaca berkembang dan mandiri dari jumlah keseluruhan siswa, pada aspek afektif siswa diperoleh data sebesar 57% siswa yang tuntas dan pada aspek psikomotorik siswa diperoleh data sebesar 50% siswa yang tuntas. Kemudian pada siklus II mengalami peningkatan, hasil tes kemampuan membaca permulaan diperoleh data sebesar 80% siswa yang tuntas atau masuk dalam level pembaca mandiri, pada aspek afektif siswa diperoleh data sebesar 83% siswa yang tuntas dan pada aspek psikomotorik siswa diperoleh data sebesar 87% siswa yang tuntas. Hasil penilaian tes kemampuan membaca permulaan siswa telah mencapai indikator keberhasilan sehingga peneliti menghentikan siklus dalam penelitian ini.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Struktur Batin Pada Puisi Romantika “Seutas Puisi dan Kisahnya” Karya Muhammad Ilham (Pendekatan Struktural).

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur batin pada puisi romantika “Seutas Puisi dan Kisahnya” karya Muhammad Ilham. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan analisis data kualitatif. Metode deskriptif karena peneliti berusaha meyajikan kenyataan-kenyataan secara objektif sesuai dengan kenyataan yang ditemukan mengenai unsur batin yang terdapat di dalamnya. Analisis data kualitatif karena data diperoleh dari buku puisi romantika karya Muhammad Ilham judul buku “Seutas Puisi dan Kisahnya” dengan menggunakan teknik pengumpulan data yang bermacam-macam (tringualisasi) dan dilakukan secara terus menerus sampai datanya jenuh. Teknik analisis data yang digunakan berupa teknik membaca, menyimak, mengelompokkan, menginterpretasikan dan menyimpulkan. Jenis penelitian ini tergolong penelitian studi kepustakaan dengan serangkaian kegiatan yang berkenaan dengan metode pengumpulan data pustaka, membaca dan mencatat serta mengolah bahan penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa struktur batin puisi meliputi tema, nada atau suasana, perasaan, dan amanat. Struktur tersebut saling berkaitan satu dengan yang lainnya sehingga menghasilkan makna yang menyeluruh. Puisi dengan judul Siri, Luka, Candu, Bulan Juni, Dilema, Aku Milikmu, Batinku, Mimpi yang Usai, Tuhan Ampunkan, dan Mantra cenderung membahas tentang perasaan yang mendalam pada nuansa percintaan (romantika) yang melibatkan hati seseorang. Puisi karya Muhammad Ilham yaitu “Seutas Puisi dan Kisahnya” merupakan puisi romantika dari kumpulan puisi yang mampu memberikan kesan langsung pada hati dan perasaan para pembaca. bukan hanya kata-kata romantis tetapi makna dari susunan bait yang begitu mewakili perasaan seseorang yang pernah merasakan cinta, terluka, dikhianati, bahkan hati yang berkecamuk.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS UNSUR INTRINSIK DALAM NOVEL MELANGKAH KARYA J.S KHAIREN

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Semakin berkembangnya zaman, semakin beragam pula perkembangan dalam dunia sastra, khususnya novel. Novel semakin mengalami berbagai perubahan mulai dari gengre, tema, dll. Novel juga memiliki Unsur pembangun di dalam nya yaitu Unsur intrinsik. Unsur Instrinsik merupakan unsur pembangun dalam sebuah karya sastra, merupakan unsur penting yang tidak boleh dilewatkan dalam karya sastra. Unsur intrinsik adalah unsur-unsur yang akan kita jumpai pada sebuah karya sastra, karena dengan unsur-unsur intrinsik inilah karya sastra dibangun atau disajikan. Unsur intrinsik sebuah novel adalah unsur-unsur yang secara langsung turut serta membangun cerita. Kepaduan antara berbagai unsur intrinsik inilah yang membuat sebuah novel berwujud. Unsur-unsur intrinsik antara lain: tema, penokohan, latar, alur, amanat, dan Majas. Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui unsur-unsur intrinsik dalam novel Melangkah karya J.S. Khairen. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Objek penelitian ini adalah novel Melangkah karya J.S. Khairen dengan menggunakan teknik baca dan catat. Hasil penelitian menunjukkan dua data tema, empat belas data tokoh, dua data sudut pandang, dua data alur, sepuluh data latar, satu data amanat, dan delapan majas. As time progresses, the world of literature, particularly in the novel genre, has become increasingly diverse. Novels have undergone various changes, ranging from genre to theme, among other aspects. Novels also possess intrinsic elements, which are the fundamental building blocks of a literary work. Intrinsic elements are crucial components that cannot be overlooked in literature. These elements are the components we encounter within a scholarly work, as they are the foundations upon which the work is constructed and presented. The intrinsic elements of a novel are the elements that directly contribute to the story's development. The cohesion among these intrinsic elements gives a novel its form and substance. The inherent elements include theme, characterization, setting, plot, message, and figurative language. This study aims to identify the intrinsic elements in the novel Melangkah by J.S. Khairen. The research employs a qualitative descriptive method. The object of this study is the novel Melangkah by J.S. Khairen, and the data collection technique used is close reading and note-taking. The study results reveal two themes: fourteen character data, two point of view data, two plot data, ten setting data, one message data, and eight figurative language data.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Struktur Novel Parable Karya Brian Khrisna (Kajian Struktural)

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Peneitian ini bertujuan untuk mengetahui mengenai struktural novel parable menggunakan kajian struktural. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data yaitu menggunakan teknik baca, teknik simak, dan teknik catat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Tema merupakan suatu gagasan pokok atau ide pikiran tentang suatu hal, salah satunya dalam membuat suatu tulisan. Pada setiap tulisan pastilah mempunyai tema, karena dalam sebuah penulisan di anjurkan untuk harus memikirkan tema apa yang akan di buat. Penokohan merupakan cara pengarang menampilkan tokoh-tokoh dalam cerita sehingga dapat di ketahui karakter atau sifat para tokoh tersebut. Alur merupakan rangkaian peristiwa yang di reka dan di jalin sedemikian rupa sehingga menggerakan jalan cerita, banyak cara untuk menyusun alur cerita. Latar merupakan keterangan mengenai ruang, waktu, suasana terjadinya peristiwa di dalam suatu karya sastra yang meliputi ruang dan waktu serta suasana yang terjadi pada suatu peristiwa di dalam karya sastra. Sudut Pandang merupakan cara penulis menyampaikan sebuah cerita yang terekam pada pikiran penulis yg bersifat khusus

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Struktur Intrinsik Novel 23:59 Karya Brian Khrisna (Kajian Struktural)

2024•

Penelitian menganalisis Struktur intrinsik pada novel 23:59 karya Brian Khrisna, bertujuan untuk mendeskripsikan hasil analisis struktur intrinsik pada novel 23:59 karya Brian Khrisna. Hal yang dideskripsikan dalam penelitian ini meliputi tema, tokoh dan penokohan, latar/setting, sudut pandang, dan amanat. Adapun bentuk analisis pada penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini berupa kutipan kalimat yang ada dalam novel 23:59 Karya Brian Khrisna. Teknik pengumpulan data yang dilakukan pada penelitian ini menggunakan teknik baca dan catat, dengan membaca dengan cermat dan teliti dari keseluruhan novel 23:59 karya Brian Khrisna. Teknik analisis data dilakukan dengan beberapa langkah yaitu, membaca novel, mengumpulkan data, menandai kalimat yang berkaitan dengan struktur intrinsik, dan menganalisis data berdasarkan dengan kategori yang telah ditetapkan. Hasil penelitian struktur intrinsik novel 23:59 Karya Brian Khrisna diketahui bahwa tema: percintaan, tokoh dan penokohan: Ami (Vinci Amicella), Raga (Ghaibika Ragamas), Athif, Aransyah, Sarah, Gaby, Anggi, Fitria, Nabila, Ibu Ami, Ayah Ami. Latar Tempat: gedung, luar gedung, dalam gedung, parkiran,pepohan sekitar gedung, rumah Sarah, rumah Ami, kamar Ami, depan kasur, dipinggir jalan. Latar waktu yang pada novel ini adalah: pagi hari, hari jumat, sore hari, malam hari, siang hari. Latar suasana: senang, sedih, tegang, romantis. Sudut pandang: orang Orang ketiga “Dia” mahatahu. Amanat yang terkandung dalam novel 23:59 karya Brian Khrisna adalah yakin pada pilihan dan keputusan yang diambil.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Unsur Intrinsik Novel 172 Days Karya Nadzira Shafa (Kajian Struktural)

2024•

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil analisis unsur intrinsik novel yang terdiri atas tema, latar, tokoh/penokohan, sudut pandang, dan amanat. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik analisis data yang digunakan peneliti yaitu: membaca keseluruhan novel, pengidentifikasian data, pengklasifikasian data, pengolahan data, pemaparan data dan penyimpulan. Data dan sumber data dalam penelitian ini berupa kutipan dari kalimat, dialog yang berkaitan dengan unsur intrinsik dalam novel 172 Days karya Nadzira Shafa. Hasil penelitian berdasarkan analisis unsur intrinsik novel 172 Days karya Nadzira Shafa pertama, tema: Religius. Kedua, latar: Latar tempat, waktu, dan latar sosial. Ketiga, tokoh/penokohan: tokoh Zira, Amer, bang Benzo, KH. Arifin Ilham, Syakir, Umi, kak Bela, Dodi, mamah Yuni, bang Alvin, a Sihab, bang Markis, Bibi, kak Tata, kak Oki, Attaulkarim, Habib Abdullah, Habib Hassan, Intan.. Keempat, sudut pandang: persona pertama “aku” tokoh utama dan persona ketiga (dia). Kelima, amanat yang disampaikan penulis dalam novel 172 Days adalah pada dasarnya setiap pertemuan pasti akan ada perpisahan. Dan setiap ujian dan cobaan yang datang silih berganti, itu merupakan bentuk cinta Allah kepada kita. Kehilangan seseorang yang kita cintai dalam hidup menjadikan kita peribadi yang lebih kuat dan ikhlas dalam menerima garis takdir Allah SWT. Sesungguhnya tak ada yang benar-benar milik kita. Dapat disimpulkan bahwa dalam novel 172 Days karya Nadzira Shafa terstruktur unsur-unsur intrinsiknya.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

MENGGALI UNSUR INTRINSIK PADA NOVEL “TRAUMA” KARYA BOY CANDRA (KAJIAN STRUKTURAL)

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian mengkaji unsur intrinsik pada novel dengan judul “Trauma” karya Boy Candra. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kualitatif. Data dan sumber data dalam penelitian ini adalah dialog, kalimat, paragraf, dan kutipan-kutipan yang ada dalam novel yang berjudul “Trauma” karya Boy Candra yang diterbitkan pertama kali. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik baca, teknik simak, dan teknik catat. Analisis data dalam penelitian ini setelah data terkumpul lalu mengidentifikasikan data kemudian data yang telaah teridentifikasi akan dikelompokkan berdasarkan unsur intrinsik dalam novel “Trauma” karya Boy Candra. Setelah itu, penulis menganalisis data untuk mengungkapkan unsur intrinsik dalam novel “Trauma” karya Boy Candra dan memberikan kesimpulan. Hasil penelitian berdasarkan analisis unsur intrinsik pada novel “Trauma” yaitu tema rasa kesepian, kesedihan, dan trauma. Terdapat data sebanyak 9 tokoh/penokohan. Terdapat data sebanyak 17 latar waktu pada novel “Trauma”. Terdapat data sebanyak 25 latar tempat yang terdapat pada novel dan terdapat data sebanyak 25 latar suasana yang terdapat pada novel. Alur Campuran. Sudut pandang orang pertama. Amanat dalan novel yaitu jangan menyimpan harapan kepada seseorang, hal ini akan mendatangkan kekecewaan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS STRUKTURAL KUMPULAN CERPEN USTADZ MISTERIUS KARYA MUHAMMAD THOBRONI

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan penelitian analisis struktural cerpen untuk mendeskripsikan unsur intrinsik dalam kumpulan cerpen Ustadz Misterius Karya Muhammad Thobroni. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dan bersumber dari kumpulan cerpen Ustadz Misterius karya Muhammad Thobroni. Pengumpulan data dilakukan menggunakan teknik pengamatan berupa analisis karya pada empat belas judul kumpulan cerpen Ustadz Misterius. Hasil penelitian ini merujuk pada unsur intrinsik serta membuat simpulan. Hasil penelitian meliputi: (1) Tema, cerpen ini mengandung religius (2) Penokohan, dalam cerpen ini tokoh protagonis yaitu Gus Dul, Kiai Azhari, Kiai Delan, Gus Mus, Kiai Jabrohim, Kiai Zainal, Pak Kadirun, Kiai Mastuhu, Arif, Ngadimin, Kiai Abdussalam, Nyai Istiqomah, Zainal, Udin, Rahmat, Budi, Ali, Basyar, Umi Farha, tokoh antagonis Bahrul, Kodim, Ustadz Karim. (3) Latar Tempat, Kampung, Rumah, Pinggir kali, Serambi, Desa Sendangsari, Gardu kampung, Sogan, Lampung, Jawa Timur, Kendal Kaliwungu, Masjid, Pesantren. Latar Waktu, pagi hari, sore hari, jam 10 malam, seminggu silam, bulan ini, tiga hari, jam 7.30 WIB, tiga tahun, jam 12 siang, jam 1 siang. Latar Sosial ditunjukkan dengan kebiasaan hidup, keyakinan, cara bersikap. (4) Alur, alur maju, alur mundur serta alur campuran. (5) Gaya Bahasa, menggunakan majas personifikasi, hiperbola, ironi, simile, metafora, alegori, pars pro toto, asosiasi. (6) sudut pandang, orang pertama menggunakan kata” aku, saya” sudut pandang kedua menggunakan kata” engkau” sudut pandang ketiga menggunakan” nama-nama tokoh dalam cerita penulis berada diluar cerita. (7) Amanat, memberikan pesan kepada pembaca agar tidak muda menilai seseorang dari luarnya saja, tidak muda percaya dengan janji manis laki-laki, menolong sesama manusia, selalu mengingat Tuhan. Kata Kunci: Unsur Intrinsik, Cerpen, Kajian Struktural.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Cerita Pendek Anak Bulan Turun Ke Sungai Kayan Karya Rendy Aditya Paraja (Kajian Struktural)

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan unsur-unsur intrinsik yang terdapat dalam kumpulan cerpen Anak Bulan Turun Ke Sungai Kayan. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah unsur intrinsik dalam kumpulan cerpen Anak Bulan Turun Ke Sungai Kayan Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah menggunakan teknik baca dan catat. Teknik analisis data dalam penelitian ini dengan membaca cerpen, identifikasi, klasifikasi, interpretasi dan inferensi. Adapun hasil dari penelitian ini ialah; Tema dari kumpulan cerpen Anak Bulan Turun Ke Sungai Kayan ialah budaya panen, makhluk halus, covid-19, monyet bekantan, kesetiaan pada perahu. Latar tempat dalam kumpulan cerpen Anak Bulan Turun Ke Sungai Kayan yaitu rumah, teras rumah, jalanan, sungai, balai pertemuan, sekolah, ruang guru, ruang kelas, hutan, ladang, lapangan, jembatan, kamar, dapur, dermaga, istana kesultanan bulungan. Latar waktu yaitu pagi, siang sore dan malam. Latar suasana yaitu gembira, heran, takut, kaget, senang, sedih, bingung, cemas, penasaran, kecewa. Tokoh dalam kumpulan cerpen Anak Bulan Turun Ke Sungai Kayan yaitu terdiri dari 21 tokoh. Alur dalam kumpulan cerpen Anak Bulan Turun Ke Sungai Kayan yaitu alur maju dan campuran. Sudut pandang dalam kumpulan cerpen Anak Bulan Turun Ke Sungai Kayan yaitu orang pertama dan ketiga. Amanat dapat disimpulkan bahwa dalam kumpulan cerpen Anak Bulan Turun Ke Sungai Kayan terdapat pesan-pesan moral dalam cerita tersebut.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS UNSUR INTRINSIK PADA KUMPULAN CERPEN KARYA INUNG SETYAMI DAN MUHAMMAD ILHAM (KAJIAN STRUKTURAL)

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ANALISIS UNSUR INTRINSIK PADA KUMPULAN CERPEN KARYA INUNG SETYAMI DAN MUHAMMAD ILHAM (KAJIAN STUKTURAL) ABSTRAK Yeni Vitriani. 2023. Analisis unsur intrinsik pada Kumpulan cerpen karya Inung Setyami dan Muhammad Ilham kajian stuktural. Skripsi, Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Borneo Tarakan. Penelitian analisis unsur intrinsik pada kumpulan cerpen karya Inung Setyami dan Muhammad Ilham (Kajian Struktural), bertujuan Mendeskripsikan hasil analisis unsur intrinsik dan mengungkapkan unsur intrinsik dalam kumpulan cerpen seruas kenangan karya Inung Setyami dan Muhammad Ilham yang ditinjau dari Tema, Tokoh dan Penokohan, Alur, Latar, Sudut Pandang, Amanat. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriftif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik baca, teknik simak dan teknik catat. Teknik analisis data membaca keseluruhan isi kumpulan cerpen, menginterpretasikan, klasifikasi, interprestasi, infrensi. Data dan sumber data penelitian berupa kutipan-kutipan kalimat atau paragraf dalam kumpulan cerpen"Seruas Kenangan" karya Inung Setyami dan Muhammad Ilham. Hasil penelitian berdasarkan analisis unsur intrinsik dalam kumpulan cerpen karya Inung Setyami dan Muhammad Ilham adalah Tema: kerinduan, percintaan. penyesalan. Alur/plot: gabungan. Tokoh/penokohan: Arjuna, Pak Paino, Mirna, Hanafi. Latar Tempat: Pantai, sekolah, taman. Latar waktu: Sore hari, siang hari. Latar suasana: sedih, bahagia. Sudut panadang: orang pertama, orang ketiga. Gaya bahasa:permajasan dan lugas. Amanat:dapat disimpulkan bahwa dalam kumpulan cerpen karya Inung Setyami dan Muhammad ilham merupakan cerpen yang terjaga keterpaduan unsur intrinsiknya.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis kumpulan cerita rakyat pada masyarakat suku dayak punan di kecamatan mentarang kabupaten malinau (kajian struktural)

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan unsur – unsur intrinsik yang terdapat dalam kumpulan cerita rakyat pada Masyarakat Suku Dayak Punan di Kecamatan Mentarang Kabupaten Malinau. Penelitian ini termasuk jenis penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah unsur intrinsik dalam cerita rakyat suku Dayak Punan di Kecamatan Mentarang Kabupaten Malinau. Dan sumber data dalam penelitian ini ialah masyarakat suku Dayak Punan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini dengan cara mengumpulkan data, menganalisis unsur – unsur intrinsik, dan membuat kesimpulan. Adapun hasil dari penelitian ini ialah; Tema dalam cerita rakyat Air Panas semolon ialah menceritakan tentang asal usul suatu tempat, dan tema dari cerita rakyat Tabau Totok Cangau juga menceritkan tentang asal usul suatu tempat, sedangkan tema dalam cerita rakyat Oroh Nyenginan ialah petualangan. Latar dalam cerita rakyat Air Panas Semolon yaitu Latar tempat terdapat lima latar, Latar waktu terdapat empat latar. dan latar sosial budaya terdapat tiga latar. Latar dalam cerita rakyat Tabau Totok Cangau yaitu, latar tempat terdapat tujuh latar. Latar waktu terdapat tiga latar. Sedangkan latar dalam cerita Oroh Nenginan yaitu, latar tempat terdapat lima latar. Latar waku terdapat tiga latar. Tokoh dalam cerita rakyat Air Panas Semolon yaitu terdiri dari sebelas tokoh. Tokoh dalam cerita rakyat Tabau Totok Cangau yaitu terdiri dari lima tokoh. Sedangkan tokoh dalam cerita rakyat Oroh Nyenginan yaitu terdiri dari enam tokoh. Alur dalam cerita rakyat Air Panas Semolon yaitu alur maju, dan alur dalam cerita Tabau totok Cangau juga menggunakan alur maju, sedangkan dalam cerita Oroh nyenginan menggunakan alur campuran

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STRUKTUR DAN FUNGSI SASTRA LISAN DALAM CERITA RAKYAT DATU KUNING DI DESA TANAH KUNING KABUPATEN BULUNGAN (KAJIAN STRUKTURAL)

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan struktur dan fungsi sastra lisan dalam cerita rakyat Datu Kuning di Desa Tanah Kuning Kabupaten Bulungan dengan menggunakan kajian struktural. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah informan data penelitian ini, yaitu tokoh masyarakat di Desa Tanah Kuning yang mengetahui cerita rakyat tentang Datu Kuning. Instrumen dalam penelitian ini adalah peneliti itu sendiri. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini di antaranya, yaitu observasi, wawancara, teknik rekam, teknik catat, dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini dilakukan melalui beberapa tahan analisis, yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penyimpulan data. Hasil penelitian ini yaitu pertama: alur yang digunakan dalam cerita rakyat Datu Kuning di Desa Tanah Kuning Kabupaten Bulungan adalah alur maju. Kedua: tokoh dalam cerita rakyat Datu Kuning di Desa Tanah Kuning Kabupaten Bulungan meliputi tokoh utama yaitu Datu Kuning dan Datu Mahkota tokoh tambahan yaitu Datu Badaruddin. Ketiga: latar dalam cerita rakyat Datu Kuning di Desa Tanah Kuning Kabupaten Bulungan menggunakan latar tempat terbagi menjadi 20, latar waktu terbagi menjadi 12, dan latar sosial budaya terbagi menjadi 8. Keempat: tema dalam cerita rakyat Datu Kuning di Desa Tanah Kuning Kabupaten Bulungan menggunakan tema kerajaan. Kelima: fungsi cerita rakyat Datu Kuning di Desa Tanah Kuning Kabupaten Bulungan yaitu terdapat 4 fungsi mendidik, 3 fungsi menyimpan budaya, 3 fungsi motivasi, dan 2 fungsi rekreasi. Total data yang di peroleh dari keseluruhan sebanyak 57 Data.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS STRUKTUR BATIN DALAM KUMPULAN SAJAK DIKATAKAN ATAU TIDAK DIKATAKAN ITU TETAP CINTA KARYA TERE LIYE (KAJIAN STRUKTURAL)

2022•

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Struktur Batin dalam Kumpulan Sajak Dikatakan atau Tidak Dikatakan Itu Tetap Cinta karya Tere Liye (Kajian Struktural). Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Laporan penyajian data, disajikan secara terurai dalam bentuk kata-kata, kalimat ataupun paragraf. Data dalam penelitian ini adalah semua bentuk kata, kalimat dalam kumpulan sajak Tere Liye, yang sesuai dengan masalah yang diangkat peneliti, yakni tentang struktur batin. Sumber data penelitian ini adalah kumpulan sajak Dikatakan atau Tidak Dikatakan Itu Tetap Cinta Karya Tere Liye terdiri dari 103 halaman dan terdapat 24 puisi, diterbitkan oleh PT Gramedia Pustaka Utama Jakarta. Peneltian ini difokuskan pada permasalahan yang berkaitan dengan Struktur Batin dan menggunakan kajian Struktural. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa dalam kumpulan sajak Dikatakan atau Tidak Dikatakan Itu Tetap Cinta menghasilkan temuan struktur batin yaitu (1) tema, yang terdiri atas bermacam-macam tema yaitu percintaan, kekecewaan dan kesedihan, kehidupan, kebencian, kekeliruan, patah hati, ketulusan, kasih sayang, kesendirian, kenangan, menunggu dan perasaan manusia. (2) perasaan, dalam sajak ini terdiri atas rasa sabar, tegar, kecewa, sedih, penasaran, hampa, tenang, kagum, bahagia, keliru, setia, sepi, kesendirian dan penuh harap. (3) nada puisi yang terdiri atas nada lugas, menasehati, informatif, hampa, gundah, penuh penyesalan, lembut, santai, kecewa, ungkapan rasa syukur dan nada tenang. (4) Amanat puisi terdiri atas bermacam-macam yaitu tidak berputus asa, tetap bersikap tabah, jangan menghabiskan waktu sia-sia, jangan terlalu banyak berharap, jangan sampai membenci orang lain, sebagai manusia harus selalu bersyukur, menjadi seseorang yang setia dan sabar, jangan terlalu larut dalam patah hati dan kecewa.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STRUKTUR CERITA LISAN DALAM BUKU HIKAYAT DATOE LANCANG-PUTRI KAYAN (KAJIAN STRUKTURAL)

2022•

STRUKTUR CERITA LISAN DALAM BUKU HIKAYAT DATOE LANCANG PUTRI KAYAN (KAJIAN STRUKTURAL) ABSTRAK Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan struktur cerita lisan dalam buku Hikayat Datoe Lancang Putri Kayan. Metode yang dipakai dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini yaitu cerita rakyat suku Bulungan Kalimantan Utara dalam buku Hikayat Datoe Lancang Putri Kayan karya Dt. Iskandar Zulkarnaen yang diterbitkan pada tahun 2008 oleh penerbit Pustaka Spirit dengan jumlah 92 halaman. Data dalam penelitian ini berupa struktur cerita lisan dalam buku hikayat datoe lancang putri kayan ditinjau secara struktural. Data diperoleh dengan menggunakan teknik baca, simak, dan catat.Sastra lisan adalah karya sastra dalam bentuk ujaran lisan. Sastra lisan mencakup ekspresi kesusastraan warga dan kebudayaan yang disebar secara turun-temurun secara lisan dan memiliki nilai-nilai leluhur dalam masyarakat khususnya kebudayaan yang terdapat dalam masyarakat. Artinya peneliti membaca teks cerita Hikayat Datoe Lancang Putri Kayan secara keseluruhan dan mencari data yang terkait dengan unsur-unsur intrinsik dan ekstrinsik. Struktur dalam hikayat merupakan salah satu faktor pembangun terbentuknya sebuah cerita, Unsur intrinsik adalah unsur pembangun dari dalam sebuah buku, unsur penting yang tidak boleh di lewatkan dalam karya sastra komponen komponennya terdiri dari tema, tokoh, penokohan, alur/plot, latar, gaya bahasa, sudut pandang, dan amanat. Sedangkan unsur ekstrinsik adalah unsur dari luar buku terdapat tiga hal utama dalam unsur ekstrinsik buku, yaitu latar belakang masyarakat, latar belakang pengarang, dan nilai-nilai yang terkandung dalam sebuah buku.kemudian membuat klarifkasi data berdasarkan indikator yang dibuat. Selanjutnya data yang telah diperoleh dianalisis dengan menginterpretasikan data tersebut dan terakhir membuat kesimpulan di buku.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Penerapan Metode Struktural Analitik Sintetik (SAS) untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Pada Siswa Kelas I A SDN 006 Tarakan

2021•

PENERAPAN METODE STRUKTURAL ANALITIK SINTETIK (SAS) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PERMULAAN PADA SISWA KELAS I A SDN 006 TARAKAN ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan membaca permulaan dengan penerapan metode Struktural Analitik Sintetik (SAS). Jenis penelitian adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan pada semester genap TA 2019/2020 dengan subjek penelitian yang terdiri dari 28 siswa. Penelitian ini dilaksanakan sebanyak 2 siklus. Prosedur tiap siklus yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode Struktural Analitik Sintetik (SAS) dapat meningkatkan kemampuan membaca permulaan pada siswa kelas I A di SDN 006 Tarakan. Pada siklus I hasil tes kemampuan membaca permulaan diperoleh data sebesar 61% siswa yang tuntas atau masuk dalam level pembaca berkembang dan pembaca mandiri dari jumlah keseluruhan siswa, pada aspek afektif diperoleh data sebesar 68% siswa yang tuntas dan pada aspek psikomotorik diperoleh data sebesar 50% siswa yang tuntas. Kemudian pada siklus II mengalami peningkatan, hasil tes kemampuan membaca permulaan diperoleh data sebesar 79% siswa yang tuntas atau masuk dalam level pembaca mandiri, pada aspek afektif diperoleh data sebesar 75% siswa yang tuntas dan pada aspek psikomotorik diperoleh data sebesar 79% siswa yang tuntas. Hasil penilaian tes kemampuan membaca permulaan siswa telah mencapai indikator keberhasilan sehingga peneliti menghentikan siklus dalam penelitian ini. Kata Kunci: Metode Struktural Analitik Sintetik (SAS), Kemampuan Membaca Permulaan

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

IMPLEMENTASI SURAT EDARAN MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKRASI NOMOR 391 MENGENAI LANGKAH STRATEGIS DAN KONKRET PENYEDERHANAAN BIROKRASI DI KOTA TARAKAN

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Presiden Republik Indonesia menyampaikan perlunya dilakukan penyederhanaan birokrasi menjadi hanya 2 (dua) level dan mengganti/mengalihkan jabatan tersebut dengan jabatan fungsional yang berbasis keahlian/keterampilan dan kompetensi tertentu. Kota Tarakan sebagai salah satu daerah di Indonesia juga melaksanakan penyederhanaan Birokrasi yang terlah diatur Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia dalam surat edaran nomor 384, 390, dan 391 mengenai Langkah Strategis dan Konkret Penyederhanaan Birokrasi. Metode penelitian yang digunakan dalam skripsi ini yaitu metode penelitian yang bersifat normatif. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan undang-undang, pendekatan konseptual, dan pendekatan kasus. Penelitian dilakukan dengan menggunakan tiga bahan hukum yaitu bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum tersier. Pelaksanaan penyederhanaan birokrasi masih tidak sesuai dengan Undang-Undang Aparatur Sipil Negara yang masih memiliki tiga lapis jabatan dan tidak adanya pembahasan mengenai pengalihan jabatan eselon. Penyederhanaan birokrasi di Tarakan baru dilasanakan pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dimana pemangkasan juga hanya akan dilakukan kepada pemangku jabatan eselon 4 yang telah memenuhi kriteria yang telah ditetapkan dalam Surat Edaran Menteri Nomor 391 mengenai Langkah Strategis Dan Konkret Penyederhanaan Birokrasi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

UNSUR INTRINSIK DALAM NOVEL KONSPIRASI ALAM SEMESTA KARYA FIERSA BESARI (KAJIAN STRUKTURAL)

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian ini bertujuan mengungkapkan unsur intrinsik dalam novel konspirasi alam semesta kerya Fiersa Besari. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel konspirasi alam semesta karya Fiersa Besari cetakan pertama tahun 2017 dengan jumlah halaman vi+238 halaman dengan ukuran 13 x 19 cm, yang diterbitkan di Jakarta pada tahun 2017, penerbit media kita, Jakarta. Data dalam penelitian ini adalah data yang diperoleh dengan Teknik baca catat, artinya peneliti membaca teks secara keseluruhan dan memahaminya serta pencatatan dengan cermat dan teliti. Data yang diambil adalah data yang berkaitan dengan indikator penelitian, yaitu unsur intrinsik dalam novel konspirasi alam semesta karya Fiersa Besari kajian struktural. Data kemudian dianalisis melalui beberapa Langkah, yaitu mengidentifikasi, mengklarifikasi, menginterpretasi data, setelah itu melakukan inferensi yaitu membuat kesimpulan. Hasil penelitian berdasarkan analisis unsur intrinsik novel konspirasi alam semesta karya Fiersa Besari (kajian struktural). Dapat disimpulkan sebagai berikut novel konspirasi alam semesta kerya Fiersa Besari merupakan novel yang terjaga keterpaduan unsur-unsurnya. Unsur-unsur tersebut sebagai berikut: tema, alur/plot, tokoh dan penokohan, latar, sudut pandang, amanat dan gaya Bahasa.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail