Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

22 hasil
Subjek: Puisi
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

REPRESENTASI ALAM DAN RUANG DALAM KUMPULAN PUISI ELEGI-ELEGI YOGYA KARYA BUDHI SETYAWAN (KAJIAN EKOLOGI SASTRA)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kekayaan unsur alam dan ruang yang dihadirkan dalam kumpulan puisi Elegi-Elegi Yogya karya Budhi Setyawan, yang tidak sekadar berfungsi sebagai latar geografis, melainkan juga menyimpan makna simbolik serta kritik ekologis terhadap kondisi Kota Yogyakarta. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk representasi alam dan representasi ruang dalam kumpulan puisi tersebut melalui pendekatan ekologi sastra dengan merujuk pada teori Cheryll Glotfelty, didukung oleh teori representasi Stuart Hall dan teori ruang Henri Lefebvre. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan sumber data primer berupa kumpulan puisi Elegi-Elegi Yogya terbitan Diva Press, Yogyakarta, tahun 2024. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca, simak, dan catat, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 30 data yang terbagi ke dalam dua kategori besar, yaitu representasi alam dan representasi ruang. Representasi alam ditemukan dalam tiga bentuk, yaitu alam sebagai latar, alam sebagai simbol, dan alam sebagai kritik ekologis. Representasi ruang ditemukan dalam tiga bentuk, yaitu ruang fisik, ruang sosial, serta ruang budaya dan simbolik. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa kumpulan puisi Elegi-Elegi Yogya merepresentasikan Yogyakarta sebagai ruang hidup yang menyatukan dimensi ekologis, sosial, dan kultural, sekaligus merefleksikan kesadaran ekologis penyair di tengah tekanan modernisasi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Meningkatkan Keterampilan Menulis Puisi Menggunakan Model Demonstrasi dengan Media Lagu pada Siswa Kelas VIII D MTS Negeri Tarakan

2026•

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis puisi siswa kelas VIII D MTs Negeri Tarakan melalui penerapan model demonstrasi dengan media lagu. Latar belakang penelitian ini didasari oleh rendahnya keterampilan menulis puisi siswa yang disebabkan oleh kurangnya variasi model pembelajaran serta minimnya penggunaan media yang menarik dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII D MTs Negeri Tarakan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes menulis puisi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model demonstrasi dengan media lagu dapat meningkatkan keterampilan menulis puisi siswa, baik dari segi pemilihan diksi, penggunaan majas, rima, maupun pengungkapan perasaan dan imajinasi. Hal ini dibuktikan dengan meningkatnya nilai rata-rata keterampilan menulis puisi siswa pada siklus II. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa model demonstrasi dengan media lagu efektif digunakan untuk meningkatkan keterampilan menulis puisi siswa kelas VIII D MTs Negeri Tarakan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Representasi Emosi dalam Buku Antologi Puisi "Kamu Tidak Istimewa" Karya Natasha Rizky (Kajian Psikologi Sastra)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Tujuan penelitian ini untuk merepresentasikan emosi dalam buku antologi puisi “Kamu Tidak Istimewa” Karya Natasha Rizky. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan kajian psikologi sastra dan menggunakan pendekatan hermeneutika. Peneliti menggunakan sumber data berupa buku kumpulan puisi yang berjudul “Kamu Tidak Itimewa” karya Natasha Rizky. Buku ini memiliki 108 halaman yang memuat 59 puisi dan terbagi menjadi 3 bab. Bab pertama yang berjudul “Perasaan” dengan total 21 puisi, bab 2 yang berjudul “Realitas” dengan total 22 puisi, dan bab 3 yang berjudul “Istimewa” dengan total 16 puisi. Data dalam penelitian ini adalah kata atau kalimat dari puisi yang mengandung emosi-emosi sesuai teori dari David Krech yaitu rasa bersalah, rasa bersalah yang dipendam, menghukum diri sendiri, rasa malu, kesedihan, kebencian dan cinta. Teknik pengumpulan data meliputi teknik membaca, menyimak, dan mencatat untuk menemukan, mengklasifikasikan, dan merepresentasikan setiap emosi. Dari analisis ditemukan sebanyak 87 data. Data yang berhasil ditemukan berupa emosi rasa bersalah sebanyak 4 data, emosi rasa bersalah yang dipendam sebanyak 3 data, emosi menghukum diri sendiri sebanyak 6 data, emosi rasa malu sebanyak 3 data, emosi kesedihan sebanyak 34 data, emosi kebencian sebanyak 12 data, dan emosi cinta sebanyak 25 data. Jika dilihat dari setiap bab nya, pada bab pertama emosi yang paling dominan ditemukan adalah emosi kesedihan, pada bab kedua emosi yang paling dominan ditemukan adalah emosi kesedihan, dan pada bab ketiga emosi yang paling dominan ditemukan adalah emosi cinta. Dengan demikian, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa emosi yang paling dominan adalah emosi kesedihan dan cinta, yang mencerminkan bahwa puisi-puisi tersebut banyak menyoroti tema relasi personal, perasaan kehilangan, serta kekuatan kasih sayang.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Meningkatkan Keterampilan Menulis Puisi Berbasis Kearifan Lokal Kalimantan Utara Menggunakan Model Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) Pada Siswa Kelas VIII-I SMP Negeri 2 Tarakan

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menulis puisi berbasis kearifan lokal Kalimantan Utara menggunakan model Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) siswa kelas VIII-I SMP Negeri 2 Tarakan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini untuk meningkatkan keterampilan menulis puisi siswa adalah tindakan kelas yang melibatkan satu kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menerapkan model pembelajaran CIRC mampu meningkatkan keterampilan menulis puisi berbasis kearifan lokal Kalimantan Utara pada siswa kelas VIII-I SMP Negeri 2 Tarakan. Hal ini terbukti dari peningkatan hasil belajar siswa pada siklus I dan siklus II. Penelitian yang dilaksanakan pada siklus I diperoleh hasil belajar dari total 32 siswa hanya 11 siswa yang mendapatkan nilai tuntas dengan persentase (34%) dan 21 siswa yang mendapat nilai di bawah KKM dengan persentase (66%). Hasil belajar pada siklus II menunjukkan peningkatan dimana total 32 siswa terdapat 29 yang tuntas dengan persentase (91%) dan terdapat 3 siswa yang tidak tuntas dengan persentase (9%). Hasil analisis data menunjukkan bahwa penilaian mengalami peningkatan pada hasil belajar menulis puisi berbasis kearifan lokal Kalimantan Utara menggunakan model CIRC pada siklus I yang masih kurang, pada siklus II siswa sudah mampu dan memahami cara menulis puisi dengan baik secara kolaboratif

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

DESKRIPSI KETERAMPILAN MEMBACA PUISI PADA SISWA KELAS IV-B DI SDN 006 TARAKAN

2025•

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan keterampilan membaca puisi pada siswa kelas IV-B di SDN 006 Tarakan. Jenis penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif dengan tipe penelitian deskriptif kualitatif. Penelitian diawali dengan memilih sampel berdasarkan populasi yang ada, subjek penelitian berjumlah 15 siswa. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan tes, observasi, dan wawancara. Setelah itu peneliti mengolah data hasil membaca puisi dengan cara mereduksi data hasil penelitian berupa hasil tes keterampilan membaca puisi, setelah di reduksi ditemukan sebanyak 7 subjek yang sesuai dengan standar penilaian keterampilan membaca puisi. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh hasil dari tujuh subjek penelitian yang diteliti secara mendalam, empat siswa (AAS, IAI, RAV, dan AS) memperoleh penilaian "Baik" dalam pelafalan, ditandai dengan vokal yang jelas dan pengucapan kata yang lancar ketika membaca puisi. terdapat tiga siswa (AZR, ANH, dan AAG) yang menunjukkan level pelafalan "Kurang", dengan kesulitan utama pada pengucapan kata-kata yang dianggap sulit dan kecenderungan membaca terputus-putus. Dua siswa (AZR dan AS) menunjukkan kemampuan intonasi yang "Baik", sementara itu, empat siswa (AAS, IAI, ANH, dan RAV) berada pada kategori "Cukup", sedangkan satu siswa (AAG) masih "Kurang" dalam penguasaan intonasi. Aspek ekspresi merupakan komponen keterampilan membaca puisi yang paling lemah dikuasai oleh siswa. menunjukkan bahwa tidak ada satu pun siswa yang mendapat kategori "Baik" dalam aspek ekspresi, dengan tiga siswa (ANH, IAI, dan AS) berada pada kategori "Cukup" dan empat siswa lainnya (AAS, AZR, AAG, dan RAV) masih "Kurang" dalam mengekspresikan puisi melalui mimik wajah dan gerakan tubuh.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS PUISI MELALUI METODE FIELD TRIP PADA SISWA KELAS VII-4 DI SMPN 11 TARAKAN

2025•

NOVI YUNITA APRILIA 2025. Meningkatkan Keterampilan Menulis Teks Puisi melalui Metode Field Trip Pada Siswa Kelas VII-4 SMP Negeri 11 Tarakan. Skripsi, Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Borneo Tarakan. Dosen Pembimbing Utama, Dr. Asih Riyanti, M.Pd. Anggota Pembimbing Dr. Erna Wahyuni, S.S., M.A. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis teks puisi menggunakan metode pembelajaran field trip pada siswa kelas VII-4 SMP Negeri 11 Tarakan. Metode pembelajaran digunakan untuk meningkatkan kemampuan menulis teks puisi siswa. Penelitian yang digunakan merupakan penelitian tindakan kelas yang melibatkan satu kelas. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII-4 SMP Negeri 11 Tarakan. Hasil penelitian ini menunjukkan untuk mengetahui keefektifan peningkatan keterampilan kemampuan menulis teks puisi dengan menggunakan metode field trip. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan menggunakan metode field trip dapat meningkatkan kemampuan menulis teks puisi pada siswa kelas VII-4 SMP Negeri 11 Tarakan. Hal tersebut terbukti dari peningkatann hasil belajar siswa. Penelitian yang dilaksanakan diperoleh hasil belajar siklus I pada kategori rendah dari 20 orang siswa, hanya 7 orang siswa (35%) yang mendapatkan nilai di atas KKM, sementara siswa yang mendapatkan nilai dibawah KKM atau tidak tuntas sebanyak 13 orang siswa (65%). Hasil belajar siswa pada siklus II dari 20 orang siswa, hanya 3 orang siswa (15%) yang mendapatkan nilai di bawah KKM atau tidak tuntas, dan siswa yang mendapatkan nilai KKM atau tuntas adalah 17 orang siswa (85%). Hasil analisis data menunjukkan penilaian mengalami peningkatan pada hasil belajar siswa pada siklus I yang masih kurang, pada siklus II siswa sudah mampu dan memahami dengan baik menulis teks puisi.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MEMBACA PUISI MENGGUNAKAN METODE DEMONSTRASI PADA SISWA KELAS VIII-C DI SMP NEGERI 5 TARAKAN

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ARNI 2025. Meningkatkan Hasil Belajar Membaca Puisi Menggunakan Metode Demonstrasi pada Siswa Kelas VIII-C di SMP Negeri 5 Tarakan. Skripsi Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia, FKIP, Universitas Borneo Tarakan. (dibimbing oleh Rita Kumala Sari dan Muhammad Ilham) Penelitian Tindakan Kelas (PTK) merupakan penelitian yang dilaksanakan di dalam kelas. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar membaca puisi menggunakan metode demontrasi pada siswa kelas VIII-C di SMP Negeri 5 Tarakan. Subjek penelitian siswa berjumlah 29 siswa. Penelitian PTK ini terdiri dua siklus, setiap satu siklus 2 kali pertemuan. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Teknik pengumpulan data mengunakan observasi, tes dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu teknik penelitian kualitatif dan teknik penelitian kuantitaf. Instrumen penelitian yang digunakan yaitu lembar pengamatan aktivitas siswa dan lembar kognitif. Metode yang digunakan yaitu metode demonstrasi. Berdasarkan hasil penelitian pada siklus I pada lembar pengamatan aktivitas siswa memperoleh hasil observasi 58% kategori kurang baik dan hasil kognitif siswa siklus I terdapat 29 siswa tidak tuntas dengan presentase 100% dan tidak ada siswa yang tuntas. Secara hasil analisis yang diperoleh pada siklus I belum mencapai indikator kerberhasilan yang telah ditentukan maka peneliti melakukan perbaikan pada siklus II. Pada siklus II mengalami peningkatan bahwa lembar pengamatan aktivitas siswa memperoleh observasi 88% kategori sangat baik. Pada aspek kognitif terdapat 23 siswa memperoleh ketuntasan dengan presentase 79% dan siswa tidak tuntas terdapat 6 siswa sehingga dalam penelitian kemampuan hasil belajar membaca puisi pada siswa kelas VIII-C SMP Negeri 5 Tarakan siswa mengalami peningkatan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Ketidaklangsungan Ekspresi dalam Antologi Puisi Berjudul Aku Lelakimu Setia Menunggumu Karya Kang Maman (Kajian Semiotik Riffaterre)

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan ketidaklangsungan ekspresi dalam antologi puisi yang berjudul Aku Lelakimu Setia Menunggumu karya Kang Maman menggunakan kajian semiotik Riffaterre. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini merupakan data primer dan sekunder yang melibatkan analisis terhadap ketidaklangsungan ekspresi dalam antologi puisi yang mengandung ketidaklangsungan ekspresi. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca, simak dan catat. Teknik analisis data merupakan metode pemaknaan Riffaterre yang terdiri atas ketidaklangsungan ekspresi dengan metode analisis yang diterapkan yaitu menggunakan analisis interaktif yang meliputi penggumpulan data dan klarifikasi data. Berdasarkan analisis data, dari total 3 bagian, yaitu ketidaklangsungan ekspersi terdapat 29 data penggantian arti, terdapat 18 data pada penyimpangan arti, dan terdapat 31 data pada penciptaan arti. Hal ini menunjukkan bahwa dalam puisi Aku Lelakimu Setia Menunggumu banyak mengandung ketidaklangsungan ekspresi yang sengaja disusun oleh penulisnya, sehingga apabila puisi ini dibaca akan memberi kesan menarik untuk para pembacanya.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Nilai- Nilai Pendidikan Karakter Dalam Puisi Curahan Cinta Kami Antologi Puisi Bersama (Kajian Sosiologi Sastra)

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan karakter yang terdapat didalam kumpulan Puisi Curahan Cinta Kami Antologi Puisi Bersama. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah kata, bait serta lirik puisi yang mengandung nilai-nilai pendidikan karakter sedangkan sumber data dalam penelitian ini ialah buku kumpulan puisi Curahan Cinta Kami Antologi Puisi Bersama yang diterbitkan di surabaya, pada tahun 2020 oleh penerbit CV. Kanaka Media dengan jumlah 150 halaman. Pada kumpulan puisi Curahan Cinta kami Antologi Puisi Bersama sebanyak 120 puisi yang ditulis oleh Hasto Budi Santoso, Iskandar Muda, Wartono, Marwah, Mambo dan Nurbaya. Hasto menulis 20 puisi, Iskandar muda menulis 20 puisi ditulis oleh Iskandar Muda, 20 Puisi ditulis Wartono, 20 Puisi ditulis oleh Marwah dan 20 puisi ditulis oleh Mambo, 20 Puisi ditulis oleh Nurbaya. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik baca, teknik simak dan teknik catat. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan langkah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini banyak ditemukan nilai pendidikan karakter sebanyak 22 puisi yang masing masing 3 puisi ditulis oleh Hasto Budi Santoso, 12 puisi ditulis oleh Iskandar Muda, 2 puisi ditulis oleh Wartono, 1 Puisi ditulis oleh Marwah, 3 Puisi ditulis oleh Mambo dan 1 puisi ditulis oleh Nurbaya. Hasil analisis penelitian menunjukan bahwa nilai pendidikan karakter yang terdapat dalam kumpulan puisi Curahan Cinta kami Antologi Puisi Bersama terdapat 9 nilai pendidikan karakter diantaranya yakni; 10 nilai religius. 4 nilai kerja keras, 3 nilai mandiri, 2 nilai menghargai prestasi, 2 nilai semangat kebangsaan, 1 nilai tanggung jawab, 1 nilai cinta tanah air, 1 nilai peduli lingkungan, dan 1 nilai bersahabat. Dari 9 nilai pendidikan karakter tersebut yang paling dominan adalah nilai pendidikan karakter religius sebanyak 10 data.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Analisis Struktur Batin Pada Puisi Romantika “Seutas Puisi dan Kisahnya” Karya Muhammad Ilham (Pendekatan Struktural).

2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui struktur batin pada puisi romantika “Seutas Puisi dan Kisahnya” karya Muhammad Ilham. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan analisis data kualitatif. Metode deskriptif karena peneliti berusaha meyajikan kenyataan-kenyataan secara objektif sesuai dengan kenyataan yang ditemukan mengenai unsur batin yang terdapat di dalamnya. Analisis data kualitatif karena data diperoleh dari buku puisi romantika karya Muhammad Ilham judul buku “Seutas Puisi dan Kisahnya” dengan menggunakan teknik pengumpulan data yang bermacam-macam (tringualisasi) dan dilakukan secara terus menerus sampai datanya jenuh. Teknik analisis data yang digunakan berupa teknik membaca, menyimak, mengelompokkan, menginterpretasikan dan menyimpulkan. Jenis penelitian ini tergolong penelitian studi kepustakaan dengan serangkaian kegiatan yang berkenaan dengan metode pengumpulan data pustaka, membaca dan mencatat serta mengolah bahan penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa struktur batin puisi meliputi tema, nada atau suasana, perasaan, dan amanat. Struktur tersebut saling berkaitan satu dengan yang lainnya sehingga menghasilkan makna yang menyeluruh. Puisi dengan judul Siri, Luka, Candu, Bulan Juni, Dilema, Aku Milikmu, Batinku, Mimpi yang Usai, Tuhan Ampunkan, dan Mantra cenderung membahas tentang perasaan yang mendalam pada nuansa percintaan (romantika) yang melibatkan hati seseorang. Puisi karya Muhammad Ilham yaitu “Seutas Puisi dan Kisahnya” merupakan puisi romantika dari kumpulan puisi yang mampu memberikan kesan langsung pada hati dan perasaan para pembaca. bukan hanya kata-kata romantis tetapi makna dari susunan bait yang begitu mewakili perasaan seseorang yang pernah merasakan cinta, terluka, dikhianati, bahkan hati yang berkecamuk.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Efektivitas Strategi Brainwriting dalam Pembelajaran Menulis Puisi Siswa Kelas VIII SMP Negeri 12 Tarakan

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas strategi brainwriting dalam kemampuan menulis puisi siswa SMP Negeri 12 Tarakan. Penelitian dilakukan dengan metode eksperimen pre-test dan post-test, kelompok kontrol dan eksperimen. Kelompok kontrol menggunakan metode konvensional, sementara kelompok eksperimen menerapkan strategi brainwriting. Penelitian ini dilaksanakan selama 14 hari, mulai tanggal 18 September 2023-30 September 2023 di kelas VIII-5 dan VIII-6 SMP Negeri 12 Tarakan. Penelitian ini menggunakan teknik sampling jenuh karena jumlah seluruh siswa kelas VIII-5 dan VIII-6 sebanyak 64 siswa, dan hanya 32 siswa yang digunakan sebagai responden. Hasil dari pengujian paired sample statistik menunjukkan bahwa dari hasil uji pre-test diperoleh hasil nilai rata-rata siswa atau mean sebesar 67.47, sedangkan pada hasil uji post-test diperoleh nilai rata-rata siswa atau mean sebesar 86.03, dengan jumlah siswa yang digunakan sebagai sampel adalah 32 orang siswa, sehingga dapat dideskripsikan bahwa terdapat perubahan nilai rata-rata siswa antara pre-test dan post- test. Penerapan strategi brainwriting membuat nilai siswa semakin tinggi dibandingkan dengan sebelum diterapkannya strategi brainwriting dalam menulis puisi. Pada pengujian paired sample correlations, diperoleh hasil pengujian koefisien korelasi (correlation) sebesar 0.475, dengan nilai signifikan (sig) sebesar 0.006. Nilai signifikan (sig) taraf signifikan (α)=0.05, maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara pre-test dengan post-test siswa dalam menulis puisi. Pada pengujian paired sample t-test menunjukkan hasil nilai (sig) (2-tailed) sebesar 0.000 taraf signifikan (α)=0.05, maka H0 ditolak dan H1 diterima, sehingga dapat disimpulkan terdapat pengaruh startegi brainwriting terhadap kemampuan menulis puisi siswa atau dengan kata lain penerapan strategi brainwriting memengaruhi kemampuan menulis puisi siswa. Kata Kunci: Strategi Brainrwiting, Keterampilan Menulis Puisi This research aimed to test the effectiveness of brainwriting strategies in the poetry writing abilities of students at SMP Negeri 12 Tarakan. The study employed pre- test and post-test experimental methods, as well as control and experimental groups. The control group involved conventional methods, while the experimental group applied brainwriting strategies. This research was carried out for 14 days, from 18, 2023, to September 30, 2023, in classes VIII-5 and VIII-6. This research used a saturated sampling technique because the total number of students in both classes was 64, and only 32 were respondents. The paired sample statistical test results described that the average student score or mean was 67.47 from the pre-test test results. In contrast, the post-test results obtained an average student score or mean of 86.03, with the number of samples being 32 students, so it described a change in the average student score between the pre-test and post-test. Applying the brainwriting strategy in writing poetry made students' scores higher than before implementing the brainwriting strategy. In the paired sample correlations test, the test results obtained a correlation coefficient of 0.475, with a significant value (sig) of 0.006. The significant value (sig) significant level (a) = 0.05, it was concluded that there was a relationship between the students' pre-test and post-test in writing poetry. In the paired sample t-test, the results illustrated a value (sig) (2-tailed) of 0.000

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS GAYA BAHASA PERSONIFIKASI PADA KUMPULAN PUISI KARYA GURU SMP NEGERI 3 TARAKAN (KAJIAN STILISTIKA)

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Puisi adalah salah satu jenis karya sastra hasil ungkapan pemikiran dan perasaan manusia yang bahasanya terikat oleh irama, rima, penyusunan lirik dan bait yang penuh dengan makna. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan gaya bahasa pada kumpulan puisi Guru SMP Negeri 3 Tarakan melalui Kajian stilistika. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan metode deskriptif.Laporan penyajian data, di sajikan secara terurai dalam bentuk kata-kata, kalimat atau adapun dalam bentuk paragraph. Data dalam penelitian ini adalah semua bentuk kata ataupun kalimat dalam kumpulan puisi Guru SMP Negeri 3 Tarakan yang sesuai dengan masalah yang diangkat peneliti, yakni tentang gaya bahasa. Sumber data peneliti adalah kumpulan puisi Guru SMP Negeri 3 Tarakan, dengan tebal 191 halaman dan terdapat 164 judul puisi.Diterbitakan oleh CV. KANAKA Media, Surabaya, Jawa Timur. Penelitian ini difokuskan pada permasalahan yang berkaitan dengan gaya bahasa dan menggunakan kajian stilistika. Hasil penelitian pada kumpulan puisi guru SMP Negeri 3 Tarakan menunjukan bahwa terdapat beberapa gaya bahasa yang digunakan seperti gaya bahasa hiperbola, gaya bahasa personifikasi, gaya bahasa elegori, gaya bahasa sinestesia, gaya bahasa personifikasi, gaya bahasa simile, dan gaya bahasa asonasi. Tetapi disini peneliti lebih banyak mengambil contoh puisi pada gaya bahasa personifikasi. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan menunjukkan bahwa gaya bahasa personifikasi lebih banyak digunakan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

meningkatkan kemampuan menulis puisi menggunakan model discovery learning dengan media monopus siswa kelas VIII SMPN 12 Tarakan

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Peneliti ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis puisi menggunakan model discovery learning dengan media monopus pada siswa kelas VIII-6 SMPN 12 Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan di SMP Negeri 12 Tarakan pada semester I Tahun ajaran 2022/2023. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII-6 SMP Negeri 12Tarakan yang berjumlah 32 Siswa yang terdiri dari 14 siswa perempuan dan 18 siswa laki-laki. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus dan setiap siklus terdiri dari 2 pertemuan. Prosedur tiap siklus terdiri dari perencanaa, tindakan, observasi, refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model discovery learning dengan media monopus dapat meningkatkan kemampuan menulis puisi siswa kelas VIII-6 SMP Negeri 12 Tarakan. hal ini dapat dilihat dari hasil yang diperoleh pada setiap siklus, pada siklus I, ketuntasan hasil belajar siswa ranah afektif sebesar 68%, ranah kognitif sebesar 78%, dan ranah psikomotorik 53%. Selanjutnya pada siklus II hasil belajar siswa ranah afektif meningkat menjadi sebesar 100% hasil ini dikarenakan siswa telah menanamkan karakter atau sikap yang baik di dalam pembelajaran. Selanjutnya ranah kognitif sebesar 100% hal ini dikarenakan siswa telah dapat menyesuaikan judul dan isi,pemilihan diksi, permajasan, pengimajian/pencitraan, dari ranah psikomotorik 90%, siswa telah mampu untuk membuat puisi. Pada nilai ketuntasan 100% dapat dilihat berdasarkan jumlah siswa yang telah mencapai KKM dengan nilai standar KKM 75 hingga nilai 90. Peroleh nilai yang didapatkan oleh siswa berdasarkan hasil dari skor yang diperoleh dikali 100 dan dibagi dengan skor maksimal. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa model pembelajaran discovery learning dengan media monopus dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pembelajaran bahasa Indonesia, khususnya keterampilan menulis puisi.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

kemampuan menulis puisi menggunkan media audio visual pada siswa kelas VIII-3 SMP Negeri 12 Tarakan

2022•

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis puisi menggunakan media Audio Visual pada siswa kelas VIII-3 SMP Negeri 12 Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Kelas (PK). Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII-3 SMP Negeri 12 Tarakan yang berjumlah 32 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi, metode tes dan dokumentasi. Berdasarkan analisi data bahwa pencapaian kemampuan menulis puisi siswa kelas VIII-3 SMP Negeri 12 Tarakan dapat disimpulkan dengan hasil rata-rata kelas adalah 63 dengan kriteria cukup dengan bobot C (56-65). Setelah dilakukan analisis pada nilai ketuntasan siswa. Terdapat 9 siswa tuntas dengan presentase 28% mencapai nilai KKM. Sedangkan 23 siswa belum tuntas dengan persentase 72% tidak mencapai KKM. Selain itu penelitian menggunakan media audio visual dapat dinyatakan cukup dengan melihat pencapaian siswa pada setiap aspek yang dinilai. Siswa mampu berperan aktif dengan adanya media yang digunakan. Kemudian, dapat dilihat nilai perolehan kemampuan siswa dalam menulis puisi pada setiap aspek, untuk aspek kesatuan makna dengan nilai 73 persentase 36,9%, untuk aspek diksi dengan nilai 62 persentase 31,1%, untuk aspek persajakan dengan nilai 63 persentase 31,5%, untuk aspek gaya bahasa dengan nilai 57 persentase 28,4% dan untuk aspek pengimajian dengan nilai 60 persentase 30%. Sedangkan jumlah aspek yang diamati menunjukkan 69% dengan kategori baik. Dengan penjelasan segala aspek sebagai berikut, untuk aspek pertama sebesar 90,38% dengan kategori sangat baik. Untuk aspek kedua sebesar 88,46% dengan kategori sangat baik. Untuk aspek ketiga sebesar 92,30% dengan kategori sangat baik. Untuk aspek keempat sebesar 91,34% dengan kategori sangat baik. Untuk aspek kelima sebesar 90,38% dengan kategori sangat baik. Dan untuk aspek yang keenam sebesar 94,23% dengan kategori sangat baik.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS PUISI MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN CIRCUIT LEARNING (CL) PADA SISWA KELAS X SMA NEGERI 3 TARAKAN

2022•

Tujuan Penelitian ini untuk menemukan langkah pembelajaran yang efektif dan bervariatif untuk meningkatkan pembelajaran menulis puisi pada siswa kelas X IPS 4 SMA Negeri 3 Tarakan menggunakan model pembelajaran Circuit Learning. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Subjek penelitian ini adalah siswa kelas X IPS 4 SMA Negeri 3 Tarakan Tahun Ajaran 2021/2022 yang berjumlah 36 siswa yang terdiri dari 18 laki-laki dan 18 perempuan. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan menggunakan model dari Kurt Lewin yang terdiri dari dua siklus. Penelitian ini dilakukan sebanyak 2 siklus pada tanggal 6 Januari 2022 sampai dengan 21 Januari 2022. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil tes awal menulis puisi siswa yaitu 11,78, dari hasil tes yang dilakukan dapat dilihat bahwa kemampuan menulis puisi masih sangat rendah. Hal ini karena tidak adanya model pembelajaran yang menarik siswa dalam menulis puisi, maka diterapkan lah model pembelajaran Circuit Learning. Siswa mulai mengalami peningkatan pada siklus I yang dilihat dengan nilai rata siswa yaitu 18,64 dan meningkat sebanyak 6,86. Pada siklus II nilai rata yang dicapai siswa 20,11. Hasil pengamatan di atas dapat disimpulkan bahwa pembelajaran menulis puisi dengan menggunakan model pembelajaran Circuit Learning memberikan motivasi dan meningkatkan hasil belajar siswa dalam kegiatan menulis puisi pada siswa kelas X IPS 4 SMA Negeri 3 Tarakan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS STRUKTUR BATIN DALAM KUMPULAN SAJAK DIKATAKAN ATAU TIDAK DIKATAKAN ITU TETAP CINTA KARYA TERE LIYE (KAJIAN STRUKTURAL)

2022•

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Struktur Batin dalam Kumpulan Sajak Dikatakan atau Tidak Dikatakan Itu Tetap Cinta karya Tere Liye (Kajian Struktural). Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Laporan penyajian data, disajikan secara terurai dalam bentuk kata-kata, kalimat ataupun paragraf. Data dalam penelitian ini adalah semua bentuk kata, kalimat dalam kumpulan sajak Tere Liye, yang sesuai dengan masalah yang diangkat peneliti, yakni tentang struktur batin. Sumber data penelitian ini adalah kumpulan sajak Dikatakan atau Tidak Dikatakan Itu Tetap Cinta Karya Tere Liye terdiri dari 103 halaman dan terdapat 24 puisi, diterbitkan oleh PT Gramedia Pustaka Utama Jakarta. Peneltian ini difokuskan pada permasalahan yang berkaitan dengan Struktur Batin dan menggunakan kajian Struktural. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa dalam kumpulan sajak Dikatakan atau Tidak Dikatakan Itu Tetap Cinta menghasilkan temuan struktur batin yaitu (1) tema, yang terdiri atas bermacam-macam tema yaitu percintaan, kekecewaan dan kesedihan, kehidupan, kebencian, kekeliruan, patah hati, ketulusan, kasih sayang, kesendirian, kenangan, menunggu dan perasaan manusia. (2) perasaan, dalam sajak ini terdiri atas rasa sabar, tegar, kecewa, sedih, penasaran, hampa, tenang, kagum, bahagia, keliru, setia, sepi, kesendirian dan penuh harap. (3) nada puisi yang terdiri atas nada lugas, menasehati, informatif, hampa, gundah, penuh penyesalan, lembut, santai, kecewa, ungkapan rasa syukur dan nada tenang. (4) Amanat puisi terdiri atas bermacam-macam yaitu tidak berputus asa, tetap bersikap tabah, jangan menghabiskan waktu sia-sia, jangan terlalu banyak berharap, jangan sampai membenci orang lain, sebagai manusia harus selalu bersyukur, menjadi seseorang yang setia dan sabar, jangan terlalu larut dalam patah hati dan kecewa.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Kemampuan Menulis Puisi Menggunakan Media Audio Visual pada Siswa Kelas X SMA Negeri 3 Tarakan

2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk kemampuan menulis puisi menggunakan media audio visual pada siswa kelas X SMA Negeri 3 Tarakan. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian kelas (PK), yaitu penelitian untuk mengetahui kemampuan siswa memahami menulis puisi menggunakan media audio visual yang dilaksanakan di SMA Negeri 3 Tarakan pada semester I tahun ajaran 2021/2022. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif. Disini peneliti ingin mengetahui dengan menggunakan data berupa angka dan menggambarkan hasil pencapaian kemampuan menulis puisi siswa dalam menulis puisi menggunakan media audio visual. Sesuai dengan kebutuhan dalam penelitian ini, jumlah siswa adalah sebanyak 35 siswa dan penelitian ini merupakan penelitian populasi dengan jumlah sebanyak 35 orang siswa, yang terdiri dari 29 orang siswa perempuan, dan 6 orang siswa laki-laki. Berdasarkan rumusan masalah di atas, hasil serta pembahasannya. Maka dapat disimpulkan bahwa pencapaian kemampuan menulis puisi menggunakan media audio visual pada siswa kelas X SMA Negeri 3 Tarakan adalah sangat baik. Hal ini dibuktikan dengan penjelasan untuk indikator pertama 77, 85 dengan persentase 78%, untuk indikator kedua 78, 57 dengan persentase 79%, dan indikator ketiga 90 dengan persentase 90%. Kemudian berdasarkan hasil perhitungan hasil penelitian kemampuan menulis puisi menggunakan media audio visual pada siswa kelas X SMA Negeri 3 Tarakan adalah sangat baik, hal ini ditunjukkan dengan perolehan rata-rata kelas 97% pada kriteria sangat baik dengan bobot A (80-100).

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Meningkatkan Kemampuan Menulis Puisi Menggunakan Model Pembelajaran SAVI dengan Bantuan Media Word Wall pada Siswa Kelas X IPS MA Al-Khairaat Tarakan

2021•

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan menulis puisi menggunakan model pembelajaran SAVI dengan bantuan media word wall pada siswa kelas X IPS MA Al-Khairaat. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Subjek Penelitian adalah siswa kelas X IPS MA Al-Khairaat Tarakan yang berjumlah 23 siswa yang terdiri dari 18 siswa perempuan dan 5 siswa laki-laki. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus dan setiap siklus terdiri dari 2 pertemuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran SAVI dengan bantuan media word wall dapat meningkatkan kemampuan menulis puisi siswa kelas X IPS MA Al-Khairaat Tarakan. Hal ini dapat dilihat dari hasil yang diperoleh pada setiap siklus. Pada siklus I, ketuntasan hasil belajar siswa ranah afektif sebesar 70%, ranah kognitif sebesar 65%, dan ranah psikomotorik 65%. Selanjutnya pada siklus II hasil belajar siswa ranah afektif meningkat menjadi sebesar 100% hal ini dikarenakan siswa telah menanamkan sikap atau karakter yang baik di dalam pembelajaran, selanjutnya ranah kognitif sebesar 100% hal ini dikarenakan siswa telah dapat menentukan tema dan makna, menganalisis diksi, imaji, kata konkret, serta rima dalam sebuah antologi puisi, dari ranah psiomotorik 91%, siswa telah mampu untuk membuat puisi. Pada nilai ketuntasan 100% dapat dilihat berdasarkan jumlah siswa yang telah mencapai KKM dengan nilai standar KKM 70 hingga nilai 100. Perolehan nilai yang didapat oleh siswa berdasarkan hasil dari skor yang diperoleh dikali 100 dan dibagi dengan skor maksimal. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa model pembelajaran SAVI dengan bantuan media word wall dapat meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran bahasa Indonesia, khususnya keterampilan menulis pusi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

GAYA BAHASA PADA KUMPULAN PUISI PARA JENDRAL MARAH-MARAH KARYA WIJI THUKUL (KAJIAN STILISTIKA)

2021•

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gaya bahasa pada kumpulan Puisi Para Jendral Marah-marah karya Wiji Thukul (Kajian Stilistika). Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Laporan penyajian data, disajikan secara terurai dalam bentuk kata-kata, kalimat atau adapun paragraf. Data dalam penelitian ini adalah semua bentuk kata, kalimat, dalam kumpulan puisi Wiji Thukul, yang sesuai dengan masalah yang diangkat penelliti, yakni tentang gaya bahasa. Sumber data penelitian adalah kumpulan Puisi Para Jendral Marah-marah karya Wiji Thukul terdiri dari 37 halaman dan terdapat 21 puisi, diterbitkan oleh Majalah Tempoe. Penelitian ini difokuskan pada permasalahan yang berkaitan dengan gaya bahasa dan menggunakan kajian stilistika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 19 gaya bahasa dari dari 176 data, diantaranya: 30 gaya bahasa aliterasi, 44 gaya bahasa asonansi, 12 gaya bahasa anafora, 7 gaya bahasa epifora, 16 gaya bahasa antonomasia, 11 gaya bahasa personifikasi, 10 gaya bahasa sinkope, 9 gaya bahasa sigmatisme, 8 gaya bahasa sinestesia, 7 gaya bahasa retorik, 6 gaya bahasa simile, 4 gaya bahasa asindeton, 3 gaya bahasa polisindeton, 3 gaya bahasa metafora, 2 gaya bahasa aferesis, 1 gaya bahasa onomatope, 1 gaya bahasa hiperbola, 1 gaya bahasa pararima, 1 gaya bahasa efanelepsis. Gaya bahasa yang paling dominan digunakan oleh Wiji Thukul ialah gaya bahasa asonansi terdapat 47 data, Wiji menuliskan puisinya dengan menggunakan perulangan bunyi vokal yang sama secara berurutan di akhir kalimat untuk lebih menegaskan dan memberikan penekanan terhadap hal yang ingin disampaikannya. Gaya bahasa yang jarang digunakan yakni gaya bahasa hiperbola, pararima, onomatope dan efanelepsis yang hanya berjumlahkan 1 data. Ciri puisi Wiji Thukul yakni tidak terlalu berfokus menggunakan kata-kata kiasan dan tidak menggunakan diksi-diksi nan romantis, beliau mengupas realita sosial rakyat pinggiran melalui karya puisinya.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANTOLOGI PUISI SEI KAYAN KARYA M. THOBRONI (KAJIAN SEMIOTIK RIFFATERRE)

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemaknaan dalam buku antologi puisi Sei Kayan Karya M. Thobroni dengan kajian semiotik Riffaterre. Jenis penelitian yang akan digunakan peneliti dalam penelitian ini adalah jenis penelitian deskriptif. Hasil dari kajian semiotik Riffaterre terdiri atas tiga bagian yaitu ketidaklangsungan ekspresi, pembacaan heuristik dan hermeneutik dan matrix. Dalam bagian ketidaklangsungan ekspresi terdiri penggantian arti, penyimpangan arti dan penciptaan arti. Pada bagian penggantian arti terdiri atas metafora dan metonimi. Gaya bahasa metafora digunakan di delapan puisi yang dipilih sedangkan gaya bahasa metonimia digunakan di semua puisi yang dipilih. Pada bagian penyimpangan arti terdiri atas ambiguitas dan kontradiksi. Aspek ambiguitas muncul pada tiga puisi, aspek kontradiksi muncul pada lima puisi Pada bagian penciptaan arti terdiri atas dua yaitu sajak atau rima dan enjambement. Aspek sajak atau rima digunakan di semua puisi yang dipilih, dan aspek enjambement muncul pada 6 puisi. Hasil dari pembacaan heuristik dan hermeneutik dapat disimpulkan bahwa setiap puisi memiliki nilai estetik tersendiri dengan makna-makna yang berbeda-beda. Kondisi, pengetahuan, dan pengalaman penulis sangat berpengaruh dalam penulisan dan pemilihan diksi pada puisi. Dari kesepuluh puisi yang dikaji, secara umum menggambarkan mengenai kondisi alam dan kondisi sosial yang terjadi di Kalimantan Utara. Masalah-masalah yang muncul di masyarakat dan juga kebiasaan-kebiasaan penduduk adalah materi yang paling banyak disinggung. Matrix atau kata kunci yang sering digunakan dalam kesepuluh puisi yang dipilih peneliti adalah kata–kata sederhana yang sering digunakan sehari-hari, tetapi pemaknaannya dalam setiap puisi berbeda-beda sehingga memunculkan kesan unik.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail