BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kekayaan unsur alam dan ruang yang dihadirkan dalam kumpulan puisi Elegi-Elegi Yogya karya Budhi Setyawan, yang tidak sekadar berfungsi sebagai latar geografis, melainkan juga menyimpan makna simbolik serta kritik ekologis terhadap kondisi Kota Yogyakarta. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk representasi alam dan representasi ruang dalam kumpulan puisi tersebut melalui pendekatan ekologi sastra dengan merujuk pada teori Cheryll Glotfelty, didukung oleh teori representasi Stuart Hall dan teori ruang Henri Lefebvre. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan sumber data primer berupa kumpulan puisi Elegi-Elegi Yogya terbitan Diva Press, Yogyakarta, tahun 2024. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca, simak, dan catat, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 30 data yang terbagi ke dalam dua kategori besar, yaitu representasi alam dan representasi ruang. Representasi alam ditemukan dalam tiga bentuk, yaitu alam sebagai latar, alam sebagai simbol, dan alam sebagai kritik ekologis. Representasi ruang ditemukan dalam tiga bentuk, yaitu ruang fisik, ruang sosial, serta ruang budaya dan simbolik. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa kumpulan puisi Elegi-Elegi Yogya merepresentasikan Yogyakarta sebagai ruang hidup yang menyatukan dimensi ekologis, sosial, dan kultural, sekaligus merefleksikan kesadaran ekologis penyair di tengah tekanan modernisasi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kekayaan unsur alam dan ruang yang dihadirkan dalam kumpulan puisi Elegi-Elegi Yogya karya Budhi Setyawan, yang tidak sekadar berfungsi sebagai latar geografis, melainkan juga menyimpan makna simbolik serta kritik ekologis terhadap kondisi Kota Yogyakarta. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk representasi alam dan representasi ruang dalam kumpulan puisi tersebut melalui pendekatan ekologi sastra dengan merujuk pada teori Cheryll Glotfelty, didukung oleh teori representasi Stuart Hall dan teori ruang Henri Lefebvre. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan sumber data primer berupa kumpulan puisi Elegi-Elegi Yogya terbitan Diva Press, Yogyakarta, tahun 2024. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca, simak, dan catat, sedangkan analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 30 data yang terbagi ke dalam dua kategori besar, yaitu representasi alam dan representasi ruang. Representasi alam ditemukan dalam tiga bentuk, yaitu alam sebagai latar, alam sebagai simbol, dan alam sebagai kritik ekologis. Representasi ruang ditemukan dalam tiga bentuk, yaitu ruang fisik, ruang sosial, serta ruang budaya dan simbolik. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa kumpulan puisi Elegi-Elegi Yogya merepresentasikan Yogyakarta sebagai ruang hidup yang menyatukan dimensi ekologis, sosial, dan kultural, sekaligus merefleksikan kesadaran ekologis penyair di tengah tekanan modernisasi.
BookOpen AccessMetadata saja
2025•
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak eksternalitas yang ditimbulkan dari kegiatan budidaya rumput laut di Pulau Sadau, Kota Tarakan. Budidaya rumput laut merupakan salah satu sektor ekonomi yang berkembang pesat di kawasan pesisir, namun kegiatan ini tidak terlepas dari berbagai dampak positif maupun negatif terhadap lingkungan dan sosial ekonomi masyarakat sekitar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eksternalitas negatif lebih besar dari pada eksternalitas positif, pada eksternalitas negatif indikator yang terkuat adalah pendapatan, konsumsi dan kesehatan sebesar 0,90 pada eksternalitas positif pada tenaga kerja sebesar 0,86. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan pengelolaan yang berkelanjutan serta kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha untuk meminimalkan dampak negatif dan mengoptimalkan manfaat ekonomi dari budidaya rumput laut di wilayah tersebut.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak eksternalitas yang ditimbulkan dari kegiatan budidaya rumput laut di Pulau Sadau, Kota Tarakan. Budidaya rumput laut merupakan salah satu sektor ekonomi yang berkembang pesat di kawasan pesisir, namun kegiatan ini tidak terlepas dari berbagai dampak positif maupun negatif terhadap lingkungan dan sosial ekonomi masyarakat sekitar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan, serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa eksternalitas negatif lebih besar dari pada eksternalitas positif, pada eksternalitas negatif indikator yang terkuat adalah pendapatan, konsumsi dan kesehatan sebesar 0,90 pada eksternalitas positif pada tenaga kerja sebesar 0,86. Oleh karena itu, diperlukan kebijakan pengelolaan yang berkelanjutan serta kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha untuk meminimalkan dampak negatif dan mengoptimalkan manfaat ekonomi dari budidaya rumput laut di wilayah tersebut.
BookOpen AccessMetadata saja
2025•
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran Read, Answer, Discuss, Explain, Create (RADEC) terhadap literasi sains siswa di SMA Negeri 2 Tarakan. Latar belakang penelitian ini didasari oleh rendahnya tingkat literasi sains siswa yang disebabkan oleh kurangnya pengalaman dalam mengerjakan soal-soal yang menuntut penalaran mendalam. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode quasi eksperimen. Desain penelitian yang digunakan adalah non-equivalent control group design dengan pretest-posttest. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 2 Tarakan. Teknik penentuan sampel menggunakan purposive sampling, sampel pada penelitian ini adalah siswa kelas XI-A dan XI-C yang berjumlah 63 orang. Pengumpulan data literasi sains menggunakan instrumen tes berupa pilihan ganda. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah uji prasyarat, uji N-Gain, dan uji hipotesis. Uji prasyarat penelitian ini terdiri dari uji normalitas dan uji homogenitas, sedangkan untuk uji hipotesis menggunakan uji Independent Sampel T-Test. Hasil uji Independent Sampel T-Test menunjukkan bahwa terdapat pengaruh terhadap literasi sains siswa, dengan nilai sig. (2-tailed) sebesar 0,000 taraf signifikasi α= 0,05. Hal ini mengindikasikan bahwa penerapan model Read, Answer, Discuss, Explain, Create (RADEC) berpengaruh terhadap literasi sains siswa.
BookOpen AccessMetadata saja
2025•
Guru memiliki peran penting dalam keberhasilan proses pembelajaran dan pencapaian hasil belajar siswa. Dalam prakteknya, implementasi pembelajaran Pendidikan Pancasila di SD Negeri 003 Tarakan masih menghadapi berbagai kesulitan bagi guru. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan yang dihadapi guru dalam mengimplementasikan pembelajaran Pendidikan Pancasila. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah tiga guru kelas pada fase B. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru mengalami kesulitan dalam tiga tahap pembelajaran pendahuluan, inti, dan penutup yaitu (1) Guru mengalami kesulitan dalam melaksanakan tes diagnostik, karena adanya perbedaan pengetahuan, dan gaya belajar siswa, serta keterbatasan waktu (2) Guru menghadapi kesulitan dalam meningkatkan keaktifan siswa, akibat rendahnya partisipasi siswa dalam proses pembelajaran di kelas (3) Guru mengalami kesulitan dalam mengevaluasi pembelajaran, terutama pada aspek penilaian kognitif, karena perbedaan pengetahuan dan karakteristik masing-masing siswa. Temuan ini menunjukkan perlunya pelatihan dan pengembangan profesional guru agar mampu mengatasi kesulitan- kesulitan tersebut, serta meningkatkan kualitas pembelajaran Pendidikan Pancasila yang efektif dan sesuai kebutuhan siswa.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Guru memiliki peran penting dalam keberhasilan proses pembelajaran dan pencapaian hasil belajar siswa. Dalam prakteknya, implementasi pembelajaran Pendidikan Pancasila di SD Negeri 003 Tarakan masih menghadapi berbagai kesulitan bagi guru. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan yang dihadapi guru dalam mengimplementasikan pembelajaran Pendidikan Pancasila. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah tiga guru kelas pada fase B. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru mengalami kesulitan dalam tiga tahap pembelajaran pendahuluan, inti, dan penutup yaitu (1) Guru mengalami kesulitan dalam melaksanakan tes diagnostik, karena adanya perbedaan pengetahuan, dan gaya belajar siswa, serta keterbatasan waktu (2) Guru menghadapi kesulitan dalam meningkatkan keaktifan siswa, akibat rendahnya partisipasi siswa dalam proses pembelajaran di kelas (3) Guru mengalami kesulitan dalam mengevaluasi pembelajaran, terutama pada aspek penilaian kognitif, karena perbedaan pengetahuan dan karakteristik masing-masing siswa. Temuan ini menunjukkan perlunya pelatihan dan pengembangan profesional guru agar mampu mengatasi kesulitan- kesulitan tersebut, serta meningkatkan kualitas pembelajaran Pendidikan Pancasila yang efektif dan sesuai kebutuhan siswa.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran Read, Answer, Discuss, Explain, Create (RADEC) terhadap literasi sains siswa di SMA Negeri 2 Tarakan. Latar belakang penelitian ini didasari oleh rendahnya tingkat literasi sains siswa yang disebabkan oleh kurangnya pengalaman dalam mengerjakan soal-soal yang menuntut penalaran mendalam. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan metode quasi eksperimen. Desain penelitian yang digunakan adalah non-equivalent control group design dengan pretest-posttest. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 2 Tarakan. Teknik penentuan sampel menggunakan purposive sampling, sampel pada penelitian ini adalah siswa kelas XI-A dan XI-C yang berjumlah 63 orang. Pengumpulan data literasi sains menggunakan instrumen tes berupa pilihan ganda. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah uji prasyarat, uji N-Gain, dan uji hipotesis. Uji prasyarat penelitian ini terdiri dari uji normalitas dan uji homogenitas, sedangkan untuk uji hipotesis menggunakan uji Independent Sampel T-Test. Hasil uji Independent Sampel T-Test menunjukkan bahwa terdapat pengaruh terhadap literasi sains siswa, dengan nilai sig. (2-tailed) sebesar 0,000 taraf signifikasi α= 0,05. Hal ini mengindikasikan bahwa penerapan model Read, Answer, Discuss, Explain, Create (RADEC) berpengaruh terhadap literasi sains siswa.
BookOpen AccessMetadata saja
2024•
Penyakit antraknosa adalah salah satu penyakit yang menyerang tanaman cabai dan dapat menyebabkan kehilangan hasil produksi lebih dari 50%. Salah satu pengendalian antraknosa adalah dengan fungisida bahan organik seperti kitosan. Kitosan diketahui dapat merusak DNA jamur. Kitosan diketahui juga dapat menginduksi ketahanan tanaman terhadap serangan patogen karena kitosan berkaitan dengan SAR (Systemic Acquired Resistance). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui waktu aplikasi kitosan yang efektif dalam menekan intensitas serangan penyakit antraknosa. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) satu faktor dengan 10 perlakuan dan 3 ulangan dengan perlakuan yaitu : P0 (-) (Tanpa inokulasi patogen dan tanpa pengendalian), P0 (+) (Inokulasi patogen dan tanpa pengendalian), P1 (Aplikasi fungisida 2 minggu sebelum inokulasi patogen), P2 (Aplikasi fungisida bersamaan dengan inokulasi patogen), P3 (Aplikasi fungisida 1 minggu setelah inokulasi patogen), P4 (Aplikasi fungisida 2 minggu setelah inokulasi patogen), P5 (Aplikasi kitosan 2 minggu sebelum inokulasi patogen), P6 (Aplikasi kitosan bersamaan dengan inokulasi patogen), P7 (Aplikasi kitosan 1 minggu setelah inokulasi patogen), P8 (Aplikasi kitosan 2 minggu setelah inokulasi patogen). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan P0(-) dan P5 memiliki intensitas serangan buah yang rendah dibandingkan perlakuan lain dan berbeda nyata dengan perlakuan P0 (+) dan pada parameter intensitas serangan pada daun perlakuan P0 (-) berbeda nyata terhadap semua perlakuan. Pada parameter efektivitas pengendalian pada intensitas serangan buah menunjukkan perlakuan P5 memiliki nilai efektivitas pengendalian tertinggi sebesar 19,48% dan pada parameter efektivitas pengendalian pada intensitas serangan daun menunjukkan efektivitas pengendalian P1 memiliki nilai tertinggi sebesar 17,538%. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa pada parameter berat basah dan berat kering tanaman perlakuan kitosan P5 dan perlakuan fungisida P2 menunjukkan hasil yang lebih baik jika dibandingkan perlakuan kitosan dan perlakuan fungisida lainnya.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penyakit antraknosa adalah salah satu penyakit yang menyerang tanaman cabai dan dapat menyebabkan kehilangan hasil produksi lebih dari 50%. Salah satu pengendalian antraknosa adalah dengan fungisida bahan organik seperti kitosan. Kitosan diketahui dapat merusak DNA jamur. Kitosan diketahui juga dapat menginduksi ketahanan tanaman terhadap serangan patogen karena kitosan berkaitan dengan SAR (Systemic Acquired Resistance). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui waktu aplikasi kitosan yang efektif dalam menekan intensitas serangan penyakit antraknosa. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) satu faktor dengan 10 perlakuan dan 3 ulangan dengan perlakuan yaitu : P0 (-) (Tanpa inokulasi patogen dan tanpa pengendalian), P0 (+) (Inokulasi patogen dan tanpa pengendalian), P1 (Aplikasi fungisida 2 minggu sebelum inokulasi patogen), P2 (Aplikasi fungisida bersamaan dengan inokulasi patogen), P3 (Aplikasi fungisida 1 minggu setelah inokulasi patogen), P4 (Aplikasi fungisida 2 minggu setelah inokulasi patogen), P5 (Aplikasi kitosan 2 minggu sebelum inokulasi patogen), P6 (Aplikasi kitosan bersamaan dengan inokulasi patogen), P7 (Aplikasi kitosan 1 minggu setelah inokulasi patogen), P8 (Aplikasi kitosan 2 minggu setelah inokulasi patogen). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan P0(-) dan P5 memiliki intensitas serangan buah yang rendah dibandingkan perlakuan lain dan berbeda nyata dengan perlakuan P0 (+) dan pada parameter intensitas serangan pada daun perlakuan P0 (-) berbeda nyata terhadap semua perlakuan. Pada parameter efektivitas pengendalian pada intensitas serangan buah menunjukkan perlakuan P5 memiliki nilai efektivitas pengendalian tertinggi sebesar 19,48% dan pada parameter efektivitas pengendalian pada intensitas serangan daun menunjukkan efektivitas pengendalian P1 memiliki nilai tertinggi sebesar 17,538%. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa pada parameter berat basah dan berat kering tanaman perlakuan kitosan P5 dan perlakuan fungisida P2 menunjukkan hasil yang lebih baik jika dibandingkan perlakuan kitosan dan perlakuan fungisida lainnya.
BookOpen AccessMetadata saja
2023•Koleksi Perpustakaan
.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•
.
BookOpen AccessMetadata saja
2023•Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bermaksud menjawab dua tujuan terkait Pengaruh Faktor Disiplin dan Pengawasan Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan Perkebunan Kelapa Sawit Di PT.Pipit Mutiara Indah (Estate Mantalapan). Untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh disiplin dan pengawasan kerja terhadap produktivitas kerja karyawan dapat meningkatkan produktivitas kerja karyawan di PT.Pipit Mutiara Indah. Metode penentuan sampel menggunakan metode Populasi. Sampel dari penelitian adalah karyawan PT.Pipit Mutiara Indah berjumlah 80 responden. Adapun analisis data yang digunakan. Analisis Regresi Logistik Ordinal. Hasil Penelitian ini menyimpulkan bahwa :Pertama,Berdasarkan Uji Regresi Logistik dapat diketahui bahwa pengaruh disiplin terhadap produktivitas sebesar 0.314 sedangkan Pengawasan kerja sebesar 0.302 sedangkan koefisien determinasi Nagelkerke 0,594 atau sebesar 59,4% yang berarti bahwa pengaruh disiplin dan pengawasan kerja di PT.Pipit Mutiara Indah terhadap produktivitas sebesar 59,4%.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bermaksud menjawab dua tujuan terkait Pengaruh Faktor Disiplin dan Pengawasan Terhadap Produktivitas Kerja Karyawan Perkebunan Kelapa Sawit Di PT.Pipit Mutiara Indah (Estate Mantalapan). Untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh disiplin dan pengawasan kerja terhadap produktivitas kerja karyawan dapat meningkatkan produktivitas kerja karyawan di PT.Pipit Mutiara Indah. Metode penentuan sampel menggunakan metode Populasi. Sampel dari penelitian adalah karyawan PT.Pipit Mutiara Indah berjumlah 80 responden. Adapun analisis data yang digunakan. Analisis Regresi Logistik Ordinal. Hasil Penelitian ini menyimpulkan bahwa :Pertama,Berdasarkan Uji Regresi Logistik dapat diketahui bahwa pengaruh disiplin terhadap produktivitas sebesar 0.314 sedangkan Pengawasan kerja sebesar 0.302 sedangkan koefisien determinasi Nagelkerke 0,594 atau sebesar 59,4% yang berarti bahwa pengaruh disiplin dan pengawasan kerja di PT.Pipit Mutiara Indah terhadap produktivitas sebesar 59,4%.
BookOpen AccessMetadata saja
2020•
This study aimed to describe the profile of English National Examination for Junior High School students in Malinau Regency and to find out wheter there were significant differences in the national exam based school status, school accreditation, student achievement and gender. Data of the national exam was taken from the Education and Culture Office of Malinau Regency in 2019. The research sample consisted of 1352 students from 35 junior high schools in Malinau Regency. This Casual Comparative research used quantitative method. The Man Whitney U test and Kruskall Wallis H test were used to analyze the data. It was found that (1) public school had better national English test results than private school, (2) non-accredited school had better result than schools with A, B and C accreditation, (3) female students had better English national exam scores than male students, (4) the students achievement on of the examination was in the poor category. It can be concluded that, there were significant differences in the results of the examination based on school status, school accreditation, gender and student achievement.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
This study aimed to describe the profile of English National Examination for Junior High School students in Malinau Regency and to find out wheter there were significant differences in the national exam based school status, school accreditation, student achievement and gender. Data of the national exam was taken from the Education and Culture Office of Malinau Regency in 2019. The research sample consisted of 1352 students from 35 junior high schools in Malinau Regency. This Casual Comparative research used quantitative method. The Man Whitney U test and Kruskall Wallis H test were used to analyze the data. It was found that (1) public school had better national English test results than private school, (2) non-accredited school had better result than schools with A, B and C accreditation, (3) female students had better English national exam scores than male students, (4) the students achievement on of the examination was in the poor category. It can be concluded that, there were significant differences in the results of the examination based on school status, school accreditation, gender and student achievement.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Pembangunan suatu daerah merupakan hal yang sangat menjadi perhatian pemerintah daerah, perhatian pemerintah tersebut salah satunya diwujudkan melalui alokasi anggaran untuk pembangunan manusia guna tercapainya kesejahteraan, yakni belanja pemerintah bidang pendidikan, kesehatan, dan ekonomi. Salah satu tolak ukur peningkatan kesejahteraan dapat dilihat melalui Indeks Pembangunan Manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pengeluaran pemerintah di sektor pendidikan, kesehatan, dan ekonomi secara parsial dan simultan terhadap kesejahteraan di Provinsi Kalimantan Utara. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan jenis data yang digunakan yaitu data sekunder berupa data panel. Alat analisis yang digunakan berupa regresi data panel dengan metode random effect. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial pengeluaran pemerintah di sektor pendidikan tidak berpengaruh signifikan terhadap kesejahteraan di Provinsi Kalimantan Utara. Kemudian pengeluaran pemerintah di sektor kesehatan berpengaruh signifikan terhadap kesejahteraan di Provinsi Kalimantan Utara dan ekonomi berpengaruh signifikan terhadap kesejahteraan di Provinsi Kalimantan Utara. Secara simultan pengeluaran pemerintah di sektor pendidikan, kesehatan, dan ekonomi secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kesejahteraan di Provinsi Kalimantan Utara.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Mardiana Risnawati, 2020. Meningkatkan Kemampuan Membaaca Pemahaman Melalui Metode Survey, Question, Read, Recite, Review (SQ3R) Pada Siswa Kelas IV SDN 021 Tarakan. Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Borneo Tarakan. (Dibimbing oleh Dr. Suyadi,S.S., M.Ed and Roby Zulkarnain Noer, M.Pd). Tujuan penelitian ini yaitu untuk meningkatkan kemampuan membaca pemahaman dengan menerapkan metode SQ3R pada siswa kelas IV-B di SDN 021 Tarakan. Jenis Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan sebanyak 2 siklus, desain dalam penelitian ini secara umum terdiri dari 4 tahapan yang dilalui, yaitu: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Subjek penelitian siswa sebanyak 28 yang terdiri dari 16 siswa laki-laki dan 12 siswa perempuan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan metode SQ3R dapat meningkatkan kemampuan membaca pemahaman pada siswa kelas IV-B di SDN 021 Tarakan. Hal tersebut dapat dilihat dari permasalahan yang dapat teratasi seperti menetukan tokoh, ide pokok, isi cerita serta amanat yang terdapat di dalam teks cerita dan terjadi peningkatan pada setiap aspeknya. Pada penilaian kemampuan membaca pemahaman siklus I diperoleh persentase 64% siswa yang tuntas dengan diperoleh hasil tes kemampuan membaca pemahaman dengan rentan nilai (50 – 69) sebanyak 10 siswa atau sekitar 36%, siswa dengan tingkat akurasi nilai membaca pemahaman dengan rentan nilai (70 – 89) sebanyak 18 siswa atau sekitar 64%. Pada siklus II mengalami peningkatan yaitu diperoleh persentase 79% siswa yang tuntas dan diperoleh data dengan tingkat akurasi nilai membaca pemahaman dengan rentan nilai (50 – 69) sebanyak 6 siswa atau sekitar 21%, siswa dengan tingkat akurasi nilai membaca pemahaman dengan rentan nilai (70 – 89) sebanyak 20 siswa atau sekitar 72%, siswa dengan tingkat akurasi nilai membaca pemahaman dengan rentan nilai (90 - 100) sebanyak 2 siswa atau sekitar 7%. Aspek kemampuan membaca pemahaman telah mencapai indikator keberhasilan, sehingga penelitian ini dapat dikatakan berhasil dengan kategori baik.