ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan penelitian ini untuk merepresentasikan emosi dalam buku antologi puisi “Kamu Tidak Istimewa” Karya Natasha Rizky. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan kajian psikologi sastra dan menggunakan pendekatan hermeneutika. Peneliti menggunakan sumber data berupa buku kumpulan puisi yang berjudul “Kamu Tidak Itimewa” karya Natasha Rizky. Buku ini memiliki 108 halaman yang memuat 59 puisi dan terbagi menjadi 3 bab. Bab pertama yang berjudul “Perasaan” dengan total 21 puisi, bab 2 yang berjudul “Realitas” dengan total 22 puisi, dan bab 3 yang berjudul “Istimewa” dengan total 16 puisi. Data dalam penelitian ini adalah kata atau kalimat dari puisi yang mengandung emosi-emosi sesuai teori dari David Krech yaitu rasa bersalah, rasa bersalah yang dipendam, menghukum diri sendiri, rasa malu, kesedihan, kebencian dan cinta. Teknik pengumpulan data meliputi teknik membaca, menyimak, dan mencatat untuk menemukan, mengklasifikasikan, dan merepresentasikan setiap emosi. Dari analisis ditemukan sebanyak 87 data. Data yang berhasil ditemukan berupa emosi rasa bersalah sebanyak 4 data, emosi rasa bersalah yang dipendam sebanyak 3 data, emosi menghukum diri sendiri sebanyak 6 data, emosi rasa malu sebanyak 3 data, emosi kesedihan sebanyak 34 data, emosi kebencian sebanyak 12 data, dan emosi cinta sebanyak 25 data. Jika dilihat dari setiap bab nya, pada bab pertama emosi yang paling dominan ditemukan adalah emosi kesedihan, pada bab kedua emosi yang paling dominan ditemukan adalah emosi kesedihan, dan pada bab ketiga emosi yang paling dominan ditemukan adalah emosi cinta. Dengan demikian, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa emosi yang paling dominan adalah emosi kesedihan dan cinta, yang mencerminkan bahwa puisi-puisi tersebut banyak menyoroti tema relasi personal, perasaan kehilangan, serta kekuatan kasih sayang.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan ketidaklangsungan ekspresi dalam antologi puisi yang berjudul Aku Lelakimu Setia Menunggumu karya Kang Maman menggunakan kajian semiotik Riffaterre. Jenis penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini merupakan data primer dan sekunder yang melibatkan analisis terhadap ketidaklangsungan ekspresi dalam antologi puisi yang mengandung ketidaklangsungan ekspresi. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca, simak dan catat. Teknik analisis data merupakan metode pemaknaan Riffaterre yang terdiri atas ketidaklangsungan ekspresi dengan metode analisis yang diterapkan yaitu menggunakan analisis interaktif yang meliputi penggumpulan data dan klarifikasi data. Berdasarkan analisis data, dari total 3 bagian, yaitu ketidaklangsungan ekspersi terdapat 29 data penggantian arti, terdapat 18 data pada penyimpangan arti, dan terdapat 31 data pada penciptaan arti. Hal ini menunjukkan bahwa dalam puisi Aku Lelakimu Setia Menunggumu banyak mengandung ketidaklangsungan ekspresi yang sengaja disusun oleh penulisnya, sehingga apabila puisi ini dibaca akan memberi kesan menarik untuk para pembacanya.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai pendidikan karakter yang terdapat didalam kumpulan Puisi Curahan Cinta Kami Antologi Puisi Bersama. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah kata, bait serta lirik puisi yang mengandung nilai-nilai pendidikan karakter sedangkan sumber data dalam penelitian ini ialah buku kumpulan puisi Curahan Cinta Kami Antologi Puisi Bersama yang diterbitkan di surabaya, pada tahun 2020 oleh penerbit CV. Kanaka Media dengan jumlah 150 halaman. Pada kumpulan puisi Curahan Cinta kami Antologi Puisi Bersama sebanyak 120 puisi yang ditulis oleh Hasto Budi Santoso, Iskandar Muda, Wartono, Marwah, Mambo dan Nurbaya. Hasto menulis 20 puisi, Iskandar muda menulis 20 puisi ditulis oleh Iskandar Muda, 20 Puisi ditulis Wartono, 20 Puisi ditulis oleh Marwah dan 20 puisi ditulis oleh Mambo, 20 Puisi ditulis oleh Nurbaya. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan teknik baca, teknik simak dan teknik catat. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan langkah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini banyak ditemukan nilai pendidikan karakter sebanyak 22 puisi yang masing masing 3 puisi ditulis oleh Hasto Budi Santoso, 12 puisi ditulis oleh Iskandar Muda, 2 puisi ditulis oleh Wartono, 1 Puisi ditulis oleh Marwah, 3 Puisi ditulis oleh Mambo dan 1 puisi ditulis oleh Nurbaya. Hasil analisis penelitian menunjukan bahwa nilai pendidikan karakter yang terdapat dalam kumpulan puisi Curahan Cinta kami Antologi Puisi Bersama terdapat 9 nilai pendidikan karakter diantaranya yakni; 10 nilai religius. 4 nilai kerja keras, 3 nilai mandiri, 2 nilai menghargai prestasi, 2 nilai semangat kebangsaan, 1 nilai tanggung jawab, 1 nilai cinta tanah air, 1 nilai peduli lingkungan, dan 1 nilai bersahabat. Dari 9 nilai pendidikan karakter tersebut yang paling dominan adalah nilai pendidikan karakter religius sebanyak 10 data.