Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil analisis unsur intrinsik novel yang terdiri atas tema, latar, tokoh/penokohan, sudut pandang, dan amanat. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Teknik analisis data yang digunakan peneliti yaitu: membaca keseluruhan novel, pengidentifikasian data, pengklasifikasian data, pengolahan data, pemaparan data dan penyimpulan. Data dan sumber data dalam penelitian ini berupa kutipan dari kalimat, dialog yang berkaitan dengan unsur intrinsik dalam novel 172 Days karya Nadzira Shafa. Hasil penelitian berdasarkan analisis unsur intrinsik novel 172 Days karya Nadzira Shafa pertama, tema: Religius. Kedua, latar: Latar tempat, waktu, dan latar sosial. Ketiga, tokoh/penokohan: tokoh Zira, Amer, bang Benzo, KH. Arifin Ilham, Syakir, Umi, kak Bela, Dodi, mamah Yuni, bang Alvin, a Sihab, bang Markis, Bibi, kak Tata, kak Oki, Attaulkarim, Habib Abdullah, Habib Hassan, Intan.. Keempat, sudut pandang: persona pertama “aku” tokoh utama dan persona ketiga (dia). Kelima, amanat yang disampaikan penulis dalam novel 172 Days adalah pada dasarnya setiap pertemuan pasti akan ada perpisahan. Dan setiap ujian dan cobaan yang datang silih berganti, itu merupakan bentuk cinta Allah kepada kita. Kehilangan seseorang yang kita cintai dalam hidup menjadikan kita peribadi yang lebih kuat dan ikhlas dalam menerima garis takdir Allah SWT. Sesungguhnya tak ada yang benar-benar milik kita. Dapat disimpulkan bahwa dalam novel 172 Days karya Nadzira Shafa terstruktur unsur-unsur intrinsiknya.