ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan bentuk konflik batin id dengan ego, ego dengan superego, id dengan superego tokoh utama dalam novel Imama Al-Hafidzh karya Tri Lyagustina. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan kajian psikologi sastra berdasarkan struktur kepribadian Sigmund Freud. Data dalam penelitian ini berupa kata, kalimat, dialog, dan paragraf yang mengandung konflik batin tokoh utama berdasarkan struktur kepribadian id, ego, superego yang diadaptasi oleh peneliti dalam bentuk konflik batin id dengan ego, ego dengan superego, id dengan superego. Sumber data yang digunakan untuk memperoleh data dalam penelitian ini adalah novel Imama Al-Hafidzh karya Tri Lyagustina dengan jumlah halaman 292 yang diterbitkan oleh Cloud Books. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik baca dan teknik catat, sedangkan teknik analisis data dilakukan melalui tahap membaca atau mempelajari data, identifikasi data, klasifikasi data, interpretasi, dan inferensi. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 20 data konflik batin, terdiri atas 10 data id dengan ego berupa id berdasarkan naluriah yang bertentangan dengan prinsip realitas ego sebanyak 9 data dan id berdasarkan khayalan sebanyak 1 data. 7 data ego dengan superego, dan 3 data id dengan superego. Konflik batin id dengan ego mendominasi diantara konflik-konflik lainnya dengan 9 data id dengan ego berdasarkan naluriah ditemukan berupa dorongan menghindari rasa sakit atau ketidaknyamanan sebanyak 4 data, dorongan agresivitas sebanyak 3 data, dorongan kebutuhan biologis sebanyak 1 data dan dorongan seksual sebanyak 1 data dan id dengan ego berdasarkan khayalan sebanyak 1 data.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
NURUL HIDAYAH 2026. Nilai Moral dalam Novel “Freeter, Membeli Rumah” Karya Arikawa Hiro Berdasarkan Kondisi Psikologis Tokoh Utama (Kajian Psikologi Sastra). (dibimbing oleh Dr. Asih Riyanti, M.Pd. dan Muhammad Ilham, S.S., M.Pd.) Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai moral dalam novel Freeter Membeli Rumah karya Arikawa Hiro berdasarkan kondisi psikologis tokoh utama dengan kajian psikologi sastra. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perubahan kondisi psikologis tokoh utama Seiji yang mengalami berbagai konflik dalam kehidupan , keluarga, dan pekerjaan. Perubahan tersebut memengaruhi sikap dan perilaku Seiji sehingga memunculkan berbagai nilai moral yang dapat dijadikan pembelajaran dalam kehidupan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan psikologi sastra. Sumber data penelitian adalah novel Freeter Membeli Rumah karya Arikawa Hiro terjemahan Ribeka Ota yang diterbitkan oleh PT Haru Media Sejahtera tahun 2021 di kota Ponorogo, Jawa Timur. Data penelitian berupa kata, kalimat, dan paragraf yang terkandung nilai moral berdasarkan kondisi psikologis tokoh utama. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik baca, simak, dan catat, sedangkan teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan 38 data yang menggambarkan nilai moral berdasarkan kondisi psikologis tokoh utama yang terdiri atas 4 data kebutuhan fisiologis, 8 data kebutuhan rasa aman, 16 data kebutuhan cinta dan memiliki, 9 data kebutuhan harga diri, dan 1 data kebutuhan aktualisasi diri berdasarkan teori hierarki kebutuhan Abraham Maslow. Nilai moral yang ditemukan meliputi hubungan manusia dengan diri sendiri, hubungan manusia dengan sesama dalam lingkungan sosial, dan hubungan manusia dengan Tuhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan kondisi psikologis Seiji memengaruhi munculnya nilai-nilai moral sehingga ia berkembang menjadi pribadi yang lebih bertanggung jawab, mandiri, peduli terhadap keluarga, mampu menghargai diri sendiri, serta berusaha mengembangkan potensi yang dimilikinya.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Nurul Ain Syafika. 2026. Konflik batin Tokoh Utama dalam Novel “Meluruhkan Pilu: Aku Jatuh Cinta dengan Ketidakmungkinan Kita” karya Dyssa Chrysilla Cathlin (Kajian Psikologi Sastra). (Dibimbing oleh Erna Wahyuni dan Asih Riyanti). Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan konflik batin tokoh utama dalam novel ”Meluruhkan Pilu: Aku Jatuh Cinta dengan Ketidakmungkinan Kita” karya Dyssa Chrysilla Cathlin. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan kajian psikologi sastra dan menggunakan pendekatan psikoanalisis Sigmud Freud. Dalam teori Freud, id merupakan aspek kepribadian yang berkaitan dengan dorongan naluriah dan keinginan dasar manusia, ego berfungsi sebagai penengah yang menyesuaikan dorongan tersebut dengan realitas, sedangkan superego berkaitan dengan nilai moral, norma, dan hati nurani individu. Peneliti menggunakan sumber data berupa novel “Meluruhkan Pilu: Aku Jatuh Cinta dengan Ketidakmungkinan Kita” karya Dyssa Chrysilla Cathlin yang diterbitkan oleh Gradien Mediatama pada tahun 2024 di kota Yogyakarta. Buku ini memiliki 164 halaman. Data dalam penelitian ini adalah kutipan-kutipan yang berkaitan dengan aspek id, ego, dan superego. Teknik pengumpulan data meliputi teknik baca dan mencatat untuk menemukan dan mendeskripsikan konflik batin dalam novel tersebut. Dari analisis ditemukan sebanyak 84 data. Data yang berhasil ditemukan berupa aspek id sebanyak 27 data, aspek ego sebanyak 42 data, dan aspek superego sebanyak 15 data. Dengan demikian, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa aspek ego merupakan aspek yang paling dominan dan novel “Meluruhkan Pilu: Aku Jatuh Cinta dengan Ketidakmungkinan Kita” karya Dyssa Chrysilla Cathlin, yang menunjukkan usaha tokoh dalam menyesuaikan diri dengan realitas yang dihadapi serta merefleksikan pengalaman yang dialaminya.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aspek kepribadian tokoh dalam novel Hello karya Tere Liye dengan menggunakan pendekatan psikologi sastra berdasarkan teori psikoanalisis Sigmund Freud yang meliputi id, ego, dan superego. Kajian ini difokuskan pada tokoh utama, yaitu Ana, Tigor, dan Hesty, yang dalam alur cerita mengalami berbagai konflik batin serta dinamika kejiwaan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa kutipan narasi dan dialog yang menunjukkan adanya unsur id, ego, dan superego dalam novel. Berdasarkan hasil analisis, diperoleh sebanyak 139 data yang terbagi menjadi 41 data id, 63 data ego dan 35 data superego. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teknik baca, simak dan teknik pencatatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga struktur kepribadian menurut Freud tampak jelas dalam perkembangan karakter tokoh. Maka dari itu dapat disimpulkan bahwa, ditemukan 139 data yang mengandung aspek kepribadian, yang terbagi menjadi 41 data id, 63 data ego, dan 35 data superego. Data tersebut menunjukkan bahwa aspek ego merupakan aspek kepribadian yang paling dominan dalam novel Hello, karena tokoh-tokohnya lebih sering mempertimbangkan realitas, situasi sosial, dan konsekuensi dari setiap tindakan yang dilakukan. Dengan demikian, hasil penelitian ini menegaskan bahwa novel Hello karya Tere Liye mengandung representasi aspek kepribadian id, ego, dan superego yang nyata melalui karakter Ana, Tigor, dan Hesty, dan ketiganya berperan penting dalam membangun konflik serta perkembangan alur cerita.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tujuan penelitian ini untuk merepresentasikan emosi dalam buku antologi puisi “Kamu Tidak Istimewa” Karya Natasha Rizky. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan kajian psikologi sastra dan menggunakan pendekatan hermeneutika. Peneliti menggunakan sumber data berupa buku kumpulan puisi yang berjudul “Kamu Tidak Itimewa” karya Natasha Rizky. Buku ini memiliki 108 halaman yang memuat 59 puisi dan terbagi menjadi 3 bab. Bab pertama yang berjudul “Perasaan” dengan total 21 puisi, bab 2 yang berjudul “Realitas” dengan total 22 puisi, dan bab 3 yang berjudul “Istimewa” dengan total 16 puisi. Data dalam penelitian ini adalah kata atau kalimat dari puisi yang mengandung emosi-emosi sesuai teori dari David Krech yaitu rasa bersalah, rasa bersalah yang dipendam, menghukum diri sendiri, rasa malu, kesedihan, kebencian dan cinta. Teknik pengumpulan data meliputi teknik membaca, menyimak, dan mencatat untuk menemukan, mengklasifikasikan, dan merepresentasikan setiap emosi. Dari analisis ditemukan sebanyak 87 data. Data yang berhasil ditemukan berupa emosi rasa bersalah sebanyak 4 data, emosi rasa bersalah yang dipendam sebanyak 3 data, emosi menghukum diri sendiri sebanyak 6 data, emosi rasa malu sebanyak 3 data, emosi kesedihan sebanyak 34 data, emosi kebencian sebanyak 12 data, dan emosi cinta sebanyak 25 data. Jika dilihat dari setiap bab nya, pada bab pertama emosi yang paling dominan ditemukan adalah emosi kesedihan, pada bab kedua emosi yang paling dominan ditemukan adalah emosi kesedihan, dan pada bab ketiga emosi yang paling dominan ditemukan adalah emosi cinta. Dengan demikian, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa emosi yang paling dominan adalah emosi kesedihan dan cinta, yang mencerminkan bahwa puisi-puisi tersebut banyak menyoroti tema relasi personal, perasaan kehilangan, serta kekuatan kasih sayang.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•
ABSTRAK HESTHY. NPM. 1840602016. Analisis Aspek Kepribadian Tokoh Utama dalam Novel Egosentris Karya Syahid Muhammad. Skripsi. Tarakan:Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Borneo Tarakan. Pembimbing Utama Dr. Dwi Cahyono Aji, S.S., M.A dan Anggota Pembimbing Achmad Dicky Romadhan,S.Pd., M.Hum. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Aspek Kepribadian id,ego, dan superego dalam novel Egosentris karya Syahid Muhammad. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif deskriptif. Metode penelitian ini menggunakan kajian psikologi sastra yang berbentuk kaliamat yang berkaitan dengan Aspek Kepribadian Tokoh Utama. Teknik pengumpulan data yang di gunakan dalam penelitian ini adalah teknik baca, simak, catat. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik membaca, menyimak, mengidentifikasi, interpetasi, dan infrensi. Teknik penyajian data, dan teknik kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Aspek Kepribadian Tokoh Utama dalam novel Egosentris karya Syahid Muhammad terdapat aspek kepribadian yang berfokus pada id mengacu kepada menolak rasa sakit, menolak untuk ketidak nyamanan, sifat penguasa, mementikan diri sendiri. berfokus pada ego mengacu kepada prinsip realita, tempat mengambil sebuah keputusan,untuk penyelesain sebuah masalah. Berfokus pada data superego yang mengacu pada nilai-nilai masyarakat, nilai-nilai moral dan agama.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, Konflik batin yang dialami tokoh Sintong dalam novel Selamat Tinggal karya Tere Liye menggunakan kajian psikologi sastra menurut teori Kurt Lewin. Metode yang digunakan adalah metode deskripsi dengan menggunakan analisis kualitatif yaitu mendeskripsikan konflik batin yang terjadi pada tokoh utama. Pengumpulan data digunakan dengan membaca dan mencatat. Sumber penelitian ini adalah novel Selamat Tinggal karya Tere Liye dengan jumlah halaman 350 yang diterbitkan Gramedia Pustaka Utama 2020 cetakan pertama. Data konflik batin dalam novel Selamat Tinggal ditemukan 2 tipe; konflik batin secara tersirat dan konflik batin tidak tersirat. Adapun data yang ditemukan akan dianalisis sesuai dengan konflik tipe 1 menurut Teori Kurt Lewin. Pertama, konflik batin menjauh-menjauh didapatkan 8 data yakni, keterpaksaan, ancaman, keharusan/kewajiban dan ketakutan. Kedua, konflik batin mendekat-menjauh didapatkan 14 data yakni, bimbang dan ragu dalam melakukan sesuatu maupun tentang perasaannya. Ketiga, konflik batin mendekat-mendekat didapatkan 8 data yakni, kesenangan, ketenangan dan keinginan. Berdasarkan data-data tersebut maka dapat disimpulkan bahwa konflik yang paling berpengaruh di dalam novel Selamat Tinggal karya Tere Liye ialah konflik batin mendekat-menjauh yakni bimbang dan ragu, sesuai dengan pengertiannya menurut Kurt Lewin yang menyatakan konflik mendekat-menjauh terjadi jika dalam waktu yang sama terdapat dua motif yang berlawanan mengenai suatu objek motif yang satu positif dan motif yang lain negatif. This study aimed to determine the inner conflict experienced by the character Sintong the novel Selamat Tinggal by Tere Liye using the study of literary psychology from Kurt Lewin’s theory. The method used was descriptive qualitative analysis describing the inner conflict that occurred in the main character. Data collection was from reading and taking notes. The source of this research was Tere Liye’s novel Selamat Tinggal with a total of 350 pages published by Gramedia Pustaka Utama 2020 in its first edition. There were two types of inner conflict data in the novel Selamat Tinggal; implicit inner conflict and implicit inner conflict. The data were analyzed according to conflict type 1 based on Kurt Lewin’s Theory. First, the inner conflict Approach-approach obtained 8 data; compulsion, threat, necessity/obligation, and fear. Second, there were 14 data obtained from the inner conflict Approach-avoidance; indecision, and doubt in doing something or about their feelings. Third, the inner conflict Avoidance-avoidance obtained 8 data; pleasure, calm, and desire. Based on these data, it can be concluded that the most influential conflict in Tere Liye’s Selamat Tinggal novel was the inner conflict of Approach-avoidance; indecisiveness, and doubt. According to Kurt Lewin’s understanding that conflict of approaching-away occurs if there are two opposite motives regarding an object at the same time, one motive is positive and the other motive is negative.