ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan mengungkap nilai budaya yang terkandung dalam buku Bunga Rampai Cerita Lisan Tidung Kalimantan Utara Karya, dengan menggunakan kajian sosiologi sastra. Sumber data dalam penelitian ini adalah buku Bunga Rampai Cerita Lisan Tidung Kalimantan Utara. Pengumpulan data menggunakan teknik baca, teknik simak, dan teknik catat. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif intuitif. Adapun cerita yang di teliti dalam penelitian ini, yaitu: Yaki Yamus, Bentawol, Benayuk, Aki Balak, Asal Mula Gunung Srilaki, Perahu Bersisik, Asal Usul Tidung Berbatu, Keris Tulang Bawang, Yadu Usuk, Si Gumban, Putri Kumalasari dan Bulu Perindu. Penelitian yang dilakukan oleh peneliti kali ini hanya mengambil nilai budaya hubungan manusia dengan Tuhan, Nilai budaya hubungan manusia dengan masyarakat dan nilai budaya hubungan manusia dengan manusia lain. Dari 12 cerita rakyat yang di kaji, data yang berhasil di kumpulkan oleh peneliti, diantaranya Nilai Budaya Hubungan Manusia Dengan Tuhan sebanyak 6 data, Nilai Budaya Hubungan Manusia Dengan Masyarakat sebanyak 19 data dan Nilai Budaya Hubungan Manusia Dengan Manusia Lain sebanyak 20 data. Nilai budaya yang dominan dalam buku Bunga Rampai Cerita Lisan Tidung Kalimantan Utara yaitu nilai budaya hubungan manusia dengan manusia lain. Artinya hubungan manusia dengan manusia lain lebih banyak ditemukan dilingkungan masyarakat Tidung pada saat itu seperti yang tertulis pada buku Bunga Rampai Cerita Lisan Tidung Kalimantan Utara Karya Inung Setyami, M.A., Eva Apriani, M.Pd., Siti Fathonah, M.Pd.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Analisis Nilai Budaya Pada Novel Tirai Menurun Karya Nh. Dini (Kajian Sosiologi Sastra), Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Borneo Tarakan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan analisis nilai budaya yang terdapat dalam novel Tirai Menurun Karya Nh. Dini. Penelitian ini merupakan sebuah penelitian menggunakan kajian sosiologi sastra. Metode dalam penelitian ini adalah jenis penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif. Sumber data penelitian ini adalah Novel Tirai Menurun karya Nh. Dini, yang diterbitkan pada tahun 2019 oleh PT. Gramedia Pustaka Utama Jakarta dengan jumlah 461 halaman. Data yang sudah diperoleh dianalisis dengan cara menginterpretasikan data tersebut kemudian dibuat kesimpulan. Hasil penelitian Novel Tirai Menurun karya Nh. Dini menunjukkan bahwa terdapat lima klasifikasi nilai budaya antara lain: delapan nilai budaya dalam hubungan manusia dengan Tuhan yang menunjukkan sikap berbaik sangka kepada Tuhan, mengingat Tuhan dan melaksanakan perintah Tuhan, Sembilan nilai budaya dalam hubungan manusia dengan alam yaitu menunjukkan sikap menjaga dan melestarikan alam, serta memanfaatkan sumber daya alam, tujuh nilai budaya dalam hubungan manusia dengan masyarakat yang menunjukkan sikap saling menolong, mengikuti rapat, kerja bakti dan saling mengenal, enam nilai budaya dalam hubungan manusia dengan orang lain yang menunjukkan sikap berpikir positif, cinta kasih, dan saling tolong menolong, sebelas nilai budaya dalam hubungan manusia dengan diri sendiri yang menunjukkan sikap rasa percaya diri, rasa takut, rasa rindu, sopan santun dan tanggung jawab terhadap diri sendiri. Berdasarkan penelitian tersebut yang dilakukan penulis dalam novel Tirai Menurun karya Nh. Dini, yang lebih dominan adalah nilai budaya dalam hubungan manusia dengan diri sendiri.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
NILAI BUDAYA DALAM BUKU PAGUNTAKA NYANYIAN RAKYAT SUKU TIDUNG KARYA EVA APRIANI DAN SITI SULISTYANI PAMUJI (KAJIAN SOSIOLOGI SASTRA) Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan pemakaian nilai budaya yang terdapat pada lirik nyanyian rakyat suku Tidung di Kota Tarakan Kalimantan Utara. Berdasarkan masalah yang diajukan dalam penelitian ini, yaitu analisis nilai budaya dalam nyanyian rakyat suku Tidung di Kota Tarakan Kalimantan Utara, maka jenis penelitian ini termasuk penelitian kualitatif etnografi. Artinya, prosedur penelitian ini merupakan penelitian yang menghasilkan kata-kata secara tertulis dari lirik lagu yang analisis menggunakan kajian sosiologi sastra. Etnografi merupakan sebuah ilmu yang mempelajari tentang kebudayaan. Sehingga pada penelitian kali ini peneliti akan menjelaskan tentang nilai budaya yang terdapat dalam lirik lagu kebudayaan masyarakat suku Tidung. Penelitian kualitatif etnografi merupakan penelitian yang menganalisis sebuah data-data baik tertulis maupun lisan dari sebuah kebudayaan. Lirik nyanyian yang diteliti dalam gaya bahasa pada lirik nyanyian rakyat suku Tidung di Kota Tarakan Kalimantan Utara, yaitu: 1) Usak Amad Tantu, 2) Pagun Bakin Banta, 3) Beladaw, 4) Dindang pagun, 5) Belimpung Taka Tagas dan 6) Bebilin. Data dalam penelitian ini adalah berupa bait atau lirik nyanyian yang mengandung nilai budaya dalam nyanyian rakyat suku Tidung. Penelitian yang dilakukan oleh peneliti kali ini hanya mengambil beberapa judul nyanyian dari sederetan nyanyian rakyat suku Tidung. Dari 6 lirik nyanyian yang telah dianalisis dengan kajian sosiologi sastra dapat diambil kesimpulan bahwa secara keseluruhan data yang didapatkan yaitu nilai budaya terdapat 33 data lirik lagu. Nilai budaya paling dominan yang terdapat dalam lirik nyanyian rakyat suku Tidung di Kota Tarakan Kalimantan Utara yaitu mata pencaharian suku rakyat Tidung, interaksi sosial. Kata kunci: Nilai Budaya, Nyanyian Rakyat Suku Tidung, Sosiologi Sastra.