Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

NADIA FARRA REICHAN

2 karya publik ditemukan.

2026: 2

Pengembangan Media Flashcard Magic Words Berbasis Pendidikan Karakter Sopan Santun Di Kelas V-C SDN Utama 2 Tarakan

2026 · Book · Koleksi Perpustakaan

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya karakter sopan santun peserta didik kelas V-C SDN Utama 2 Tarakan dalam penggunaan kata santun sehari-hari, yang dipengaruhi oleh dampak globalisasi dan penggunaan teknologi yang tidak terkontrol. Metode pembelajaran konvensional dinilai belum mampu membentuk kebiasaan bersikap santun secara optimal, sehingga diperlukan media pembelajaran yang lebih inovatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan dan kemenarikan media flashcard magic words berbasis pendidikan karakter sopan santun, serta mengetahui sikap sopan santun peserta didik kelas V-C dalam penggunaan media tersebut pada kegiatan belajar maupun interaksi sehari-hari di sekolah. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D yang terdiri dari empat tahapan, yaitu Define (pendefinisian), Design (perancangan), Development (pengembangan), dan Disseminate (penyebaran). Namun, penelitian ini dibatasi hanya sampai pada tahap Development, sedangkan tahap Disseminate tidak dilaksanakan karena keterbatasan waktu, biaya, dan cakupan penelitian sehingga penyebaran media secara lebih luas belum dapat dilakukan. Subjek penelitian adalah 27 peserta didik kelas V-C SDN Utama 2 Tarakan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, lembar validasi ahli, angket kemenarikan siswa, dan lembar observasi pembiasaan sikap sopan santun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media flashcard magic words dinyatakan sangat layak digunakan berdasarkan validasi ahli media (95,38%), validasi ahli bahasa (90%), dan validasi praktisi (96,36%). Tingkat kemenarikan media pada uji coba terbatas mencapai 97,92% dan pada uji coba lapangan sebesar 91,76%, keduanya termasuk kategori sangat menarik. Adapun hasil analisis sikap sopan santun peserta didik setelah menggunakan media memperoleh persentase sebesar 61,42%, yang termasuk dalam kategori cukup baik. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa media flashcard magic words layak, menarik, dan cukup baik digunakan untuk membentuk karakter sopan santun peserta didik kelas V-C SDN Utama 2 Tarakan.

Pengembangan Media Flashcard Magic Words Berbasis Pendidikan Karakter Sopan Santun Di Kelas V-C SDN Utama 2 Tarakan

2026 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya karakter sopan santun peserta didik kelas V-C SDN Utama 2 Tarakan dalam penggunaan kata santun sehari-hari, yang dipengaruhi oleh dampak globalisasi dan penggunaan teknologi yang tidak terkontrol. Metode pembelajaran konvensional dinilai belum mampu membentuk kebiasaan bersikap santun secara optimal, sehingga diperlukan media pembelajaran yang lebih inovatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan dan kemenarikan media flashcard magic words berbasis pendidikan karakter sopan santun, serta mengetahui sikap sopan santun peserta didik kelas V-C dalam penggunaan media tersebut pada kegiatan belajar maupun interaksi sehari-hari di sekolah. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D yang terdiri dari empat tahapan, yaitu Define (pendefinisian), Design (perancangan), Development (pengembangan), dan Disseminate (penyebaran). Namun, penelitian ini dibatasi hanya sampai pada tahap Development, sedangkan tahap Disseminate tidak dilaksanakan karena keterbatasan waktu, biaya, dan cakupan penelitian sehingga penyebaran media secara lebih luas belum dapat dilakukan. Subjek penelitian adalah 27 peserta didik kelas V-C SDN Utama 2 Tarakan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, lembar validasi ahli, angket kemenarikan siswa, dan lembar observasi pembiasaan sikap sopan santun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media flashcard magic words dinyatakan sangat layak digunakan berdasarkan validasi ahli media (95,38%), validasi ahli bahasa (90%), dan validasi praktisi (96,36%). Tingkat kemenarikan media pada uji coba terbatas mencapai 97,92% dan pada uji coba lapangan sebesar 91,76%, keduanya termasuk kategori sangat menarik. Adapun hasil analisis sikap sopan santun peserta didik setelah menggunakan media memperoleh persentase sebesar 61,42%, yang termasuk dalam kategori cukup baik. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa media flashcard magic words layak, menarik, dan cukup baik digunakan untuk membentuk karakter sopan santun peserta didik kelas V-C SDN Utama 2 Tarakan.