ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media audio pada materi teks berita untuk keterampilan menyimak siswa kelas IVC SDN 004 Tarakan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia serta mengetahui tingkat kelayakan dan respon kemenarikan siswa terhadap media yang dikembangkan. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model 4D yang meliputi tahap Define, Design, Develop, dan Disseminate. Subjek penelitian adalah siswa kelas IVC SDN 004 Tarakan. Pengumpulan data dilakukan melalui lembar validasi ahli media, lembar validasi ahli bahasa, dan angket respon siswa. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media audio memperoleh persentase kelayakan sebesar 91,4% dari ahli media dan 100% dari ahli bahasa dengan kategori sangat layak. Hasil uji coba terbatas memperoleh persentase respons siswa sebesar 78,33%, sedangkan uji coba lapangan sebesar 78,89%, keduanya berkategori menarik. Berdasarkan hasil tersebut, media audio yang dikembangkan dinyatakan sangat layak digunakan dan memperoleh respon positif dari siswa sebagai alternatif media pembelajaran Bahasa Indonesia untuk mendukung keterampilan menyimak di sekolah dasar.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Kondisi yang ditemukan di SDN 008 Tarakan yaitu kegiatan pembelajaran literasi di kelas IV masih didominasi oleh penggunaan buku teks dan Lembar Kerja Siswa (LKS), serta kurangnya media pembelajaran yang menarik dan berbasis budaya lokal, sehingga berdampak pada rendahnya minat baca dan keterlibatan siswa dalam kegiatan literasi. Selain itu, buku bacaan yang digunakan belum mengintegrasikan bahasa daerah sebagai bagian dari penguatan identitas budaya siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku cerita bergambar dwibahasa berbasis kearifan lokal Suku Tidung serta mengetahui kelayakan, manfaat, dan respon guru serta siswa terhadap media yang dikembangkan pada pembelajaran literasi siswa kelas IV-B di SDN 008 Tarakan. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian dan Pengembangan (Research and Development) dengan model ADDIE, yang meliputi tahap Analyze, Design, Develop, Implement, dan Evaluate. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku cerita bergambar dwibahasa yang dikembangkan dinyatakan sangat layak digunakan, berdasarkan hasil validasi ahli media, ahli bahasa Indonesia, dan ahli bahasa Tidung. Selain itu, hasil angket respon guru menunjukkan kategori sangat tertarik, serta hasil angket ketertarikan siswa menunjukkan kategori sangat tinggi, yang mengindikasikan bahwa media mampu meningkatkan minat baca dan pemahaman siswa terhadap materi bacaan. Berdasarkan hasil uji coba dan implementasi, dapat disimpulkan bahwa buku cerita bergambar dwibahasa berbasis kearifan lokal Suku Tidung layak dan praktis digunakan sebagai media pembelajaran literasi di sekolah dasar. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi alternatif media pembelajaran yang kontekstual serta berkontribusi dalam pelestarian budaya dan bahasa daerah melalui kegiatan literasi di sekolah. Kata kunci: Buku Cerita Bergambar Dwibahasa, Kearifan Lokal, Literasi, Model ADDIE, Penelitian dan Pengembangan. The preliminary study result at SDN 008 Tarakan showed that literacy learning activities in grade IV were still dominated by the use of textbooks and Student Worksheets (LKS), as well as the lack of interesting and local culture-based learning media, resulting in low reading interest and student involvement in literacy activities. In addition, the reading books used had not been integrated with local languages as part of strengthening students' cultural identity. The purpose of this study was to develop a bilingual picture story book based on the local wisdom of the Tidung Tribe and to determine the feasibility, benefits, and responses of teachers and students to the media developed in literacy learning for grade IV-B students at SDN 008 Tarakan. This study employed the Research and Development method with the ADDIE model, which includes the Analyze, Design, Develop, Implement, and Evaluate stages. The results of the study indicated that the bilingual picture story book developed was declared very suitable for use, based on the validation results of media experts, Indonesian language experts, and Tidung language experts. In addition, the results of the teacher response questionnaire showed a very good category, and the results of the student interest questionnaire showed a very high category, which indicated that the media was able to increase students' interest in reading and understanding of reading materials. Based on the results of the trial and implementation, it can be concluded that the bilingual picture storybook based on the local wisdom of the Tidung Tribe is feasible and practical to use as a literacy learning medium in elementary schools. This research is expected to be an alternative contextual learning medium and contribute to the preservation of regional culture and language through literacy activities in schools. Keywords: Bilingual Picture Story Books, Local Wisdom, Literacy, ADDIE Model, Research and Development
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran berupa Mini Scrapbook yang ditinjau dari validitas media, materi dan bahasa serta mengetahui ketertarikan siswa terhadap media pembelajaran Mini Scrapbook Penelitian ini merupakan penelitian dan pengembangan (Research and Development). Prosedur penelitian dan pengembangan menggunakan model ADDIE yang terdiri atas lima tahap yaitu. Analysis, Design, Development. Implementation dan Evaluation Penilaian kelayakan media pembelajaran Mini Scrapbook terdiri dari ahli media, ahli materi dan ahli bahasa. Hasil yang diperoleh dari ahli media sebesar 95%, ahli materi sebesar 95%, ahli bahasa sebesar 96,87% Dari uji coba terbatas 97,5% dan uji coba lapangan sebesar 100% Hasil validasi ahli media, ahli materi dan ahli bahasa menunjukkan bahwa media pembelajaran Mini Scrapbook sangat layak digunakan dalam proses pembelajaran Hasil angket ketertarikan pada uji coba lapangan menunjukkan bahwa tingkat ketertarikan siswa terhadap media pembelajaran Mini Scrapbook berada pada kategori sangat tertarik