Analisis pengaruh holding time pada proses injection molding terhadap kekerasan material hdpe dan pp
.
Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.
.
ANALYSIS OF THE EFFECT OF HOLDING TIME IN THE INJECTION MOLDING PROGRES ON THE HARDNESS OF HDPE AND PP MATERIALS Abstract Injection molding is a method of forming thermoplastic materials where the material that melts due to heating is injected using a plunger into the mold. Holding time in the heat treatment process is one of the processes carried out with the aim of obtaining a high hardness value from a material. The purpose of this research was to determine the printing procedure with holding time and determine the effect oh holding time on defects, depreciation and hardness oh HDPE and PP. The measurement results at a holding time of 18 seconds produced an average hardness level of 57.13 shore D, while at a holding time of 20 seconds the average hardness level of the test object was 54.26 shore D. Depreciation using an injection molding machine at a holding time 18 seconds the average was 0.06%, while for a holding time of 20 seconds the average was 0.045%. There were 3 material defects that occur in HDPE and PP materials, namely short shot, flashing, and sink mark defects.
Ukm Amplang ikan liliy yang ada di Kota Tarakan merupakan sejenis kerupuk dengan cita rasa dan aroma ikan yang khas terlebih lagi amplang ikan merupakan salah satu ciri khas Kalimantan dan menjadi oleh- oleh dari Kalimantan khususnya di Kota Tarakan. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Menambah wawasan dan kemampuan berpikir mengenai penerapan teori yang telah didapat dari mata kuliah yang telah diterima kedalam penelitian yang sebenarnya.2) Hasil penelitian ini dapat digunakan untuk menggambarkan sistem penilaian pelayanan yang berjalan saat ini di Perguruan Tinggi. 3) Hasil penelitian dapat dijadikan sebagai sarana untuk menyusun strategi pengembangan sistem penilaian pelayanan yang berjalan. Penelitian ini di lakukan di UKM amplang ikan lily di daerah kampung empat kota tarakan dengan metode purposive sampling. Data di analisis menggunakan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa posisi UKM Amplang ikan lily berada di kuadran 1 yang berarti kuadran UKM mendukung strategi Agresif, Strategi yang dapat digunakan UKM Amplang lily yaitu strategi SO Meningkatkan promosi produk amplang yang sudah banyak di kenal oleh kalangan masyarakat di kota tarakan dengan memanfaatkan berbagai varian rasa dan harga yang terjangkau sehingga produk amplang mampu menjadi makanan khas oleh-oleh di kota tarakan.
Ukm Amplang ikan liliy yang ada di Kota Tarakan merupakan sejenis kerupuk dengan cita rasa dan aroma ikan yang khas terlebih lagi amplang ikan merupakan salah satu ciri khas Kalimantan dan menjadi oleh- oleh dari Kalimantan khususnya di Kota Tarakan. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Menambah wawasan dan kemampuan berpikir mengenai penerapan teori yang telah didapat dari mata kuliah yang telah diterima kedalam penelitian yang sebenarnya.2) Hasil penelitian ini dapat digunakan untuk menggambarkan sistem penilaian pelayanan yang berjalan saat ini di Perguruan Tinggi. 3) Hasil penelitian dapat dijadikan sebagai sarana untuk menyusun strategi pengembangan sistem penilaian pelayanan yang berjalan. Penelitian ini di lakukan di UKM amplang ikan lily di daerah kampung empat kota tarakan dengan metode purposive sampling. Data di analisis menggunakan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa posisi UKM Amplang ikan lily berada di kuadran 1 yang berarti kuadran UKM mendukung strategi Agresif, Strategi yang dapat digunakan UKM Amplang lily yaitu strategi SO Meningkatkan promosi produk amplang yang sudah banyak di kenal oleh kalangan masyarakat di kota tarakan dengan memanfaatkan berbagai varian rasa dan harga yang terjangkau sehingga produk amplang mampu menjadi makanan khas oleh-oleh di kota tarakan.