BookOpen AccessMetadata saja
2024•Koleksi Perpustakaan
Pada tahun 2006 kementrian ESDM menyampaikan bahwa penyimpanan cadangan energi konvensional akan mengalami penurunan dalam kurung waktu tidak lama lagi, oleh karena itu kementrian ESDM mengeluarkan pedoman untuk pembangkit tenaga listrik dengan skala kecil yang melalui kepmen ESDM No. 112K/30/MEM/2022 untuk meningkatkan manfaat dari energi terbarukan. Salah satu jenis energi terbarukan ialah pemanfaatan energi air yang diubah menjadi energi listrik. Pada penelitian ini dilakukan perancangan dan pembuatan suatu alat jenis energi terbarukan dengan skala kecil yang biasa disebut turbin archimedes screw. Kinerja dari archimedes screw dipengaruhi oleh beberapa parameter yang terkait salah satunya kemiringan dari turbin yang divariasikan. Tujuan dalam penelitian ini ialah mengetahui performa turbin archimedes screw dengan kemiringan 15°, 25° dan 35°. Selanjutnya, data hasil pengujian didapatkan dengan metode eksperimen. Metode yang dilakukan adalah pengujian dan pengamatan secara langsung dari pengaruh sudut kemiringan terhadap efisiensi turbin. Berdasarkan data yang didapatkan nilai efisiensi turbin atau performa turbin pada kemiringan 15° sebesar 0,048 %, kemiringan 25° sebesar 0,050 % sedangakan yang tertinggi dihasilkan pada sudut 35° sebesar 0,051 % karna pada kemiringan 35° air mendorong screw sangat baik sehingga putaran yang didapatkan lebih maksimal daripada kemiringan sudut lainnya.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•
Pada tahun 2006 kementrian ESDM menyampaikan bahwa penyimpanan cadangan energi konvensional akan mengalami penurunan dalam kurung waktu tidak lama lagi, oleh karena itu kementrian ESDM mengeluarkan pedoman untuk pembangkit tenaga listrik dengan skala kecil yang melalui kepmen ESDM No. 112K/30/MEM/2022 untuk meningkatkan manfaat dari energi terbarukan. Salah satu jenis energi terbarukan ialah pemanfaatan energi air yang diubah menjadi energi listrik. Pada penelitian ini dilakukan perancangan dan pembuatan suatu alat jenis energi terbarukan dengan skala kecil yang biasa disebut turbin archimedes screw. Kinerja dari archimedes screw dipengaruhi oleh beberapa parameter yang terkait salah satunya kemiringan dari turbin yang divariasikan. Tujuan dalam penelitian ini ialah mengetahui performa turbin archimedes screw dengan kemiringan 15°, 25° dan 35°. Selanjutnya, data hasil pengujian didapatkan dengan metode eksperimen. Metode yang dilakukan adalah pengujian dan pengamatan secara langsung dari pengaruh sudut kemiringan terhadap efisiensi turbin. Berdasarkan data yang didapatkan nilai efisiensi turbin atau performa turbin pada kemiringan 15° sebesar 0,048 %, kemiringan 25° sebesar 0,050 % sedangakan yang tertinggi dihasilkan pada sudut 35° sebesar 0,051 % karna pada kemiringan 35° air mendorong screw sangat baik sehingga putaran yang didapatkan lebih maksimal daripada kemiringan sudut lainnya.
BookOpen AccessMetadata saja
2022•Koleksi Perpustakaan
Ikan gulamah merupakan hasil tangkapan sampingan yang memiliki nilai ekonomis dari segi jual kering (ikan asin) dan mempunyai kandungan protein yang cukup tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pola pertumbuhan dan faktor kondisi ikan gulamah (Johnius belangerii) dari hasil tangkapan di perairan Juata Laut Kota Tarakan. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pengambilan sampel 12 kali selama 2 bulan (Januari-Februari 2022) dengan total sampel 360 ekor dengan jantan sebanyak 158 ekor dan betina sebanyak 202 ekor. Hasil pengolahan data penelitian ikan gulamah jantan dan betina didapatkan pola pertumbuhan bersifat allometrik negatif (2.1386 dan 2.4698) dengan nilai koefisien determinasi 0.8536. Nilai faktor kondisi jantan didapatkan kisaran 0.17-1.69 dengan bentuk tubuh gemuk (51%) dan nilai faktor kondisi ikan gulamah betina didapatkan kisaran 0.23-0.71 dengan bentuk tubuh kurus (84%). Rasio kelamin ikan gulamah jantan lebih sedikit dibandingkan dengan ikan betina (1:1.28).
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Ikan gulamah merupakan hasil tangkapan sampingan yang memiliki nilai ekonomis dari segi jual kering (ikan asin) dan mempunyai kandungan protein yang cukup tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pola pertumbuhan dan faktor kondisi ikan gulamah (Johnius belangerii) dari hasil tangkapan di perairan Juata Laut Kota Tarakan. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pengambilan sampel 12 kali selama 2 bulan (Januari-Februari 2022) dengan total sampel 360 ekor dengan jantan sebanyak 158 ekor dan betina sebanyak 202 ekor. Hasil pengolahan data penelitian ikan gulamah jantan dan betina didapatkan pola pertumbuhan bersifat allometrik negatif (2.1386 dan 2.4698) dengan nilai koefisien determinasi 0.8536. Nilai faktor kondisi jantan didapatkan kisaran 0.17-1.69 dengan bentuk tubuh gemuk (51%) dan nilai faktor kondisi ikan gulamah betina didapatkan kisaran 0.23-0.71 dengan bentuk tubuh kurus (84%). Rasio kelamin ikan gulamah jantan lebih sedikit dibandingkan dengan ikan betina (1:1.28).
ThesisOpen AccessMetadata saja
2020•
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan menjelaskan kelayakan finansial dan strategi pengembangan usaha budidaya kepiting soka di Kota Tarakan dilihat dari pendapatan, biaya produksi, investasi serta dilihat dari faktor internal dan eksternal usaha budidaya kepiting soka di Kota Tarakan dengan alat analisis kelayakan usaha yang diantara analisis R/C ratio, B/C ratio, PPC, dan BEP. Sedangkan untuk strategi pengembangan menggunakan analisis SWOT. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan metode survei dan wawancara serta kuisioner sebagai alat untuk mengumpulkan data yang diperlukan pada usaha budidaya kepiting soka di Kota Tarakan. Berdasarkan hasil dari penelitian usaha budidaya kepiting soka di Kota Tarakan secara finansial layak untuk dijalankan dilihat dari hasil R/C ratio sebesar 1,9, B/C ratio 1,19, PPC 5,31, dan BEP Rp. 61.780.000. Menurut hasil analisis SWOT usaha budidaya kepiting soka di Kota Tarakan layak untuk dijalankan dengan hasil mendukung strategi agresif pada posisi SO (Strenght-Opportunities) yaitu meningkatkan kerjasama dari pihak pengusaha dengan pasar luar negeri, meningkatkan produksi dengan memanfaatkan ketersediaan tenaga kerja dan teknologi yang sederhana, dan meningkatkan produksi dengan memanfaatkan ketersediaan lahan yang luas dengan tidak adanya saingan dalam usaha.