Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

49 hasil
Subjek: kepemimpinan
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DINAS KEBUDAYAAN, KEPEMUDAAN DAN OLAHRAGA SERTA PARIWISATA (DISBUDPORAPAR) KOTA TARAKAN

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan transformasional dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai pada Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kota Tarakan. Latar belakang penelitian didasarkan pada fenomena menurunnya tingkat kehadiran pegawai serta meningkatnya absensi tanpa keterangan yang mengindikasikan belum optimalnya kinerja pegawai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Disbudporapar Kota Tarakan. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh dengan jumlah responden sebanyak 57 orang. Data dianalisis menggunakan analisis regresi linier berganda dengan bantuan perangkat lunak IBM SPSS Statistics versi 25. Variabel independen dalam penelitian ini adalah gaya kepemimpinan transformasional dan motivasi kerja, sedangkan variabel dependen adalah kinerja pegawai. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan bukti empiris mengenai pengaruh kepemimpinan transformasional dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai serta menjadi bahan pertimbangan bagi Disbudporapar Kota Tarakan dalam menyusun kebijakan pengelolaan sumber daya manusia guna meningkatkan kualitas kinerja pegawai dan pelayanan publik.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS PENERAPAN DAN PENGARUH STRATEGI BERSAING TERHADAP PENINGKATAN KEUNGGULAN KOMPETITIF USAHA HIDROPONIK MERPATI DI KECAMATAN TANJUNG SELOR HILIR

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ANALISIS PENERAPAN DAN PENGARUH STRATEGI BERSAING TERHADAP PENINGKATAN KEUNGGULAN KOMPETITIF USAHA HIDROPONIK MERPATI DI KECAMATAN TANJUNG SELOR HILIR Persaingan usaha sayuran hidroponik yang semakin meningkat menuntut pelaku usaha untuk menerapkan strategi bersaing yang tepat guna mempertahankan dan meningkatkan keunggulan kompetitif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi implementasi strategi bersaing serta menganalisis pengaruh strategi kepemimpinan biaya (cost leadership), diferensiasi (differentiation), dan strategi fokus (focus strategy) terhadap keunggulan kompetitif usaha sayuran hidroponik berdasarkan persepsi pelanggan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan kuantitatif menggunakan regresi linear berganda. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara pada 3 informan pemilik usaha hidroponik, dan kuesioner kepada 30 responden pelanggan Usaha Hidroponik Merpati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi kepemimpinan biaya dilakukan melalui efisiensi penggunaan sumber daya dan biaya produksi, strategi diferensiasi melalui peningkatan kualitas produk, penggunaan bibit unggul, pengemasan, serta pelayanan kepada konsumen, sedangkan strategi fokus diterapkan melalui penyesuaian produksi dan pemasaran terhadap kebutuhan pasar. Hasil uji hipotesis menggunakan aplikasi SPSS versi 26, hasil pada uji simultan menunjukkan bahwa strategi kepemimpinan biaya, diferensiasi, dan strategi fokus dengan nilai (sig=0,000), maka secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap keunggulan kompetitif. Secara parsial, strategi (kepemimpinan biaya) (sig=0,000) dan diferensiasi (sig=0,000), maka berpengaruh signifikan terhadap keunggulan kompetitif, sedangkan strategi fokus (sig=0,446), maka tidak berpengaruh signifikan. Dengan demikian, penerapan strategi bersaing, khususnya kepemimpinan biaya dan diferensiasi, terbukti mampu meningkatkan keunggulan kompetitif serta mendukung keberlanjutan dan perkembangan usaha hidroponik di Tanjung Selor.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN, DISIPLIN KERJA, DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN PERUMDA AIR MINUM APA’ MENING KABUPATEN MALINAU PERIODE 2024-2025

2026•

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya kepuasan kerja karyawan dalam mendukung efektivitas pelayanan publik pada Perumda Air Minum Apa’ Mening Kabupaten Malinau. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan transformasional, disiplin kerja, dan motivasi kerja terhadap kepuasan kerja karyawan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatori. Sampel penelitian berjumlah 93 responden, dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji instrumen, uji asumsi klasik, regresi linear berganda, koefisien determinasi, dan uji t dengan bantuan IBM SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan transformasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja dengan nilai t hitung 3,156 dan signifikansi 0,002. Disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja dengan nilai t hitung 4,958 dan signifikansi 0,000. Motivasi kerja juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja dengan nilai t hitung 3,799 dan signifikansi 0,000. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,522 menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan transformasional, disiplin kerja, dan motivasi kerja mampu menjelaskan kepuasan kerja sebesar 52,2 persen, sedangkan 47,8 persen dijelaskan oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa kepuasan kerja karyawan dapat ditingkatkan melalui kepemimpinan yang konsisten, disiplin kerja yang jelas dan adil, serta motivasi kerja melalui apresiasi dan peluang pengembangan diri.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL TERHADAP INOVASI KINERJA APARATUR DENGAN KETAHANAN ORGANISASI SEBAGAI VARIABEL MEDIASI PADA PEMERINTAH KOTA TARAKAN

2026•

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan transformasional terhadap inovasi kinerja aparatur dengan ketahanan organisasi sebagai variabel mediasi pada Pemerintah Kota Tarakan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya tuntutan terhadap aparatur sektor publik untuk mampu beradaptasi, berinovasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan di tengah dinamika lingkungan organisasi yang kompleks dan berubah dengan cepat. Dalam konteks tersebut, kepemimpinan transformasional dan ketahanan organisasi menjadi faktor penting yang diduga mampu mendorong terciptanya inovasi kinerja aparatur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode explanatory research. Populasi penelitian adalah pejabat struktural dan pimpinan unit kerja di lingkungan Pemerintah Kota Tarakan. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner dan dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS) untuk menguji hubungan langsung dan tidak langsung antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap inovasi kinerja aparatur. Selain itu, kepemimpinan transformasional juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap ketahanan organisasi. Ketahanan organisasi terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap inovasi kinerja aparatur. Lebih lanjut, ketahanan organisasi berperan sebagai variabel mediasi dalam hubungan antara kepemimpinan transformasional dan inovasi kinerja aparatur, yang menunjukkan bahwa pengaruh kepemimpinan terhadap inovasi tidak hanya terjadi secara langsung, tetapi juga melalui peningkatan kemampuan organisasi dalam beradaptasi, bertahan, dan belajar dari perubahan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERAN TRUST SEBAGAI MEDIASI DALAM PENGARUH KNOWLEDGE SHARING DAN ABSORTIVE CAPACITY TERHADAP INNOVATION CAPABILITY PEGAWAI (STUDI PADA ALUMNI PELATIHAN KEPEMIMPINAN PEGAWAI PROVINSI KALIMANTAN UTARA TAHUN 2024)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Riset ini dikonstruksikan bermaksud memverifikasi serta menelaah kontribusi Trust sebagai variabel perantara pada keterkaitan antara knowledge sharing dan absorptive capacity terhadap Innovation Capability pegawai yang berstatus lulusan Diklat Kepemimpinan Provinsi Kalimantan Utara era 2024. Studi ini mengaplikasikan metode kuantitatif melalui rancangan riset kausalitas (explanatory research) yang bermaksud mendeskripsikan interaksi kausalitas antar seluruh variabel yang diobservasi. Ekstraksi data dilaksanakan lewat sirkulasi instrumen survei kepada subjek penelitian. Lingkup populasi pada riset ini mencakup keseluruhan lulusan Diklat Kepemimpinan selama rentang waktu 2024. Prosedur penentuan sampel ditempuh dengan menyalurkan daftar pertanyaan kepada populasi dimaksud, sehingga didapatkan total 88 partisipan yang menyerahkan umpan balik. Evaluasi data pada studi ini menerapkan teknik Analisis Jalur (Path Analysis) yang dioperasikan via aplikasi SPSS, guna memfasilitasi pemeriksaan dampak langsung ataupun sirkuit tersembunyi antarseluruh variabel. Temuan riset memaparkan bahwa variabel knowledge sharing mempunyai dampak searah serta meyakinkan terhadap innovation capability. Di samping itu, absorptive capacity turut terkonfirmasi menyumbangkan efek nyata terhadap innovation capability, selaras dengan variabel Trust yang mengekspresikan impak substansial terhadap Innovation Capability pegawai. Seterusnya, hasil verifikasi fungsi perantara memperlihatkan bahwa Trust secara faktual teruji sanggup menjembatani korelasi antara knowledge sharing dan innovation capability. Tidak sebatas itu, Trust pun berfungsi selaku mediator yang krusial dalam keterhubungan antara absorptive capacity dan innovation capability. Hasil ini memberikan gambaran bahwa derajat keyakinan yang terbentuk di antara pegawai memiliki kontribusi penting dalam memperkuat pemanfaatan pengetahuan serta kemampuan menyerap pengetahuan baru guna meningkatkan kemampuan berinovasi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH KEPEMIMPINAN DIGITAL, INOVASI ORGANISASI, DAN KOMPETENSI DIGITAL TERHADAP KINERJA PEGAWAI (Studi pada Dinas kependudukan dan Pencatatan Sipil Kalimantan Utara)

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini mengkaji pengaruh kepemimpinan digital, inovasi organisasi, dan kompetensi digital terhadap kinerja pegawai di Disdukcapil Provinsi Kalimantan Utara dalam konteks transformasi digital pelayanan administrasi kependudukan, khususnya melalui IKD dan SIPELANDUKILAT. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif eksplanatori dengan metode sensus terhadap 150 pegawai, pengumpulan data melalui kuesioner skala Likert lima poin, serta analisis menggunakan SEM-PLS untuk menguji hubungan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan digital, inovasi organisasi, dan kompetensi digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Temuan ini menegaskan bahwa kepemimpinan yang visioner dalam pemanfaatan teknologi, organisasi yang adaptif dan inovatif, serta pegawai dengan kompetensi digital yang memadai merupakan faktor kunci dalam meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan publik berbasis digital. Selain itu, sinergi antara ketiga faktor tersebut memperkuat efektivitas implementasi layanan digital dan mendorong peningkatan kepuasan masyarakat. Penelitian ini juga memberikan kontribusi empiris bagi pengembangan kajian manajemen publik, khususnya terkait strategi peningkatan kinerja aparatur dalam mendukung keberhasilan transformasi digital birokrasi di daerah perbatasan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

GAYA KEPEMIMPINAN BERBASIS KECERDASAN EMOSIONAL DAN DUKUNGAN ORGANISASI DALAM MENURUNKAN KEINGINAN BERPINDAH KERJA STAF LAYANAN KESEHATAN DI RSUD MALINAU

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kecerdasan emosional dan dukungan organisasi terhadap keinginan berpindah kerja, dengan gaya kepemimpinan sebagai variabel mediasi pada ASN tenaga kesehatan di RSUD Malinau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah ASN tenaga kesehatan yang berstatus PNS dan PPPK, dengan jumlah sampel sebanyak 163 responden yang ditentukan menggunakan teknik stratified random sampling proporsional. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan emosional dan dukungan organisasi berpengaruh negatif dan signifikan terhadap keinginan berpindah kerja. Selain itu, gaya kepemimpinan juga terbukti berpengaruh negatif dan signifikan terhadap keinginan berpindah kerja. Lebih lanjut, gaya kepemimpinan berperan sebagai mediator parsial dalam hubungan antara kecerdasan emosional dan dukungan organisasi terhadap keinginan berpindah kerja. Temuan ini mengindikasikan bahwa kecerdasan emosional dan dukungan organisasi akan lebih efektif dalam menekan keinginan berpindah kerja apabila diterjemahkan melalui gaya kepemimpinan yang suportif, partisipatif, dan berorientasi pada prestasi.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH KOMPETENSI, MOTIVASI DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA PENYULUH PERTANIAN MELALUI TRANSFORMATIONAL LEADERSHIP DI KABUPATEN MALINAU

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara empiris pengaruh kompetensi, motivasi, dan budaya organisasi terhadap kinerja penyuluh pertanian, baik secara langsung maupun tidak langsung melalui peran mediasi kepemimpinan transformasional. Fokus utama penelitian diarahkan pada upaya memahami mekanisme bagaimana faktor individu dan organisasi berinteraksi dalam meningkatkan kinerja penyuluh pertanian pada konteks kelembagaan pemerintah daerah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS). Objek penelitian adalah penyuluh pertanian yang bertugas pada wilayah penelitian, dengan jumlah sampel sebanyak 67 responden yang ditentukan menggunakan teknik sensus. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner terstruktur, sedangkan analisis data meliputi pengujian outer model, inner model, serta pengujian pengaruh langsung, tidak langsung, dan efek mediasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi, motivasi, dan budaya organisasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja penyuluh pertanian. Selain itu, kepemimpinan transformasional juga terbukti memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja. Temuan lebih lanjut mengungkapkan bahwa kepemimpinan transformasional berperan sebagai variabel mediasi parsial dalam hubungan antara kompetensi dan kinerja, motivasi dan kinerja, serta budaya organisasi dan kinerja penyuluh pertanian. Seluruh jalur hubungan yang diuji dalam model struktural menunjukkan signifikansi, yang mengindikasikan bahwa peningkatan kinerja penyuluh pertanian memerlukan pendekatan yang terintegrasi antara penguatan kapasitas individu, pembentukan budaya organisas

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH, MOTIVASI KERJA, DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA GURU DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI DI KABUPATEN MALINAU

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan kepala sekolah, motivasi kerja, dan budaya organisasi terhadap kinerja guru pada Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di Kabupaten Malinau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru (t = 3,045; sig. = 0,003), motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru (t = 5,169; sig. = 0,000), dan budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru (t = 6,291; sig. = 0,000). Secara simultan, kepemimpinan kepala sekolah, motivasi kerja, dan budaya organisasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru (F = 98,848; sig. = 0,000). Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,790 menunjukkan bahwa 79% variasi kinerja guru dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut, sedangkan 21% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Dengan demikian, peningkatan kinerja guru dapat dilakukan melalui penguatan kepemimpinan kepala sekolah, peningkatan motivasi kerja, serta pembentukan budaya organisasi sekolah yang positif dan konsisten.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DENGAN KEPUASAN KERJA SEBAGAI VARIABEL MEDIASI DI SEKRETARIAT DPRD KABUPATEN MALINAU

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan transformasional dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi di Sekretariat DPRD Kabupaten Malinau. Pendekatan penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain explanatory research. Populasi penelitian adalah seluruh pegawai tetap sebanyak 80 orang, dengan teknik sampling jenuh (total sampling). Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner menggunakan skala Likert lima poin, kemudian dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan transformasional dan motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Selain itu, kedua variabel tersebut juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja. Kepuasan kerja terbukti berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai serta memediasi secara parsial pengaruh gaya kepemimpinan transformasional dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai. Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa model memiliki daya jelaskan yang kuat dalam menjelaskan variasi kinerja pegawai. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan kepemimpinan transformasional dan peningkatan motivasi kerja sebagai strategi dalam meningkatkan kepuasan dan kinerja pegawai di lingkungan organisasi sektor publik.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL, LINGKUNGAN KERJA DAN TUNJANGAN TERHADAP KINERJA PEGAWAI DENGAN KOMPETENSI KERJA SEBAGAI VARIABEL MODERASI PADA INSPEKTORAT KABUPATEN MALINAU

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan transformasional, lingkungan kerja, dan tunjangan terhadap kinerja pegawai dengan kompetensi kerja sebagai variabel moderasi pada Inspektorat Kabupaten Malinau. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode survei. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 61 pegawai, sehingga teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert dan dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Square (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan transformasional, lingkungan kerja, dan tunjangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Selain itu, kompetensi kerja terbukti mampu memoderasi pengaruh gaya kepemimpinan transformasional terhadap kinerja pegawai. Namun, kompetensi kerja tidak mampu memoderasi pengaruh lingkungan kerja dan tunjangan terhadap kinerja pegawai. Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa model penelitian memiliki kemampuan yang kuat dalam menjelaskan variasi kinerja pegawai. Temuan ini menegaskan pentingnya peran kepemimpinan transformasional sebagai faktor dominan dalam meningkatkan kinerja pegawai, didukung oleh lingkungan kerja yang kondusif dan sistem tunjangan yang memadai. Di sisi lain, kompetensi kerja berfungsi sebagai penguat pada hubungan tertentu, khususnya dalam meningkatkan efektivitas kepemimpinan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH, MOTIVASI KERJA, DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA GURU DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI DI KABUPATEN MALINAU

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan kepala sekolah, motivasi kerja, dan budaya organisasi terhadap kinerja guru pada Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri di Kabupaten Malinau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala sekolah berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru (t = 3,045; sig. = 0,003), motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru (t = 5,169; sig. = 0,000), dan budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru (t = 6,291; sig. = 0,000). Secara simultan, kepemimpinan kepala sekolah, motivasi kerja, dan budaya organisasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja guru (F = 98,848; sig. = 0,000). Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,790 menunjukkan bahwa 79% variasi kinerja guru dapat dijelaskan oleh ketiga variabel tersebut, sedangkan 21% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Dengan demikian, peningkatan kinerja guru dapat dilakukan melalui penguatan kepemimpinan kepala sekolah, peningkatan motivasi kerja, serta pembentukan budaya organisasi sekolah yang positif dan konsisten.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DENGAN KEPUASAN KERJA SEBAGAI VARIABEL MEDIASI DI SEKRETARIAT DPRD KABUPATEN MALINAU

2026•

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan transformasional dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi di Sekretariat DPRD Kabupaten Malinau. Pendekatan penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain explanatory research. Populasi penelitian adalah seluruh pegawai tetap sebanyak 80 orang, dengan teknik sampling jenuh (total sampling). Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner menggunakan skala Likert lima poin, kemudian dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan transformasional dan motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Selain itu, kedua variabel tersebut juga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja. Kepuasan kerja terbukti berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai serta memediasi secara parsial pengaruh gaya kepemimpinan transformasional dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai. Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa model memiliki daya jelaskan yang kuat dalam menjelaskan variasi kinerja pegawai. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan kepemimpinan transformasional dan peningkatan motivasi kerja sebagai strategi dalam meningkatkan kepuasan dan kinerja pegawai di lingkungan organisasi sektor publik.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERAN KEPUASAN KERJA SEBAGAI MEDIASI DALAM PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN, BUDAYA ORGANISASI DAN MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN MALINAU

2026•

Penelitian ini bertujuan “untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan, budaya organisasi, dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai, serta menguji peran kepuasan kerja sebagai variabel mediasi dalam hubungan tersebut.” Penelitian ini dilaksanakan pada Dinas Pendidikan Kabupaten Malinau dengan melibatkan 84 responden yang terdiri dari pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Honorer. Pendekatan studi yang diterapkan ialah kuantitatif melalui metode survei, sementara analisis data dilangsungkan melalui penerapan PLS-SEM. Temuan yang ada menjabarkan gaya kepemimpinan, budaya organisasi, dan motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Gaya kepemimpinan ialah variabel yang memiliki pengaruh paling besar pada kinerja pegawai. Selain itu, hasil pengujian mediasi menunjukkan bahwa kepuasan kerja tidak memediasi pengaruh gaya kepemimpinan dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai. Sebaliknya, kepuasan kerja terbukti memediasi secara parsial pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja pegawai, meskipun dengan kontribusi mediasi yang relatif terbatas. Temuan tersebut menjabarkan peningkatan kinerja pegawai lebih efaktif dicapai melalui penguatan kepemimpinan, pembentukan budaya

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL, LINGKUNGAN KERJA DAN TUNJANGAN TERHADAP KINERJA PEGAWAI DENGAN KOMPETENSI KERJA SEBAGAI VARIABEL MODERASI PADA INSPEKTORAT KABUPATEN MALINAU

2026•

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya kepemimpinan transformasional, lingkungan kerja, dan tunjangan terhadap kinerja pegawai dengan kompetensi kerja sebagai variabel moderasi pada Inspektorat Kabupaten Malinau. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan metode survei. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 61 pegawai, sehingga teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert dan dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Square (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan transformasional, lingkungan kerja, dan tunjangan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai. Selain itu, kompetensi kerja terbukti mampu memoderasi pengaruh gaya kepemimpinan transformasional terhadap kinerja pegawai. Namun, kompetensi kerja tidak mampu memoderasi pengaruh lingkungan kerja dan tunjangan terhadap kinerja pegawai. Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa model penelitian memiliki kemampuan yang kuat dalam menjelaskan variasi kinerja pegawai. Temuan ini menegaskan pentingnya peran kepemimpinan transformasional sebagai faktor dominan dalam meningkatkan kinerja pegawai, didukung oleh lingkungan kerja yang kondusif dan sistem tunjangan yang memadai. Di sisi lain, kompetensi kerja berfungsi sebagai penguat pada hubungan tertentu, khususnya dalam meningkatkan efektivitas kepemimpinan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

pengaruh gaya kepemimpinan, budaya organisasi dan komitmen organisasi terhadap kinerja organisasi.

2026•

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan gaya kepemimpinan, Budaya Organsasi dan komeitmen organisasi terhadap kader organisasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Ekonomi Raya Cabang Tarakan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Teknik pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode pengambilan sampel Nonprobabiliy Sampling, dengan jumlah responden sebanyak 134 responden organisasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Ekonomi Raya Cabang Tarakan. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan teknik regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja, budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja, dan komitmen organsisi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja. Kata kunci: Kinerja, Gaya Kepemimpinan, Budaya Organisasi, Komitmen Organisasi

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH KEPEMIMPINAN, BUDAYA ORGANISASI DAN KECERDASAN EMOSIONAL MELALUI KEPUASAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI

2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh kepemimpinan, budaya organisasi, dan kecerdasan emosional terhadap kinerja pegawai Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Bulungan dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi. Penelitian kuantitatif ini menggunakan sampel 101 responden dari populasi 223 pegawai yang dipilih dengan simple random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan path analysis serta uji Sobel dengan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan emosional berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja (β=0,583; p=0,000), sedangkan kepemimpinan dan budaya organisasi tidak berpengaruh signifikan. Kepemimpinan (β=0,373; p=0,024) dan budaya organisasi (β=0,361; p=0,029) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai secara langsung, namun kecerdasan emosional dan kepuasan kerja tidak signifikan. Kepuasan kerja tidak berperan sebagai variabel mediasi dalam hubungan ketiga variabel independen terhadap kinerja (nilai Z-hitung1,96 untuk semua jalur). Koefisien determinasi menunjukkan model penelitian mampu menjelaskan 48,5% variasi kinerja pegawai. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan kinerja pegawai sektor publik lebih efektif dilakukan melalui penguatan kepemimpinan dan budaya organisasi secara langsung, rather than melalui peningkatan kepuasan kerja sebagai variabel perantara.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh Gaya Kepemimpinan Transformasional dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Pegawai ASN Sekretariat Daerah Kota Tarakan

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

PENGARUH GAYA KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI ASN SEKRETARIAT DAERAH KOTA TARAKAN ABSTRAK Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan pengaruh gaya kepemimpinan transformasional dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai ASN Sekretariat Daerah Kota Tarakan Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Teknik pengambilan sampel dilakukan menggunakan metode simple random sampling, dengan jumlah responden sebanyak 53 pegawai ASN Sekretariat Daerah Kota Tarakan. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan teknik regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS Versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gaya kepemimpinan transformasional berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja yang artinya semakin baik gaya kepemimpinan transformasional atasan yang diberikan ke pegawai, maka semakin baik pula kinerja pegawai., lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja yang berarti semakin baik lingkungan kerja pegawai, maka semakin baik pula kinerja pegawai. Kata kunci: Kinerja, Gaya Kepemimpinan Transformasional, Lingkungan Kerja.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERAN MOTIVASI KERJA DAN KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL DALAM MEMPENGARUHI KINERJA DENGAN KEPUASAN KERJA SEBAGAI MEDIASI STUDI MENGENAI GURU-GURU SEKOLAH DASAR NEGERI DI KOTA TARAKAN

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi kerja dan kepemimpinan transformasional terhadap kinerja guru Sekolah Dasar Negeri di Kota Tarakan, dengan kepuasan kerja sebagai mediasi. Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya peran guru dalam meningkatkan kualitas pendidikan pasca pandemi COVID-19, yang menuntut motivasi internal serta gaya kepemimpinan yang mampu menginspirasi dan memberdayakan tenaga pendidik. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada guru-guru SD di Kota Tarakan, dan dianalisis menggunakan teknik Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (PLS-SEM). Variabel yang diteliti meliputi motivasi kerja, kepemimpinan transformasional, kepuasan kerja, dan kinerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja dan kepemimpinan transformasional berpengaruh positif terhadap kinerja guru, baik secara langsung maupun melalui kepuasan kerja sebagai variabel mediasi. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan kinerja guru sangat dipengaruhi oleh tingkat motivasi yang dimiliki dan gaya kepemimpinan ke pala sekolah yang inspiratif. Kepuasan kerja terbukti memperkuat hubungan antara kedua variabel tersebut terhadap kinerja. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan ilmu manajemen sumber daya manusia serta implikasi praktis bagi kepala sekolah dan pemangku kebijakan dalam merancang strategi peningkatan kinerja guru melalui pendekatan motivasional dan kepemimpinan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi kerja dan kepemimpinan transformasional terhadap kinerja guru Sekolah Dasar Negeri di Kota Tarakan, dengan kepuasan kerja sebagai mediasi. Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya peran guru dalam meningkatkan kualitas pendidikan pasca pandemi COVID-19, yang menuntut motivasi internal serta gaya kepemimpinan yang mampu menginspirasi dan memberdayakan tenaga pendidik. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Data diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada guru-guru SD di Kota Tarakan, dan dianalisis menggunakan teknik Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (PLS-SEM). Variabel yang diteliti meliputi motivasi kerja, kepemimpinan transformasional, kepuasan kerja, dan kinerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi kerja dan kepemimpinan transformasional berpengaruh positif terhadap kinerja guru, baik secara langsung maupun melalui kepuasan kerja sebagai variabel mediasi. Temuan ini menegaskan bahwa peningkatan kinerja guru sangat dipengaruhi oleh tingkat motivasi yang dimiliki dan gaya kepemimpinan ke pala sekolah yang inspiratif. Kepuasan kerja terbukti memperkuat hubungan antara kedua variabel tersebut terhadap kinerja. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam pengembangan ilmu manajemen sumber daya manusia serta implikasi praktis bagi kepala sekolah dan pemangku kebijakan dalam merancang strategi peningkatan kinerja guru melalui pendekatan motivasional dan kepemimpinan.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERAN KEPEMIMPINAN KEPALA DESA DAN SUMBER DAYA DESA TERHADAP PEMBANGUNAN MASYARAKAT DESA DENGAN PERAN MODERASI TINGKAT PARTISIPASI WARGA DI DESA LUBAK MANIS KECAMATAN MALINAU UTARA KABUPATEN MALINAU

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan kepala desa dan sumber daya desa terhadap pembangunan masyarakat desa dengan tingkat partisipasi warga sebagai variabel moderasi. Penelitian ini dilakukan di Desa Lubak Manis, Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau, dengan menggunakan metode kuantitatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 254 responden dan dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan kepala desa memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pembangunan masyarakat desa, dengan koefisien jalur sebesar 0,432. Hal ini menunjukkan bahwa kualitas kepemimpinan kepala desa memainkan peran penting dalam memobilisasi sumber daya, mengarahkan program pembangunan, dan melibatkan masyarakat dalam pengambilan keputusan. Selain itu, sumber daya desa juga terbukti berpengaruh signifikan terhadap pembangunan masyarakat desa, dengan koefisien jalur sebesar 0,285. Temuan ini menegaskan bahwa pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya yang baik, seperti sumber daya alam, manusia, dan infrastruktur, mendukung pencapaian tujuan pembangunan desa. Namun, hasil penelitian juga menunjukkan bahwa tingkat partisipasi warga tidak memiliki pengaruh moderasi yang signifikan baik terhadap hubungan antara kepemimpinan kepala desa dan pembangunan masyarakat desa maupun hubungan antara sumber daya desa dan pembangunan masyarakat desa. Hal ini mengindikasikan bahwa peran partisipasi warga sebagai variabel moderasi belum optimal dalam penelitian ini.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail