BookOpen AccessMetadata saja
2026•Koleksi Perpustakaan
Riset ini dikonstruksikan bermaksud memverifikasi serta menelaah kontribusi Trust sebagai variabel perantara pada keterkaitan antara knowledge sharing dan absorptive capacity terhadap Innovation Capability pegawai yang berstatus lulusan Diklat Kepemimpinan Provinsi Kalimantan Utara era 2024. Studi ini mengaplikasikan metode kuantitatif melalui rancangan riset kausalitas (explanatory research) yang bermaksud mendeskripsikan interaksi kausalitas antar seluruh variabel yang diobservasi. Ekstraksi data dilaksanakan lewat sirkulasi instrumen survei kepada subjek penelitian. Lingkup populasi pada riset ini mencakup keseluruhan lulusan Diklat Kepemimpinan selama rentang waktu 2024. Prosedur penentuan sampel ditempuh dengan menyalurkan daftar pertanyaan kepada populasi dimaksud, sehingga didapatkan total 88 partisipan yang menyerahkan umpan balik. Evaluasi data pada studi ini menerapkan teknik Analisis Jalur (Path Analysis) yang dioperasikan via aplikasi SPSS, guna memfasilitasi pemeriksaan dampak langsung ataupun sirkuit tersembunyi antarseluruh variabel. Temuan riset memaparkan bahwa variabel knowledge sharing mempunyai dampak searah serta meyakinkan terhadap innovation capability. Di samping itu, absorptive capacity turut terkonfirmasi menyumbangkan efek nyata terhadap innovation capability, selaras dengan variabel Trust yang mengekspresikan impak substansial terhadap Innovation Capability pegawai. Seterusnya, hasil verifikasi fungsi perantara memperlihatkan bahwa Trust secara faktual teruji sanggup menjembatani korelasi antara knowledge sharing dan innovation capability. Tidak sebatas itu, Trust pun berfungsi selaku mediator yang krusial dalam keterhubungan antara absorptive capacity dan innovation capability. Hasil ini memberikan gambaran bahwa derajat keyakinan yang terbentuk di antara pegawai memiliki kontribusi penting dalam memperkuat pemanfaatan pengetahuan serta kemampuan menyerap pengetahuan baru guna meningkatkan kemampuan berinovasi.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2026•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Riset ini dikonstruksikan bermaksud memverifikasi serta menelaah kontribusi Trust sebagai variabel perantara pada keterkaitan antara knowledge sharing dan absorptive capacity terhadap Innovation Capability pegawai yang berstatus lulusan Diklat Kepemimpinan Provinsi Kalimantan Utara era 2024. Studi ini mengaplikasikan metode kuantitatif melalui rancangan riset kausalitas (explanatory research) yang bermaksud mendeskripsikan interaksi kausalitas antar seluruh variabel yang diobservasi. Ekstraksi data dilaksanakan lewat sirkulasi instrumen survei kepada subjek penelitian. Lingkup populasi pada riset ini mencakup keseluruhan lulusan Diklat Kepemimpinan selama rentang waktu 2024. Prosedur penentuan sampel ditempuh dengan menyalurkan daftar pertanyaan kepada populasi dimaksud, sehingga didapatkan total 88 partisipan yang menyerahkan umpan balik. Evaluasi data pada studi ini menerapkan teknik Analisis Jalur (Path Analysis) yang dioperasikan via aplikasi SPSS, guna memfasilitasi pemeriksaan dampak langsung ataupun sirkuit tersembunyi antarseluruh variabel. Temuan riset memaparkan bahwa variabel knowledge sharing mempunyai dampak searah serta meyakinkan terhadap innovation capability. Di samping itu, absorptive capacity turut terkonfirmasi menyumbangkan efek nyata terhadap innovation capability, selaras dengan variabel Trust yang mengekspresikan impak substansial terhadap Innovation Capability pegawai. Seterusnya, hasil verifikasi fungsi perantara memperlihatkan bahwa Trust secara faktual teruji sanggup menjembatani korelasi antara knowledge sharing dan innovation capability. Tidak sebatas itu, Trust pun berfungsi selaku mediator yang krusial dalam keterhubungan antara absorptive capacity dan innovation capability. Hasil ini memberikan gambaran bahwa derajat keyakinan yang terbentuk di antara pegawai memiliki kontribusi penting dalam memperkuat pemanfaatan pengetahuan serta kemampuan menyerap pengetahuan baru guna meningkatkan kemampuan berinovasi.
BookOpen AccessMetadata saja
2025•Koleksi Perpustakaan
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•
BookOpen AccessMetadata saja
2025•Koleksi Perpustakaan
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan, kedisiplinan dan motivasi terhadap efektivitas kerja pada pegawai kecamatan Bahau Hulu Malinau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui kuesioner yang disebarkan kepada 50 responden. Variabel independen dalam penelitian ini adalah kepemimpinan, kedisiplinan dan motivasi sedangkan variabel dependen adalah efektivitas kerja pegawai. Analisis data dilakukan menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, analisis regresi linier berganda, dan pengujian hipotesis secara parsial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan, kedisiplinan dan motivasi secara simultan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas kerja pada pegawai. Secara parsial, masing-masing variabel kepemimpinan, kedisiplinan dan motivasi juga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas kerja pada pegawai. Temuan ini menegaskan bahwa kepemimpinan yang baik akan membuat efektivitas kinerja semakin baik, sedangkan untuk kedisiplinan dalam hal pengelolaan waktu, kepatuhan terhadap aturan, dan penyelesaian tugas memengaruhi efektivitas kerja pegawai serta motivasi kerja yang tinggi, sistem kompensasi yang adil dan kompetitif, merupakan faktor kunci dalam meningkatkan efektivitas kerja. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah organisasi perlu memberikan perhatian lebih pada kepemimpinan, kedisiplinan dan pemberian motivasi yang adil salah satu hal positif dalam meningkatkan efektivitas pegawai.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan, kedisiplinan dan motivasi terhadap efektivitas kerja pada pegawai kecamatan Bahau Hulu Malinau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui kuesioner yang disebarkan kepada 50 responden. Variabel independen dalam penelitian ini adalah kepemimpinan, kedisiplinan dan motivasi sedangkan variabel dependen adalah efektivitas kerja pegawai. Analisis data dilakukan menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, analisis regresi linier berganda, dan pengujian hipotesis secara parsial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan, kedisiplinan dan motivasi secara simultan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas kerja pada pegawai. Secara parsial, masing-masing variabel kepemimpinan, kedisiplinan dan motivasi juga memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas kerja pada pegawai. Temuan ini menegaskan bahwa kepemimpinan yang baik akan membuat efektivitas kinerja semakin baik, sedangkan untuk kedisiplinan dalam hal pengelolaan waktu, kepatuhan terhadap aturan, dan penyelesaian tugas memengaruhi efektivitas kerja pegawai serta motivasi kerja yang tinggi, sistem kompensasi yang adil dan kompetitif, merupakan faktor kunci dalam meningkatkan efektivitas kerja. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah organisasi perlu memberikan perhatian lebih pada kepemimpinan, kedisiplinan dan pemberian motivasi yang adil salah satu hal positif dalam meningkatkan efektivitas pegawai.
BookOpen AccessMetadata saja
2023•
Ikan teri merupakan salah satu jenis ikan paling populer di kalangan penduduk Indonesia. Ikan teri adalah salah satu kelompok ikan pelagis yang menghuni perairan pesisir. Tujuan dari penelitian ini menganalisis kemunduran ikan teri kering selama penyimpanan. Metode Penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif dengan 4 (empat) perlakuan penyimpanan dengan kode Penyimpanan 0-10 hari (P1), penyimpanan 15-25 hari (P2), penyimpanan 30-40 hari (P3), penyimpanan 45-55 hari (P4) dan dilakukan pengujian sebagai persyaratan mutu (SNI 8276:2016) dengan parameter sensori, kadar air, kadar abu, Angka Lempeng Total (ALT), dan Escherichia coli. Hasil penelitian menunjukkan parameter sensori dengan pengujian kenampakan dan bau, pada penyimpanan P1 dan P2 dapat diterima panelis dan penyimpanan P4 tidak dapat diterima panelis, sedangkan pada pengujian tekstur semua penyimpanan dapat diterima panelis. Parameter kadar air terendah pada penyimpanan P1 yaitu 16,42% dan tertinggi pada penyimpanan P4 yaitu 16,95%, parameter kadar abu semua penyimpanan tidak memenuhi standar dengan nilai rata-rata 1,47-1,60%. Parameter angka lempeng total pada penyimpanan P1, P2, P3, dan P4 berturut-turut dengan nilai sebesar 5,8 × 103, 8,8×103, 2,8×104, dan 9,8×105 Cfu/g, Parameter Escherichia coli memenuhi batas standar dengan nilai 3
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•
Ikan teri merupakan salah satu jenis ikan paling populer di kalangan penduduk Indonesia. Ikan teri adalah salah satu kelompok ikan pelagis yang menghuni perairan pesisir. Tujuan dari penelitian ini menganalisis kemunduran ikan teri kering selama penyimpanan. Metode Penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif dengan 4 (empat) perlakuan penyimpanan dengan kode Penyimpanan 0-10 hari (P1), penyimpanan 15-25 hari (P2), penyimpanan 30-40 hari (P3), penyimpanan 45-55 hari (P4) dan dilakukan pengujian sebagai persyaratan mutu (SNI 8276:2016) dengan parameter sensori, kadar air, kadar abu, Angka Lempeng Total (ALT), dan Escherichia coli. Hasil penelitian menunjukkan parameter sensori dengan pengujian kenampakan dan bau, pada penyimpanan P1 dan P2 dapat diterima panelis dan penyimpanan P4 tidak dapat diterima panelis, sedangkan pada pengujian tekstur semua penyimpanan dapat diterima panelis. Parameter kadar air terendah pada penyimpanan P1 yaitu 16,42% dan tertinggi pada penyimpanan P4 yaitu 16,95%, parameter kadar abu semua penyimpanan tidak memenuhi standar dengan nilai rata-rata 1,47-1,60%. Parameter angka lempeng total pada penyimpanan P1, P2, P3, dan P4 berturut-turut dengan nilai sebesar 5,8 × 103, 8,8×103, 2,8×104, dan 9,8×105 Cfu/g, Parameter Escherichia coli memenuhi batas standar dengan nilai 3
BookOpen AccessMetadata saja
2022•Koleksi Perpustakaan
Desa Tepian merupakan desa yang paling hilir sebagai penampuk desa sekecamatan Sembakung, masyarakat Desa Tepian pada umumnya berprofesi sebagai nelayan bubu dasar dengan target tangkapan utama udang galah (Macrobrachium rosenbergii). Bubu adalah alat tangkap yang didesain sedemikian rupa untuk menjebak ikan yang di dalamnya dipasangi umpan untuk memikat ikan masuk sehingga tidak bisa keluar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perbedaan umpan yang berbeda terhadap jumlah hasil tangkapan udang galah pada bubu dasar dan mengetahui jenis umpan yang efektif pada penangkapan udang galah. Manfaat yang dapat diperoleh adalah memberikan informasi kepada nelayan bubu dasar mengenai umpan yang paling disukai udang galah sehingga dapat meningkatkan hasil tangkapan nelayan. Penelitian ini menggunakan metode exsperimental fishing dengan 3 perlakuan umpan yaitujagung sebagai perlakuan A; kelapa sebagai perlakuan B; singkong sebagai perlakuan C sebanyak 8 kali pengulangan. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat perbedaan nyata dari ketiga jenis umpan yang berbeda terhadap hasil tangkapan udang galah.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•
Desa Tepian merupakan desa yang paling hilir sebagai penampuk desa sekecamatan Sembakung, masyarakat Desa Tepian pada umumnya berprofesi sebagai nelayan bubu dasar dengan target tangkapan utama udang galah (Macrobrachium rosenbergii). Bubu adalah alat tangkap yang didesain sedemikian rupa untuk menjebak ikan yang di dalamnya dipasangi umpan untuk memikat ikan masuk sehingga tidak bisa keluar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perbedaan umpan yang berbeda terhadap jumlah hasil tangkapan udang galah pada bubu dasar dan mengetahui jenis umpan yang efektif pada penangkapan udang galah. Manfaat yang dapat diperoleh adalah memberikan informasi kepada nelayan bubu dasar mengenai umpan yang paling disukai udang galah sehingga dapat meningkatkan hasil tangkapan nelayan. Penelitian ini menggunakan metode exsperimental fishing dengan 3 perlakuan umpan yaitujagung sebagai perlakuan A; kelapa sebagai perlakuan B; singkong sebagai perlakuan C sebanyak 8 kali pengulangan. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat perbedaan nyata dari ketiga jenis umpan yang berbeda terhadap hasil tangkapan udang galah.
BookOpen AccessMetadata saja
2022•Koleksi Perpustakaan
1
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk (1) Untuk mengetahui saluran pemasaran Roti Panas UD. An-Nur Bakery di Desa Sei. Pancang Kecamatan Sebatik Utara Kabupaten Nunukan (2) Untuk mengetahui marjin pemasaran Roti Panas UD. An-Nur Bakery di Desa Sei. Pancang (3) Untuk mengetahui Farmer’ s Share Roti Panas UD. An-Nur Bakery di UMKM Desa Sei. Pancang Kecamatan Sebatik Utara. (4) Untuk mengetahui efisien saluran pemasaran Roti Panas UD. An-Nur Bakery di Desa Sei Pancang Kecamatan Sebatik Utara. Penentuan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode Snowball sampling. Lokasi penelitian ini di Desa Sei. Pancang. penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat dua saluran pemasaran yaitu saluran pemasaran tingkat nol adalah Produsen-konsumen, sedangkan pada saluran pemasaran tingkat I adalah produsen-pengecer-konsumen. Berdasarkan hasil perhitungan marjin pemasaran pada saluran pemasaran tingkat nol mulai dari produsen – konsumen diperoleh total marjin sebesar Rp.0 pada roti tawar dan pada roti varian rasa sebesar Rp.0. Sedangkan pada saluran pemasaran tingkat I mulai dari Produsen-Pengecer diperoleh total marjin sebesar Rp.0 Pada roti tawar dan total marjin pada roti varian rasa sebesar Rp.0. Sedangakan Pengecer-konsumen diperoleh total marjin sebesar Rp.2.000 Pada roti tawar dan total marjin pada roti varian rasa sebesar Rp.1.000. Berdasarkan analisis perhitungan Farmer’s share di saluran Pemasaran tingkat nol yaitu Roti tawar adalah 100%, dan pada roti varian rasa adalah 100% saluran pemasaran Tingkat I yaitu 83% roti tawar serta roti varian rasa yaitu 83% karena farmer’s Share, analisis perhitungan efisien saluran pemasaran pada roti tawar yaitu 0% dan roti varian rasa yaitu 0% pada tingkat nol sedangkan pada tingkat I yaitu roti tawar 20% serta roti varian rasa yaitu 20%, Berdasarkan hasil analisis pada saluran pemasaran tingkat I dikatakan efisiensi karena saluran pemasaran tingkat I lebih rendah efisiensinya. Kata kunci : Roti panas, Saluran Pemasaran, Marjin Pemasaran, Farmer’s Share, Efisiensi saluran Pemasaran.