Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

8 hasil
Subjek: Bubu dasar
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

PERLAKUAN UMPAN ALAT TANGKAP BUBU (Bottom fish pots) TERHADAP UDANG GALAH (Macrobrachium rosenbergii) DI PERAIRAN SUNGAI KAYAN KABUPATEN BULUNGAN

2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Penelitian ini berfokus pada perlakuan umpan alat tangkap Bubu (Bottom fish pots) terhadap Udang Galah (Macrobrachium rosenbergii) di perairan Sungai Kayan Kabupaten Bulungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas hasil tangkap dalam memodifikasi perlakuan umpan dari alat tangkap Bubu Dasar Udang Galah serta mengetahui pengaruh modifikasi perlakuan Umpan pada alat Tangkap Bubu Dasar udang galah. Pengambilan sampel dilakukan selama 2 bulan, mulai dari bulan Februari sampai dengan Maret 2023 dengan jumlah hasil tangkapan 134 ekor. Hasil Analisis One Way Analysis of Variance (ANOVA) yang berarti adanya perbedaan hasil tangkapan. Perlakuan umpan pada bubu udang galah lebih tinggi terjadi pada umpan kelapa dengan total hasil tangkapan selama sampling 4 kali dengan pengulangan persekali sampling 3 kali memiliki jumlah 90 ekor atau rata-rata 25.5 ekor udang galah dibandingkan dengan umpan ubi memiliki rata-rata 7.5 ekor, udang memilki rata-rata 2 ekor dan ikan memiliki rata-rata 1.5 ekor. Berdasarkan hasil uji Normality umpan pada perlakuan Kepala berpengaruh nyata terhadap hasil Tangkap udang galah menggunakan alat tangkap bubu udang galah.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh lama rendaman bubu terhadap hasil tangkap udang galah (Macrobrachium rosenbergii) di sungai kayan kelurahan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan”

2024•

Bubu yang dioperasikan di dasar perairan, dengan tangkapan udang galah (Macrobanchium rosenbergii). Untuk meningkatkan hasil tangkap secara optimal maka perlu adanya penelitian tentang waktu pengoperasian bubu dasar. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan data efektifitas hasil tangkap serta mengetahui perihal pengaruh lama rendaman (Immersing time) terhadap hasil tangkap bubu dasar di Perairan Kelurahan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan. Hasil penelitian lama perendaman 1 hari memperoleh hasil tangkap tertinggi di dapatkan dengan jumlah total udang 37 ekor udang galah yang tertangkap selama 8 kali pengulangan, perlakuan penelitian 1 hari lebih efektif dan memberikan pengaruh nyata terhadap hasil tangkap. Dengan uji nilai kruskal walls adalah 4204,770 lebih besar dari nilai X_a^2 yaitu 5,991 yang dapat dari tabel Chi-kuadrat, sehingga keputusan yang di ambil adalah Tolak H0, Terima H1, jika Asymp Sig , dan/atau H X_a^2, berarti ada perbedaan atau ada pengaruh lama perendaman bubu terhadap hasil tangkap.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

KOMPOSISI JENIS DAN UKURAN SERTA HUBUNGAN PANJANG BERAT IKAN HASIL TANGKAPAN BUBU DASAR DI PERAIRAN BUNYU

2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

KOMPOSISI JENIS DAN UKURAN SERTA HUBUNGAN PANJANG BERAT IKAN HASIL TANGKAPAN BUBU DASAR DI PERAIRAN BUNYU ABSTRAK Kecamatan Bunyu di Kabupaten Bulungan memiliki karakter pulau kecil memiliki potensi sumberdaya ikan yang berlimpah. Penelitian ini menerangkan serta menguraikan pengenalan jenis, ukuran panjang dan berat persentase komposisi jenis dan kategori jenis tangkapan bubu dasar di perairan Bunyu. Penelitian menggunakan metode survey dan deskriptif pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Komposisi dan kategori tangkapan pada alat tangkap bubu dasar dengan tangkapan utama (main catch) yaitu Kerapu (Epinephelus coioides), Kakap Tompel (Lutjanus johnii), Kakap Merah (Lutjanus bohar), dan Kakap Merah Bambangan (Lutjanus erythropterus) dengan persentase 92.5 %. Hasil tangkapan sampingan (Bycatch) 7.5% dan hasil tangkapan buangan (discard) 0%. Total sampling 8 kali menggunakan alat tangkap bubu dasar. Hasil tangkapan utama yang tertangkap alat tangkap bubu dasar memiliki pola / sifat pertumbuhan isometrik pada jenis ikan kerapu (Epinephelus coioides) dan ikan kakap tompel (Lutjanus johnii). Sifat pertumbuhan allometrik negative pada ikan kakap merah (Lutjanus Bohar) dan kakap merah bambangan (Lutjanus erythropterus).

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PERBEDAAN UMPAN PADA BUBU DASAR TERHADAP HASIL TANGKAPAN UDANG GALAH (Macrobrachium rosenbergii) DI MUARA TEPIAN KECAMATAN SEMBAKUNG

2022•

Desa Tepian merupakan desa yang paling hilir sebagai penampuk desa sekecamatan Sembakung, masyarakat Desa Tepian pada umumnya berprofesi sebagai nelayan bubu dasar dengan target tangkapan utama udang galah (Macrobrachium rosenbergii). Bubu adalah alat tangkap yang didesain sedemikian rupa untuk menjebak ikan yang di dalamnya dipasangi umpan untuk memikat ikan masuk sehingga tidak bisa keluar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perbedaan umpan yang berbeda terhadap jumlah hasil tangkapan udang galah pada bubu dasar dan mengetahui jenis umpan yang efektif pada penangkapan udang galah. Manfaat yang dapat diperoleh adalah memberikan informasi kepada nelayan bubu dasar mengenai umpan yang paling disukai udang galah sehingga dapat meningkatkan hasil tangkapan nelayan. Penelitian ini menggunakan metode exsperimental fishing dengan 3 perlakuan umpan yaitujagung sebagai perlakuan A; kelapa sebagai perlakuan B; singkong sebagai perlakuan C sebanyak 8 kali pengulangan. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat perbedaan nyata dari ketiga jenis umpan yang berbeda terhadap hasil tangkapan udang galah.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH LAMA PERENDAMAN (IMMERSING TIME) BUBU DASAR TERHADAP HASIL TANGKAPAN UDANG GALAH (Macrobanchium rosenbergii) DI MUARA DESA TEPIAN KECAMATAN SEMBAKUNG

2021•

Bubu dasar adalah satu satu jenis bubu yang dioperasikan di dasar perairan, ukuran bubu dasar bervariasi hal ini bertujuan untuk memudahkan menemukan bubu ketika akan dilakukan proses hauling. Hasil tangkapan bubu dasar yang ada di Perairan Muara Desa Tepian Sembakung adalah udang galah (Macrobanchium rosenbergii) dan untuk meningkatkan hasil tangkapan agar lebih maksimal maka perlu adanya penelitian yang dilakukan agar pengoperasian penggunaan bubu dasar bisa lebih efektif. Tujuan dari penelitian untuk menjelaskan pengaruh dan efektifitas lama waktu perendaman (immersing time) terhadap hasil tangkapan pada pengoperasian bubu dasar di Perairan Muara Desa Tepian Sembakung. Hasil penelitian menggunakan alat tangkap bubu dasar (berukuran 83 cm x 24 cm) dengan jumlah bubu yang digunakan 9 buah. Sebanyak 3 perlakuan dengan 6 kali ulangan. Perlakuan A (2 hari) hasil tangkapan 46 ekor udang galah, perlakuan B (3 hari) hasil tangkapan 62 ekor udang galah, perlakuan C (4 hari) hasil tangkapan 49 ekor udang galah. Hasil perhitungan statistik menggunakan uji Kruskal Walls yang menguji tingkat perbedaan nyata atau tidak nyata pengaruh lama perendaman bubu dasar terjadap hasil tangkapan ialah 1.680,11 lebih besar dari nilaiX_a^3 (N-1) yaitu 5.991 sehingga keputusan yang di ambil adalah Tolak H0, terima H1, jika H≥X_a^2, berarti ada perbedaan atau pengaruh lama perendaman bubu dasar terhadap hasil tangkapan.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

ANALISIS MAKANAN DAN KEBIASAAN MAKAN IKAN KERAPU (EPINEPHALUSMALABARICUS) HASIL TANGKAPAN BUBU DASAR (BOTTOM FISH POTS)DI PERAIRAN BUNYU

2020•

Telah dilakukan penelitian Analisis Makanan Dan Kebiasaan Makan Ikan Kerapu (Epinephalus Malabaricus) Hasil Tangkpan Bubu Dasar (Bottom Fish Pots) Di Perairan Bunyu..Berdasarkan hasil penelitian di Perairan Pulau Bunyu menggunakan variabel isi lambung ikan kerapu jantan yang didapatkan berasal dari lambung dan usus terdapat tiga kelas dari biota laut yaitu kelas pisces / ikan, kelas crustacea (udang dan kepiting) dan kelas cepalopoda (cumi-cumi). Tiap-tiap kelas tersebut, terdapat empat jenis makanan yang berada dalam lambung ikan kerapu jantan yaitu ikan, udang, cumi dan kepiting. Hasil penelitian yang di olah didapatkan jenis spesies yang berasal dari lambung ikan kerapu jantan yang paling banyak di temukan adalah jenis kepiting dengan persentase sebesar 30,92%, kemudian jenis spesies udang sebesar 30,88% dan jenis spesies ikan sebesar 20,39% serta jenis cepalopoda/ cumi-cumi sebesar 17,81%. Hasil penelitian di olah menggunakan kriteria indeks preponderance.Hasil penelitian mengenai indeks proporderance ikan kerapu betina dengan menganalisis isi lambung dan usus ikan kerapu betina yang banyak di temukan adalah jenis ikan dengan persentase sebesar 42,7%, kemudian jenis spesies udang sebesar 32,2%, jenis spesies cumi sebesar 17,6% dan jenis kepiting sebesar 4% serta jenis kerangka sebesar 1,36%.Berdasarkan hasil penelitian mengenai isi lambung ikan kerapu betina, dimana jenis ikan paling banyak di temukan dalam usus dan lambung sebesar 42,7%,dari hasil penelitian menjelaskan bahwa apabila IP lebih dari 40% maka jenis makanan tersebut kategori jenis makanan utama..

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

MORFO-MERISTIK UDANG GALAH (Macrobrachium rosenbergii) HASIL TANGKAPAN BUBU DASAR DI PERAIRAN MUARA DESA TEPIAN SEMBAKUNG, KABUPATEN NUNUKAN

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Macrobrachium rosenbergii merupakan komoditas hasil perikanan air tawar yang sangat potensial untuk dikembangkan dan memiliki kualitas tinggi. Informasi karakteristik morfometrik dan meristik udang galah ini masih minim. Oleh karena itu, dilakukan penelitian tentang morfometrik dan meristik udang galah pada bulan Desember hingga Januari 2020. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik Morfometrik-Meristik udang galah hasil tangkapan bubu dasar di Perairan Muara Desa Tepian Sembakung, menggunakan metode purposive random sampling. Sampel udang yang diambil dari hasil tangkapan nelayan menggunakan alat tangkap bubu dasar ( berukuran 83 cm x 24 cm ). Sebanyak 150 sampel yang digunakan, terdiri dari 53 jantan (21,1-8 cm, 107,52-6,26 gram), 97 betina (57-7,8 cm, 57,29-6,57 gram). Secara umum terdapat perbedaan karakteristik pada udang jantan dan betina. Hubungan antara PT-PAb pada udang jantan sekitar 76,67%, PT-PK sekitar 99,83%, udang betina PT-PAb sekitar 66,48% dan PT-PK sekitar 99,88%. Karakter meristik udang galah sebagai berikut: jumlah duri rostum atas (5-15) dan jumlah duri rostum bawah (4-17). Berdasarkan data yang diperoleh, didapatkan bahwa pertumbuhan semua karakter yang diukur hampir bersifat allometrik.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STUDI KEMUNDURAN MUTU IKAN KAKAP MERAH DAN KERAPU LUMPUR HASIL TANGKAPAN BUBU DASAR DI PERAIRAN PULAU BUNYU KABUPATEN BULUNGAN

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

ABSTRACT This research is purpose to know the variety of main catch fish basic bubu and comparison of main catch fish basic bubu with seatback process after die method. This research was implemented for two months that on April until Mei 2019 in Bunyu Island Kabupaten Bulungan. This research method was use survey method and descriptive method and descriptive with case study approach. The sample decision was are purposive sampling. The seatback of fish quality was influenced of some factors, that was the temperature of the habitat where the fish live, types of the fish, way to catch the fish and way to handled the fish. Rate of fish freshress dedured was variety and very depend on fish condition when the fish was catched. Fish freshress dedined is prevalent to occur because of enzymatic work reduced ATP. Based on the comparized result of fish quality of Red Snapper Fish (Lutjanus sp) and Grouper Lumpur Fish (Epinephelus malabaricus) that Red Snapper Fish (Lutjanus sp) has longer quality decline then Grouper Lumpur fish (E. malabaricus). Based on the result comparized of organoleptic test of Red Snapper Fish (Lutjanus sp) and Grouper Lumpur Fish (E. malabaricus) that changes in eye organs, gills and body surface mucus is longer than Red Snapper Fish (Lutjanus sp) quality decline compare then Grouper Lumpur Fish (E. malabaricus) that has quality descline faster then it. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan dari penelitian ini mengetahui jenis ikan hasil tangkapan utama bubu dasar dan perbandingan hasil tangkapan utama bubu dasar dengan metode proses kemunduran mutu ikan setelah mati. Penelitian ini dilaksanakan selama kurang lebih dua bulan yaitu pada bulan April sampai Mei 2019 di perairan pulau Bunyu Kabupaten Bulungan. Metode penelitian ini menggunakan metode survey dan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Penentuan pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Kemunduran mutu ikan sangat dipengaruhi oleh beberapa factor antara lain suhu habitat mana ikan itu hidup, jenis ikan, cara penangkapan dan cara penanganan. Laju penurunan kesegaran ikan sangat bervariasi dan sangat tergantung pada kondisi ikan pada saat itu tertangkap. Penurunan tingkat kesegaran ikan lazim terjadi karena kerja enzimatik mengurai ATP. Berdasarkan hasil perbandingan laju kemunduran mutu ikan antara ikan Kakap merah (Lutjanus sp) dan ikan Kerapu lumpur (Epinephelus malabaricus) bahwa ikan Kakap merah (Lutjanus sp) lebih lama kemunduran mutunya dibandingkan ikan Kerapu lumpur (E. malabaricus). Berdasarkan hasil perbandingan uji organoleptic antara ikan Kakap merah (Lutjanus sp) dan ikan Kerapu lumpur (E. malabaricus) bahwa perubahan organ mata, insang dan lendir permukaan badan lebih lama ikan Kakap merah (Lutjanus sp) kemunduran mutunya dibandingkan dengan ikan Kerapu lumpur (E. malabaricus) yang lebih cepat mengalami kemunduran mutu.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail