ThesisOpen AccessMetadata saja
2025•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK
Penelitian ini menganalisis efisiensi mesin perajang singkong milik UMKM Rumah Mocaf Kaltara melalui perbandingan kapasitas teoritis, kapasitas aktual, dan efisiensi pada dua kecepatan putaran mesin (334 RPM dan 547 RPM). Pengujian dilakukan secara langsung menggunakan 1 kg singkong dengan tiga kali pengulangan. Parameter yang diukur meliputi waktu perajangan, berat dan volume hasil potongan, serta massa jenis singkong. Hasil penelitian menunjukkan kapasitas teoritis sebesar 149,10 kg/jam pada 334 RPM dan 244,18 kg/jam pada 547 RPM. Kapasitas aktual masing-masing sebesar 42,77 kg/jam dan 54,91 kg/jam, dengan efisiensi 28,68% dan 22,48%. Peningkatan putaran mesin terbukti menaikkan kapasitas, namun menurunkan efisiensi akibat meningkatnya kehilangan bahan. Penelitian ini merekomendasikan perbaikan pada sistem transmisi, ketajaman pisau, dan stabilitas putaran mesin guna meningkatkan performa perajangan. Temuan ini diharapkan menjadi acuan pengembangan teknologi tepat guna bagi UMKM pengolahan mocaf di Kalimantan Utara.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Tepung daun singkong merupakan salah satu upaya pemanfaatan daun singkong (Manihot esculenta crantz). Pengolahan ini menggunakan proses metode pengeringan bahan pangan untuk memperpanjang umur simpan bahan pangan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh metode pengeringan terhadap kualitas tepung daun singkong. Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) yang terdiri dari satu faktor, yaitu pengeringan oven dengan suhu 40ºC, pengeringan sinar matahari dengan kain hitam, pengeringan rumah kaca dan pengeringan kering angin yang diulang sebanyak 6 kali sehingga terdapat 24 satuan percobaan. Parameter yang diamati adalah kadar protein, kadar air, dan kadar serat pangan. Berdasarkan hasil perhitungan pada parameter kadar protein memiliki nilai paling tinggi adalah P3 (Pengeringan rumah kaca) sebesar 19,24%, parameter kadar air pada setiap perlakuan terbukti efektif menurunkan kadar air kurang dari 12%, parameter kadar serat pangan tepung daun singkong memiliki nilai sebesar 13,5%.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2024•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Mocaf merupakan tepung singkong yang dibuat dengan menggunakan prinsip modifikasi sel singkong dengan cara fermentasi. Pada proses fermentasi singkong menyebabkan karateristik yang lebih baik dari tepung yang dihasilkan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penggunaan jenis ragi dan varietas singkong yang berbeda terhadap mutu mocaf (Modified cassava flour). Penelitian menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) yang terdiri dari 2 faktor, yaitu jenis ragi (M-Bio mocaf, ragi pakmaya, ragi tempe dan ragi tape) dan varietas singkong (singkong adira, singkong mentega dan singkong gajah) yang diulangi sebanyak 3kali sehingga terdapat 45 satuan percobaan. Parameter yang diamati adalah Kadar Air, Kadar Abu, Kadar HCN dan Kadar Protein. Berdasarkan hasil perhitungan pada parameter kadar air memiliki nilai paling tinggi adalah R0V3 (singkong gajah tanpa ragi) sebesar 15,64%, parameter kadar abu memiliki nilai paling tinggi R0V2 (singkong mentega tanpa ragi) sebesar 2,54%, parameter kadar HCN memiliki nilai tertinggi R0V3 (singkong gajah tanpa ragi) sebesar 11,62% dan pada parameter kadar protein memiliki nilai tertinggi R3V3 (singkong gajah menggunakan ragi tempe) sebesar 3,45%
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengendalian kualitas produk keripik singkong dengan menggunakan metode six sigma pada keripik singkong Qobidh di Kota Tarakan penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Dalam penelitian ini sampel diperoleh 125 bungkus keripik singkong dengan ukuran kemasan 80 gram yang diambil selama 13 kali produksi dan diambil menggunakan metode six sigma yang terdiri dari lembar pengecekan, diagram alur, diagram pareto, peta kendali, dan diagram sebab akibat. Hasil dari penelitian ini menemukan bahwa terdapat tiga jenis kecacatan terdiri dari hancur, gosong dan bumbu bergumpal, dengan persentase hancur 56%, gosong 08% dan bumbu bergumpal 34%. Faktor yang mempengaruhi produk cacat terdiri dari faktor manusia. Berdasarkan peta kendali diketahui bahwa permasalahan produk cacat pada Qobidh dalam keadaan terkendali. Dapat diketahui dari hasil penelitian ini rata-rata nilai DPO diperoleh 3,969 dan rata-rata nilai DPMO diperoleh 3969,231.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
ABSTRAK ANALISIS PENDAPATAN DAN TINGKAT KESEJAHTERAAN RUMAH TANGGA PETANI SINGKONG DI KECAMATAN TARAKAN UTARA KOTA TARAKAN Kristina Dr. Witri Yuliawati, S.E.,M.Si Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pendapatan dan tingkat kesejahteraan rumah tangga petani singkong di Kecamatan Tarakan Utara Kota Tarakan.Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif yang bersifat deskriptif, dimana penelitian kuantitatif digunakan untuk menghitung besarnya pendapatan petani singkong sedangkan analisis deskriptif digunakan untuk menjelaskan tingkat kesejahteraan rumah tangga petani singkong.Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner yang dilakukan pada 30 responden yaitu petani singkong yang berada di Kecamatan Tarakan Utara Kota Tarakan. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan diketahui bahwa rata-rata pendapatan petani singkong di Kecamatan Tarakan Utara Kota Tarakandalam satu kali panen sebesar Rp 13.685.316, keuntungan usahatani singkong rata-rata yaitu sebesar Rp 13.775.785 per satu kali panen, dengan jumlah per produksi rata-rata sebesar 6.145 kg, dan harga jual rata-rata senilai Rp 2.440 per kg. Dilihat dari pendapatan petani singkong nilai rasio dari semua responden yaitu R/C > 1, maka semua petani singkong di Kecamatan Tarakan Utara mengalami keuntungan dalam melakukan usahatani, artinya usahatani singkong di Kecamatan Tarakan Utara ini layak untuk dilaksanakan. Berdasarkan Kriteria Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (2020) mengenai tingkat kesejahteraan rumah tangga petani singkong di Kecamatan Tarakan Utara Kota Tarakan yaitu bahwa tidak terdapat petani yang termasuk dalam Keluarga Pra Sejahtera. Sebanyak 3 petani (10%) termasuk dalam keluarga sejahtera I, 6 petani (20%) termasuk dalam keluarga sejahtera II, 18 petani (60%) termasuk dalam keluarga sejahtera III, dan 3 petani (10%) termasuk dalam kategori keluarga sejahtera III+.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•
Pemanfaatan pakan komersil sebagai pakan buatan terhadap pertumbuhan ikan nila di nilai kurang efektif karena pakan tersebut masih kompleks, sehingga membutuhkan energi untuk diuraikan menjadi lebih sederhana dan dapat diserap langsung oleh usus. Selain itu, pakan komersil memiliki kandungan protein berkisar 26-30%, jika manajemen pemberian pakan kurang baik maka dapat menyebabkan akumulasi amonia yang mempercepat penurunan kualitas air sehingga dapat menghambat pertumbuhan ikan nila itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kombinasi pakan komersil dan tepung daun singkong terfermentasi (Manihot utilissima) dengan persentase berbeda terhadap performa pertumbuhan ikan nila (Oreochromis niloticus). Penelitian ini dilaksanakan selama 35 hari, berlokasi di Hatchery SMK Negeri 3 Tarakan. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 3 ulangan. Berdasarkan hasil uji ragam (ANOVA) menunjukan bahwa variasi tiap perlakuan kontrol dan kombinasi pakan komersil dengan tepung daun singkong terfrementasi (10%, 15%, 20%, dan 25%) berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan panjang mutlak, pertumbuhan berat mutlak, laju pertumbuhan spesifik (SGR), namun tidak berpengaruh nyata pada kelangsungan hidup (SR) dan konversi pakan (FCR) pada ikan ikan nila (Oreocrhomis niloticus). Pada penelitian ini didapatkan hasil kombinasi pakan komersil dengan penambahan tepung daun singkong terfermentasi 10% yang terbaik dari perlakuan lainnya.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2022•
Desa Tepian merupakan desa yang paling hilir sebagai penampuk desa sekecamatan Sembakung, masyarakat Desa Tepian pada umumnya berprofesi sebagai nelayan bubu dasar dengan target tangkapan utama udang galah (Macrobrachium rosenbergii). Bubu adalah alat tangkap yang didesain sedemikian rupa untuk menjebak ikan yang di dalamnya dipasangi umpan untuk memikat ikan masuk sehingga tidak bisa keluar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perbedaan umpan yang berbeda terhadap jumlah hasil tangkapan udang galah pada bubu dasar dan mengetahui jenis umpan yang efektif pada penangkapan udang galah. Manfaat yang dapat diperoleh adalah memberikan informasi kepada nelayan bubu dasar mengenai umpan yang paling disukai udang galah sehingga dapat meningkatkan hasil tangkapan nelayan. Penelitian ini menggunakan metode exsperimental fishing dengan 3 perlakuan umpan yaitujagung sebagai perlakuan A; kelapa sebagai perlakuan B; singkong sebagai perlakuan C sebanyak 8 kali pengulangan. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat perbedaan nyata dari ketiga jenis umpan yang berbeda terhadap hasil tangkapan udang galah.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Besarnya produksi singkong pada tahun tertentu yang tidak seimbang dengan tingkat penjualan di pasar, akan mempengaruhi tingkat pendapatan pedagang singkong di pasar. Tujuan dari penelitian ini ialah (1) Untuk mengetahui perbedaaan karakteristik pedagang singkong di pasar beringin, dan pasar tenguyun. (2) Untuk mengetahui biaya pemasaran, penerimaan dan pendapatan pedagang singkong di pasar beringin, dan pasar tenguyun. (3) Untuk mengetahui perbandingan pendapatan pedagang singkong di pasar beringin dan pasar tenguyun. Metode penentuan sampel pada penelitian ini ialah sampling jenuh dengan jumlah responden 20 orang. Metode pengumpulan data ialah observasi, kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Metode analisis data menggunakan analisis usaha yaitu biaya pemasaran, penerimaan, dan pendapatan serta statistik perbandingan uji t. Berdasarkan hasil penelitian (1) Perbedaan karakterisitik pedagang singkong pasar beringin dan tenguyun meliputi jenis kelamin yaitu pasar tenguyun lebih memiliki banyak pedagang berjenis kelamin laki-laki dibandingkan pasar beringin. Umur pedagang singkong pasar beringin dan pasar tenguyun sama-sama masih dalam kategori produktif. Tingkat pendidikan pedagang singkong pasar tenguyun lebih tinggi dibandingkan pasar beringin. Pengalaman berdagang/lama usaha pedagang pasar beringin lebih banyak dibandingkan pasar tenguyun. (2) Total biaya pemasaran di Pasar Beringin yaitu Rp. 1.450.000, dengan rata-rata jumlah Penerimaan Rp. 92.500, dan rata-rata pendapatan Rp. 1.357.500, dibandingkan dengan rata-rata biaya pemasaran Pasar Tenguyun yaitu Rp. 1.050.500, dengan rata-rata jumlah penerimaan Rp. 85.000, dan rata-rata pendapatan Rp. 965.500. (3) Berdasarkan Hasil uji t, perbandingan pendapatan pedagang singkong di pasar beringin dengan pedagang singkong di pasar tenguyun memiliki perbedaan yaitu, nilai t hitung lebih besar dari nilai t tabel maka dalam pengambilan keputusan ada perbedaan rata-rata pendapatan antara pedagang singkong Pasar Beringin dan pedagang singkong Pasar Tenguyun .