Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

6 hasil
Subjek: Udang galah
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

ASPEK REPRODUKSI INDUK BETINA UDANG GALAH (Macrobranchium rosenbergii) DI KABUPATEN MALINAU

2025•

Udang Galah (M. rosenbergii), adalah salah satu jenis komoditi ungulan yang memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi di Kabupaten Malinau. Saat ini kegiatan penangkapan udang galah baik indukan maupun udang kecil dilakukan secara secara berlebihan yang akan menyebabkan penurunan populasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji aspek reproduksi induk betina udang galah di Kabupaten Malinau melalui hasil tangkapan nelayan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei. Data yang diambil mencakup 30 trip hasil tangkapan dari nelayan yang berjumlah 6 orang di Kabupaten Malinau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa induk betina udang galah matang gonad yang didapat selama penelitian adalah sebagai berikut: TKG I sejumlah 55 ekor, TKG II 67 ekor, TKG III 76 ekor dan TKG IV sejumlah 65 ekor. Nisbah kelamin yang didapatkan udang galah jantan sebanyak 31% atau 163 ekor dan udang galah betina sebanyak 69% atau 363 ekor. Berdasarkan perhitungan nisbah kelamin, didapatkan perbandingan antara udang Galah jantan dan betina sebesar 1:2. Hasil pengukuran panjang dan bobot udang galah antara lain sebagai berikut: pada stasiun 1 panjang udang sekitar 16,5 cm dan bobot 48,3 g; pada stasiun 2 panjang udang sekitar 19,6 cm dan bobot 60,3 g; dan pada stasiun 3 panjang udang sekitar 20,1cm dan bobot 63,6 g.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

Pengaruh lama rendaman bubu terhadap hasil tangkap udang galah (Macrobrachium rosenbergii) di sungai kayan kelurahan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan”

2024•

Bubu yang dioperasikan di dasar perairan, dengan tangkapan udang galah (Macrobanchium rosenbergii). Untuk meningkatkan hasil tangkap secara optimal maka perlu adanya penelitian tentang waktu pengoperasian bubu dasar. Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan data efektifitas hasil tangkap serta mengetahui perihal pengaruh lama rendaman (Immersing time) terhadap hasil tangkap bubu dasar di Perairan Kelurahan Tanjung Palas Kabupaten Bulungan. Hasil penelitian lama perendaman 1 hari memperoleh hasil tangkap tertinggi di dapatkan dengan jumlah total udang 37 ekor udang galah yang tertangkap selama 8 kali pengulangan, perlakuan penelitian 1 hari lebih efektif dan memberikan pengaruh nyata terhadap hasil tangkap. Dengan uji nilai kruskal walls adalah 4204,770 lebih besar dari nilai X_a^2 yaitu 5,991 yang dapat dari tabel Chi-kuadrat, sehingga keputusan yang di ambil adalah Tolak H0, Terima H1, jika Asymp Sig , dan/atau H X_a^2, berarti ada perbedaan atau ada pengaruh lama perendaman bubu terhadap hasil tangkap.

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

KOMPOSISI UKURAN DAN HUBUNGAN PANJANG BERAT UDANG GALAH (Macrobrachium. spp) HASIL TANGKAPAN BUBU DI SUNGAI KAYAN KABUPATEN BULUNGAN

2023•

Macrobrachium. spp atau biasa disebut dengan udang galah memiliki nilai harga ekonomis yang tinggi dibandingkan dengan jenis udang tawar lainnya. Keberadaan spesies ini menjadi sesuatu yang harus dipertahankan sehingga upaya konservasi terhadap lingkungan biologi menjadi faktor penting. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui komposisi ukuran dan hubungan panjang berat udang galah (Macrobrachium. spp) yang tertangkap oleh alat tangkap bubu di sungai Kayan Kabupaten Bulungan. Metode penelitian secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif dengan pendekatan survei dan observasi. Metode pengambilan sampel berdasarkan purposive sampling dilakukan di sungai Kayan dan pos penjualan udang galah daerah Tanjung Palas selama 2 bulan (februari – Maret 2023) dengan total sampel sebanyak 360 ekor. Pengamatan dan pengukuran sampel menghasilkan data berupa Panjang Total (PT), Berat (B), Panjang Karapas (PKr), dan Panjang Abdomen (PAb). Hasil analisa data komposisi ukuran diketahui terbentuk 9 kelas dengan kisaran kelas, ukuran panjang total 8,4 – 26,3 cm, panjang karapas 2,9 – 10,0 cm, panjang abdomen 5,4 – 14,3 dan komposisi berat 25,4 – 254,8 gram. Pertumbuhan udang galah sampel total, jantan dan betina bersifat allometrik positif. Sifat pertumbuhan pada udang galah jantan maupun betina yaitu pertambahan berat lebih cepat dibandingkan dengan panjang atau ekspresi bentuk tubuh udang galah selama penelitian cenderung gemuk atau montok.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH PERBEDAAN UMPAN PADA BUBU DASAR TERHADAP HASIL TANGKAPAN UDANG GALAH (Macrobrachium rosenbergii) DI MUARA TEPIAN KECAMATAN SEMBAKUNG

2022•

Desa Tepian merupakan desa yang paling hilir sebagai penampuk desa sekecamatan Sembakung, masyarakat Desa Tepian pada umumnya berprofesi sebagai nelayan bubu dasar dengan target tangkapan utama udang galah (Macrobrachium rosenbergii). Bubu adalah alat tangkap yang didesain sedemikian rupa untuk menjebak ikan yang di dalamnya dipasangi umpan untuk memikat ikan masuk sehingga tidak bisa keluar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perbedaan umpan yang berbeda terhadap jumlah hasil tangkapan udang galah pada bubu dasar dan mengetahui jenis umpan yang efektif pada penangkapan udang galah. Manfaat yang dapat diperoleh adalah memberikan informasi kepada nelayan bubu dasar mengenai umpan yang paling disukai udang galah sehingga dapat meningkatkan hasil tangkapan nelayan. Penelitian ini menggunakan metode exsperimental fishing dengan 3 perlakuan umpan yaitujagung sebagai perlakuan A; kelapa sebagai perlakuan B; singkong sebagai perlakuan C sebanyak 8 kali pengulangan. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat perbedaan nyata dari ketiga jenis umpan yang berbeda terhadap hasil tangkapan udang galah.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

STUDI BIOLOGI UDANG GALAH (Macrobrachium rosenbergii) DI SUNGAI SESAYAP KABUPATEN TANA TIDUNG KALIMANTAN UTARA

2022•

Udang galah merupakan spesies air payau, memiliki rasa yang enak dan gurih, serta nilai ekonomis yang tinggi dan sangat digemari oleh masyarakat pada umumnya. Udang galah merupakan hasil tangkapan utama nelayan Desa Sesayap dan ketersediannya melimpah di habitat alaminya yaitu Perairan Sungai Sesayap. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan, faktor kondisi dan perbandingan rasio kelamin M. Rosenbergii. Penelitian dilakukan dengan observasi langsung di lokasi penelitian menggunakan metode purposive sampling berdasarkan daerah tangkapan nelayan, yang menggunakan alat tangkap jaring jala. Penelitian ini dilakukan pada bulan September - November 2020 di Perairan Sungai Desa Sesayap. Hasil penelitian didapatkan hasil tangkapan udang galah 237 ekor dimana jantan sebanyak 71 ekor dan betina 166 ekor. Rasio kelamin M. Rosenbergii jantan dan betina adalah 1:2,1. Berdasarkan hubungan panjang dan berat M. Rosenbergii jantan memiliki pertumbuhan yang bersifat Allometrik positif yaitu pertumbuhan berat lebih cepat dibandingkan panjangnya dan betina memiliki pertumbuhan bersifat Allometrik Negatif dimana pertumbuhan panjang lebih cepat dibandingkan bobotnya. Hasil analisis data faktor kondisi terhadap bentuk tubuh udang galah terdapat beberapa variasi di setiap pengambilan sampel udang galah jantan dan betina, yaitu didapatkan hasil keseluruhanya diataranya, kurus 56%, proposional 3%, gemuk 42%. Korelasi dari hubungan panjang berat yang didapatkan antara udang jantan dan betina yaitu kuat

1 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

PENGARUH LAMA PERENDAMAN (IMMERSING TIME) BUBU DASAR TERHADAP HASIL TANGKAPAN UDANG GALAH (Macrobanchium rosenbergii) DI MUARA DESA TEPIAN KECAMATAN SEMBAKUNG

2021•

Bubu dasar adalah satu satu jenis bubu yang dioperasikan di dasar perairan, ukuran bubu dasar bervariasi hal ini bertujuan untuk memudahkan menemukan bubu ketika akan dilakukan proses hauling. Hasil tangkapan bubu dasar yang ada di Perairan Muara Desa Tepian Sembakung adalah udang galah (Macrobanchium rosenbergii) dan untuk meningkatkan hasil tangkapan agar lebih maksimal maka perlu adanya penelitian yang dilakukan agar pengoperasian penggunaan bubu dasar bisa lebih efektif. Tujuan dari penelitian untuk menjelaskan pengaruh dan efektifitas lama waktu perendaman (immersing time) terhadap hasil tangkapan pada pengoperasian bubu dasar di Perairan Muara Desa Tepian Sembakung. Hasil penelitian menggunakan alat tangkap bubu dasar (berukuran 83 cm x 24 cm) dengan jumlah bubu yang digunakan 9 buah. Sebanyak 3 perlakuan dengan 6 kali ulangan. Perlakuan A (2 hari) hasil tangkapan 46 ekor udang galah, perlakuan B (3 hari) hasil tangkapan 62 ekor udang galah, perlakuan C (4 hari) hasil tangkapan 49 ekor udang galah. Hasil perhitungan statistik menggunakan uji Kruskal Walls yang menguji tingkat perbedaan nyata atau tidak nyata pengaruh lama perendaman bubu dasar terjadap hasil tangkapan ialah 1.680,11 lebih besar dari nilaiX_a^3 (N-1) yaitu 5.991 sehingga keputusan yang di ambil adalah Tolak H0, terima H1, jika H≥X_a^2, berarti ada perbedaan atau pengaruh lama perendaman bubu dasar terhadap hasil tangkapan.

2 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail