Lewati ke konten utama
Beranda / Hasil pencarian

Hasil pencarian

Jelajahi seluruh publikasi yang tersedia.

2 hasil
Subjek: Kata kunci : Morfometrik
DaftarKartu
ThesisOpen AccessMetadata saja

Studi Morfometrik-Meristik Ikan Bawal Putih Ekor Pendek (Pampus Chinensis) Ikan Bawal Putih Ekor Panjang (Pampus argenteus) dan Ikan Bawal Hitam (Parastromateus Niger) Hasil Tangkapan Trawl di Perairan Pulau Bunyu

2021•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Studi Morfometrik Dan Meristik Pampus chinensis, Pampus argenteus, danPampus niger menggunakan alat tangkap trawl di Perairan Pulau Bunyu jarang di lakukan. Di lihat dari segi nilai ekonomis ikan bawal memiliki nilai harga jual, dan kandungan protein cukup tinggi. Tujuan penelitian adalah mengetahui Morfometrik Dan Meristik P.chinensis, P.argenteus dan P.niger dari hasil tangkapan trawl di Perairan Pulau Bunyu. Penelitian di lakukan selama 2 bulan (bulan purnama air laut). Metode penelitan yang digunakan deskriptif kuantitatif, dengan penentuan lokasi purposive sampling. Hasil tangkapan nelayan trawl berupaP.chinensis, P.argenteus, dan P.niger. Pengambilan sampel ikan sebanyak 10 ekor dengan menghitung persentase dari proporsi 10 karakter morfometrik. Tiap spesies dilakukan pengambilan sampel sebanyak 3 ekor untuk mendapatkan parameter Morfometrik Dan Meristik. Metode identifikasi berdasarakan 10 karakter yaitu Panjang total, Panjang standar, Lebar mata, Lebar badan, Lebar ekor, Panjang kepala, Panjang sirip pectoral, Panjang sirip dorsal, Panjang sirip anal dan Panjang sirip caudal. Metode identifikasi meristik yaitu Bentuk tubuh, Pola warna, Bentuk moncong dan Bentuk ekor. Hasil penelitian mofometrik P.chinensis yaitu panjang total 15-19 cm, panjang standar 11-14,5 cm dan lebar badan 9-12 cm. P.argenteus yaitu panjang total 16-19,5 cm, panjang standar 10-13 cm dan lebar badan 8-9 cm. dan P.niger yaitu panjang total 16-17,5 cm, panjang standar 11-13 cm dan lebar badan 8-9 cm. Hasil peneletian ketiga jenis ikan bawal berdasarkan ciri meristik memiliki bentuk tubuh yang sama yaitu pipih, dimana perbedaan ketiga jenis ikan tersebut yaitu, pola warna, bentuk moncong dan bentuk ekor.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail
ThesisOpen AccessMetadata saja

MORFO-MERISTIK UDANG GALAH (Macrobrachium rosenbergii) HASIL TANGKAPAN BUBU DASAR DI PERAIRAN MUARA DESA TEPIAN SEMBAKUNG, KABUPATEN NUNUKAN

2020•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Macrobrachium rosenbergii merupakan komoditas hasil perikanan air tawar yang sangat potensial untuk dikembangkan dan memiliki kualitas tinggi. Informasi karakteristik morfometrik dan meristik udang galah ini masih minim. Oleh karena itu, dilakukan penelitian tentang morfometrik dan meristik udang galah pada bulan Desember hingga Januari 2020. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik Morfometrik-Meristik udang galah hasil tangkapan bubu dasar di Perairan Muara Desa Tepian Sembakung, menggunakan metode purposive random sampling. Sampel udang yang diambil dari hasil tangkapan nelayan menggunakan alat tangkap bubu dasar ( berukuran 83 cm x 24 cm ). Sebanyak 150 sampel yang digunakan, terdiri dari 53 jantan (21,1-8 cm, 107,52-6,26 gram), 97 betina (57-7,8 cm, 57,29-6,57 gram). Secara umum terdapat perbedaan karakteristik pada udang jantan dan betina. Hubungan antara PT-PAb pada udang jantan sekitar 76,67%, PT-PK sekitar 99,83%, udang betina PT-PAb sekitar 66,48% dan PT-PK sekitar 99,88%. Karakter meristik udang galah sebagai berikut: jumlah duri rostum atas (5-15) dan jumlah duri rostum bawah (4-17). Berdasarkan data yang diperoleh, didapatkan bahwa pertumbuhan semua karakter yang diukur hampir bersifat allometrik.

0 dilihat · 0 unduhanSitasiDetail