Abstrak
Ikan teri merupakan salah satu jenis ikan paling populer di kalangan penduduk Indonesia. Ikan teri adalah salah satu kelompok ikan pelagis yang menghuni perairan pesisir. Tujuan dari penelitian ini menganalisis kemunduran ikan teri kering selama penyimpanan. Metode Penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif dengan 4 (empat) perlakuan penyimpanan dengan kode Penyimpanan 0-10 hari (P1), penyimpanan 15-25 hari (P2), penyimpanan 30-40 hari (P3), penyimpanan 45-55 hari (P4) dan dilakukan pengujian sebagai persyaratan mutu (SNI 8276:2016) dengan parameter sensori, kadar air, kadar abu, Angka Lempeng Total (ALT), dan Escherichia coli. Hasil penelitian menunjukkan parameter sensori dengan pengujian kenampakan dan bau, pada penyimpanan P1 dan P2 dapat diterima panelis dan penyimpanan P4 tidak dapat diterima panelis, sedangkan pada pengujian tekstur semua penyimpanan dapat diterima panelis. Parameter kadar air terendah pada penyimpanan P1 yaitu 16,42% dan tertinggi pada penyimpanan P4 yaitu 16,95%, parameter kadar abu semua penyimpanan tidak memenuhi standar dengan nilai rata-rata 1,47-1,60%. Parameter angka lempeng total pada penyimpanan P1, P2, P3, dan P4 berturut-turut dengan nilai sebesar 5,8 × 103, 8,8×103, 2,8×104, dan 9,8×105 Cfu/g, Parameter Escherichia coli memenuhi batas standar dengan nilai 3